<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816</id><updated>2011-12-02T21:46:51.732+07:00</updated><title type='text'>.: My Letters 4 My Life :.</title><subtitle type='html'>Blog ini merupakan media kehidupanku yang dicurahkan untuk senantiasa memberikan kekuatan jiwa dalam menjaga eksistensi nilai-nilai kehidupan dan mengiringi langkah-langkah perjuangan meraih kemenangan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>113</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6892399615015131031</id><published>2011-06-12T20:50:00.004+07:00</published><updated>2011-06-12T20:59:25.991+07:00</updated><title type='text'>Membumikan Gerakan Hijau di Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh : Agus Maulana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Q8GZHJg36nM/TfTFufVKYBI/AAAAAAAAAcQ/lyPXgpZZeh8/s1600/green.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 196px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Q8GZHJg36nM/TfTFufVKYBI/AAAAAAAAAcQ/lyPXgpZZeh8/s200/green.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617332037712764946" /&gt;&lt;/a&gt;Lingkungan hidup merupakan masalah krusial pada dasawarsa ini. Berbagai elemen, seperti intelektual publik, organisasi, partai dan bangsa terus bergerak untuk mendorong dan menggalang usaha bersama menjaga kelestarian alam demi kualitas kehidupan yang lebih baik. Langkah berbagai negara untuk melakukan persetujuan internasional di bidang lingkungan hidup patut diapresiasi oleh masyarakat luas, seperti yang dilakukan pada Earth Summit di Rio de Janeiro, Brazil pada tahun 1992 dan Protokol Kyoto di Jepang pada tahun 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebakaran hutan, longsornya tanah perbukitan, kebanjiran dan kasus lingkungan hidup lainnya menunjukkan bukti bahwa tingkat kesadaran pengelolaan lingkungan hidup masih rendah dan harus menjadi perhatian serius oleh semua. Harus disadari bersama bahwa kualitas lingkungan hidup dan kualitas sumberdaya manusia saling mempengaruhi. Kualitas lingkungan hidup yang baik akan berdampak pada peningkatan kualitas sumberdaya manusia, sebaliknya ketika kualitas sumberdaya alam rendah, maka dampak negatifnya pasti akan muncul dan memperburuk pula kualitas kehidupan manusia, baik secara cepat maupun lambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problematika lingkungan hidup yang sangat serius dan kini menjadi fenomena dunia adalah pemanasan global. Fenomena ini begitu nyata dengan adanya peningkatan suhu atmosfer bumi. Menurut data, suhu rata-rata global pada permukaan bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 oC (1.33 ± 0.32 oF), yang diakibatkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktifitas manusia. Dampak buruk dari fenomena ini sangat mengganggu keberlangsungan makhluk hidup, seperti terjadinya perpindahan habitat, iklim yang tidak stabil dan lainnya. Dengan demikian, sangat tepat bahwa penanganan permasalahan ini harus terus digalang dan digerakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam upaya turut menjaga kualitas lingkungan hidup tersebut, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai salahsatu partai yang lahir di era reformasi telah mentransformasikan dirinya sebagai Partai Hijau. Identitas sebagai Partai Hijau tersebut dideklarasikan oleh Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB, K.H. Abdurrahman Wahid bersama Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar pada tanggal 26 Pebruari 2007 di Bali. Penegasan identitas tersebut bukan karena didasarkan atas warna kebanggaan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU), melainkan sebagai partai yang turut peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup untuk keselamatan bumi. Transformasi partai ini tentu membutuhkan konsistensi gerak partai dalam membangun kondisi bumi yang lebih baik, bersama elemen lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Organisasi Hijau” dan Perjuangan Lingkungan Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana PKB, organisasi atau partai lainnya yang telah bergerak sebagai organisasi atau partai penggiat lingkungan hidup sudah banyak bermunculan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Untuk di Indonesia, telah lahir organisasi sosial politik –lebih tepatnya partai politik- yang berbasis perjuangan menggunakan prinsip lingkungan. Organisasi itu bernama Partai Hijau Indonesia, yang dideklarasikan pada tanggal 21 Oktober 1998 oleh Dr. Rer. Nat. H. Widyatmoko dan lainnya. Partai ini berwawasan lingkungan dan memperjuangkan kualitas kehidupan bagi seluruh generasi manusia Indonesia dan seluruh umat manusia. Dalam perjalanannya sampai sekarang, partai ini belum pernah mengikuti kancah demokrasi 5 tahunan sebagai partai peserta pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan partai hijau yang berwawasan lingkungan di luar negeri bisa dijumpai di negara Cina, Austria dan negara-negara belahan Eropa lainnya. Perjuangan mereka bertumpukan pada pengembangan kualitas sumberdaya alam dan lingkungan hidup. Berdasarkan realitas politik di lapangan, platform lingkungan yang dipegang tersebut kurang menarik suara masyarakat dalam pemilihan umum. Meski mendulang suara kecil, namun prestasi ini lebih baik dibandingkan dengan kiprah politik Partai Hijau Indonesia yang belum pernah ikut pemilihan sekali pun. Berbeda dengan PKB yang baru mengidentitaskan dirinya sebagai Partai Hijau pada 3 (tiga) tahun yang lalu dan terus berperan dalam kancah perpolitikan bangsa melalui pemilihan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain partai politik, banyak juga muncul organisasi hijau yang lahir dari masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Salahsatu organisasi hijau yang sangat dikenal di kancah internasional adalah Greenpeace. Organisasi ini bersifat independen yang didirikan pada tahun 1971 di Kanada. Perjuangannya didasarkan pada gerakan kampanye anti kekerasan dalam mengungkap permasalahan lingkungan global dan upayanya untuk mewujudkan masa depan dunia yang hijau (green) dan damai (peace). Salahsatu karakteristik organisasi ini terletak pada kekuatan pendanaan yang bersumber dari anggota dari seluruh dunia, yang diperkirakan mencapai jutaan orang. Greenpeace mempunyai kantor regional dan nasional di berbagai negara, yang semuanya berhubungan dengan pusat Greenpeace Internasional di Amsterdam. Greenpeace Asia Tenggara resmi didirikan pada tanggal 1 Maret 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Greenpeace, ada organisasi hijau lainnya di dunia yang sudah populer di mata dunia, yang dikenal dengan nama World Wildlife Fund (WWF). WWF merupakan organisasi lingkungan yang didirikan pada tanggal 1 September 1961 oleh beberapa orang, diantaranya Sir Julian Huxey dan lainnya yang bertujuan untuk melindungi keanekaragaman (genetis, spesies dan ekosistem), menjaga keseimbangan dalam penggunaan sumberdaya alam dan mengurangi polusi serta konsumsi yang tidak berguna. Organisasi ini sudah mempunyai puluhan organisasi nasional dan kantor pusatnya berada di Gland, Swiss. Untuk di Indonesia, terbentuk organisasi serupa dengan nama WWF-Indonesia. Selain itu, ada pula organisasi hijau lainnya yang sudah cukup terkenal dalam gerakan lingkungan hidup di Indonesia, yaitu Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Greenpeace, WWF, Walhi dan organisasi hijau lainnya secara umum berjuang dalam komitmen yang sama untuk melestarikan lingkungan hidup guna terwujudnya kualitas kehidupan yang lebih baik. Metode perjuangan organisasi hijau dilakukan dengan berbagai bentuk, misalnya kampanye hijau anti kekerasan, melobi pemerintah dalam menyikapi isu-isu energi dan lingkungan hidup, seruan anti pengrusakan hutan, diskusi atau seminar lingkungan hidup dan model gerakan lainnya. Gerakan tersebut ada yang dilakukan dalam skala lokal, regional maupun global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh gerakan yang dilakukan Greenpeace dan organisasi hijau adalah kampanye untuk menghentikan pengujian nuklir angkasa dan bawah tanah, kampanye menghentikan penangkapan ikan paus besar-besaran, menghentikan importasi limbah berbahaya, menentang pengiriman radioaktif, berkampanye melawan terhadap pembinasaan hutan, melobi pemerintah mengenai isu-isu energi berkelanjutan, menyoroti bahaya limbah pembakaran dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Platform Lingkungan Hidup dan Pemanasan Global&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Platform beberapa organisasi dan partai politik yang berhaluan hijau dan berwawasan lingkungan hidup sejatinya harus bisa dirasakan dan diikuti oleh masyarakat luas. Entitasnya jangan sekedar simbolistik dan perlu langkah transformasi aksi yang real di lapangan. Salahsatu faktor penghambat transformasi aksi tersebut adalah kurangnya kesadaran individu atau elemen lainnya dalam usaha penyelamatan bumi. Orang-orang yang masuk dalam kelompok ini belum punya rasa sensitifitas dan kekhawatiran apapun atas apa yang sedang dan akan terjadi di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, konstruksi kerja yang dilakukan terkadang sekedar membangun image organisasi atau partai politik. Kontruksi ini hanya untuk meningkatkan nilai tawar dan popularitas diri di tengah-tengah perkembangan sosial politik bangsa. Usahanya cenderung memancing ketertarikan masyarakat untuk mendukung dan masuk menjadi anggota organisasi atau partai tetapi secara real perjuangan hijau-nya belum bisa dirasakan dan dinikmati masyarakat luas. Dengan kondisi ini, maka keinginan terwujudnya kualitas lingkungan hidup tentu tidak bisa maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperhatikan kualitas lingkungan hidup maka harus memperhatikan pula pengelolaan sumberdaya alamnya. Realitasnya, pengelolaan sumberdaya alam di berbagai tempat terkadang belum memperhatikan keseimbangan dengan alam. Ini menandakan masih buruknya pola hidup manusia yang cenderung tidak peduli dengan kualitas lingkungan hidup. Untuk kasus di Indonesia, biasanya terjadi pada kegiatan eksplorasi minyak bumi dan gas (migas), hutan dan kelautan. Ini terlihat dari beberapa peristiwa yang terjadi selama ini, seperti adanya pengrusakan hutan, penggunaan bahan peledak dalam proses penangkapan ikan, penggalian minyak, pembuangan limbah industri yang tidak benar, atau pertambangan lainnya yang merusak alam. Yang lebih memprihatinkan, pola eksplorasi sumberdaya alam sebagian dilakukan oleh perusahaan-perusahaan asing yang bercokol di Indonesia dan keuntungan yang didapatkan bangsa Indonesia tidak sepadan dengan keuntungan yang didapatkan perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek dari kebiasaan pola buruk pada sumberdaya manusia itu tentu berdampak langsung pada buruknya kualitas lingkungan hidup. Efek negatif yang sedang menjadi fenomena dunia sekarang ini adalah pemanasan global, yaitu terjadinya proses peningkatan suhu rata-rata pada atmosfer, laut dan daratan bumi. Penyebab peristiwa ini adalah adanya efek rumah kaca, ketika konsentrasi jumlah gas rumah kaca melebihi batas. Gas rumah kaca merupakan gas yang menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang matahari yang dipancarkan atau dipantulkan bumi. Dalam batas yang normal, efek rumah kaca tentu sangat berguna ketika bisa menyerap cahaya matahari menjadi panas kemudian menghangatkan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika konsentrasi gas-gas rumah kaca di dalam atmosfer semakin meningkat atau berlebihan, misalnya bertumpuknya uap air, karbondioksida dan metana, maka gas rumah kaca tersebut akan menjadi perangkap gelombang yang dipancarkan bumi. Akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan bumi dan jika keadaan ini terus menerus terjadi maka akan mengakibatkan terjadinya suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat atau pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindar dari pengaruh pemanasan global, tentu tidak mudah mengingat kondisi alam sudah begitu parah. Berdasarkan hasil “Intergovernmental Panel on Climate Change” tahun 2007, pemanasan dan kenaikan air muka laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Sumbangan metana pada gas rumah kaca diyakini lebih berbahaya daripada karbondioksida, dan gas metana ini sebagian besar disumbangkan dari peternakan hewan, yang populasinya lebih banyak daripada populasi penduduk di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data menunjukkan sebagaimana laporan PBB (FAO) yang berjudul Livestock’s Long Shadow: Enviromental Issues and Options (dirilis bulan November 2006), PBB mencatat bahwa industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar (18%), jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia (13%). Laporan terbaru World Watch Institut tahun 2009 yang berjudul Peternakan dan Perubahan Iklim, menyatakan bahwa peternakan menghasilkan sedikitnya 51 % dari Gas Rumah Kaca dunia. Ironisnya, konsumsi daging sebagai produk peternakan masih cukup tinggi. Dengan pola konsumsi daging yang tinggi tersebut akan menyebabkan peternakan semakin besar dan berdampak pada kuantitas gas metana yang tinggi. Ini yang harus dihindari dan beralih pada konsumsi vegetarian demi mengurangi dampak pemanasan global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika permasalahan pemanasan global tersebut tidak segera ditangani, maka banyak sekali kejadian di bumi yang akan kena dampaknya. Beberapa dampak itu antara lain meningkatnya suhu global, perubahan cuaca yang drastis yang berujung pada gagal panen dan munculnya penyakit, mencairnya gunung-gunung es, hilang atau pindahnya habitat, kebakaran hutan dimana-mana dan dampak buruk lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-rDULYTul660/TfTF3PneuNI/AAAAAAAAAcY/rPSOZmoQO1g/s1600/tanaman.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 119px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-rDULYTul660/TfTF3PneuNI/AAAAAAAAAcY/rPSOZmoQO1g/s200/tanaman.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617332188113451218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membumikan Gerakan Hijau di Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengingat dampak yang serius dari pemanasan global dan kerusakan lingkungan hidup lainnya, maka kelestarian lingkungan hidup harus menjadi perhatian bersama. Tidak sekedar berplatform hijau, tetapi perlu kerja real, sistemik dan komprehensif dari seluruh elemen dalam usaha bersama menjaga lingkungan hidup demi kualitas kehidupan yang lebih baik. Tidak hanya Partai Hijau Indonesia, Walhi, WWF atau PKB yang bergerak dalam hal ini, tetapi seluruh elemen bangsa harus bergerak bersama dalam gerakan hijau di Indonesia. Gerakan hijau ini sejalan dengan amanat UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan hijau yang dilakukan tersebut diharapkan bisa efektif dalam menjaga kualitas lingkungan hidup, minimal bisa mengurangi dampak pemanasan global dengan cara menghilangkan atau mengurangi kadar gas rumah kaca. Dengan demikian, bentuk kerja yang dilakukan pada dasarnya adalah mengurangi kadar gas karbondioksida dan gas metana sebagai sumber terjadinya gas rumah kaca. Langkah mengurangi dampak pemanasan global ini merupakan langkah yang realistis mengingat peristiwa pemanasan global terjadi secara alami dan sangat susah diantisipasi di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan dampak yang terjadi, gerakan hijau tersebut terbagi menjadi gerakan langsung dan tidak langsung. Gerakan langsung merupakan aksi atau gerakan yang berdampak langsung pada pengurangan gas karbondioksida dan/atau metana. Sebaliknya, gerakan tidak langsung adalah gerakan yang secara tidak langsung berdampak pada pengurangan gas karbondioksida dan/atau metana. Dalam gerakan langsung dan tidak langsung tersebut memuat unsur pencegahan (preventif), penanganan/penanggulangan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitasi). Sedangkan menurut Surwandono, dalam kolomnya yang berjudul “Partai Hijau dan Deviasi Makna”, langkah partai hijau harus bersifat preventif, kuratif, advokatif dan rehabilitif terhadap lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh gerakan langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mengurangi produksi gas rumah kaca antara lain gerakan menanam dan memelihara pepohonan serta reboisasi, gerakan pola konsumsi vegetarian dan gerakan hemat energi. Ketiga gerakan ini sangat efektif dalam meredam jumlah konsentrasi gas-gas rumah kaca yang bersumber dari karbondioksida dan metana. Gerakan menanam pohon dimaksudkan untuk menjaga kelestarian pepohonan yang sangat efektif dalam menyerap karbondioksida, memecahnya melalui fotosintesis dan menyimpan karbon dalam kayunya. Di sisi lain, tingkat perambahan hutan di belahan dunia, termasuk di Indonesia tergolong cukup parah. Langkah pendukung dalam gerakan ini adalah program reboisasi atau penghutanan kembali dalam upaya mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan pola konsumsi vegetarian dimaksudkan untuk mengganti pola konsumsi daging yang selama ini cukup tinggi. Bidang peternakan sebagai pemroduksi daging selama ini dikenal sebagai penyumbang gas metana melalui kotoran ternak dan nafas mereka. Dengan mengurangi pola konsumsi daging dan berganti menjadi pola vegetarian tentu akan mengurangi permintaan daging di masyarakat dan jumlah populasi ternak juga akan menurun. Selain daging, produk peternakan lainnya yang perlu dikurangi konsumsinya adalah susu dan telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan hemat energi merupakan langkah pencegahan untuk mengurangi dampak pemanasan global yang lebih parah di masa yang akan datang. Bentuk aksi hemat energi bisa diterapkan dengan cara menghemat penggunaan listrik, bahan bakar minyak, penggunaan kendaraan pribadi, penggunaan AC dan penggunaan fasilitas lainnya. Dalam hal penggunaan bahan bakar, program pemerintah dalam hal konversi minyak ke gas sangat lah tepat karena sangat ramah terhadap lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi persoalan adalah teknis penggunaan yang kurang tersosialisasikan dengan baik sehingga pada titik-titik tertentu terjadi ledakan gas dan memakan korban jiwa. Sungguh hal ini sangat disayangkan. Dalam hal kendaraan pribadi, alternatif yang bisa digunakan adalah pemakaian sepeda, khususnya bagi para pengguna yang berjarak dekat dengan lokasi tujuannya. Program alternatif ini sudah diterapkan Pemerintah Kota Yogyakarta kepada siswa untuk bersekolah dan para pegawai untuk bekerja dengan nama program “Sepeda Nggo Sekolah, Nggo Nyambut Gawe” atau Sego Segawe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan gerakan tidak langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya dalam hal pengurangan dampak pemanasan global antara lain berupa kebijakan politik pro lingkungan hidup, kegiatan-kegiatan dini penanggulangan bencana, perawatan habitat tumbuhan dan hewan pada tempat yang sesuai, kerjasama internasional di bidang pengurangan emisi gas rumah kaca bagi negara-negara industri dan usaha lainnya yang berdampak pada berkurangnya gas rumah kaca secara tidak langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal menjaga habitat dan mengatasi kerusakan yang ada, sebagian negara membangun dinding dan penghalang untuk mencegah masuknya air laut. Hal ini untuk mengantisipasi dampak dari pemanasan global yang akan datang. Kebijakan-kebijakan lainnya tentu diselaraskan dalam usaha kelestarian alam, seperti yang sudah diatur oleh Pemerintah dalam bentuk Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. Dalam hal kerjasama internasional, dilakukan perjanjian untuk pengurangan karbondioksida dengan cara mengurangi prosentase jumlah emisi gas rumah kaca, khususnya bagi negara-negara penyumbang emisi di negara-negara industri, seperti pada Earth Summit di Rio de Janeiro, Brazil pada tahun 1992 dan Protokol Kyoto di Jepang pada tahun 1997.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan hijau baik secara langsung maupun tidak langsung, juga sudah dilakukan oleh PKB sebagai partai politik yang telah mentransformasikan dirinya sebagai partai hijau, meski belum mencapai hasil maksimal. Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar saat deklarasi Partai Hijau, gerakan hijau oleh PKB dilakukan dengan tiga cara, yaitu pertama, mendorong pembangunan nasional berorientasi lingkungan; kedua, mendorong dan mengawal pelaksanaan kebijakan politik melalui UU atau peraturan terkait lingkungan dan ketiga, menggerakkan massa pendukung sebagai kader penyelamat lingkungan. Gerakan PKB ini harus diapresiasi oleh masyarakat luas sebagai langkah nyata dalam kepedulian bersama mewujudkan kualitas kehidupan yang lebih baik, khususnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan hijau di atas tentunya harus didorong dan dilaksanakan, tidak hanya oleh organisasi atau partai penggiat lingkungan hidup saja, melainkan segenap lapisan masyarakat Indonesia sehingga diharapkan pada masa mendatang bisa mengurangi dampak negatif terjadinya pemanasan global secara signifikan dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia yang lebih baik. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 18 Juli 2010&lt;br /&gt;*Tulisan lawas ini untuk memeriahkan Lomba Menulis Artikel Tingkat Nasional 2010 oleh DPP PKB pada Harlah XII tahun 2010″  (Gambar2 diambil dari berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://kompasiana.com/agusmaulana&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6892399615015131031?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6892399615015131031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6892399615015131031' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6892399615015131031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6892399615015131031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2011/06/membumikan-gerakan-hijau-di-indonesia.html' title='Membumikan Gerakan Hijau di Indonesia'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Q8GZHJg36nM/TfTFufVKYBI/AAAAAAAAAcQ/lyPXgpZZeh8/s72-c/green.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-2877325663669147921</id><published>2011-06-12T19:44:00.003+07:00</published><updated>2011-06-12T20:46:29.987+07:00</updated><title type='text'>Papua, Problematika dan Percepatan Pembangunan untuk Bangsa</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh : Agus Maulana*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-4wcaxsUIBsA/TfTCTUg9I9I/AAAAAAAAAcI/AIlYZXQUhQk/s1600/papua.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-4wcaxsUIBsA/TfTCTUg9I9I/AAAAAAAAAcI/AIlYZXQUhQk/s200/papua.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5617328272418087890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Oleh karena masih ada salah satu wilayah daripada Republik Indonesia diduduki oleh pihak asing, oleh karena salahsatu wilayah daripada Republik Indonesia masih belum merdeka, maka kita anggap satu kewajiban yang teramat untuk memasukkan daerah yang masih diduduki oleh pihak asing itu ke dalam kekuasaan Republik Indonesia”&lt;br /&gt;(Pidato Bung Karno pada saat pelantikan Oemardhani sebagai Kepala Staf Angkatan Udara tanggal 20 Januari 1962 di Istana Negara, Jakarta)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Indonesia meyakini bahwa menjaga kedaulatan bangsa adalah inti dari gerakan pembebasan tanah Papua (dulu disebut Western New Guinea). Hal ini sebagaimana bunyi penggalan pidato Bung Karno di atas. Pidato tersebut juga merupakan penegasan kembali argumentasi Bung Karno untuk mengajak rakyat Indonesia melakukan operasi pembebasan Papua dari tangan Belanda. Ajakan tersebut disampaikan pada tanggal 19 Desember 1961 melalui amanat Trikora-nya di Alun-alun Utara Kota Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno berpendirian bahwasanya kedaulatan Papua berada di tangan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sejak proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, yang meliputi wilayah Hindia Timur Belanda. Meski pihak pemerintah Belanda membantah hal ini, namun pihak Indonesia terus berjuang untuk membebaskan Papua tersebut dari Belanda, baik melalui perang diplomasi, ekonomi maupun militer. Dibalik berbagai rentetan sejarah tersebut, perjuangan bangsa Indonesia akhirnya membuahkan hasil dengan (kembali) masuknya Papua ke kedaulatan NKRI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil perjuangan itu ditandai dengan diserahkannya urusan administrasi secara penuh dari Belanda kepada Indonesia melalui United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) pada tanggal 1 Mei 1963. Kemudian pada tahun 1969, dilakukan suatu peristiwa bersejarah guna menentukan masa depan Papua secara demokratis, yaitu Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) di bawah pengawasan PBB. Hasil proses itu memutuskan bahwa Papua secara bulat bergabung ke dalam wilayah NKRI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa integrasi tersebut, Papua resmi terdaftar sebagai provinsi ke-26 bagian dari NKRI dengan nama Irian Barat. Pada tahun 1974, nama Irian Barat berubah menjadi Irian Jaya sampai dengan tahun 2002. Terakhir, namanya menjadi Papua lagi dan pada perkembangannya, kini Papua terbagi menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mutiara Bangsa dan Problematika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain kedaulatan sebagai faktor utama pembebasan, para pemimpin negeri ini menyadari bahwa di dalam ”perut bumi” Papua, terdapat suatu mutiara bangsa. Mutiara bangsa itu berupa kekayaan alam Papua, yang menjadi modal pembangunan bangsa dan tanah Papua sendiri. Oleh karena itu, Papua harus dijaga, dilindungi dan diselamatkan demi kepentingan bangsa dari pihak manapun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan Papua meliputi keberagaman suku (etnis) dan adat istiadat (budaya), aneka flora fauna dan sumber daya alamnya. Tercatat, lebih dari 250 suku asli dengan ragam bahasanya yang mewarnai kehidupan masyarakat Papua. Suku-suku di Papua antara lain Suku Aitinyo, Suku Aefak, Suku Asmat, Suku Agast, Suku Dani, Suku Ayamaru, Suku Mandacan, Suku Biak, Suku Serui, Suku Mee, Suku Amungme, Suku Kamoro. Adapun kekayaan alam Papua meliputi pertambangan, perikanan, kehutanan dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sektor pertambangan, bahan alamnya antara lain tembaga, emas, biji besi, batu bara, minyak bumi dan gas alam cair. Bahkan, sejak tahun 1967 terdapat PT. Freeport Indonesia, sebuah perusahaan tambang emas terbesar dunia yang bertempat di Kabupaten Mimika. Menurut sumber media detikfinance (23/5), perusahaan tambang ini telah menyetorkan kewajibannya kepada pemerintah Indonesia sebesar US$ 678 juta atau sekitar Rp 5,8 triliun sepanjang triwulan I-2011. Setoran ini terdiri dari pajak, royalti, dan dividen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Papua sangat kaya dengan sumber daya alamnya, tetapi realitas pembangunan mengatakan bahwa Papua belum berkembang sebagaimana harapan masyarakat pada umumnya. Padahal, dari segi pemerintahan, Papua telah mengalami 14 periode kepemimpinan gubernur sejak Zainal Abidin Syah tahun 1956 hingga sekarang tahun 2011, yang dipimpin oleh Barnabas Suebu. Bahkan sejak tahun 2001 Papua diberlakukan Otonomi Khusus (Otsus) bagi Provinsi Papua berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2001, berikut implikasinya berupa dana Otsus. Dari segi letak geografis pun, Papua merupakan pintu gerbang perdagangan dengan negara-negara Asia Pasifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang berhasilnya pembangunan di Papua bisa dilihat dari data statistik yang ada. Dari segi tingkat kemiskinan dan pengangguran, jumlah warga miskin di tanah Papua semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tercatat pada tahun 2010 (Maret), jumlah penduduk miskin Papua sebesar 761.620 jiwa (36,80 persen). Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya 2009 sebesar 760.350 jiwa. Sedangkan jumlah pengangguran di Papua pada tahun 2010 (Agustus) sekitar 53,6 ribu jiwa (3,55 persen). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), nilai IPM Provinsi Papua masih menempati peringkat ke-33 atau terendah se-tanah air sebesar 64,53 pada tahun 2009. Meski demikian, angka ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2008 sebesar 64,00. Kenaikan angka tersebut dipengaruhi oleh seluruh komponen pembentukannya, seperti komponen angka harapan hidup naik sebesar 0,25 tahun, angka melek huruf naik 0,17 persen, angka rata-rata lama sekolah naik sebesar 0,05 tahun, dan daya beli masyarakat naik sebesar Rp 4.229.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segi pertumbuhan ekonomi terjadi perlambatan. Pada tahun 2010 terjadi pertumbuhan sebesar -2,65 persen, dibandingkan pada tahun 2009 mampu tumbuh sebesar 22,74 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi tanpa tambang pada tahun 2010 sebesar 11,98 persen melambat dari tahun 2009 yang tumbuh 13,32 persen. Sebagai catatan, daya beli penduduk Papua pada tahun 2009 membaik dibandingkan tahun sebelumnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari segi pendidikan dan kesehatan masih harus ditingkatkan lagi. Pada tahun 2009, lebih dari 75,58 persen penduduk Papua sudah dapat membaca dan menulis, dan rata-rata lama sekolahnya sampai dengan kelas 1 setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau 6,57 tahun. Dari segi kesehatan, jumlah perbandingan kasus HIV/AIDS dengan jumlah penduduk (revalensi), Papua masih menempati posisi tertinggi di tanah air dibandingkan dengan provinsi lainnya. Kondisi di atas tentu harus menjadi perhatian serius bagi gubernur, para bupati dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Papua untuk memperhatikan rakyat, termasuk mereka yang ada di kampung-kampung melalui program pembangunan yang sudah ada, seperti Rencana Strategi Pembangunan Kampung (Respek).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain data di atas, hal yang menjadi sangat serius bagi pertumbuhan Papua adalah masih sering terjadinya tindak kekerasan yang bersifat SARA dan gerakan Pro-Merdeka (Pro-M) oleh sebagian masyarakat Papua yang mengarah pada disintegrasi NKRI. Bahkan, realitas di lapangan menunjukkan gerakan Pro-M tersebut tidak saja dilakukan dengan pendekatan politik, tetapi juga militer, yang umumnya dilakukan oleh anggota Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM). Kasus kekerasan terbaru, terjadinya penembakan terhadap mobil PT. Freeport Indonesia pada tanggal 6 April 2011 dan juga pembakaran pada kendaraan perusahaan yang sama di sekitar ruas jalan Tanggul Timur, Timika pada tanggal 7 April 2011, yang menewaskan dua orang karyawan perusahaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;International Crisis Group (ICG), sebuah organisasi nirlaba, non-pemerintah, dan mandiri yang bekerja melalui analisis lapangan dan advokasi bagi pencegahan dan resolusi konflik, melalui laporannya Asia Report No188 – 11 Maret 2010  mencatat bahwa sepanjang tahun 2009 sampai dengan 2010, terjadi peningkatan kekerasan politik. Menurut ICG, salahsatu penyebab tindak kekerasan politik tersebut adalah meningkatnya kegiatan para aktivis militan dari pegunungan tengah, yang mayoritas adalah anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB), dimana KNPB merasa bahwa perjuangan mencapai referendum kemerdekaan melalui jalan damai sudah tidak efektif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perkuatan dan Percepatan Pembangunan Papua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peliknya berbagai permasalahan yang ada di Papua, tidak hanya menjadi tantangan bagi masyarakat Papua semata, tetapi juga tantangan serius bagi pemerintah pusat dalam mewujudkan kesejahteraan dan keamanan masyarakat di tanah Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, diperlukan upaya percepatan pembangunan di tanah Papua melalui langkah-langkah perkuatan dan percepatan pembangunan di seluruh bidang kehidupan. Hal ini sebagaimana yang telah ditempuh pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5 Tahun 2007 tentang Percepatan Pembangunan Papua dan rencana pembentukan Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan tersebut antara lain, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pertama&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, masyarakat Papua harus membuka diri seluas-luasnya adanya ruang heterogenitas dalam berbagai sisi di tanah Papua, baik dari segi suku, agama, budaya maupun lainnya. Konsekuensi dari langkah ini adalah pihak Pemerintah Papua (baik tingkat I maupun II) dan dinas/lembaga terkait harus melibatkan seluruh komponen masyarakat di Papua (baik asli lokal Papua maupun non-Papua) dalam pembangunan di tanah Papua. Meski demikian, dalam ruang-ruang tertentu perlu ada kebijakan khusus terkait keberadaan orang asli Papua demi menjaga martabat masyarakat Papua, baik dalam bentuk Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) maupun Peraturan Daerah Khusus (Perdasus), dan tetap memperhatikan sinkronisasi peraturan pada perundang-undangan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, masyarakat Papua perlu menyadari dan memahami sepenuhnya bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah pusat dalam rangka percepatan pembangunan Papua merupakan niat nyata dan serius oleh pemerintah pusat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua di segala bidang kehidupan. Kebijakan-kebijakan tersebut seperti yang telah dituangkan dalam bentuk UU Otsus Papua dan Inpres Nomor 5 Tahun 2007 tentang Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Konsekuensi dari langkah ini adalah segenap komponen masyarakat Papua mendukung dan turut berperan serta mengimplementasikan kebijakan tersebut dengan baik untuk mencapai sasaran yang diharapkan, termasuk mendukung rencana kebijakan baru pemerintah pusat dalam membentuk Unit Percepatan Pembangunan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat (UP4B).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Inpres Nomor 5 Tahun 2007 disebutkan bahwa langkah percepatan pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat memperhatikan pendekatan kebijakan baru (the new deal policy for Papua), dengan prioritas pemantapan ketahanan pangan dan pengurangan kemiskinan; peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan; peningkatan kualitas pelayanan kesehatan; peningkatan infrastruktur dasar guna meningkatkan aksesibilitas di wilayah terpencil, pedalaman dan perbatasan negara; dan perlakuan khusus (affirmative action) bagi pengembangan kualitas sumberdaya manusia putra-putri asli Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketiga&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, masyarakat Papua harus senantiasa mengedepankan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa di tanah Papua dalam bingkai NKRI. Konsekuensi dari langkah ini adalah seluruh komponen masyarakat menghindari diri dari segala kegiatan yang mengarah pada upaya disintegrasi bangsa, anarkisme, gerakan-gerakan politik dan kekerasan yang mengarah “Pro-Merdeka” serta tidak terjebak oleh provokasi-provokasi negatif terhadap pemerintah, baik yang dilakukan oleh perseorangan maupun kelompok yang tidak bertanggung jawab. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keempat&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Pemerintah dan masyarakat Papua mendorong terciptanya penegakan hukum positif secara adil dan tegas dalam penyelesaian masalah di tanah Papua dengan tetap memperhatikan adat setempat. Hal ini cukup beralasan karena sebagian masyarakat tertentu di Papua memandang sebelah mata penyelesaian dengan jalur hukum positif. Menurut pandangan mereka, hukum adat terkadang lebih memungkinkan adanya rasa keadilan atas hukuman atau denda bagi pelaku. Kondisi ini pada umumnya dilatarbelakangi oleh adanya unsur ketidakpercayaan masyarakat terhadap praktek pengadilan yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kelima&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Pemerintah Papua mampu mengemban amanah yang dipercayakan oleh pemerintah pusat dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Perwujudan langkah ini antara lain dengan mengoptimalkan dana Otsus sebesar-besarnya dari pemerintah pusat untuk pembangunan masyarakat Papua secara adil dan merata, mampu menjadi sarana pendengar dan penyalur aspirasi yang baik bagi masyarakat Papua serta tidak menyelewengkan tugas pokok dan fungsi serta jabatannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendahnya tingkat pembangunan di Papua disinyalir diakibatkan juga oleh adanya penyalahgunaan wewenang serta tugas para elitnya, baik melalui tindakan korupsi, maupun kebijakan-kebijakan yang tidak menyentuh masyarakat lapis bawah. Di sisi lain, pemerintah pusat juga harus terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi pembangunan di tanah Papua, baik dari segi kebijakan, pengalokasian anggaran, maupun pengembangan sumber daya manusia-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keenam&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, segenap elit dan tokoh masyarakat Papua, baik Gubernur, DPRP maupun Majelis Rakyat Papua (MRP) bersama-sama secara aktif membangun Papua dengan penuh jalinan kebersamaan, keterpaduan, kesepahaman dan kepercayaan. Selama ini, acap kali terjadi benturan dan ketidakpercayaan antar elit di Papua sehingga sedikit banyak menghambat rencana pembangunan di tanah Papua. Dalam kebijakan-kebijakan strategis di Papua, selain keterlibatan unsur eksekutif dan legislatif, juga melibatkan MRP yang mempunyai kewenangan strategis sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 Tahun 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketujuh&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, Pemerintah Papua perlu mengoptimalkan dan memberdayakan segala potensi lokal Papua secara serius untuk kemajuan tanah Papua. Langkah ini bisa diwujudkan dalam bentuk program peningkatan investasi daerah, pengembangan usaha-usaha lokal yang produktif, peningkatan prestasi olahraga, pengembangan objek wisata, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan dan pelatihan. Dengan memperhatikan luasnya geografis Papua disertai topografis wilayah yang terdiri dari pegunungan dan pesisir pantai, Papua mempunyai tantangan tersendiri dalam mewujudkan program-program pembangunan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedelapan&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, seluruh komponen masyarakat Papua, khususnya elit Papua diharapkan dapat memahami, mengerti dan mematuhi segala produk peraturan perundangan-undangan yang berkaitan dengan Provinsi Papua secara baik dan utuh, baik peraturan yang bersifat umum maupun khusus. Beberapa peraturan perundangan-undangan tersebut antara lain UU Nomor 21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua (telah diubah dengan UU Nomor 35 tahun 2008), UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP, dan Inpres No. 5 Tahun 2007 tentang Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kesembilan&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, masyarakat Papua diharapkan senantiasa mengedepankan jalur dialog atau proses komunikasi dua arah dengan pihak pemerintah pusat/daerah. Proses dialog ini tetap diarahkan dalam rangka mencari penyelesaian secara baik dan menyeluruh untuk menjaga situasi tetap kondusif dalam wadah NKRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis meyakini bahwasanya ketika langkah-langkah perkuatan dan percepatan pembangunan tersebut dilakukan secara konsisten, aktif dan berkelanjutan, maka bukan tidak mungkin, dalam beberapa dekade ke depan, Papua termasuk salahsatu provinsi dengan tingkat peradaban yang sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia. Oleh karena itu, diharapkan seluruh elemen masyarakat Papua bersatu padu dalam gerak dan fikiran untuk membangun Papua mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua. Meski langkah-langkah tersebut secara realitas berat untuk dilaksanakan, tapi segala sesuatunya harus dicoba, bukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;*Penulis adalah pengamat sosial politik, alumni Akademi Sandi Negara. Sekarang berdinas di salahsatu instansi pemerintah, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-2877325663669147921?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/2877325663669147921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=2877325663669147921' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/2877325663669147921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/2877325663669147921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2011/06/papua-problematika-dan-percepatan.html' title='Papua, Problematika dan Percepatan Pembangunan untuk Bangsa'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4wcaxsUIBsA/TfTCTUg9I9I/AAAAAAAAAcI/AIlYZXQUhQk/s72-c/papua.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-494239330718125574</id><published>2010-07-28T10:10:00.009+07:00</published><updated>2010-07-28T11:03:09.241+07:00</updated><title type='text'>Dukuh dan Persandian RI</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh : A. Maulana*&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-ikr9tWkI/AAAAAAAAAa0/mXjoRgmEAoA/s1600/samigaluh.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 260px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-ikr9tWkI/AAAAAAAAAa0/mXjoRgmEAoA/s320/samigaluh.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498792421203204674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukuh merupakan salah satu Pedukuhan yang terletak di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Pada masa perang kemerdekaan tahun 1940-an, peran Dukuh selain bagian dari wilayah perjuangan Tentara Republik Indonesia (TRI) di Yogyakarta, juga bagian dari sejarah eksistensi persandian nasional mengawal perjuangan kemerdekaan RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah persandian di Dukuh dimulai sesaat setelah terjadinya serangan militer Belanda ke Yogyakarta dini hari pada tanggal 19 Desember 1948, yang terkenal dengan Agresi Militer Belanda II. Agresi Belanda tersebut membuat situasi pemerintahan di Yogyakarta menjadi tidak stabil, termasuk kegiatan hubungan code (komunikasi sandi) yang waktu itu berkantor di jalan Batanawarsa 32 (sekarang Jl. I Dewa Nyoman Oka) Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-jDgYBWKI/AAAAAAAAAbM/fnlXoOhkv-w/s1600/rumah+lama3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 128px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-jDgYBWKI/AAAAAAAAAbM/fnlXoOhkv-w/s320/rumah+lama3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498792950668286114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari mereka ada yang masih bertahan untuk berkomunikasi di Yogyakarta, sebagian lain hijrah ke tempat lainnya yang lebih aman dan sebagian  lain ada yang membakar dokumen-dokumen penting atau rahasia untuk menghindari dari temuan musuh (Belanda). Upaya untuk membumihanguskan kantor tidak bisa diteruskan karena tentara Belanda sudah menembaki pegawai di kantor dari jembatan Gondolayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari mereka yang bertahan di Yogyakarta bergabung dengan salahsatu kesatuan yang mempunyai hubungan Code atau yang mempunyai pemancar radio. Ini dimaksudkan agar mereka masih bisa melakukan komunikasi atau hubungan code dengan rekan lainnya. Salahsatu lokasi yang ditempati mereka adalah Dekso, sebuah desa kecil di tepi barat Kali Progo di kaki Pegunungan Manoreh. Di dekat daerah Dekso ini pula terdapat Markas Kepala Staf Angkatan Perang (KSAP), yang berkedudukan di Desa Banaran (sekitar 5 km dari Dekso). Sebagian dari mereka ini ada yang meneruskan perjalanan ke Jawa Barat, termasuk dr. Roebiono Kertopati dan sebagian lain tetap bertahan di Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-i41KCrPI/AAAAAAAAAa8/j_kpTbWhrFI/s1600/rumah+lama1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-i41KCrPI/AAAAAAAAAa8/j_kpTbWhrFI/s320/rumah+lama1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498792767268236530" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;Beberapa dari personil bagian Code yang bertahan di Yogyakarta bergabung dengan KSAP di Banaran. Sebagian dari mereka (Letnan II Soemarkidjo dan Letnan Muda Soedijatmo) yang di KSAP membentuk bagian Code di Dekso, yang diperbantukan pada PHB (Perhubungan) Angkatan Perang. Bagian Code ini kemudian pindah lokasi ke Dukuh. Saat itu, Letnan Soemarkido diberikan amanat sebagai Kepala Kamar Code dan tugas tambahan dalam rangka pengamanan terhada KSAP. Tamu-tamu KSAP harus mendaftar dulu di “check-point I” di Staf PHB Angkatan Perang  di Dekso, kemudian di “check-point II” di Dukuh (Letnan Soemarkidjo). Selama di Dekso tersebut dilakukan komunikasi Code antara personil/kesatuan Angkatan Perang, termasuk hubungan ke pemerintah (PDRI) di Sumatera, Jawa Tengah dan Playen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-i8GJI-HI/AAAAAAAAAbE/TItMkiiCJfc/s1600/rumah+lama2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-i8GJI-HI/AAAAAAAAAbE/TItMkiiCJfc/s320/rumah+lama2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498792823367465074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hubungan komunikasi Code tersebut berjalan sampai kembalinya Yogyakarta ke pangkuan RI, paska persetujuan Konferensi Meja Bundar. Beberapa mereka yang bertugas di bagian Code di sekitar Yogyakarta pun segera masuk ke Kota Yogyakarta, termasuk personil-personil bagian Code di bawah pimpinan Letnan I Soemarkidjo. Setelah kondisi Yogyakarta kembali stabil, bagian Code kemudian pindah kembali ke Yogyakarta menjadi Bagian Code MBKD (Markas Besar Komando Djaja). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-jHWIYq8I/AAAAAAAAAbU/_8EB9wfrZ0I/s1600/rumah+lama4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-jHWIYq8I/AAAAAAAAAbU/_8EB9wfrZ0I/s320/rumah+lama4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498793016637828034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-qB1XhuYI/AAAAAAAAAbc/A5jP1ImMwT8/s1600/lemsaneg.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-qB1XhuYI/AAAAAAAAAbc/A5jP1ImMwT8/s320/lemsaneg.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498800618525014402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;center&gt;Foto kantor Lemsaneg di Ragunan, Jakarta Selatan&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seiring perkembangannya, bagian Code tersebut menjadi Dinas Code Angkatan Perang dan kemudian berubah lagi menjadi Djawatan Sandi Angkatan Perang RI. Waktu itu, lokasi Djawatan Sandi berada di sebuah Pavilyun Kantor Menteri Soepeno, jalan Mahameru 1, Yogyakarta. Paska persetujuan KMB, berangsur-angsur kegiatan pemerintahan di Yogyakarta berpindah ke Jakarta, termasuk Djawatan Sandi. Djawatan Sandi ini lah yang dalam perkembangannya berubah menjadi Lembaga Sandi Negara yang eksis sampai sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;Buku “Sejarah Persandian Republik Indonesia” (Paguyuban Mantan Sandiman, 1991)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Penulis adalah Anggota Tim Pengembangan Museum Sandi (2009), tinggal di Jakarta (Tulisan ini dimuat di Majalah Sanapati Edisi II, Nopember 2009, pada kolom "Sejarah", Foto diambil dari Majalah Sanapati dan Arsip Tim Museum Sandi).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-494239330718125574?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/494239330718125574/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=494239330718125574' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/494239330718125574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/494239330718125574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2010/07/dukuh-dan-persandian-ri.html' title='Dukuh dan Persandian RI'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-ikr9tWkI/AAAAAAAAAa0/mXjoRgmEAoA/s72-c/samigaluh.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6302131846313965367</id><published>2010-07-28T09:59:00.008+07:00</published><updated>2010-09-22T18:13:49.325+07:00</updated><title type='text'>MUSEUM SEBAGAI MITRA PENDIDIKAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebuah Studi Observasi untuk Penguatan Masyarakat Berbasis Ilmu Pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : A. Maulana*&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-d0FWjsSI/AAAAAAAAAac/hpRDo-eY3wU/s1600/museum.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 223px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-d0FWjsSI/AAAAAAAAAac/hpRDo-eY3wU/s320/museum.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498787188158214434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dunia ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) terus berkembang seiring dinamika tuntutan zaman. Oleh karena itu, penguasaan terhadap dunia iptek menjadi unsur yang sangat penting bagi kebutuhan masyarakat luas. Selama ini, sumber penguasaan iptek terkonsentrasi pada pendidikan formal di sekolah, baik melalui guru di kelas, praktek laboratorium, perpustakaan dan lain-lain. Untuk lebih mengoptimalkan penguasaan nilai-nilai tersebut bagi masyarakat luas, pola pembelajaran perlu di dukung oleh ruang serta media belajar di luar lainnya. Salah satu media yang cukup efektif untuk pengembangan diri di luar adalah pemanfaatan Museum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Museum, sebagaimana PP No 19 Tahun 1995 adalah lembaga, tempat penyimpanan, perawatan, pengamanan dan pemanfaatan benda-benda bukti materiil hasil budaya manusia serta alam dan lingkungannya guna menunjang upaya perlindungan dan pelestarian kekayaan budaya bangsa. Adapun benda cagar budaya yang ada di museum, baik benda buatan manusia maupun benda alam dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Sedangkan berdasarkan International Council for Museums (ICOM), museum adalah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan dalam melayani masyarakat, terbuka untuk umum, mengumpulkan, merawat dan memamerkan, untuk tujuan penelitian, pendidikan dan hiburan, benda-benda bukti materiil manusia dan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut diterangkan dalam PP tersebut bahwa pemanfaatan benda cagar budaya di museum dapat berupa penelitian dan penyajian kepada masyarakat. Penelitian dapat dilakukan untuk pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi, sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari hal tersebut, bisa kita pahami bersama, bahwa museum merupakan wahana edukatif yang cukup efektif bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, perlu dibangun kesadaran bersama pentingnya memberdayakan fungsi edukatif pada museum secara efektif, baik dari pengelola museum maupun masyarakat luas sebagai pengguna museum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Museum sebagai Mitra Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan kompetensi seorang guru sangat diperlukan dalam menjawab berbagai persoalan. Hal ini dikarenakan guru merupakan sumber pengetahuan bagi anak didiknya secara langsung di sekolah.  Namun, seorang guru juga memiliki keterbatasan dalam penguasaan disiplin ilmu. Oleh karena itu, sumber pengetahuan diharapkan tidak hanya terpaku oleh pemberian guru, namun juga bisa diperoleh melalui sumber lainnya, seperti buku perpustakaan, informasi di museum dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Museum sebagai wahana edukatif selama ini kurang diberdayakan secara maksimal. Perkembangan museum saat ini seharusnya mampu menjawab tuntutan kebutuhan pengetahuan bagi masyarakat luas bahwa museum bisa menjadi sarana efektif untuk menjadi mitra pendidikan, termasuk untuk kalangan pelajar, mahasiswa, guru dan dosen. Sebagai contoh, di kampus-kampus ternama biasanya dibangun suatu museum, misalnya museum biologi dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa museum saat ini telah menyediakan berbagai koleksi sesuai disiplin ilmu dan sangat potensial dalam upaya pengembangan pendidikan. Museum-museum tersebut sebagian besar masuk ke dalam jenis Museum Khusus. Beberapa museum khusus yang menyajikan koleksi secara spesifik adalah Museum Perangko (Jakarta), Museum Telekomunikasi (Jakarta), Museum Sandi (Yogyakarta), Museum Bank Indonesia (Jakarta), Museum Batik (Yogyakarta) dan lain-lain. Sedangkan Museum Umum menyediakan berbagai koleksi dari berbagai dimensi, misalnya Museum Nasional (Gajah) di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sebagian museum pada saat ini memperhatikan juga perkembangan teknologi dalam pelayanan informasi. Aplikasi teknologi tersebut biasanya dalam bentuk layanan informasi digital dan fungsi interaktif lainnya. Dengan penyajian informasi yang bersifat komunikasi dua arah antara pengunjung dengan informasi benda koleksi, diharapkan pengunjung akan bisa memperoleh dan memahami informasi yang disajikan secara jelas, khususnya terkait ilmu pengetahuan dan sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menuju Masyarakat Berbasis Pengetahuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setiap lembaga mempunyai harapan pencapaian terhadap visi misinya. Depkominfo mempunyai harapan terwujudnya masyarakat Indonesia berbasis informasi. Bagaimana dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sebagai induk pembinaan museum di Indonesia? Sebagaimana diketahui, museum-museum di Indonesia, pada umumnya dikelola  dan dibina oleh Depbudpar, dalam hal ini ditangani oleh Direktorat Museum, Dirjen Sejarah dan Purbakala. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-e4DQlxgI/AAAAAAAAAak/qaOl9YUAySM/s1600/serbuan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-e4DQlxgI/AAAAAAAAAak/qaOl9YUAySM/s320/serbuan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498788355827418626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bukan hal yang tidak mungkin atau sulit dilakukan, suatu museum digarap dan dikembangkan menjadi suatu bagian dari upaya terwujudnya masyarakat yang berbasis pengetahuan. Dalam hal ini, museum dijadikan wahana informasi dan komunikasi yang efektif bagi pengembangan wawasan masyarakat luas. Harapan ini tentu saja bagian dari upaya mempercepat proses pencapaian dari Departemen Pendidikan Nasional dalam memajukan pendidikan di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan tersebut mungkin akan menjadi harapan kosong jika tidak ada aksi dan tindak yang tepat sesuai kebutuhan masyarakat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam usaha mencapai harapan tersebut adalah pelaksanaan program pengembangan dan pengelolaan museum berbasis informasi, baik yang disajikan secara klasik (satu arah) dengan menyajikan koleksi benda-benda pada umumnya atau modern (interaktif) yang memberikan nilai lebih pada fungsi komunikasi yang dibangun secara interaktif. Salah satu contoh program pengembangan museum berbasis informasi adalah dibangunnya informasi online melalui situs digital (website) museum sehingga bisa diakses oleh siapapun dan dimanapun tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah program sosialisasi dan pengenalan museum secara komprehensif kepada masyarakat luas, termasuk kalangan pendidikan seperti para siswa dan mahasiswa. Contoh dari program ini adalah seperti yang dilakukan oleh pihak Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dengan program “Museum Masuk Sekolah”-nya. Contoh ini memang bagian dari langkah museum untuk mendekati para siswa dan guru agar lebih mengenal tentang Museum. Contoh lainnya adalah dengan mengikuti pameran secara aktif atau penyelenggaraan kegiatan lainnya yang mengikutsertakan pihak museum. Pameran yang biasanya mengikutsertakan pihak museum dalam kegiatan adalah Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis optimis, jika program pengembangan dan pengelolaan museum tersebut dapat dilaksanakan dengan baik disertai dengan program sosialisasi dan pengenalan museum kepada masyarakat luas maka akan menghasilkan capaian yang optimal.  Di sisi lain, pelaksanaan program-program tersebut harus memperhatikan alokasi anggaran yang ada secara efektif dan efisien serta akuntabel.  Tentu saja, program-program tersebut harus didukung oleh segenap kalangan museum dan masyarakat lain yang mencintai pentingnya nilai-nilai luhur sejarah bangsa Indonesia. Pada akhirnya, harapan terwujudnya masyarakat berbasis pengetahuan dari keberadaan sebuah museum bisa tercapai dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;*Penulis adalah Anggota Tim Pengembangan Museum Sandi, tinggal di Jakarta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini diterbitkan juga di Majalah Sanapati, Edisi I, Mei 2009, pada Kolom "Pendidikan". Link : www.lemsaneg.go.id&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6302131846313965367?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6302131846313965367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6302131846313965367' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6302131846313965367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6302131846313965367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2010/07/museum-sebagai-mitra-pendidikan.html' title='MUSEUM SEBAGAI MITRA PENDIDIKAN'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TE-d0FWjsSI/AAAAAAAAAac/hpRDo-eY3wU/s72-c/museum.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1545773868649268156</id><published>2010-06-04T16:06:00.002+07:00</published><updated>2010-06-04T16:07:56.460+07:00</updated><title type='text'>MUBES I IKATAN ALUMNI SMA N 1 LARANGAN - BREBES</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Info : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;UNDANGAN UNTUK SELURUH ANGKATAN ALUMNI PADA MUSYAWARAH BESAR I (MUBES I) IKATAN ALUMNI SMA N 1 LARANGAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TAjCMNxy3YI/AAAAAAAAAaU/n8jCSkZHGY0/s1600/alumni.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 135px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TAjCMNxy3YI/AAAAAAAAAaU/n8jCSkZHGY0/s200/alumni.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5478842461808942466" /&gt;&lt;/a&gt;Sesuai dengan ketetapan hasil Rapat Besar tanggal 28 Februari 2010 lalu, disempurnakan dari hasil beberapa kali Rapat anggota SC, bahwa MUSYAWARAH BESAR I (MUBES I) AKAN DILAKSANAKAN PADA:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Hari / tanggal : SABTU, 10 JULI 2010&lt;br /&gt;- Waktu : Jam 08.00 WIB s/d selesai&lt;br /&gt;- Tempat : Gedung Serbaguna Graha Putra Jaya (GPJ), Jl. A. Yani KETANGGUNGAN BREBES (Depan MTs Ketanggungan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai upaya dari Tim SC dan OC telah dilakukan demi suksesnya acara tersebut, antara lain beberapa kali rapat SC, merancang AD/ART, rapat OC, negosiasi, pencarian dana, publikasi dsb. Sehingga sampailah informasi penting ini untuk seluruh alumni SMA N 1 Larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu PENTING diketahui oleh seluruh alumni dimanapun berada, bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Diharapkan semua alumni hadir untuk berpartisipasi demi terwujudnya Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Larangan tercinta, sekaligus silaturahmi/reuni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Agenda penting Musyawarah Besar I, al:&lt;br /&gt;- Silaturahmi seluruh alumni/reuni&lt;br /&gt;- Membahas dan menetapkan Anggaran Dasar &amp; Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)&lt;br /&gt;- Memilih dan menetapkan Ketua Dewan pengurus&lt;br /&gt;- Memilih dan menetapkan Anggota Dewan Pembina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumbangan melalui:&lt;br /&gt;1. Langsung ke seksi Pendanaan, Panitia Pembentukan Ika SMA1L&lt;br /&gt;2. BANK BRI dengan NOMOR REKENING: 0014-01-010456-50-5 atas nama: NANANG RAHARJO.&lt;br /&gt;(Tunjukkan Tanda bukti pada saat Acara Mubes tgl 10 Juli 2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak person:&lt;br /&gt;1. Hasan Budiawan 2005, (085642676716) Sitanggal&lt;br /&gt;2. Erza Cipta 2010, (088215080162), Banjarsari&lt;br /&gt;3. Nanang Raharjo 1996, (081542594477) Sitanggal&lt;br /&gt;4. Toto Sudarto 1996, (081513653264), Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai alumni, pasti kita akan memberikan yg terbaik untuk almamater SMA Negeri 1 Larangan, sehingga kita tidak akan ketinggalan saat Keluarga Besar SMA 1 Larangan membutuhkan kita, terutama saat ada momen-momen penting seperti Musyawarah Besar tanggal 10 JULI 2010 besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"WALAU KITA JAUH SEKALIPUN, SMA N 1 LARANGAN TETAP DEKAT DIHATI", UNTUK ITU SUMBANGKAN PIKIRAN, TENAGA, REJEKI DAN WAKTU MENUJU MUSYAWARAH BESAR I, HARI SABTU, TANGGAL 10 JULI 2010, DI KETANGGUNGAN BREBES.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian informasi ini, mudah2an kita selalu dijaga oleh Allah SWT agar kita semua dapat terbingkai dalam kebersamaan demi almamater SMA Negeri 1 Larangan tercinta. Salam hangat, salam persatuan SMA 1 Larangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/topic.php?uid=79490769450&amp;topic=13727"&gt;Grup SMA 1 Larangan - Brebes di FB&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------&lt;br /&gt;Agus Maulana - Alumni SMA 1 Larangan tahun 2000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1545773868649268156?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1545773868649268156/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1545773868649268156' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1545773868649268156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1545773868649268156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2010/06/mubes-i-ikatan-alumni-sma-n-1-larangan.html' title='MUBES I IKATAN ALUMNI SMA N 1 LARANGAN - BREBES'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/TAjCMNxy3YI/AAAAAAAAAaU/n8jCSkZHGY0/s72-c/alumni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6813250663899243065</id><published>2010-03-08T10:55:00.003+07:00</published><updated>2010-03-08T11:04:32.694+07:00</updated><title type='text'>Laporan Pertemuan Awal : Persiapan Pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan, Brebes</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/S5R13Ft0edI/AAAAAAAAAaM/9hIW3TYdF80/s1600-h/rapatbesar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 259px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/S5R13Ft0edI/AAAAAAAAAaM/9hIW3TYdF80/s320/rapatbesar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446107438685387218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh&lt;br /&gt;Ba’da Tahmid wa Shalawat ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga besar SMA 1 Larangan dan rekan2 alumni SMA 1 Larangan yang saya banggakan dan saya cintai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sebagai bentuk oleh-oleh (baca : pertanggungjawaban) pribadi ke rekan2 semuanya, khususnya yang saya undang namun tidak bisa hadir, berikut ini saya sampaikan laporan atas pelaksanaan pertemuan kemarin dalam rangka persiapan pembentukan ikatan alumni SMA 1 Larangan. Mohon maaf klo ada kekurangan sana sini dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;(cmiiw – corret me if i wrong)&lt;/span&gt;, atau silakan lengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan inisiasi yang digagas oleh beberapa alumni SMA 1 Larangan, seperti mas Nanang, mas Toto Sudarto Ahmad, Adhi Darmawan, Jayanto dkk. Gambaran pertemuan tersebut bisa dibaca &lt;a href="http://blog.ika-sman1la.web.id/rapat-perdana-perumusan-pembentukan-ikatan-alumni.php#more-14"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;. Sedangkan perkembangan proses pertemuan inisiasi sampai dengan terselenggaranya pertemuan awal persiapan Mubes bisa dibaca di &lt;a href="http://blog.ika-sman1la.web.id/persiapan-rapat-besar-tgl-28-pebruari-2010.php#more-19"&gt;artikel ini&lt;/a&gt; : .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pelaksanaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Hari/Tanggal  : Minggu, 28 Pebruari 2010&lt;br /&gt;b. Waktu : Pukul 10.00 s.d. 13.00 WIB&lt;br /&gt;c. Tempat : Ruang Laboratorium Kimia (mudah2an benar), SMA 1 Larangan, Jalan raya Barat Sitanggal, Larangan Brebes&lt;br /&gt;d. Agenda : Deklarasi pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan dan Penyusunan kepanitiaan musyawarah besar untuk persiapan Pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan. (Agenda rinciannya pada panitia inti, c.q. Jayanto).&lt;br /&gt;e.  Peserta : 1)  Pihak Sekolah : &lt;br /&gt; Bapak Bambang R (Kepala SMA 1 Larangan), Ibu Ida (Wakasek bidang humas), Bapak Eko, Bapak Cahyo, Ibu Erni, Bapak Hasan, Bapak Arifin &lt;br /&gt;2)  Pihak Alumni : &lt;br /&gt; Mas Nanang, Mas Toto, mas Chamami, mas Daryanto, mas Imam Hamzah, Sdr Hery, Adi D, Darwanto, Jayanto, dan kawan2 lainnya, termasuk saya, kurang lebih berjumlah 40-an.&lt;br /&gt;3)  Pihak Pelajar (Pengurus OSIS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tujuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Pertemuan awal ini bertujuan untuk :&lt;br /&gt;a. Mendeklarasikan pembentukan ikatan alumni sma 1 larangan&lt;br /&gt;b. Menyusun kepanitian penyelenggaraan musyawarah besar untuk pembentukan ikatan alumni SMA 1 Larangan (Steering Comittee dan Organizing Comittee).&lt;br /&gt;c. Menjalin silaturahmi antarkeluarga besar SMA negeri 1 Larangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hasil Pertemuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Telah dilakukan “DEKLARASI PEMBENTUKAN IKATAN ALUMNI SMA N 1 LARANGAN BREBES”, yang dibacakan oleh perwakilan alumni (mas Toto dan Jayanto) serta perwakilan sekolah (Ibu Ida dan pak Eko) pada hari Minggu, 28 Pebruari 2010 di SMA 1 Larangan;&lt;br /&gt;b. Telah disusun kepanitiaan persiapan pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan yang terdiri dari SC dan OC. Keanggotaan SC terdiri dari 9 orang dan OC seluruh peserta yang hadir. &lt;br /&gt; Nama2 keanggotaan SC dan OC selengkapnya ada di blog Ikatan Alumni (http://blog.ika-sman1la.web.id).&lt;br /&gt;c. Rencana pelaksanaan musyawarah besar akan diadakan pada hari Minggu, 11 Juli 2010. Tempat akan ditentukan kemudian.&lt;br /&gt;d. Alhamdulillah, atas hasil sumbangan rekan2 alumni kemarin dalam upaya penguatan roda organisasi, telah terkumpul dana organisasi sebesar Rp1.000.000,- (satu juta rupiah). Semoga nominal ini terus bertambah seiring persiapan persiapan musyawarah besar nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apresiasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Secara umum pertemuan berjalan dengan lancar dan disambut positif oleh segenap keluarga besar SMA 1 Larangan.&lt;br /&gt;b. Pihak sekolah menyambut positif terbangunnya Ikatan Alumni untuk menjadi mitra sekolah sehingga diharapkan ke depan bisa ikut memberikan sumbangsih/andil nyata dalam peningkatan mutu sekolah. Salahsatu bentuk tanggapan positif pihak sekolah tersebut adalah rencana disediakannya ruang sekretariat ikatan alumni guna kelancaran organisasi. &lt;br /&gt;c. Di luar substansi kegiatan, penulis melihat perkembangan ruang fisik SMA 1 Larangan mengalami pertambahan. Mudah2an hal ini terjadi pula pada peningkatan prestasi akademik sekolah/pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Rencana musyawarah besar pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 11 Juli 2010 perlu diinformasikan, disosialisasikan bersama2 sehingga diharapkan bisa dihadiri oleh seluruh (perwakilan) angkatan (dari 17 angkatan yang ada).&lt;br /&gt;b. Guna kelancaran persiapan mubes tersebut, diharapkan rekan2 yang tergabung dalam SC bisa melakukan pertemuan intensif, baik secara online maupun offline, guna merumuskan beberapa hal atau agenda yang perlu dibahas dan diselesaikan pada Mubes nanti. Mungkin pertemuan anggota SC secara langsung (kopi darat) bisa diagendakan minimal sebulan sekali.&lt;br /&gt;c. Seluruh alumni yang terlibat dalam SC dan OC bisa memegang komitmen secara bersungguh2 guna persiapan pembentukan ikatan alumni SMA 1 Larangan. Komitmen ini sangat diperlukan guna menjaga perjuangan cita2 pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan. Bentuk2 komitmen tersebut bisa berupa sumbang fikiran, sumbang saran, sumbang rezeki dll yang diperuntukkan untuk kelancaran roda organisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga laporan di atas bermanfaat, dan mohon maaf kalau ada kekurangan sana sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Thariq&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Maulana&lt;br /&gt;Lulusan tahun 2000, Jakarta Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6813250663899243065?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6813250663899243065/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6813250663899243065' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6813250663899243065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6813250663899243065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2010/03/laporan-pertemuan-awal-persiapan.html' title='Laporan Pertemuan Awal : Persiapan Pembentukan Ikatan Alumni SMA 1 Larangan, Brebes'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/S5R13Ft0edI/AAAAAAAAAaM/9hIW3TYdF80/s72-c/rapatbesar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8314868670604433865</id><published>2010-02-14T10:10:00.004+07:00</published><updated>2010-02-14T10:20:36.285+07:00</updated><title type='text'>Membaca Prosesi Pemakaman Gus Dur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/S3drdYijWkI/AAAAAAAAAaE/GKJvwXmE4FE/s1600-h/17977_1289090821808_1066330496_888281_1297632_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 121px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/S3drdYijWkI/AAAAAAAAAaE/GKJvwXmE4FE/s200/17977_1289090821808_1066330496_888281_1297632_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437933227620915778" /&gt;&lt;/a&gt;Semuanya tumplek plek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesi kenegaraan dan kerakyatan menyatu&lt;br /&gt;Suara dor laras panjang dan takbir saling beradu keras&lt;br /&gt;Beragam manusia ada di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar-benar warna Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden tak biasanya hari itu&lt;br /&gt;Hampir tak ada baris batas dengan warga umumnya&lt;br /&gt;Keamanan ber-ring tak tampak&lt;br /&gt;Tak terkecuali panglima tni, kapolri dan pejabat negeri lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya tumplek plek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden, pejabat, kyai, santri, aktifis, masyarakat awam datang semua&lt;br /&gt;Bukan sedar angka ribuan orang ada di sana&lt;br /&gt;Tetapi nilai duka cita atas kepergian Sang Guru Bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, tumplek plek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anggota Banser tak risih berjejer dengan sang "Garuda", Prabowo, Eks Danjen Kopassus&lt;br /&gt;Seorang santri pun dengan sandal jepitnya berjejer dengan kyai2 besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya menyatu&lt;br /&gt;Semuanya berkumpul&lt;br /&gt;Semuanya berduka&lt;br /&gt;atas wafatnya 1 orang manusia&lt;br /&gt;Yang luar biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT JALAN, GUS DUR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa'afihi Wa'fuanhu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8314868670604433865?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8314868670604433865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8314868670604433865' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8314868670604433865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8314868670604433865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2010/02/membaca-prosesi-pemakaman-gus-dur.html' title='Membaca Prosesi Pemakaman Gus Dur'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/S3drdYijWkI/AAAAAAAAAaE/GKJvwXmE4FE/s72-c/17977_1289090821808_1066330496_888281_1297632_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-9016472607628763809</id><published>2009-10-19T11:14:00.004+07:00</published><updated>2009-10-19T11:44:27.754+07:00</updated><title type='text'>Pesan Rakyat untuk Sang Pemimpin Bangsa</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh : Agus Maulana, S.Mat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/StvonTk2YvI/AAAAAAAAAZ0/sv28ehaLkjQ/s1600-h/bendera.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/StvonTk2YvI/AAAAAAAAAZ0/sv28ehaLkjQ/s200/bendera.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394160740673676018" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagai generasi bangsa Indonesia yang lahir, tumbuh dan berkembang di era globalisasi, tentu saya menginginkan adanya suatu perubahan signifikan dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia saat ini. Perubahan yang membawa bangsa Indonesia berada pada titik strategis dan sangat dihormati oleh negara-negara di belahan dunia manapun. Namun perubahan tersebut tidak datang serta merta. Perubahan itu melalui proses perjuangan panjang dan tidak terlepas dari suatu pola kepemimpinan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan bangsa yang baik berasal dari jiwa pemimpin yang baik. Oleh karena itu, perlu pemilihan pemimpin yang benar-benar sesuai dengan harapan dan aspirasi masyarakat bangsa Indonesia guna menjawab tantangan jaman ke depan. Kini, bangsa Indonesia telah memilih calon pemimpin untuk periode 5 (lima) tahun mendatang. Kehadiran pasangan presiden dan wakil presiden terpilih tersebut diharapkan bisa memimpin dan membangun bangsa ini dengan baik yang bermuara pada terwujudnya tujuan nasional, seperti tercermin pada Pembukaan UUD 1945. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam usaha pencapaian tersebut, saya ingin menyampaikan beberapa gagasan dan harapan kepada ‘Sang Pemimpin Bangsa’ tersebut. Gagasan dan harapan ini lahir dari jiwa dan semangat anak muda yang menginginkan bangsa ini menjadi bangsa yang tangguh dan berdikari dalam percaturan dunia. Saya meyakini, bahwa tiada hasil tanpa suatu proses, tiada proses tanpa perencanaan dan tiada perencanaan tanpa gagasan. Dengan demikian, gagasan merupakan pangkal dari sebuah tujuan akhir pencapaian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A. 10 (Sepuluh) Gagasan kepada Presiden dan Wakil Presiden Terpilih :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan/masyarakat bawah secara baik melalui kebijakan ekonomi strategis, seperti kebijakan pembukaan lapangan kerja di tingkat desa/kelurahan, subsidi yang proporsional dan berkualitas, dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Meningkatkan kesejahteraan pegawai (PNS/Tentara/Polri) melalui kebijakan pemerintah pusat dengan tetap memperhatikan profesionalisme kerja, seperti penyesuaian besaran gaji sesuai kualitas kerja, pengadaan perumahan layak bagi yang berhak, dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mendorong penyediaan lapangan atau tempat olahraga dan rekreasi di setiap pedesaan melalui kebijakan pemerintah di bidang olahraga atau kepemudaan sehingga terbangun masyarakat yang sehat dan kuat, seperti pembebasan dan pembangunan lahan untuk lapangan olahraga atau taman masyarakat di tingkat pedesaan/perkotaan, dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mendorong penyediaan taman pintar atau ruang baca di setiap wilayah pedesaan melalui kebijakan pemerintah dalam peningkatan kualitas SDM masyarakat Indonesia, seperti papan informasi masyarakat di depan balai desa atau pos-pos keamanan di tingkat Rt/Rw dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mendorong peningkatan prestasi dan potensi anak muda melalui pergelaran lomba atau kejuaraan di masyarakat di bidang mana pun, seperti kejuaraan olahraga, seni, budaya, pendidikan, dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat melalui kebijakan pro masyarakat kecil dengan biaya rendah atau cuma-cuma seperti dengan pengadaan kegiatan posyandu terpadu secara rutin, keringanan biaya di puskesmas, keringanan atau gratis biaya pendidikan dan buku materi di sekolah-sekolah dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Mendorong masyarakat untuk lebih sadar hukum melalui kebijakan-kebijakan strategis dalam penegakan hukum/konstitusi di segala bidang, seperti sosialisasi dan penyampaian informasi tentang hukum dan konstitusi secara terpadu oleh pihak terkait, dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mendorong masyarakat untuk memperkuat keimanan dan keyakinan masing-masing dengan cara memberikan kebebasan dan dukungan kegiatan peribadatan yang sama tanpa diskriminasi guna mengantisipasi elemen-elemen negatif dari pengaruh globalisasi, seperti pertemuan intensif dengan ulama/pemimpin umatnya masing-masing, kegiatan perlombaan atau kejuaraan membaca terkait kitab sucinya masing-masing dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Mendorong masyarakat untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan serta pemahaman terhadap dunia teknologi yang berkembang cepat saat ini guna menyesuaikan kebutuhan zaman, seperti penyediaan software ke masyarakat kurang mampu, kemudahan dan keringanan biaya akses internet dan lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Mendorong masyarakat untuk memperhatikan kelangsungan lingkungan hidup melalui kebijakan strategis dalam pemanfaatan sumber daya alam dan lainnya dengan memperhatikan faktor keberlangsungan lingkungan dan harmonisasi dengan lingkungan sekitarnya, seperti penggalakan hidup sehat dengan membuang sampah pada tempatnya, meminimalisasi asap atau karbon monoksida dari knalpot atau buangan kendaraan, mencegah bahaya rokok dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;B. 6 (Enam) Harapan kepada Presiden dan Wakil Presiden Terpilih :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memperkaya diri dalam bidang ilmu dan pengetahuan sehingga bisa mengatur, memimpin, mengarahkan dan membimbing rakyat Indonesia dengan baik. Hal ini seperti yang Allah Swt ceritakan dalam pengangkatan kepemimpinan melalui surat Al-Baqarah ayat 247, bahwa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa”&lt;/span&gt;;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjaga kesehatan fisik dengan baik sehingga bisa melaksanakan tugas negara dengan sebaik-baiknya dan mendorong pelaksanaan tugas negara tersebut berlangsung dengan efektif dan efisien. Hal ini seperti yang tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 247 juga seperti pada nomor 1 di atas, bahwasanya pemilihan pemimpin juga dengan melihat faktor fisik, yaitu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“tubuh yang perkasa”&lt;/span&gt;;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dalam proses pengambilan dan pemutusan suatu perkara, pemimpin berlaku adil. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt dalam surat Al-Maidah ayat 42 bahwa “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan jika kamu memutuskan perkara mereka, maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil&lt;/span&gt;”;. Selain itu, amanat tersebut juga tertuang pada surat Shaad ayat 26 yang berbunyi “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah&lt;/span&gt;”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tetap menghormati dan menghargai seluruh rakyat Indonesia yang dipimpinnya tanpa membedakan suku, agama, dan ras. Hal ini sesuai dengan amanat Allah dalam surat Asy-Syu’araa ayat 215, yang berbunyi “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman&lt;/span&gt;”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Senantiasa memperhatikan keadaan masyarakat dengan tingkat responbilitas yang tinggi. Hal ini seperti keadaan yang diceritakan pada surat An Naml ayat 20, yang berbunyi : Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir&lt;/span&gt;”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Menggunakan pedoman yang benar dalam menyelesaikan suatu permasalahan atau urusan masyarakat dan tidak menuruti berdasarkan hawa nafsu atau kemauan pribadi seseorang. Hal ini seperti yang Allah Swt ceritakan dalam surat Al-Hujarat ayat 7, yang berbunyi “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu 'cinta' kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus&lt;/span&gt;”;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ragunan, 15 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-9016472607628763809?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/9016472607628763809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=9016472607628763809' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/9016472607628763809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/9016472607628763809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/10/pesan-rakyat-untuk-sang-pemimpin-bangsa.html' title='Pesan Rakyat untuk Sang Pemimpin Bangsa'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/StvonTk2YvI/AAAAAAAAAZ0/sv28ehaLkjQ/s72-c/bendera.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-969510428839059581</id><published>2009-06-17T19:15:00.017+07:00</published><updated>2009-06-17T20:16:20.999+07:00</updated><title type='text'>Siapa Ketua Umum PB NU berikutnya?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Sjjetdr5JYI/AAAAAAAAAYw/CNWgd8UvQKU/s1600-h/logo_kecil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 205px; height: 181px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Sjjetdr5JYI/AAAAAAAAAYw/CNWgd8UvQKU/s320/logo_kecil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348269430146672002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Muktamar NU ke-32 yang rencananya akan diselenggarakan pada Januari 2010 nanti di Makassar, Sulawesi Selatan, jauh2 hari sudah menjadi diskusi hangat bagi sebagian anak muda NU progresif. Diskusi dan pembicaraan mereka sementara lebih terfokus pada "siapakah yang akan menjadi ketua umum tanfidziah PB NU menggantikan KH Hazim Muzadi?". Maklum, kepemimpinan sangat krusial dalam sebuah organisasi, ibarat di tangan nahkoda, kapal bisa berlayar dan bersandar dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh menduga, nama2 yang akan santer muncul menjadi kandidat Ketua Umum PB NU untuk periode berikutnya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjitdURmyI/AAAAAAAAAY4/tVzz5i9pj-U/s1600-h/gus-mus-senyum2.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjitdURmyI/AAAAAAAAAY4/tVzz5i9pj-U/s200/gus-mus-senyum2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348273828094122786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;KH. Mustofa Bisri atau sering dipanggil dengan Gus Mus sudah seringkali dicalonkan. Ilmu dan kematangannya dalam berfikir dan bertindak cukup membuat jamaah NU menimbang beliau untuk menjadi ketua umum PB NU. Sayang, karena kearifannya yang mungkin tinggi, beliau memilih untuk tidak ikut dalam proses pemilihan, apalagi untuk urusan politik praktis. Untuk muktamar NU besok, ya belum tahu apa sikapnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjjzyWJWzI/AAAAAAAAAZA/shTgIyzd1OI/s1600-h/40685.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 151px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjjzyWJWzI/AAAAAAAAAZA/shTgIyzd1OI/s200/40685.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348275036329958194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;KH Sholahudin Wahid atau yang sering dipanggil dengan Gus Sholah kini mulai santer dibicarakan, tak terkecuali di jejaring facebook. Meski awal kiprah dalam NU tidak begitu tenar seperti kakaknya, Gus Dur, tetapi dengan ketokohan dan jaringan luasnya, nama beliau kini masuk "bursa" kandidat. Terlebih dengan posisi beliau sebagai pengasuh ponpes tebu ireng Jombang, menjadikan karakter ke-NU-annya kembali bersinar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjkCPnfIkI/AAAAAAAAAZQ/X7LSjowdU1s/s1600-h/said.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 190px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjkCPnfIkI/AAAAAAAAAZQ/X7LSjowdU1s/s200/said.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348275284705485378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kandidat ke-3 ini bernama KH Said Aqil Siradj. Nama beliau sebenarnya sudah hangat dicalonkan sejak muktamar NU sebelumnya. Mungkin belum saatnya. Kualitas ilmu aswaja nya sangat kuat dan sering menjadi rujukan sebagian aktifis NU. Pemikirannya terkadang berbeda dengan sebagian dari kyai2 lainnya sehingga memunculkan pro kontra. Tapi dibalik itu, beliau bisa dikatakan adalah salahsatu tokoh NU yang cukup disegani di level nasional dan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjkjfqKTJI/AAAAAAAAAZY/5WckIEuOVA4/s1600-h/masdar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 147px; height: 197px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjjkjfqKTJI/AAAAAAAAAZY/5WckIEuOVA4/s200/masdar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348275855947353234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti kandidat lainnya, nama KH Masdar F Mas'udi juga tidak asing di pendengaran jamaah NU. Kiprah beliau baik di organisasi maupun pemikiran menjadikan beliau menjadi tokoh NU yang sering menjadi rujukan. Dalam muktamar sebelumnya pun, nama beliau mencuat. Namun kalah dengan KH Hasyim Muzadi. Selain di PBNU, aktifitas beliau sekarang ada di Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, nama2 di atas hanyalah sekedar dugaan. Barangkali ada yang mau menambahkan siapa kandidat Ketua Umum PB NU beriikutnya selain nama2 di atas?. Mangga pendapatnya. Yang jelas, nanti muktamirin lah yang akan memilih dan menentukan. Atau barangkali tergantung hak prerogatif Ketua Syuriah PB NU terpilih? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;i don't know&lt;/span&gt;. Terakhir, kita semua berharap mudah2an proses yang berlangsung selama muktamar nanti bersifat demokratis sesuai aturan dan menghasilkan pemimpin yang amanah serta membawa jama'ah dan jam'iyyah NU bisa lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-969510428839059581?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/969510428839059581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=969510428839059581' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/969510428839059581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/969510428839059581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/06/siapa-ketua-umum-pb-nu-berikutnya.html' title='Siapa Ketua Umum PB NU berikutnya?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Sjjetdr5JYI/AAAAAAAAAYw/CNWgd8UvQKU/s72-c/logo_kecil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3857561624933752813</id><published>2009-06-16T15:36:00.005+07:00</published><updated>2009-06-16T16:54:01.589+07:00</updated><title type='text'>Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STSN Tahun 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjdqP8tDzTI/AAAAAAAAAYo/j6mOBeDLArg/s1600-h/stsn2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 129px; height: 125px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjdqP8tDzTI/AAAAAAAAAYo/j6mOBeDLArg/s320/stsn2.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5347859904751455538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah sekolah tinggi kedinasan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sandi Negara, berdasarkan Keppres No. 22 tahun 2003 tentang pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara.&lt;br /&gt;Mahasiswa STSN meruapakan mahasiswa ikatan dinas (dari umum) dan mahasiswa tugas belajar. Mahasiswa ikatan dinas pada semester IV akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di  lingkungan Lembaga Sandi Negara, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SISTEM PENDIDIKAN, BEBAN DAN LAMA STUDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;STSN menerapkan pendidikan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS). Beban studi yang harus diselesaikan adalah 146 SKS dan ditempuh selama 4 tahun. STSN mempunyai 2 (dua) program studi yaitu program studi Teknik Persandian dan program studi Manajemen Persandian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program studi Teknik Persandian memiliki 2 (dua) bidang minat, yaitu Teknik Kripto dan Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERSYARATAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Persyaratan Umum&lt;br /&gt;2. Warga Negara Indonesia.&lt;br /&gt;3. Sanggup bekerja pada bidang Persandian.&lt;br /&gt;4. Berkelakuan baik yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).&lt;br /&gt;5. Berbadan sehat dan tidak buta warna yang dinyatakan dengan surat keterangan sehat dari dokter pemerintah atau Puskesmas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERSYARATAN KHUSUS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Asal calon siswa : Lulus SMA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA dengan nila Matematika dan Bahasa Inggris pada raport kelas 12 semester 1 dan 2 minimal 7.&lt;br /&gt;2. Usia : Berusia minimal 17 tahun, maksimal 21 tahun per 31 Agustus 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENDAFTARAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Proses pendaftaran :&lt;br /&gt;A. Pengambilan dan Pengembalian Formulir serta Kelengkapan Pendaftaran&lt;br /&gt;• Tanggal    :    22 Juni s.d 3 Juli 2009.&lt;br /&gt;• Tempat     :    Kampus STSN “Bumi Sanapati”, Ciseeng, Bogor.&lt;br /&gt;• Contoh formulir pendaftaran klik di sini&lt;br /&gt;B.    Pelayanan proses pendaftaran di atas dilakukan setiap hari kerja (Senin-Jumat), pukul 09.00 s.d 15.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata cara dan kelengkapan pendaftaran&lt;br /&gt;1. Membawa surat lamaran yang ditulis tangan sendiri dengan dilampirkan :&lt;br /&gt;2. Fotokopi ijazah/Transkrip Nilai Ujian Nasional (NUN) yang telah dilegalisir.&lt;br /&gt;3. Fotokopi raport kelas 12 semester 1 dan 2 yang telah dilegalisir.&lt;br /&gt;4. SKCK dari Kepolisian.&lt;br /&gt;5. Surat Keterangan sehat dan tidak buta warna dari dokter pemerintah atau Puskesmas.&lt;br /&gt;6. Surat Pernyataan belum menikah dari orang tua/wali (Contoh klik di sini)&lt;br /&gt;7. Pas foto berwarna 3 bulan teakhir ukuran 3 x 4 cm , sebanyak 3 (tiga) lembar dengan latar belakang merah.&lt;br /&gt;8. Calon harus datang sendiri untuk mendaftar dengan membawa ijazah dan surat-surat asli sesuai persyaratan tersebut di atas.&lt;br /&gt;9. Panitia menentukan peserta dapat mengikuti seleksi setelah persyaratan dan kelengkapan pendaftaran dipenuhi.&lt;br /&gt;10. Biaya pendaftaran dan seleksi penerimaan mahasiswa baru STSN T.A. 2009/2010 adalah sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SELEKSI SARINGAN MASUK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) STSN tahun akademik 2009/2010 terdiri dari beberapa tahap dan dilaksanakan di kampus STSN, Bogor. Jadwal ujian SPMB STSN ditentukan kemudian oleh panitia dan dapat dilihat melalui website STSN.&lt;br /&gt;Tahapan ujian masuk sebagai berikut :&lt;br /&gt;• Seleksi Tahap I    :    Tes Akademik (Tes Potensi Akademik, Matematika, Bahasa Inggris, Komputer, Fisika-Elektronika dan Pengetahuan Umum).&lt;br /&gt;• Seleksi Tahap II    :    Tes Psiko&lt;br /&gt;• Seleksi Tahap III    :    Tes Kesehatan dan Tes Kebugaran.&lt;br /&gt;• Seleksi Tahap IV    :    Wawancara.&lt;br /&gt;• Seleksi Tahap V    :    Pantukhir&lt;br /&gt;• Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STSN menggunakan sistem gugur pada setiap tahap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERJANJIAN IKATAN DINAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Calon Mahasiswa dari umum yang dinyatakan lulus ujian saringan masuk dan diterima sebagai mahasiswa STSN, diwajibkan menandatangani perjanjian ikatan dinas dan mendapatkan Tunjangan Ikatan Dinas (TID),sesuai dengan peraturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FASILITAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kampus STSN terletak di daerah Parung-Bogor, dilengkapi dengan fasilitas :&lt;br /&gt;1. Ruang Kuliah.&lt;br /&gt;2. Ruang Rekreasi&lt;br /&gt;3. Asrama&lt;br /&gt;4. Laboratorium Komputer&lt;br /&gt;5. Laboratorium Bahasa&lt;br /&gt;6. Laboratorium Elektronika&lt;br /&gt;7. Laboratorium Sandi&lt;br /&gt;8. Perpustakaan&lt;br /&gt;9. Sarana Ibadah&lt;br /&gt;10. Sarana Olahraga&lt;br /&gt;11. Poliklinik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.stsn-nci.ac.id" target=_blank&gt;www.stsn-nci.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3857561624933752813?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3857561624933752813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3857561624933752813' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3857561624933752813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3857561624933752813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/06/seleksi-penerimaan-mahasiswa-baru-2009.html' title='Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru STSN Tahun 2009'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SjdqP8tDzTI/AAAAAAAAAYo/j6mOBeDLArg/s72-c/stsn2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1400680356379396776</id><published>2009-04-20T16:48:00.003+07:00</published><updated>2009-04-20T16:55:21.698+07:00</updated><title type='text'>Melihat Langkah PKB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SexGOBeSZoI/AAAAAAAAAYY/0hENt1I4Da8/s1600-h/pkb_demokrat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SexGOBeSZoI/AAAAAAAAAYY/0hENt1I4Da8/s200/pkb_demokrat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326709666000037506" /&gt;&lt;/a&gt;Meski hasil pemilu legislatif (pileg) secara resmi dari KPU baru berkisar 5% dari keseluruhan tetapi langkah PKB secara resmi langsung merapat ke SBY. Tentu ini bisa dipahami sebagai kepentingan pragmatis partai dibawah kepemimpinan Cak Imin yang ingin berporos pada kekuasaan dan mengingat daya tawar partai yang semakin rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jejak langkah partai ini memang sangat mudah diterka sedari awal konflik dengan Gus Dur. Pengurus yang sekarang memang pro SBY terlebih ada 2 menterinya di jajaran kabinet SBY. Yang disayangkan, nilai2 kepentingan partai yang diharapkan menjadi representasi perjuangan NU dalam politik sudah kabur. Semuanya pragmatis untuk elit partai dan sama sekali tidak ada pembelajaran politik kepada generasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gus Dur pun sebagai deklarator sudah dikesampingkan, padahal jasa untuk NU dan PKB sangat besar. Hasil pemilu 2009 ini merupakan bagian dari efek pengebirian jasa Gus Dur. Meski mempunyai akar massa yang real, tetapi jika sistem partai dan nilai2 kepentingan partai tidak dibenahi, maka tidak mungkin hasil pemilu berikutnya adalah setengah atau seperempat dari hasil pemilu kali ini. Dengan kata lain, jika tidak mau berubah, maka bersiaplah untuk hengkang dari senayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya tidak ada partai besar tanpa tokoh besar. PKB telah mencabut stigma itu dan bersiaplah menjadi partai kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;A. Maulana Ahmad al-Barbasy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;(tulisan ini diadop dari tulisan pribadi saya di facebook tanggal 15 April 2009)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1400680356379396776?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1400680356379396776/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1400680356379396776' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1400680356379396776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1400680356379396776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/04/melihat-langkah-pkb.html' title='Melihat Langkah PKB'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SexGOBeSZoI/AAAAAAAAAYY/0hENt1I4Da8/s72-c/pkb_demokrat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-2606368531696838035</id><published>2009-04-13T11:07:00.003+07:00</published><updated>2009-04-13T12:18:15.651+07:00</updated><title type='text'>Oh Ternyata Dia?</title><content type='html'>Seringkali dalam hidup ini kita menunjukkan kekaguman, keterkejutan, keanehan, ketidakpercayaan atau apapun sejenisnya terhadap lingkungan, termasuk terhadap manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dalam tulisan ini, saya hanya ingin menyampaikan apresiasi untuk sobat komunikasi saya yang lama tak bersua dan sekarang menjadi orang yang boleh dibilang sangat sibuk. Meski dulu sekedar bertemu dan berkomunikasi ringan, tetapi tidak ada salahnya saya berbagi tentang dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Drs. H. Abdul Azis M.A.&lt;br /&gt;Bapak yang satu ini dulunya menjadi tempat komunikasi anak2 NU, khususnya anak2 KOMMIT. Maklum, awalnya beliau adalah pejabat di Depag dan aktif di PB NU sebagai salahsatu ketua. Aktifitas lainnya adalah sebagai penulis. Sekarang posisi beliau adalah anggota KPU. Wawasan dan pengalaman organisasi beliau saya yakin cukup kredibel, hanya saja saya tidak tahu secara keanggotaan tim di KPU sehingga banyak asumsi, termasuk saya sendiri yang menganggap proses Pemilu tahun 2009 ini sangat jauh dari harapan (istilah lainnya mengecewakan). Terlebih, di Jakarta tempat domisili saya dan resmi ber-KTP, tetapi saya tidak terdaftar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Husni Fahmi, Ph.D&lt;br /&gt;Bapak yang satu ini luar biasa. Selain menjadi peneliti BPPT, juga menjadi dosen kriptografi, bidang yang selama ini saya geluti waktu kulih. Malah, ngajar kriptografinya di negeri orang, bukan di Indonesia. Yang bersangkutan setahu saya juga bagian dari komunitas anak NU di Amerika. Nah kesibukannya sekarang, ternyata yang bersangkutan adalah menjadi Ketua Tim IT KPU untuk Pemilu 2009 ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an meski ia adalah sekedar sobat komunikasi dulu, namun bagaimana kebersamaan itu masih terkenang. Semoga sukses selalu sobat ..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-2606368531696838035?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/2606368531696838035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=2606368531696838035' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/2606368531696838035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/2606368531696838035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/04/oh-ternyata-dia.html' title='Oh Ternyata Dia?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6584951560952158362</id><published>2009-03-31T12:34:00.006+07:00</published><updated>2009-03-31T13:27:26.691+07:00</updated><title type='text'>Email dari Caleg ...</title><content type='html'>Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini menjelang hari H pemilu 2009, maka kita harus terbiasa melihat, mendengar atau menerima ajakan2 orang/partai atau golongan lain terkait pilihan pada pemilu besok. Entah Anda tertarik untuk memilihnya atau tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkini, saya mendapatkan ajakan untuk memilih dari Caleg dengan pesan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gunakan hak pilih anda pada tanggal 9 April 2009&lt;br /&gt;pilihlah:&lt;br /&gt;PETOR MAKENTUR MOGOT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CALEG DPR-RI &lt;br /&gt;PARTAI BARISAN NASIONAL (6)&lt;br /&gt;NO URUT 4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAERAH PILIHAN DKI 3&lt;br /&gt;JAKARTA BARAT, JAKARTA UTARA, KEP-SERIBU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pesan itu melalui email, saya coba cek email pengirimnya, dan di sana tertera "BARNAS" &lt;barnas09@yahoo.com&gt;. Tapi kepadanya alias to : undisclosed-recipients, dengan subjek 9 April 2009.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya baru pertama kali ini mendapat email pribadi dari caleg. Karena penasaran, saya cek siapa caleg yang dimaksud, dan dari telusur hanya data berikut yang didapatkan, maklum saya tidak kenal sama sekali dengan nama tersebut, bahkan kalau dia tahu, sebenarnya yang bersangkutan tidak pas ngirim email ke saya karena dia nyaleg di Dapil yang berbeda, karena alamat saya itu di Jakarta Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut data singkat caleg tersebut dari &lt;a href="http://www.pemilu.asia/index.php?lang=Ind&amp;re=4&amp;mod=27&amp;f=view&amp;y=2009&amp;sort=P&amp;id=1417"&gt;situs ini&lt;/a&gt; :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;"Sdr Petor Makentur Mogot menjadi calon legislatif untuk DPR pada Pemilu 2009. Dia menjadi calon PBN dari Daerah Pemilihan DKI III. Dalam daftar calon partai PBN, Sdr Petor Makentur Mogot menjadi calon nomor 4".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang aneh di sana dengan 2 data di atas, yaitu antara email dari caleg dan data dari web pemilu.asia di atas. Yaitu sebenernya partai mana yang mengusung sdr Petor Makentur Mogot itu, apakah dari Partai Barisan Nasional (BARNAS) atau Partai Buruh Nasional (PBN)? Karena kalau kita lihat di email, bunyinya dari barnas, dan diperkuat dengan alamat emailnya dari barnas, tetapi data dari internet yaitu web pemilu.asia ko bunyinya dari PBN, bahkan diperkuat logo Partai Buruh Nasional. Lihat aja link di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski saya tidak tahu betul, tapi kemungkinan besar si caleg dari BARNAS, seperti emailnya. Yang jelas, saya tidak berwenang untuk mengklarifikasi, cuma saya perlu menyampaikan adanya perbedaan data di atas. Mungkin ini lah efek dari banyaknya nama partai yang kalau disingkat bisa sama, misalnya tentang Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sama saja singkatannya dengan Partai Patriot Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari generasi bangsa, saya berharap caleg-caleg kita mempunyai informasi yang benar dan lengkap serta bisa diakses oleh siapapun, khususnya calon pemilih di Dapilnya terkait visi misi, program kerja dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya itu harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Mr PETOR MAKENTUR MOGOT, maka selamat ajakan Anda sudah saya posting di sini. Silakan kalau mau klarifikasi terkait perbedaan data di atas. Kalau saya meyakininya Anda dari Barnas, sesuai email Anda. Saya tidak tahu, mereka yang ada di Dapil Anda akan memilih Anda atau tidak. Maklum, tidak ada informasi apapun dari Anda selain memilih, padahal kita yang dibawah perlu tahu visi misi dan program kerja Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, kepada masyarakat luas, hati2 dalam memilih ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6584951560952158362?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6584951560952158362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6584951560952158362' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6584951560952158362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6584951560952158362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/03/email-dari-caleg.html' title='Email dari Caleg ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4354754800435467257</id><published>2009-03-31T10:53:00.005+07:00</published><updated>2009-03-31T12:33:34.878+07:00</updated><title type='text'>Selamat Mencontreng !</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_8K91-exhYT8/SdBei20xK-I/AAAAAAAAAHk/owpWtfN9Vo0/s1600-h/logo-pemilu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 174px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_8K91-exhYT8/SdBei20xK-I/AAAAAAAAAHk/owpWtfN9Vo0/s320/logo-pemilu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318855112849959906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;      &lt;/h3&gt; Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang saya tulis di blog &lt;a href="http://kombes.blogspot.com/"&gt;KOMBES&lt;/a&gt;, saya ingin sedikit berbagi juga melalui blog pribadi saya ini tentang hajatan rakyat besok yaitu Pemilu 2009 terkait cara pencontrengan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemilihan legislatif besok, tanda yang ditentukan KPU adalah dengan mencontreng, bukan mencoblos. Tanda contrang yang dimaksud adalah seperti yang ada dalam contoh gambar di bawah. Ingat, tandai pilihan cukup 1 kali. Untuk DPR/DPRD contrenglah pada bagian kolom gambar partai atau no urut caleg atau nama caleg. Untuk DPD, contrenglah pada gambar calon DPD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar berikut merupakan contoh cara mencontreng yang benar dalam Pemilu legislatif nanti tanggal 9 April 2009. Silakan klik gambar tersebut untuk melihat lebih jelas lagi. Perhatikan cara mencontreng seperti yang ada digambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_8K91-exhYT8/SdBluSgWdLI/AAAAAAAAAHs/s9Dt9pG1eRs/s1600-h/tandai-resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 212px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_8K91-exhYT8/SdBluSgWdLI/AAAAAAAAAHs/s9Dt9pG1eRs/s320/tandai-resize.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5318863005840471218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Semoga siapapun yang terpilih bisa membawa amanat rakyat dengan baik dan penuh tanggungjawab. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencontreng ! Ingat, Kamis 9 April 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4354754800435467257?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4354754800435467257/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4354754800435467257' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4354754800435467257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4354754800435467257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/03/selamat-mencontreng.html' title='Selamat Mencontreng !'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_8K91-exhYT8/SdBei20xK-I/AAAAAAAAAHk/owpWtfN9Vo0/s72-c/logo-pemilu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3258172965364863659</id><published>2009-03-18T12:21:00.005+07:00</published><updated>2009-03-18T19:36:45.359+07:00</updated><title type='text'>Tentang Web Museum Sandi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/ScDPozHuysI/AAAAAAAAAYQ/UC4oLOqgmVw/s1600-h/webmuseum.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/ScDPozHuysI/AAAAAAAAAYQ/UC4oLOqgmVw/s400/webmuseum.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314475860121537218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, salahsatu niat saya sudah selesai alias rampung, ya sudah lama memang. Kalau pun masih ada kekurangan, ya maklum, dikerjakan sendirian. Kini, terpikir oleh saya untuk sekedar berbagi cerita tentang niat saya tersebut. Niat itu adalah membangun web museum sandi. Yang jelas, web untuk museum-museum yang ada di tanah air boleh dikatakan "langka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat itu berawal dari keinginan untuk ikut serta "membangun dan mengembangkan" museum sandi, yang diresmikan pada tahun 2008 kemarin. Dengan web, mudah2an museum sandi bisa cepat tersosialisasikan dengan baik, karena bisa diakses oleh siapapun orangnya, dimanapun tempatnya. Rencana alamat domain web yang saya buat adalah www.museum-sandi.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sudah lama folder web itu hanya tersimpan di laptop. Kalau sekedar untuk di-upload, mungkin tak seberapa besar biayanya. Tapi karena instruksi "atasan yang berwenang", di tahan dulu, ya manut. Sami’na wa atha’na. Tidak masalah, ini juga ajang pembelajaran dari desain web yang kesekian kali. Tapi kali ini memang digarap dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;html oriented&lt;/span&gt;, karena informasi yang disampaikan sejauh ini &lt;span style="font-style: italic;"&gt;one-way.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting niat dan usaha sudah saya lakukan. Saat ini mungkin belum waktunya di-upload. Atau mungkin niat saya yang “terlalu inisiatif”? Kalau pun diminta presentasi, kenapa tidak? Siap saja lah ... yang penting, data yang disajikan insyaAllah lengkap :). Kalau memuaskan ya syukur, tidak ya untuk disempurnakan ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar berbagi info tentang pembuatan web museum sandi :&lt;br /&gt;Software Utama : Adobe Dreamweaver CS3 (awalnya Macromedia Dreamweaver MX)&lt;br /&gt;Software Pendukung : Macromedia Fireworks MX&lt;br /&gt;Pemograman         :  100% html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih saya sampaikan kepada :&lt;br /&gt;1. Mas Ananto : yang menyediakan koleksi foto nya (lengkap tur menarik)&lt;br /&gt;2. Tim museum sandi yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu dan sudah lama bekerjasama dalam perencanaan, perancangan, peresmian dan kini dalam pengembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses selalu ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3258172965364863659?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3258172965364863659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3258172965364863659' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3258172965364863659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3258172965364863659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2009/03/tentang-web-museum-ku.html' title='Tentang Web Museum Sandi'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/ScDPozHuysI/AAAAAAAAAYQ/UC4oLOqgmVw/s72-c/webmuseum.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1529807289231598774</id><published>2008-11-04T07:30:00.001+07:00</published><updated>2008-11-04T08:02:10.652+07:00</updated><title type='text'>Syukur pada-Mu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-c5tz7-dI/AAAAAAAAARM/1ruCX4zjHgA/s1600-h/syukur.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 146px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-c5tz7-dI/AAAAAAAAARM/1ruCX4zjHgA/s200/syukur.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264599004783311314" /&gt;&lt;/a&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, segala puji syukur bagi Allah SWT, Penguasa Alam dan Segala Isinya, yang Maha Pemurah dan Maha Pengkabul atas segala doa dan permohonan hamba-Nya. Tak lupa, shalawat serta salam disampaikan kepada junjungan besar kita, Nabi Muhammad SAW, atas risalahnya membawa umat kepada cahaya Islam, berlandaskan tuntunan yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa bersyukur dan bahagianya diri ini pada hari2 ini. InsyaAllah, keinginan dan harapan keluarga untuk membantu orangtua (mama) menunaikan ibadah rukun Islam ke-5 terkabul. Tepatnya, tanggal 15 Nopember besok, mama direncanakan harus siap berangkat ke tanah suci. &lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-cec963xI/AAAAAAAAAQ8/xhExGuilx_A/s1600-h/alharam.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 158px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-cec963xI/AAAAAAAAAQ8/xhExGuilx_A/s200/alharam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264598536405311250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ma, Agus doakan semoga mama tetap sehat dan bisa melaksanakan ibadah dengan lancar serta harapan tertinggi, ibadah mama diterima oleh Allah dan menjadi haji mabrur yah ma. Di sini, Agus juga minta didoakan ya mba, biar kerjaan agus lancar, terus dapet jodoh yang sholihah, yang bisa bantu agus menjaga diri dan keluarga menuju kebahagiaan dunia akhirat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-ck6UQ1oI/AAAAAAAAARE/_la6NIgpv6A/s1600-h/wisuda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-ck6UQ1oI/AAAAAAAAARE/_la6NIgpv6A/s200/wisuda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264598647362868866" /&gt;&lt;/a&gt;Sebelum tanggal itu, alhamdulillah, setelah melalui perjuangan, kesabaran dan ya meski kadang “males-malesan” dalam kuliah, tanggal 11 Nopember besok, Agus dinyatakan bisa diwisuda bersama ribuan mahasiswa lainnya di Universitas Terbuka. Puji syukur ya Allah, meski dengan nilai IPK yang pas-pasan, Agus bisa melewati “rintangan” program studi Matematika, yang sering kali bikin kepala “puyeng” :). Terimakasih tak terhingga buat segenap sivitas akademik UT dan pihak lainnya yang selama ini secara langsung atau tidak langsung membantu saya dalam proses pembelajaran “jarak jauh” dan kadang “virtual” tersebut. Termasuk ke rekan2 internal, mba Sari, mba Nunik, mba Tari, mba Yeni yang selama kuliah menjadi “teman perjuangan” di UT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Subhanallah. Alhamdulillah. La Ilaha Illa Allah. Allahu Akbar. &lt;br /&gt;La Khaula Wallaa Quwwata Illa Billahil ‘Aliyyil ‘Adzim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yogyakarta, 4 Nopember 2008&lt;br /&gt;A. Maulana al-Brebesy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1529807289231598774?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1529807289231598774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1529807289231598774' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1529807289231598774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1529807289231598774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/11/syukur-pada-mu.html' title='Syukur pada-Mu'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-c5tz7-dI/AAAAAAAAARM/1ruCX4zjHgA/s72-c/syukur.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6169901066977674734</id><published>2008-11-04T07:01:00.001+07:00</published><updated>2008-11-04T07:26:59.716+07:00</updated><title type='text'>Catatan di Jogja (Minggu III dan IV)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-VDUu-gaI/AAAAAAAAAQk/LHoMsLYV89M/s1600-h/jogjaultah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 152px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-VDUu-gaI/AAAAAAAAAQk/LHoMsLYV89M/s200/jogjaultah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264590373757288866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung 1 dan lain hal, catatan minggu ke-3 dan ke-4 saya jadikan menjadi 1 kiriman. Alasan utama, tentu saja tidak ada perubahan atau perbedaan yang menonjol dari minggu ke minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang menjadi catatan saya selama 2 minggu tersebut adalah :&lt;br /&gt;1.Pekerjaan&lt;br /&gt;Seperti biasa, “standby to guide visitors and manage administration in Crypto Museum, Jogya”. Dalam minggu ke-3, yang paling berkesan adalah kedatangan anak2 SDIT Yogyakarta, 79 anak beserta guru (ustadz/ustadzah). Kenapa berkesan? Ya, jujur saja, ustadzah2 yang menjadi guru didik bisa dibilang “menarik” hati, malah lebih dari 1 guru. Udah gitu, yang menjadi “kepala” atau “ketua” rombongannya adalah ustadz yang asalnya 1 kota dengan saya, Brebes tercinta. Luar Biasa ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya, ada agenda pribadi untuk museum yang lagi “digarap”, yaitu buat web Museum Sandi. Ya ini kerjaan inisiatif. Padahal kata temen sih, pekerjaan sekecil apapun, klo bisa dihargai (maksudnya ada “nilai”-nya), ya saya pertimbangkan. Mudah2an saja tidak ada kendala dan sebelum saya “out of date” dari waktu penugasan, “warisan” ini bisa saya persembahkan. Amin.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-VVDQarBI/AAAAAAAAAQs/7hsDHdvXHSs/s1600-h/sultan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 206px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-VVDQarBI/AAAAAAAAAQs/7hsDHdvXHSs/s320/sultan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5264590678303353874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;2.Jalan-jalan&lt;br /&gt;Jalan2 kali ini lebih banyak saya nikmati untuk melihat beberapa kegiatan Jogja dalam rangka HUT ke-252 Jogja. Beberapa kegiatan yang berkesan adalah Jogja Java Carnival (JJC) yang bertempat di kawasan Alun2 Utara Kraton dan Malioboro. Dalam acara ini, ditampilkan berbagai karya seni lokal, nasional dan internasional, dengan melibatkan berbagai seniman dalam dan mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan lain yang tidak jadi saya ikuti adalah Pisowanan Agung, karena jam acara ini siang, padahal siang masih kerja. Kegiatan ini ternyata telah menjelma menjadi kegiatan “politik” Sri Sultan HB X dalam mengikrarkan diri untuk siap menjadi Presiden RI. Pisowanan yang sedianya bisa menjadi kegiatan “istimewa” seluruh rakyat Jogja dan pertemuan raja2 di Nusantara, akhirnya tidak bisa terelakkan dari agenda politik tersebut. Wajar memang, karena Sri Sultan sebelumnya terus diminta “pertanggungjawaban” sebagian rakyat tentang keniatan beliau untuk menjadi Presiden. Namun, sebagian masyarakat berpendapat, pernyataan politik Sultan tersebut terlalu dini, mengingat dukungan partai besar belum ada (secara resmi) dan basis massa Sultan pun “baru” sekitar Jogja. Btw, Selamat Berjuang Sri Sultan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Makanan&lt;br /&gt;Makan dan makan, ya kebutuhan manusia yang paling utama, hanya saja bagaimana bisa mengatur pola makan dengan baik. Untuk saya, kini makanan pembuka untuk kegiatan di pagi hari adalah bubur ayam ditambah dengan telor puyuh dan tempe bacem. Luar biasa enaknya ...  Bubur ayam seharga 2500, telor puyuh 1500, tempe bacem 500, teh manis hangat, 1000. Total untuk sarapan pagi 5500. Bisa lebih irit tentunya kalau Cuma bubur ayam + teh manis, Cuma 3500 tetapi jujur kurang nikmat tanpa sentuhan rasa dari telor puyuh dan tempe bacem. Nah untuk siang, terkadang mie ayam 4000 + teh manis 1000, total 5000. Untuk malemnya, biasanya nasi goreng  5500 + teh manis 1000, total 6500. Kalau pecel lele 4000 (klo ga salah). Jadi paling tidak untuk kebutuhan makanan sendiri setiap hari minimal 20 ribu, karena suka beli tambahan ini itu. Dibandingkan dengan di Jakarta, tentu saja, di Jogja jauh lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Pergaulan&lt;br /&gt;Pergaulan selama minggu ke-3 dan 4, tidak banyak berbeda. Paling2, saya makin akrab ama keluarga besar Museum Perjuangan dan Benteng, juga pedagang2 di sekitar Museum Perjuangan, seperti penjual es, penjaga shelter TransJogja, penjual makanan dan “makhluk2” sekitar Museum lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Aktifitas Lain&lt;br /&gt;Kalau berbicara aktifitas lain, ya paling main2 bareng temen. Tak jauh berbeda dengan sebelumnya, wilayah aktifitas tidak jauh dari kontrakan, museum, shelter, warnet ama Kopma UGM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini dulu ... dan tidak lupa, dengan semangat “Sumpah Pemuda”, mari kita jadikan kehidupan ini bisa menjadi lebih baik lagi. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brontokusuman, 01 Nopember 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses,&lt;br /&gt;A. Maulana al-Brebesy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6169901066977674734?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6169901066977674734/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6169901066977674734' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6169901066977674734'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6169901066977674734'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/11/catatan-di-jogja-minggu-iii-dan-iv.html' title='Catatan di Jogja (Minggu III dan IV)'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SQ-VDUu-gaI/AAAAAAAAAQk/LHoMsLYV89M/s72-c/jogjaultah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-301859882321586807</id><published>2008-10-20T21:15:00.002+07:00</published><updated>2008-10-20T21:37:05.503+07:00</updated><title type='text'>Catatan di Jogja - Minggu II</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyWdhqLwxI/AAAAAAAAAQU/nd_1sMeEEYc/s1600-h/LogoJogja.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyWdhqLwxI/AAAAAAAAAQU/nd_1sMeEEYc/s200/LogoJogja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259243898857571090" /&gt;&lt;/a&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ke-2 merupakan minggu tempaan saya dalam menghadapi berbagai “suka duka”. Kenapa tempaan? Karena di sini lah letak “uji eksistensi” jiwa saya mulai muncul, bertahan atau tidak? Betah atau tidak? Ya, minggu ke-2 menjadi warna tersendiri dalam perjalanan ini. Yang jelas, bagaimanapun harus terus “berjuang” sampai waktu “penghabisan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang menjadi catatan saya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1.Pekerjaan&lt;br /&gt;Dalam minggu kedua, sudah terlihat “ke-jumud-an” dengan sistem yang ada. Maklum, model pekerjaan yang digeluti sekarang berbeda, mungkin mendekati angka 179 derajat perubahannya dengan pekerjaan sebelumnya. Antisipasi atas kondisi ini, mencoba mengasyikkan sendiri dengan kondisi yang dipunya, seperti laptop. Syukurlah, kini sudah ada “dukungan” dari pusat. Maturnuwun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya sekedar berbagi info, alhamdulillah di minggu ke-2 selain menerima kunjungan tamu biasa –reguler-, ada 2 kunjungan khusus yang datang ke Museum Perjuangan/Sandi, yaitu Para Pejabat Sandi di tingkat Pemprov/Pemkab/Pemkot se-Jawa dan Sumatera paska mengikuti paparan dari “Orang Sandi Pusat” Lemsaneg di Kepatihan dan kunjungan Para Kepala Dinas/Pejabat/Eks Pejabat di lingkungan kota Jogja (tamunya orang Keraton). Yang jadi perhatian, kunjungan khusus di atas adalah di luar jam dinas, sehingga harus standby di hari tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;2.Jalan-jalan&lt;br /&gt;Alhamdulillah, pada minggu kedua sudah bisa melakukan perjalanan sendiri dengan perantara “TransJogja”, senilai 6000 pp. Dengan tiket 6000 pp tersebut, saya kira cukup representatif untuk bisa mengenal berbagai “ranah Jogja” di berbagai sudut. Yang menjadi perhatian, kawasan Jogja kini di-”kuasai” para pemilik sepeda motor. Dengan kata lain, program “Sego Segawe” atau Sepeda Kanggo Sekolah dan Nyambut Gawe yang baru saja diresmikan ternyata kurang direspon secara positif dari berbagai elemen Jogja. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyXMT8vk0I/AAAAAAAAAQc/pV6OjaW_nGM/s1600-h/vredeburg.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyXMT8vk0I/AAAAAAAAAQc/pV6OjaW_nGM/s200/vredeburg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259244702631170882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3.Makanan&lt;br /&gt;Kini, untuk konsumsi makanan keseharian, alhamdulillah saya sudah punya langganan tersendiri di sekitar Museum Perjuangan/Museum Sandi. Enak tur murah, ya itu pilihan saya. Masakannya pun bervariasi, yang jelas, nasi gudeg tidak pernah ketinggalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Pergaulan&lt;br /&gt;Astaghfirullah, itu yang membuat hati ini berdenyut. Jogja bak surga untuk muda-mudi saling berkenal-kenalan, baik yang secara positif –untuk menjadi sahabat, sampai ke jenjang nikah- atau yang sekedar mencari kepuasan “nafsu”. Menjadi kewajaran –kata anak Jogja- kalau hal2 yang sifatnya “tabu” kemudian dilakukan di Jogja. Ya, Jogja saya nilai tingkat pergaulan muda-mudinya melebihi Jakarta. Ya Allah, lindungi saya. Saya adalah hamba-Mu yang lemah juga, kuatkan iman hamba-Mu ini ya Allah, seraya mohon petunjuk dan jalan-Mu yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Aktifitas Lain&lt;br /&gt;Aktifitas lain seperti biasa di rumah kontrakan. Cuci, mandi, main komputer, tidur, beribadah, ya itu rutinitas di dalam rumah. Sepi, ya memang sepi karena sendiri. Ini juga menjadi ujian tersendiri dalam kehidupan. Tak biasa, karena kehidupan sebelumnya bersama rekan2 yang lucu, “cerewet”, pintar dan mengasyikkan. Kini berubah, meski baru 2 minggu, tapi sangat terasa sekali. Jadi kangen nih ama anak2 Kontrakan Bahagia di pojokan Ragunan -Arif, Aryadi, Wildan, Jaka, Ival dll-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brontokusuman, 19 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses,&lt;br /&gt;A. Maulana al-Brebesy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-301859882321586807?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/301859882321586807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=301859882321586807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/301859882321586807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/301859882321586807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/10/catatan-di-jogja-minggu-ii.html' title='Catatan di Jogja - Minggu II'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyWdhqLwxI/AAAAAAAAAQU/nd_1sMeEEYc/s72-c/LogoJogja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-994751730453534021</id><published>2008-10-20T21:04:00.001+07:00</published><updated>2008-10-20T21:28:58.338+07:00</updated><title type='text'>Catatan di Jogja - Minggu I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyR75yiyAI/AAAAAAAAAP8/wmRZ6u5oI3c/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyR75yiyAI/AAAAAAAAAP8/wmRZ6u5oI3c/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259238923173021698" /&gt;&lt;/a&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa minggu ke depan, blog ini akan saya isi dengan catatan pengalaman saya selama di Jogjakarta, yang terbagi menjadi beberapa unsur pengalaman. Catatan ini mungkin sampai bulan Desember 2008 nanti, sebagaimana Surat Perintah atas penugasan diri saya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada minggu pertama pasca lebaran Iedul Fitri 1429 H, beberapa hal yang menjadi catatan saya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Pekerjaan&lt;br /&gt;Dalam minggu pertama, saya mengikuti alur kerja sebagaimana “senior sandi” lakukan, termasuk jam berangkat dan pulang pun menyesuaikan. Dalam 1 minggu tersebut, selain melaksanakan tugas utama sebagai pengelola sekaligus pemandu (guide) di Museum Sandi, juga mengikuti kegiatan syawalan Keluarga Besar Museum Benteng Vredeburg, untuk saling bermaaf-maafan dan silaturahmi antar anggota Keluarga Besar Museum Benteng beserta undangan lain.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyRzkn2kXI/AAAAAAAAAP0/BNTUHxLGQNs/s1600-h/images3.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyRzkn2kXI/AAAAAAAAAP0/BNTUHxLGQNs/s320/images3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259238780052083058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2.Jalan-jalan&lt;br /&gt;Alhamdulillah, dalam minggu pertama, beberapa “objek strategis” sudah saya kunjungi, di antaranya kawasan Malioboro, Alun2 Jogja, UGM, UNY, UIN Sunan Kalijaga, Swalayan Progo, Kawasan Jl. Parangtritis, Ponpes Krapyak, dan lainnya. Jalan2 di Jogja ini tentunya saya tidak sendiri, maklum pendatang dan kalau pun sebelumnya udah sering ke Jogja tetapi waktu itu kurang leluasa. Nah, yang sekarang ditemani ama mas Lutfi (anak UIN) yang diakselerasikan dengan motornya, perjalanan menjadi sangat indah, efektif dan efisien :).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;3.Makanan&lt;br /&gt;Luar biasa ! makanan di Jogja sangat bervariasi dari harga yang relatif murah sampai untuk kalangan menengah ke atas, dari makanan yang khas sampai ke-luar-luar-an. Nah, dari variasi tersebut, rata2 konsumsi makanan saya dihabiskan di tempat lesehan alias pedagang kelas bawah. Maklum, saya kan golongan masyarakat kelas “staf”. Makanan malam yang biasanya sering rame adalah kawasan jalan Taman Siswa (Tamsis), kawasan kampus dan lainnya. Jenis2 makanan yang biasa dijumpai dipinggiran tentu saja nasi gudeg –khas Jogja-, kupat tahu, sate, mie ayam dll.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyRsvreOHI/AAAAAAAAAPs/GPs6LPs0vkY/s1600-h/images2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyRsvreOHI/AAAAAAAAAPs/GPs6LPs0vkY/s320/images2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259238662760970354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4.Pergaulan&lt;br /&gt;Menjadi pendatang baru di tanah “kota Wisata” Jogja memang menjadi tantangan tersendiri. Syukurlah, saya mempunyai teman kenalan anak UIN, teman2 alumni SMA (SMUN 1 Larangan Brebes) dan tentunya anggota Keluarga Besar Persandian. Dari beberapa mereka, alhamdulillah sudah saya temui untuk saling bertukar-pikiran dan sekedar komunikasi ringan. Nah, di sisi lain untuk pergaulan di sekitar tempat saya “ngontrak”, belum begitu kenal kecuali ama Bu Sri yang punya rumah dan mas Bambang yang tetangga persis deket saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Aktifitas Lain&lt;br /&gt;Aktifitas lainnya paling dihabiskan di rumah (kontrakan) ama “cuci mata”, entah di jalan, supermarket, warung atau lainnya. Jujur saja, “cuci mata” yang dimaksud termasuk melakukan “ijtihad” perjuangan mencari “teman hidup”. Kita tidak tahu, jodoh kita, entah dia asli orang Jogja, anak perantauan di Jogja, yang penting “mumpung” masih ada usia dan kesehatan, ya jodoh harus tetap diperjuangkan, urusan berhasil tidak, harus tetap kita syukuri dan diserahkan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brontokusuman, 17 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses,&lt;br /&gt;A. Maulana al-Brebesy&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-994751730453534021?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/994751730453534021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=994751730453534021' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/994751730453534021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/994751730453534021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/10/catatan-di-jogja-minggu-i.html' title='Catatan di Jogja - Minggu I'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SPyR75yiyAI/AAAAAAAAAP8/wmRZ6u5oI3c/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-685334906395209361</id><published>2008-09-02T09:53:00.001+07:00</published><updated>2008-09-02T13:11:56.672+07:00</updated><title type='text'>Selamat Berpuasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SLyyu6n9_nI/AAAAAAAAAPk/whccq6wSjF8/s1600-h/masjid_nabawi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SLyyu6n9_nI/AAAAAAAAAPk/whccq6wSjF8/s320/masjid_nabawi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5241260585433038450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari diri jiwa ini menyampaikan selamat menunaikan ibadah puasa 1429 H kepada seluruh rekan2 semua, khususnya pengunjung blog saya ini. Tak lupa, saya mohon maaf lahir bathin jika dalam tulisan, atau komunikasi, ada salah kata dan salah sikap/perilaku yang mungkin kurang berkenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memberikan kekuatan untuk beribadah serta kemenangan kepada kita semua. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Maulana Ahmad al-Brebesy&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-685334906395209361?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/685334906395209361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=685334906395209361' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/685334906395209361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/685334906395209361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/09/selamat-berpuasa.html' title='Selamat Berpuasa'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SLyyu6n9_nI/AAAAAAAAAPk/whccq6wSjF8/s72-c/masjid_nabawi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6567541708833120702</id><published>2008-08-22T22:34:00.003+07:00</published><updated>2008-08-23T01:00:45.339+07:00</updated><title type='text'>Oleh2 Jogja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK74-UoeoqI/AAAAAAAAAPM/E9R0ycTLRR0/s1600-h/cover+depan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK74-UoeoqI/AAAAAAAAAPM/E9R0ycTLRR0/s320/cover+depan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237397166252532386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini "oleh2" dari jogja saat rangkaian kegiatan peresmian museum sandi tanggal 29 juli 2008. Foto2 di bawah adalah copy-paste dari beberapa gambar orang lain (rekan se-tim, dan lainnya) maklum ga punya dokumentasi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK74m9NF1lI/AAAAAAAAAPE/e8KUnLqx6FU/s1600-h/sri+paku+alam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK74m9NF1lI/AAAAAAAAAPE/e8KUnLqx6FU/s320/sri+paku+alam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237396764826654290" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar (1) : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tampak wakil Gubernur DI Yogyakarta, Sri Paku Alam VIII (yang berdasi) sedang melihat koleksi peralatan sandi usai peresmian Musem Sandi. Tampak pula, sang Ketua Tim Museum Sandi (memegang mik) sedang memberikan gambaran koleksinya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7-d-E1Z2I/AAAAAAAAAPc/dvVv2SjRSPQ/s1600-h/koleksi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7-d-E1Z2I/AAAAAAAAAPc/dvVv2SjRSPQ/s200/koleksi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237403207511402338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gambar (2) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Salahsatu koleksi yang ditampilkan adalah mesin sandi SRE-KG. Mesin sandi tersebut merupakan karya mandiri (Lemsaneg) berbasis semi elektronik. Walaupun menggunakan teknik analog dan komponen yang sederhana, mesin sandi ini telah dilengkapi key generator untuk membantu proses penyandiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gambar (3) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beberapa rekan se-tim foto bersama usai peresmian Museum Sandi. Lokasi foto persis di tangga pintu masuk Museum Perjuangan dan Museum Sandi, cuman ga begitu keliatan karena dibelakangnya pakai banner besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7d_sMtSwI/AAAAAAAAAOs/FfmYpri3LBU/s1600-h/tim.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7d_sMtSwI/AAAAAAAAAOs/FfmYpri3LBU/s320/tim.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237367502944422658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gambar (4) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tim Museum saat santap siang di salahsatu warung Jogja, kayanya di hari Minggu. Soalnya inget banget abis itu disuruh beli perlengkapan tp ga ketemu2 toko nya, ternyata klo di Jogja minggu itu memang sebagian dipakai untuk hari libur juga oleh pedagang2 di toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7eTXykJQI/AAAAAAAAAO0/-sNSZeAxnGI/s1600-h/lunch.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7eTXykJQI/AAAAAAAAAO0/-sNSZeAxnGI/s320/lunch.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237367841063445762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Gambar (5) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gambaran persis usai peresmian. Museum Sandi langsung diserbu ama "pasukan" Sekolah Dasar, yang langsung tertarik dengan beberapa koleksi yang disandingkan, wabilkhusus teknologi touchscreen pada cryptogames.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7efGZVCoI/AAAAAAAAAO8/rRqBcm1DurI/s1600-h/serbuan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK7efGZVCoI/AAAAAAAAAO8/rRqBcm1DurI/s320/serbuan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237368042552625794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an pembangunan museum sandi ini bisa bermanfaat bagi generasi persandian pada khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap semangat !!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6567541708833120702?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6567541708833120702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6567541708833120702' title='30 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6567541708833120702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6567541708833120702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/08/oleh2-jogja.html' title='Oleh2 Jogja'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SK74-UoeoqI/AAAAAAAAAPM/E9R0ycTLRR0/s72-c/cover+depan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>30</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-7237909043197116308</id><published>2008-08-08T20:39:00.001+07:00</published><updated>2008-08-08T21:35:33.875+07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah, Museum Sandi Diresmikan ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxTuZiVgLI/AAAAAAAAAOM/GSy4Gqq46Vw/s1600-h/museum.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxTuZiVgLI/AAAAAAAAAOM/GSy4Gqq46Vw/s320/museum.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232148923691663538" /&gt;&lt;/a&gt;Sungguh sangat senang rasanya, perjuangan bersama tim selama 2 tahun berbuah "manis" pada tanggal 29 Juli 2008 di Museum Perjuangan Yogyakarta. Perjuangan "berat" membangun sebuah wahana pembelajaran dan pelestarian  persandian tersebut akhirnya berhasil diresmikan dalam bentuk Museum Sandi oleh Menbudpar, Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Kepala Lemsaneg RI di Yogyakarta. InsyaAllah perjuangan rekan2 se-tim tidak akan pernah terlupakan, termasuk rekan2 yang sejak awal ikut mengiringi tim "Museum Sandi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut sekilas pandang tentang Museum Sandi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENDAHULUAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana pesan yang diamanatkan oleh Presiden RI pertama kita, Ir. Soekarno, “Jangan sekali-kali melupakan sejarah”, maka masyarakat Indonesia, khususnya generasi Indonesia saat ini diharapkan terus bisa mewarisi nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi pelajaran berharga dan mewujudkan masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik. Proses pewarisan sejarah tersebut biasanya dilakukan dengan pembangunan museum, monumen, tugu, pembuatan buku dan metode lainnya yang menggambarkan sejarah perjuangan bangsa Indonesia saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan hal itu dan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 1995 tentang Pemeliharaan dan Pemanfaatan Benda Cagar Budaya di Museum serta Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No KM.33/PL.303/MKP/2004 tentang Museum,  Lembaga Sandi Negara RI bekerjasama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI berupaya melestarikan nilai-nilai sejarah persandian sebagai bagian integral dari perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia melalui sebuah museum, yang disebut Museum Sandi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxUk6moyUI/AAAAAAAAAOU/qX826dsbjRE/s1600-h/gubernur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxUk6moyUI/AAAAAAAAAOU/qX826dsbjRE/s320/gubernur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232149860281010498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEJARAH SINGKAT MUSEUM SANDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Prakarsa pembangunan Museum Sandi berawal dari penawaran Bapak Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang berkeinginan untuk menempatkan koleksi persandian di Museum Perjuangan Yogyakarta, pada saat kesempatan beliau menerima kunjungan Widyakarya Mahasiswa Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) bulan Maret 2006 yang lalu. Tawaran tersebut disambut baik oleh Kepala Lembaga Sandi Negara, Mayjen TNI Nachrowi Ramli dengan membentuk Tim Pengisian Museum Sandi untuk menindaklanjutinya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tim Museum Sandi Lemsaneg RI yang dipimpin oleh Bapak Syahrul Mubarak, S.IP, MM kemudian segera melakukan perencanaan pembangunan museum dari pertengahan tahun 2006, beriringan dengan rencana pembangunan Monumen Sandi di Dukuh, Kulonprogo, Yogyakarta. Kegiatan pembangunan Museum Sandi tersebut sempat mengalami kendala dikarenakan pada bulan Mei tahun 2007, telah terjadi gempa bumi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Museum Perjuangan Yogyakarta termasuk bangunan yang mengalami kerusakan fisik yang cukup berat. Akhirnya, dengan komitmen dan dukungan dari semua pihak, Museum Perjuangan bisa direnovasi kembali dan pembangunan Museum Sandi bisa  diresmikan pada tahun 2008. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Museum Sandi merupakan museum khusus yang menampilkan berbagai jenis koleksi persandian bersejarah, yang berlokasi di dalam bangunan Museum Perjuangan Yogyakarta. Secara fisik, bangunan Museum Perjuangan berbentuk bulat, dengan garis tengah 30 m dan tinggi bangunan 17 m yang terdiri dari dua lantai. Koleksi Museum Sandi menempati areal lantai dasar bangunan, sedangkan lantai teratas bangunan untuk koleksi Museum Perjuangan Yogyakarta. Pada tampak luar, terdapat Sengkalan pada bangunan Museum Perjuangan yang berbunyi “Anggatra Pirantining Kusuma Negara”. Alamat Museum berada di Jl. Kolonel Sugiyono No 24, Yogyakarta  55143.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN MUSEUM SANDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Menampilkan dan memelihara koleksi benda-benda sandi yang bernilai sejarah dan yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan pengunjung mengenai persandian,&lt;br /&gt;b. Sebagai wahana dan media pembelajaran bagi masyarakat khususnya generasi muda mengenai peranan persandian dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dalam rangka menumbuhkembangkan nilai-nilai kejuangan dan patriotik, &lt;br /&gt;c. Sebagai sarana sosialisasi persandian kepada masyarakat luas,&lt;br /&gt;d. Sebagai media pembelajaran mengenai ilmu persandian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxXDaZAa2I/AAAAAAAAAOk/bWsxXgxedsE/s1600-h/ilmu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxXDaZAa2I/AAAAAAAAAOk/bWsxXgxedsE/s400/ilmu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232152583233104738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOLEKSI MUSEUM SANDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Koleksi Museum Sandi menampilkan alur cerita persandian yang terbagi menjadi  4 (empat) segmen yaitu:&lt;br /&gt;a. Sejarah kegiatan persandian, dalam lingkup sejarah Indonesia dan dunia, termasuk pada masa merebut dan mempertahankan Kemerdekaan RI.&lt;br /&gt;b. Sejarah perkembangan ilmu persandian, dibagi menjadi 2 (dua) yaitu sistem kriptografi klasik, seperti Caesar Cipher, Alberti Disc, Cardan Grille, Vigenere dan lainnya dan sistem kriptografi modern, seperti algoritma DES, Pertukaran Kunci Diffie Hillman, RSA dan Rijndael (AES). &lt;br /&gt;c. Sejarah peralatan sandi, meliputi peralatan-peralatan sandi karya mandiri (Indonesia) dan luar negeri yang pernah digunakan dalam sejarah kegiatan persandian.&lt;br /&gt;d. Permainan kripto (cryptogame), yang akan menampilkan permainan menarik seputar sandi menyandi melalui teknologi audio visual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxVt2d13WI/AAAAAAAAAOc/JZv-5hyMAsM/s1600-h/utama.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxVt2d13WI/AAAAAAAAAOc/JZv-5hyMAsM/s320/utama.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232151113300827490" /&gt;&lt;/a&gt;Berbagai koleksi yang dipamerkan tersebut terdiri dari :&lt;br /&gt;1) Barang asli atau replika berupa mesin/peralatan sandi, meubeler, tag, sepeda, patung/manekin, etalase (barang keseharian pelaku sejarah sandi), slide sistem dan system-sistem sandi lainnya dan sebagainya. &lt;br /&gt;2) Dokumen berupa buku kode, lembaran kertas dan sebagainya. &lt;br /&gt;3) Gambar-gambar berupa foto, peta (napak tilas sandi), lukisan (kegiatan sandi di perundingan) dan sebagainya. &lt;br /&gt;4) Diorama berupa suasana di pedukuhan dukuh, kegiatan kurir sandi dan lainnya.&lt;br /&gt;5) Teknologi Multimedia (TouchScreen) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;RENCANA KEGIATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Museum Sandi bekerjasama dengan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, berencana untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan, antara lain :&lt;br /&gt;b. Melakukan kerjasama dalam hal sosialisasi dan informasi ke publik tentang keberadaan Museum Perjuangan dan Museum Sandi di Yogyakarta,&lt;br /&gt;c. Menjadikan Museum Sandi sebagai salahsatu objek atau tujuan kegiatan Napak Tilas Persandian yang dilakukan rutin setiap tahun,&lt;br /&gt;d. Melakukan kegiatan pengembangan permuseuman secara berkelanjutan dengan pihak museum lainnya di Yogyakarta/daerah lainnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FASILITAS MUSEUM SANDI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Museum Sandi menyediakan berbagai fasilitas, antara lain :&lt;br /&gt;a. Pusat Informasi &lt;br /&gt;Di ruang ini pengunjung mendapat informasi (gambaran) awal tentang apa yang dapat dilihat dan lakukan di museum. Informasi yang tersedia antara lain alur cerita persandian, tayangan multimedia tentang museum, dan denah museum. &lt;br /&gt;b. Ruang Pameran&lt;br /&gt;Merupakan ruangan yang disusun berurutan mengikuti pola alur pengisahan yang telah ditentukan. Ruang pamer ini merupakan bagian utama dan penting dari Museum Sandi. Ruang pamer ini dibagi menjadi beberapa counter yang dilengkapi fasilitas pameran yang bentuk, jenis dan materi-nya disesuaikan dengan tema cerita yang disajikan. Ruang pamer ini menyajikan tampilan yang relatif permanen. &lt;br /&gt;c. Ruang/Counter Multimedia &lt;br /&gt;Ruang/counter untuk menayangkan film atau animasi yang berkaitan dengan kegiatan sandi atau ilmu sandi. Pada ruang ini juga disediakan suatu sarana permainan yaitu cryptogame bagi pengunjung. &lt;br /&gt;d. Ruang Penyimpanan dan Perawatan Koleksi &lt;br /&gt;Ruang untuk menyimpan koleksi museum yang tidak di pamerkan dan sekaligus juga sebagai tempat untuk melakukan perawatan koleksi. Ruang ini didesain untuk kemudahan penyimpanan maupun pencarian koleksi dengan fasilitas rak-rak penyimpanan yang sistematis dan hemat ruang. &lt;br /&gt;e. Ruang  Pengelola/Administrasi Museum&lt;br /&gt;Ruang  pengelola / administrasi dibutuhkan sebagai sarana penunjang penyelenggaraan museum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamat Museum Sandi :&lt;br /&gt;Gedung Museum Perjuangan Brontokusuman (Lantai I)&lt;br /&gt;Jl. Kolonel Sugiyono, No 24&lt;br /&gt;Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam hangat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Maulana&lt;br /&gt;Anggota Tim Museum Sandi - Lemsaneg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-7237909043197116308?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/7237909043197116308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=7237909043197116308' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7237909043197116308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7237909043197116308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/08/alhamdulillah-museum-sandi-diresmikan.html' title='Alhamdulillah, Museum Sandi Diresmikan ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SJxTuZiVgLI/AAAAAAAAAOM/GSy4Gqq46Vw/s72-c/museum.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8298505992405369174</id><published>2008-07-03T11:50:00.000+07:00</published><updated>2008-07-03T11:53:34.885+07:00</updated><title type='text'>Warna-Warni Kehidupan Ku</title><content type='html'>&lt;p style="visibility:visible;"&gt;&lt;object type="application/x-shockwave-flash" data="http://widget-a7.slide.com/widgets/slideticker.swf" height="320" width="426" style="width:426px;height:320px"&gt;&lt;param name="movie" value="http://widget-a7.slide.com/widgets/slideticker.swf" /&gt;&lt;param name="quality" value="high" /&gt;&lt;param name="scale" value="noscale" /&gt;&lt;param name="salign" value="l" /&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"/&gt; &lt;param name="flashvars" value="cy=ms&amp;il=1&amp;channel=2666130979405679015&amp;site=widget-a7.slide.com"/&gt;&lt;/object&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;at=fr&amp;id=2666130979405679015&amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-a7.slide.com/p1/2666130979405679015/ms_t016_v000_s0fr_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;at=fr&amp;id=2666130979405679015&amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-a7.slide.com/p2/2666130979405679015/ms_t016_v000_s0fr_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;at=fr&amp;id=2666130979405679015&amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-a7.slide.com/p4/2666130979405679015/ms_t016_v000_s0fr_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8298505992405369174?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8298505992405369174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8298505992405369174' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8298505992405369174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8298505992405369174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/07/warna-warni-kehidupan-ku.html' title='Warna-Warni Kehidupan Ku'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1444342562137990475</id><published>2008-07-02T11:38:00.001+07:00</published><updated>2008-07-02T11:59:39.066+07:00</updated><title type='text'>Pustaka Pribadi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_wsVsxAejY4s/SGsHcAti1VI/AAAAAAAAAOE/sl8UMIbPAkc/s1600-h/rakbuku.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_wsVsxAejY4s/SGsHcAti1VI/AAAAAAAAAOE/sl8UMIbPAkc/s320/rakbuku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218272771047609682" /&gt;&lt;/a&gt;Sebagai pecinta buku dan suka mengamati pergerakan dunia sosial politik bangsa, maka saya berusaha mempunyai koleksi pribadi, termasuk buku-buku. Buku yang dikoleksi sebagian besar tentang jagad NU dan PKB. Lainnya adalah buku kriptografi, agama dan komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, pustaka pribadi ku semoga semakin berkembang meski beberapa pekan ini jarang mampir lagi ke toko buku, walaupun sekedar membaca atau membeli buku yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Catatan :&lt;br /&gt;Bagi rekan2 NU/PKB atau lainnya yang mau pinjam buku koleksi pribadi saya, termasuk dunia Gus Dur dan pemikirannya, bisa ketemu saya di rumah melalui pemberitahuan terlebih dahulu (sms/telp). Yang penting, buku kembali :).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1444342562137990475?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1444342562137990475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1444342562137990475' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1444342562137990475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1444342562137990475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/07/pustaka-pribadi.html' title='Pustaka Pribadi'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_wsVsxAejY4s/SGsHcAti1VI/AAAAAAAAAOE/sl8UMIbPAkc/s72-c/rakbuku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4212937506900846026</id><published>2008-07-02T10:51:00.002+07:00</published><updated>2008-07-02T11:32:38.152+07:00</updated><title type='text'>Surat Saya di Media Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_wsVsxAejY4s/SGsEQ12ltaI/AAAAAAAAAN8/feY_iqPR6FI/s1600-h/mediaindo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_wsVsxAejY4s/SGsEQ12ltaI/AAAAAAAAAN8/feY_iqPR6FI/s320/mediaindo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5218269280619312546" /&gt;&lt;/a&gt;Alhamdulillah, surat saya tentang "Pemerasan di Loket Bus Kampung Rambutan" ditindaklanjuti oleh redaksi Media Indonesia pada bagian  "Surat Anda". Tulisan saya tersebut [dengan beberapa editan dari redaksi], ditampilkan pada edisi Selasa kemarin, tanggal 1 Juli 2008 bertepatan dengan HUT Polri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga surat tersebut membawa manfaat ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4212937506900846026?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4212937506900846026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4212937506900846026' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4212937506900846026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4212937506900846026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/07/surat-saya-di-media-indonesia.html' title='Surat Saya di Media Indonesia'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_wsVsxAejY4s/SGsEQ12ltaI/AAAAAAAAAN8/feY_iqPR6FI/s72-c/mediaindo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6138225689013225441</id><published>2008-06-26T11:56:00.003+07:00</published><updated>2008-06-27T10:45:18.200+07:00</updated><title type='text'>INFORMASI PENTING</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hati2, Pemerasan di Loket Bus Terminal Kampung Rambutan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kesekian kali, pemerasan kepada penumpang bis terus terjadi di terminal bis kampung rambutan. Modus pemerasan ini dilakukan oleh calo tiket berkonspirasi dengan petugas loket, dengan cara menaikkan harga tiket sebesar 150% untuk tujuan ke Brebes/Tegal dari harga normal 30-an ribu menjadi 75 ribu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya si penumpang percaya di arahkan si calo untuk menuju loket resmi untuk pembelian tiket. Kemudian sesampai di loket, biasanya si calo menanyakan tujuan dan kemudian meminta uang terlebih dahulu sebelum ada kesepakatan harga. Uang yang sudah disetorkan tidak bisa kembali bahkan terus diminta uang lagi. Kalau pun kita ingin menarik kembali atau misal balik lagi, kita ditahan diloket karena memang dikelilingi calo2 tersebut. Sementara petugas keamanan tidak terlihat sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, pemerasan itu terjadi pada hari Rabu kemarin , 25 Juni 2008 sekitar pukul 15.50 WIB. Korban pemerasan tersebut adalah adik2 sekolah saya, SMU Negeri 1 Larangan Brebes, sebanyak 5 orang (3 laki2 dan 2 perempuan) atas nama Iis Yulianah dkk, yang ingin pulang ke Brebes, seusai mendaftar di Perguruan Tinggi Kedinasan di Bogor. Awalnya mereka dipaksa untuk membayar 75 ribu-an, namun akhirnya per orang kena 65 ribu dari harga normal 30 ribu. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bukan sekedar harga yang di mark-up terlalu tinggi, namun perlakuan calo dan petugas tiket juga yang sangat tidak nyaman, termasuk cara bicara yang kasar dan seenaknya. Oknum2 calo itu biasanya berdiri mengitari kita di sebelah kanan, kiri dan ada juga yang dibelakang. Petugas tiket di loket pun bagian dari mereka karena ikut berkonspirasi. Daftar harga yang disediakan adalah daftar harga palsu dibuat sendiri oleh mereka dan seolah2 benar. Saya tahu betul kondisi psikologis adik2 saya kemarin sangat terguncang karena saya waktu itu yang dihubungi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat posisi saya yang sedang bekerja cukup jauh di Bogor, saya hanya menghubungi bagian pos terminal dan pos polisi di kawasan Kampung Rambutan (021-87799983). Sangat disesalkan, menurut adik2 saya, tidak ada pihak yang berwajib yang datang. Yang ada hanyalah pengumuman saja dari pihak terminal untuk tidak membeli tiket  di loket. Serba terlambat, karena pemerasan ini bukankah terjadi sejak lama? Apakah kesadaran petugas terminal hanya sampai di situ? Tidak berusaha untuk melakukan penertiban terhadap calo2 yang berkeliaran di terminal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh pemerasan ini sangat meresahkan masyarakat (penumpang) yang ingin pulang kampung, apalagi sekelas terminal Kampung Rambutan, yang menjadi langganan orang Jawa pulang. Apakah mereka tidak tahu juga yang bepergian dan ingin pulang itu juga sebagian besar orang tak mampu. Apalagi mereka adalah adik2 yang ingin belajar. Sungguh saya sangat mengecam keras pemerasan itu. Atas kejadian ini saya menghimbau kepada masyarakat luas untuk berhati2 dan tidak membeli tiket bus di loket2 kampung rambutan, tetapi langsung naik di dalam bus. Alternatif lain, pilih agen bus yang anda percaya, yang memasang harga relatif terjangkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tuliskan di sini karena ini juga bagian dari pengalaman pribadi dan masyarakat lainnya di loket terminal Kampung Rambutan. Meskipun pas berangkat bus yang diarahkan terkadang bukan Dewi Sri, namun pemerasan itu di terjadi di loket2 yang mengatasnamakan Dewi Sri. Sangat disayangkan, pihak Dewi Sri yang sudah cukup terkenal di daerah Jawa ternyata di terminal bus Kampung Rambutan, membiarkan kasus2 yang terjadi oleh oknum2 di sana. Saya tidak tahu persis, perilaku oknum itu atas nama pribadi atau kah calo resmi yang ditugaskan oleh Dewi Sri. Yang jelas, pengalaman di lapangan rata2 penumpang yang kena adalah bermaksud naik bus Dewi Sri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an semua pihak sadar terhadap pemerasan ini dan harus segera dituntaskan. Efek negatifnya adalah masyarakat trauma dan tidak percaya lagi dengan terminal Kampung Rambutan, termasuk saya. Lebih jauh lagi, masyarakat lebih percaya kepada agen2 bus yang penempatannya sangat tidak tertib dan kesemuanya itu berujung pada ketidaktertiban bermasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon kepada pihak bus di terminal, pengamanan terminal, pihak berwajib dan masyarakat lainnya turut menyelesaikan kasus2 pemerasan ini. Lebih bagus lagi, oknum2 pemerasan itu harus diamankan dan diberikan hukuman untuk mencapai keadilan dalam bermasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus Maulana&lt;br /&gt;Kampung Utan, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tulisan ini saya kirimkan ke redaksi Media Indonesia dalam subjek SURAT PEMBACA. Mudah-mudah2an bisa masuk untuk menyelamatkan masyarakat2 lain yang ingin pulang melalui Terminal Kampung Rambutan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6138225689013225441?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6138225689013225441/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6138225689013225441' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6138225689013225441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6138225689013225441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/informasi.html' title='INFORMASI PENTING'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8582820672300202449</id><published>2008-06-26T09:47:00.001+07:00</published><updated>2008-06-26T12:22:23.138+07:00</updated><title type='text'>Tabir 9 Pertanyaan Pribadi</title><content type='html'>Berikut ini 9 pertanyaan yang sering disampaikan ke saya, baik melalui tatap muka langsung, sms, chatt, email atau telepon. Urutan pertanyaan ini didasarkan pada asumsi pribadi atas keseringan pertanyaan itu yang sering muncul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang saya berikan [dalam huruf miring] adalah jawaban singkat, adapun jawaban selengkapnya sementara saya "simpan" dulu. Berikut pertanyaan2 itu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gus, kapan nikah?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;InsyaAllah kalau sudah siap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini biasanya disampaikan oleh teman2 dekat saya, baik rekan kerja maupun organisasi. Nah kalau si penanya adalah teman2 lama saya semasa di SMP maupun SMA, pertanyaan biasanya sedikit berubah menjadi : Gus, sudah nikah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gus, kapan kelar S-1?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mudah2an tahun ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini biasanya disampaikan oleh teman2 kerja, khususnya rekan AKSARA dan seperjuangan UT.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;3. Gus, kamu kubu Gus Dur apa Muhaimin?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gus Dur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini menjadi biasanya disampaikan oleh teman2 di manapun, yang suka memperhatikan dunia politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Gus, calon nya orang mana?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;he2 ... 1 kampung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini biasanya disampaikan oleh perempuan (baik rekan kerja maupun kenalan), orang2 tua di rumah dan teman organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Gus, kapan pulang kampung?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nanti, nunggu waktu yang pas&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini biasanya disampaikan oleh keluarga di rumah dan rekan2 lainnya dikampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gus, bagaimana museum?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Terus berjalan, bentar lagi persiapan launching&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini biasanya disampaikan oleh teman2 kerja di kantor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Gus, bagaimana kerja di sana?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ya biasa lah, beda nuansa aja. Enjoy aja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sama dengan no 6, pertanyaan ini biasanya disampaikan oleh teman2 kerja di kantor, wabilkhusus dari teman2 "Bidang Pengkajian".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Gus, kapan ke Jogya lagi?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Belum, mungkin pas launching. Udah lama sih memang setelah pindah [tempat kerja]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini juga biasanya disampaikan oleh teman2 di kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Gus, bisa isiin pulsa ga?&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maaf nih, lagi kosong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kalau pertanyaan ini, biasanya lagi saudara di kampung yang lagi butuh pulsa. Terkadang rekan kerja yang mau beli pulsa elektrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian. Mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8582820672300202449?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8582820672300202449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8582820672300202449' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8582820672300202449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8582820672300202449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/tabir-9-pertanyaan-pribadi.html' title='Tabir 9 Pertanyaan Pribadi'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-7078458615669837380</id><published>2008-06-26T09:36:00.001+07:00</published><updated>2008-06-26T11:35:23.556+07:00</updated><title type='text'>Sajak Kehidupan [2]</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesuksesan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses adalah hak kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses itu tidak hanya berbicara ke depan&lt;br /&gt;tapi juga sekarang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sukses itu tidak sekedar hasil,&lt;br /&gt;tapi juga proses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci nya ada di kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau atau tidak ... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh2 atau tidak ...?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-7078458615669837380?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/7078458615669837380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=7078458615669837380' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7078458615669837380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7078458615669837380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/sajak-kehidupan-ii.html' title='Sajak Kehidupan [2]'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6914090996501972705</id><published>2008-06-26T09:32:00.001+07:00</published><updated>2008-06-26T11:34:52.728+07:00</updated><title type='text'>Sajak Kehidupan [1]</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bangsa Terjajah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada ...&lt;br /&gt;Eksploitasi keyakinan&lt;br /&gt;Eksploitasi wanita&lt;br /&gt;Eksploitasi anak&lt;br /&gt;Eksploitasi orang cacat&lt;br /&gt;Eksploitasi tenaga kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ...&lt;br /&gt;Hukum tak berjalan&lt;br /&gt;Birokrasi berjiwa korup&lt;br /&gt;Reformasi mati  &lt;br /&gt;Kebijakan kian menyayat hati&lt;br /&gt;Tak saling percaya diri&lt;br /&gt;Umat saling diadu domba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh bangsa ku&lt;br /&gt;Bangkit dan berubahlah ... !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6914090996501972705?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6914090996501972705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6914090996501972705' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6914090996501972705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6914090996501972705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/sajak-kehidupan-1.html' title='Sajak Kehidupan [1]'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3077174303828980443</id><published>2008-06-17T16:03:00.001+07:00</published><updated>2008-06-17T16:38:54.542+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Guru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SFeGDDzkGMI/AAAAAAAAANs/MosAsEjMVQc/s1600-h/guru.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SFeGDDzkGMI/AAAAAAAAANs/MosAsEjMVQc/s200/guru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212782480823949506" /&gt;&lt;/a&gt; Siapa yang tidak ingin "digugu lan ditiru"? Ya, istilah jawa tersebut melekat pada predikat seorang guru, yang ditranslate ke dalam bahasa Indonesia "diikuti dan dicontoh". Istilah lainnya itu diteladani. Tentu saja, predikat guru ini bisa dalam konteks umum, siapapun yang menjadi orang yang bisa menjadi contoh atau teladan, maka sejatinya orang tersebut seperti guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, guru dalam konteks profesi dan jabatan, secara kesejahteraan konon sedang "dimanja" oleh pemerintah dengan pemberian ini itu. Mudah2an benar adanya. Kalau pun belum, ya mudah2an secepatnya. Jika benar adanya, maka wajib kita syukuri bersama dan apapun nama pemberian itu mudah2an menjadi tambahan semangat dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui jalur2 pendidikan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi guru tentu tak mudah, karena harus diciptakan melalui proses pembelajaran, pengalaman, dan keteguhan dalam bertutur dan bersikap. Selain itu, harus ditambah dengan kepiawaian berkomunikasi yang baik. Tak jarang, banyak sekali generasi2 kita yang cerdas dalam berilmu namun sangat susah sekali untuk proses komunikasi. Tentu ini sangat disayangkan, ilmu yang dikuras kurang begitu diserap oleh &lt;span style="font-style:italic;"&gt;audience&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimananpun kondisinya, guru adalah pejuang kehidupan yang lebih baik.Pejuang buat diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa. Jadi, mari menjadi guru untuk menjadi manusia yang terbaik seperti ungkapan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"khoirun naas an fa'uhum lin naas"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3077174303828980443?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3077174303828980443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3077174303828980443' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3077174303828980443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3077174303828980443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/menjadi-guru.html' title='Menjadi Guru'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SFeGDDzkGMI/AAAAAAAAANs/MosAsEjMVQc/s72-c/guru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3746988782072513179</id><published>2008-06-17T15:23:00.003+07:00</published><updated>2008-06-17T16:26:39.078+07:00</updated><title type='text'>Menimbang Dampak Politik Kenaikan Harga BBM</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SFd7Xeow6WI/AAAAAAAAANU/Zj72oxhALDY/s1600-h/bbm.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SFd7Xeow6WI/AAAAAAAAANU/Zj72oxhALDY/s200/bbm.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212770736995887458" /&gt;&lt;/a&gt;Pada hari Sabtu tanggal 24 Mei 2008 pukul 00.00 WIB yang lalu, pemerintah RI telah memutuskan suatu kebijakan baru tentang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sekitar 28,7%. Dalih yang digunakan adalah penyesuaian harga minyak mentah di pasar dunia yang melambung tinggi, sekaligus sebagai langkah penyelamatan APBN. Otomatis kebijakan ini langsung direspon secara serempak dan serentak oleh berbagai lapisan masyarakat. Jajaran di pemerintahan tentu saja lebih banyak yang bersikap pro, namun sebaliknya terjadi sikap kontra di arus bawah. Sikap kontra tersebut bisa dilihat pada aksi dari berbagai golongan yang menyerukan untuk menolak kenaikan harga BBM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi penolakan tersebut adalah sesuatu yang wajar dikarenakan tingkat kesejahteraan dan daya beli masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Dalih pemerintah bahwa harga BBM di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan di luar negeri pun belum bisa diterima, karena tingkat penghasilan masyarakat kita masih jauh di bawah angka mereka. Sungguh ironis, bangsa yang dikenal dengan sebutan “gemah ripah loh jinawi” ini ternyata belum bisa membawa derajat kesejahteraan masyarakat yang semestinya, malah mungkin sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan bahasa lain, tingkat penolakan tersebut relevan dengan tingkat kesejahteraan yang ada. Jika tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia cukup baik, tentu tingkat penolakan masyarakat di bawah tidak sedahsyat seperti yang terjadi. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, berbagai elemen masyarakat Indonesia seperti para mahasiswa, supir angkutan umum dan lainnya turut keberatan dengan kebijakan pemerintah tersebut. Tidak hanya tenaga dan keringat, terkadang darah pun turut bersimbah. Memang, bagaimanapun dan apapun kondisinya, kondusifitas sosial harus dijaga dengan menghindarkan diri dari perbuatan anarkis karena anarkisme akan mereduksi iklim demokrasi dalam mencapai cita-cita bangsa menuju bangsa yang modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menimbang Dampak Politik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan menaikan harga BBM tentu saja berdampak pada segala jenis aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Tidak hanya berdampak pada bidang ekonomi dan sosial, tetapi juga pada bidang politik. Hal ini beralasan, karena kebijakan yang diambil pemerintah tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak. Terlebih, kebijakan ini dikeluarkan saat bangsa ini masih belum begitu kuat secara ekonomi dan secara politik bangsa ini sedang melakukan persiapan penyelenggaraan pesta demokrasi terbesar berupa pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2009 nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tataran politik, tentu saja kebijakan ini sangat mengurangi tingkat kepercayaan dari sebagian masyarakat Indonesia. Pemerintah dicerca dan dimaki, itu lah bagian dari dampak negatif yang terjadi. Lebih jauh lagi, jika ketidakpercayaan masyarakat itu sudah berada pada titik nadir, maka pemerintah yang sedang berkuasa sekarang ini harus legowo menerima konsekuensi ketidakpercayaan itu. Bukan tidak mungkin, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau M. Jusuf Kalla (MJK) tidak bisa mengulang kembali untuk duduk di kursi presiden atau wakil presiden pada tahun 2009 nanti. Hal itu bisa terjadi jika kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan ditetapkan pemerintahan mereka di kemudian hari dipandang tidak strategis dalam rangka perbaikan ekonomi bangsa, apalagi jika dinilai mendera kondisi sosial ekonomi masyarakat di kelas bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ketidakpercayaan masyarakat itu semakin terlihat jelas ketika sebagian fraksi di DPR RI pun turut menolak dan meminta konfirmasi presiden atas kebijakan tersebut dalam bentuk konsultasi. Bahkan, sampai saat ini pun gelombang unjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat di bawah masih terjadi, tidak hanya di pusat Ibukota Jakarta, tetapi juga di seluruh Indonesia. Kiranya semua sangat memahami kondisi bangsa yang sangat labil ini karena perekonomian bangsa yang masih terpuruk, meski usia reformasi sudah berada pada angka 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabinet SBY-MJK mungkin masih dalam satu kata dan satu barisan terhadap kebijakan tersebut. Namun sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis, maka unsur kekuasaan yang terbagi menjadi tiga komponen antara eksekutif, legislatif dan yudikatif harus dijunjung tinggi secara bersama-sama. Seberapapun kuatnya pemerintahan di bidang eksekutif, jika tidak diimbangi dengan dukungan dari komponen lainnya, terutama unsur legislatif yang merupakan perwakilan dari rakyat, maka bukan tidak mungkin kegiatan pemerintahan akan goyah dan tingkat stabilitas politik di tingkat atas pun bisa menjadi tidak kondusif.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Harapan Arus Bawah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam posisi ini, kita sebagai masyarakat kelas bawah tentu berharap seyogyanya pemerintah bisa mengkaji kembali secara lebih mendalam terhadap dampak dari kebijakan kenaikan harga BBM yang mungkin akan ditimbulkan, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun politik, termasuk nilai efektifitas program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat kelas miskin sebagai bentuk kompensasi atas kenaikan harga BBM tersebut. Kita sangat berharap bantuan tersebut bisa terdistribusi dengan baik dan benar-benar bisa membantu ekonomi mereka. Secara jangka menengah dan panjang, tentu program BLT ini kurang mendidik untuk mendorong kemandirian bangsa, ibarat kita mau mengajarkan orang memancing ikan tetapi kita langsung beri ikannya, bukan kailnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jika dipandang secara kuat dan ilmiah bahwa dampak kebijakan tersebut untuk saat ini dan ke depan lebih banyak membawa mudharat (keburukan) daripada maslahat (manfaat) bagi kelangsungan ekonomi masyarakat secara umum, maka kiranya pemerintah tidak perlu ragu-ragu dan bertindak tegas untuk menghentikan atau menahan dulu kebijakan kenaikan tersebut. Tentu pilihan ini adalah sesuatu yang sangat berat, ibarat pepatah “nasi sudah menjadi bubur”, program yang telah ditetapkan pemerintah, biasanya tidak bisa dihentikan dan terus dilaksanakan, meski pahit sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi yang lain, apapun keputusan yang diambil pemerintah tersebut seyogyanya harus diimbangi dengan usaha yang sungguh-sungguh dari berbagai elemen masyarakat, khususnya dari pemerintah untuk mencari solusi yang lebih baik dalam upaya perbaikan ekonomi bangsa. Program optimalisasi sumber daya alam secara merata dan berkeadilan tentu bisa menjadi bagian dari solusi perbaikan ekonomi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, kiranya pemerintah juga mau aktif mendengarkan dan menyimak pendapat dari pihak lain, meski berbeda wadah politik dan posisi. Misalnya, beberapa ekonom kita berargumen bahwasanya kebijakan kenaikan harga BBM ini seharusnya tidak perlu terjadi karena selain akan semakin membebani masyarakat, kita juga sebenarnya masih mempunyai saldo yang masih bisa mem-backup kebutuhan bangsa, meski menggunakan kalkukasi terbaru sesuai harga minyak mentah di pasar dunia. Namun realitasnya pemerintah terkesan menutup diri dari pendapat pihak lain. Saya yakin, jika ke depan model “dengar pendapat” dengan para pakar yang berkompeten di bidangnya dilakukan dalam suasana yang harmonis dan ilmiah, maka solusi yang lebih populis dan positif dalam rangka perbaikan ekonomi tentu akan muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi, kebijakan pemerintah pada kenaikan harga BBM kali ini merupakan ujian tersendiri bagi kita semua dalam memperingati 100 tahun kebangkitan nasional. Apakah kebijakan ini sanggup membawa bangsa ini bangkit dari keterpurukan atau sebaliknya. Yang jelas, ujian kali ini terasa sangat berat. Semua komponen bangsa Indonesia, khususnya pemerintah sebagai waliyul amri dituntut terus berjuang untuk menjalankan langkah nyata demi kemaslahatan bersama bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Dalam perjuangan ini, kita harus meyakini salah satu pesan Tuhan dalam Q.S. Alam Nasyrah (6) bahwa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3746988782072513179?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3746988782072513179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3746988782072513179' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3746988782072513179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3746988782072513179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/menimbang-dampak-politik-kenaikan-harga.html' title='Menimbang Dampak Politik Kenaikan Harga BBM'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SFd7Xeow6WI/AAAAAAAAANU/Zj72oxhALDY/s72-c/bbm.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4589084085829826959</id><published>2008-06-11T00:21:00.002+07:00</published><updated>2008-06-11T00:57:07.032+07:00</updated><title type='text'>Surat dari Semarang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SE6_IrT1deI/AAAAAAAAANM/HV3NYCrAtJc/s1600-h/silver-gold-55.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SE6_IrT1deI/AAAAAAAAANM/HV3NYCrAtJc/s200/silver-gold-55.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210311974700021218" /&gt;&lt;/a&gt;Mulai minggu yg lalu, ada yang berbeda dengan rasa ini. Maklum, sesuatu yang istimewa telah datang. Ya, surat dari Semarang mengabarkan diri dan menuliskan tentang kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datangnya itu memang bukan niat awal si dia, namun lebih pada harapan diri pribadi. Maklum, hubungan yang terbangun selama ini lebih sering tersalurkan lewat sms, telp, chatt, atau tatap muka langsung. Nah saya pikir perlu ada variasi ekspresi "cinta" dalam bentuk tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ditolak keras, karena belum pernah nulis surat2 gituan. Tapi ternyata isi hati sebagaimana iman, kadang "naik" kadang "turun", akhirnya pun berbuah hasil juga. Saya yakin dia pun bercurhat ke orang gimana menulis "love message" yang pertama kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, saya sangat senang dengan tamu istimewa itu. Tamu itu ibarat hati yang berjalan dari Semarang ke Jakarta. Tamu itu membawa pesan sekaligus rasa yang bisa mengobati kala hati merindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, surat itu ku simpan baik2 ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih cinta&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4589084085829826959?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4589084085829826959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4589084085829826959' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4589084085829826959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4589084085829826959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/surat-dari-semarang.html' title='Surat dari Semarang'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SE6_IrT1deI/AAAAAAAAANM/HV3NYCrAtJc/s72-c/silver-gold-55.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-7875487163622542668</id><published>2008-06-03T09:56:00.001+07:00</published><updated>2008-06-03T10:33:31.601+07:00</updated><title type='text'>Kembali, FPI Mencoreng Citra Islam dan Demokrasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SES0SkSYTpI/AAAAAAAAANE/xKKpRuBiPyg/s1600-h/fpi_anarkis4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SES0SkSYTpI/AAAAAAAAANE/xKKpRuBiPyg/s200/fpi_anarkis4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207485300218547858" /&gt;&lt;/a&gt; Minggu, 1 Juni 2008 sekitar pukul 13.00 WIB, iklim demokrasi dan keberagaman yang sehat di tanah air kembali tercoreng. Pada hari itu, tepatnya di sekitar Monas Jakarta, Front Pembela Islam (FPI) dan kelompok yang menggunakan label Islam lainnya kembali melakukan ulah berbuah anarkisme. Mereka melakukan penyerangan terhadap kelompok masyarakat yang bergabung dalam Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), termasuk di dalamnya ada anggota dari komunitas ICIP dan The Wahid Institute, yang melakukan mimbar orasi tentang dukungannya terhadap kebebasan keyakinan yang dilakukan Ahmadiyyah. Terlepas dari proses perijinan kegiatannya yang bermasalah dari kedua pihak, kasus anarkisme tersebut perlu mendapat sorotan khusus bagi seluruh elemen bangsa yang cinta damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun alasan dan siapapun yang menjadi subjek dan objek kekerasan, tentu perbuatan anarkisme tersebut tidak dibenarkan di depan hukum positif suatu negara. FPI sebagai subjek berdalih bahwa mereka yang diserang mendukung eksistensi Ahmadiyyah yang telah di-judge sesat oleh Bakorpakem dan fatwa MUI. Sedangkan AKKBB sebagai objek sudah barang tentu berdalih kebebasan berpendapat dan berserikat yang dijamin oleh konstitusi dan saat itu merupakan bagian dari ekspresi memperingati hari kelahiran Pancasila. Pada titik “sesat tidaknya” mungkin sebagian masyarakat bisa memahami karena ada prinsip2 dalam aqidah Islam yang tidak sesuai atau dilanggar, namun apakah disalahkan juga kalau ada masyarakat lain yang berpendapat berbeda?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalau pun masyarakat menyambut positif atas fatwa MUI atau keputusan Bakorpakem yang telah dikeluarkan, maka hal yang terpenting adalah bagaimana kondusifitas sosial dan keagamaan harus tetap terjaga dengan baik, bukan sebaliknya. Di sisi lain, pandangan atau klaim “sesat tidaknya” itu tentu bukan monopoli pihak mereka, karena pasti ada perbedaan pendapat di tengah2 sosial, apalagi status hukum atas fatwa MUI dan keputusan Bakorpakem tidak termasuk dalam urutan peraturan resmi di tanah air, yang mengikat seluruh warga negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FPI harus sadar diri, mereka yang menjadi korban bukan lah orang yang harus diserang, apalagi dianiaya. Tidak ada hukum dan argumen kuat yang menjadi pijakan. Dalam pandangan fiqh yang saya ketahui, kewajiban muslim menyerang atau upaya mempertahankan diri adalah tatkala diserang dulu oleh lawan, meski lawan kita kaum kafir sekalipun. Dalam sisi hukum negara pun, kebebasan berpendapat sudah dijamin keberadaannya. Tapi sungguh sangat ironis, FPI yang merasa (‘sok’) Islam justru menyerang mereka yang sebagian muslim juga dengan dalih mendukung yang “sesat”, terlebih sebagian dari mereka yang menjadi korban adalah ibu2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah perasaan dan cara berpikir engkau, anggota FPI? Mereka yang kau serang adalah saudara anda sendiri yang sekedar datang dan berkumpul kemudian ikut dalam orasi, ekspresi dan memberikan pendapat berbeda tentang Ahmadiyyah, bukan mengajak masyarakat untuk masuk ke Ahmadiyyah atau jalan yang di-klaim “sesat” lainnya. Tidak kah kau sadari bahwa mereka yang kau serang adalah juga saudara se-iman Anda juga? Kalau Anda merasa benar, datanglah dengan baik2 dan ajak juga dengan baik2, bukan memakai pentungan atau tongkat meski dengan jubah putih yang seakan2 putih pula sikap mu. Sungguh memilukan !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimanakah “daya nalar” engkau, anggota FPI? Agama seperti apa yang engkau bela, padahal Islam sangat menekankan adanya keharmonisan, rukun dan menghormati adanya perbedaan pendapat. Kalau Anda tidak suka atau merasa telah terjadi penodaan terhadap agama [Islam], baik yang dilakukan oleh Ahmadiyyah maupun kelompok2 pendukungnya, maka jangan ragu2 untuk mengajukan mereka ke Kepolisian dengan pasal2 terkait sesuai aturan yang ada, bukan menghakimi sendiri, apalagi menyakiti. Tetapi engkau tak peduli dan kembali menunjukkan keangkuhan dan kecongkakan-mu di depan publik dengan menyerang sesama saudara sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kejadian tersebut, saya sebagai bagian dari anggota masyarakat sosial NKRI yang ber-Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menyatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengutuk keras seluruh perbuatan anarkisme yang dilakukan FPI di ranah NKRI, termasuk penyerangan terhadap warga masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan pada hari Minggu, 1 Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Polisi sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap keamanan masyarakat wajib melakukan penyelidikan terhadap kasus anarkisme tersebut. Pihak yang terbukti bersalah harus diberikan hukuman yang semestinya menurut hukum yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kepada kelompok2 yang mendukung atau menolak terhadap keberadaan Ahmadiyyah diharapkan bisa menjaga diri dan tidak melakukan mobilisasi massa yang mengarah pada kerawanan keamanan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kepada segenap saudara2 ku yang seiman se-Islam dan sebangsa setanah air dimohon tetap menjaga kondisi sosial dengan baik dan harmonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian keprihatinan saya terhadap ulah FPI. Dalam benak saya, FPI lebih banyak membawa mudharat daripada maslahat untuk umat. Dengan adanya FPI, muslim terlihat garang, anti toleransi, agama menjadi simbolisme dan bersikap mau menang sendiri. Rasa nasionalis dan kekeluargaan yang baik di masyarakat, khususnya di Ibukota pun semakin berkurang dengan munculnya FPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai FPI sadar lah. Coba introspeksi. Apa yang kau kontribusikan untuk tanah air? Pendidikan kah? Kalau ada, pendidikan yang seperti apa? Yayasan kah? Kalau ada, yayasan bergerak dibidang apa? Dakwah kah? Dakwah yang seperti apa? Dakwah radikal kah?. Lalu, cobalah sekali2 engkau dengar keluhan dan kritikan masyarakat Indonesia terhadapmu. Kalau Anda mendengar, pasti Anda tahu kalau sebagian mereka, termasuk sebagian muslim tidak mengharapkan keberadaan mu dan mereka pun tidak ingin agamanya tercoreng nama baiknya karena ulah mu. Coba lah berpikir positif meski sekali karena itu jauh lebih baik daripada bertindak seribu kali tapi anarki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi bangsa Indonesia dan Islam yang cinta damai, katakan dengan tegas : “Peace Yes, Anarchy No”, “Islam Yes, FPI No”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“KATAKAN TIDAK PADA ANARKI”, “KATAKAN TIDAK PADA FPI”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Kebangkitan,&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-7875487163622542668?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/7875487163622542668/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=7875487163622542668' title='15 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7875487163622542668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7875487163622542668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/06/kembali-fpi-mencoreng-citra-islam-dan.html' title='Kembali, FPI Mencoreng Citra Islam dan Demokrasi'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SES0SkSYTpI/AAAAAAAAANE/xKKpRuBiPyg/s72-c/fpi_anarkis4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1058721754755444688</id><published>2008-05-31T14:12:00.001+07:00</published><updated>2008-05-31T14:27:04.120+07:00</updated><title type='text'>Kepadatan Kampung Ku ..</title><content type='html'>&lt;iframe src="http://wikimapia.org/s/#lat=-6.9169584&amp;lon=108.9768219&amp;z=17&amp;l=0&amp;m=a&amp;v=2" width="478" height="403" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat geografis kampung ku di Brebes, tepatnya di desa Petunjungan, Bulakamba, Brebes, ternyata tingkat kepadatannya begitu super ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar yang bertanda kotak kecil di tengah adalah rumah kediaman saya di Brebes, sedangkan kotak agak besar bagian kanan adalah tempat bermain dan belajar saya sewaktu SD (SD Petunjungan 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar di atas dari WikiMapia.org&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1058721754755444688?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1058721754755444688/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1058721754755444688' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1058721754755444688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1058721754755444688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/kepadatan-kampung-ku_31.html' title='Kepadatan Kampung Ku ..'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-905955489945773092</id><published>2008-05-31T00:33:00.000+07:00</published><updated>2008-05-31T01:06:26.804+07:00</updated><title type='text'>Menembus Media</title><content type='html'>Dear,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu saya mencoba mengirimkan artikel untuk sebuah opini ke media massa, yang sudah cukup berkelas di Indonesia. Mungkin ini "percobaan"-ku yang kedua. Tulisan ku tersebut berkutat seputar informasi sosial politik. Identitas ku di sana sebagai pemerhati sosial politik. Ya mungkin pemula, tapi saya kira tak ada salahnya mencoba. Toh, kadang ada masa nya regenerasi, mudah2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, memang tak mudah menembus pangsa media massa, apalagi media massa kenamaan, terlebih si penulis belum banyak merasakan "asam garam" di dunia kolom media massa. Dalam masa penantian konfirmasi maks. 3 minggu, saya hanya bisa terus belajar dan belajar ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Kebangkitan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-905955489945773092?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/905955489945773092/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=905955489945773092' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/905955489945773092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/905955489945773092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/menembus-media.html' title='Menembus Media'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8246555210124459863</id><published>2008-05-22T13:40:00.004+07:00</published><updated>2008-05-25T22:29:08.472+07:00</updated><title type='text'>Pemimpin Muda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SDUdfy4EuVI/AAAAAAAAAM8/lhvOT7-o4ME/s1600-h/the+leader.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SDUdfy4EuVI/AAAAAAAAAM8/lhvOT7-o4ME/s200/the+leader.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203097376566589778" /&gt;&lt;/a&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat usia ku baru 20-an tahun, kadang bermimpi menjadi orang besar di saat muda. Saat itu membayangkan bagaimana almarhum "senior2" kita dulu pun menjadi tokoh2 negeri di saat muda. Dan saya [mungkin] belum bisa secepat mereka [bukan tidak bisa, seperti tulisan sebelumnya], usia kini 26 tahun dan begini lah adanya. Masih bergelut dalam aktifitas rutin. Ya, alhamdulillah, yang penting bisa "berbhakti", meski sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang ini, saya melihat artikel dari Didik Rachbini, berjudul Mengenang Soedarpo. Sungguh jadi kagum kembali dengan anak2 muda dulu. Dari mulai 1908, 1928 dan kemudian peristiwa2 bersejarah lain di"dalangi" oleh anak2 muda. Berikut petikan dari tulisannya :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Ketika posisi kemerdekaan Indonesia belum kukuh karena Belanda masih belum mengakui kemerdekaan RI, pada 1949, delegasi Indonesia pergi berunding ke Lake Success di New York. Para pejuang diplomasi itu, termasuk Soedarpo, menghadapi delegasi Belanda yang sudah kawakan di kancah internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delegasi Indonesia dicatat dalam sejarah karena menang berunding dan menghasilkan penyerahan kedaulatan kepada bangsa Indonesia di Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delegasi Indonesia yang berunding tersebut adalah anak-anak muda yang idealis, yang dipimpin oleh Sutan Sjahrir. Sutan Sjahrir pada waktu itu baru berumur 29 tahun yang sekaligus menjadi perdana menteri RI. Para anggotanya adalah Soedarpo (baru berumur 28 tahun), L.N. Palar (28 tahun), pejabat eselon I di Departemen Luar Negeri Dr Sumitro Djojohadikusumo (28 tahun), Sudjatmoko (26 tahun), dan yang tua hanya Menteri Luar Negeri RI Haji Agus Salim (44 tahun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soedarpo adalah bagian dari pejuang diplomasi masa kemerdekaan waktu itu yang perannya dicatat sejarah. Tapi, sekarang beliau dikenang sebagai pengusaha. Perjuangan diplomasi anak-anak muda tersebut ternyata berhasil menaklukkan perjuangan diplomasi Belanda yang sudah banyak makan asam garam di dunia internasional."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sumber artikel &lt;a href="http://opinibebas.epajak.org/umum/mengenang-soedarpo-111/"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada sedikit koreksi di sana, yaitu penyerahan kedaulatan bukan di Den Haag (tempat KMB) tetapi di Burgerzaal, Amsterdaam- Belanda bulan Desember 1949.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa anak2 muda dulu ... bagaimana dengan kita? yang jelas, pemimpin2 kita sekarang di atas 55-an dan 60-an tahun. Usia 40 tahun untuk sekarang dianggap masih sangat muda, tapi dulu cukup tua. Perbedaan yang tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pendapat Anda? Ada solusi regenerasi kepemimpinan yang efektif? Ataukah biarkan saja mengalir apa adanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Perubahan ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8246555210124459863?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8246555210124459863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8246555210124459863' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8246555210124459863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8246555210124459863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/pemimpin-muda.html' title='Pemimpin Muda'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SDUdfy4EuVI/AAAAAAAAAM8/lhvOT7-o4ME/s72-c/the+leader.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-560408579516002682</id><published>2008-05-14T00:38:00.001+07:00</published><updated>2008-05-14T00:51:13.292+07:00</updated><title type='text'>Aktifis dan Prestasi Akademik</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCnS6YvuRhI/AAAAAAAAAMk/W0RVEC7iMIc/s1600-h/reformasi98.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCnS6YvuRhI/AAAAAAAAAMk/W0RVEC7iMIc/s200/reformasi98.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199919145292809746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita mendengar seorang aktifis, baik pelajar yang aktif di sekolah maupun mahasiswa yang aktif di kampus, mengalami penurunan prestasi akademik di tempat belajarnya. Bahkan, untuk mahasiswa yang menjadi aktifis di kampus terkadang mengenyam bangku kuliahnya lebih lama dari masa studi pada umumnya. Apakah gejala ini memberikan ilustrasi bahwa kesibukan beraktifitas dan prestasi akademik itu berbanding terbalik? Mari sedikit kita selami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara logika, mereka yang bergelut sebagai aktifis mempunyai “beban kerja” atas kegiatan2 yang digelutinya, sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung, kegiatan tersebut mengurangi masa senggang dan masa aktif mereka untuk kegiatan belajar. Tidak hanya waktu, biaya, tenaga, tetapi juga pikiran mereka ikut terkuras atas kegiatan2 yang dilakukannya. Mungkin ini alasan klasik tapi secara realitas berkata demikian.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, fokus antara kegiatan belajar dan kegiatan di luar belajar mereka terpecah. Mungkin hal yang menjadi point bagi mereka adalah manajemen waktu dan prioritas. Namun hal ini juga tidaklah mudah, sebab ada kalanya seorang aktifis pun memprioritaskan kegiatan di luar belajar mereka, meski pilihan ini menurut saya pribadi kurang etis karena kedudukannya sebagai penuntut ilmu. Semuanya berpulang kepada kepentingan mereka masing2. Setiap pilihan, ada resiko.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCnTh4vuRiI/AAAAAAAAAMs/Jj30F98MkVk/s1600-h/sp_buku.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCnTh4vuRiI/AAAAAAAAAMs/Jj30F98MkVk/s200/sp_buku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199919823897642530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, nilai positif yang sungguh luar biasa akan diraih tatkala seorang pelajar atau mahasiswa bisa menggabungkan aktifitas mereka dengan prestasi akademik. Meski ini bukan jaminan akan keberhasilan, namun keduanya sangat perlu. Kalau pun tidak bisa dua-duanya, maka pilihan harus diprioritaskan pada akademik karena ber-organisasi terkadang bisa di-adaptasikan seiring berjalannya waktu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah prestasi akademik pasti menjamin? Tidak juga, namun tentu saja kalau dihadapkan pada pilihan, apakah berprestasi secara organisasi tetapi prestasi akademiknya jeblok atau berprestasi secara akademik namun prestasi olahraga 0 (nol)  besar?. Maka tentu sebagai seorang penuntut ilmu, kiranya sangat tepat jika memilih point kedua, yaitu berprestasi secara akademik. Mengapa? Ya karena dalam tataran awal, berorganisasi atau kegiatan di luar belajarnya itu sifatnya hanya bagian pelengkap atau pembangun dari kegiatan belajar, sekaligus sebagai wadah penyaluran hobi atau minat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau bisa dilakukan kedua2nya, mengapa tidak? Tidak sedikit tokoh2 di negeri ini yang tumbuh dan besar karena aktifitas mereka yang supersibuk di saat studi dan juga dibarengi prestasi akademik yang “hebat”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, “Aktifis Yes, Prestasi Akademik Yes”&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-560408579516002682?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/560408579516002682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=560408579516002682' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/560408579516002682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/560408579516002682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/aktifis-dan-prestasi-akademik.html' title='Aktifis dan Prestasi Akademik'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCnS6YvuRhI/AAAAAAAAAMk/W0RVEC7iMIc/s72-c/reformasi98.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-7520257814917673455</id><published>2008-05-08T14:10:00.003+07:00</published><updated>2008-05-14T00:55:15.241+07:00</updated><title type='text'>Gus Dur, Keturunan Nabi ke-34 ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCKv2BgDA1I/AAAAAAAAAMc/Npar9tf2IcY/s1600-h/2007-08-07-gd-bp4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCKv2BgDA1I/AAAAAAAAAMc/Npar9tf2IcY/s200/2007-08-07-gd-bp4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197910262589621074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketua Umum Dewan Syuro PKB, al-mukarrom KH Abdurrahman Wahid, dalam suatu sumber dinyatakan sebagai keturunan Rosulullah ke-34. Mungkin bagi sebagian dari Anda ada yang sudah denger atau baca tentang ini. Mungkin juga ada yg masih bertanya2 tentang kevalid-annya. Ya ini sekedar share informasi yang datangnya dari blog &lt;a href="http://catatankecilgusdur.multiply.com/journal/item/2"&gt;rekan Sukma Adi&lt;/a&gt;, pecinta dan pengagum Gus Dur. Kalau misalnya ada yang kurang berkenan dan mempunyai data yang lebih valid, maka saya akan meluruskan kembali tulisan ini di blog.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Gus Dur, keturunan nabi? banyak orang yang tidak percaya bahwa Gus Dur yang terkenal kontroversial ini adalah keturunan nabi, namun dalam kenyataannya, silsilah gus dur menyambung ke rasullulah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dibuktikan dari sebuah Al-kitab Talchis karangan Abdulloh Bin Umar Assathiri. Sumber ini diklaim telah diteliti dan direstui Rois Aam Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al Muktabaroh An Nahdliyyah KH. Habib Lutfi Ali Yahya, Pekalongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut petikan silsilah Gus Dur sampai ke Nabi Muhammad SAW:&lt;br /&gt;1. Muhammad Salallahu Alaihi Wailaihi Wasalam,&lt;br /&gt;2. Sayyidina Fatimatus Zahro dengan Sayyidina Ali,&lt;br /&gt;3. Sayyidina Husen Bin Ali,&lt;br /&gt;4. Sayyidina Ali Zaenal Abidin,&lt;br /&gt;5. Sayyidina Muhammad Al-Baqir,&lt;br /&gt;6. Sayyidina Ja’far Shodiq,&lt;br /&gt;7. Sayyidina Ali AL-Uroidi,&lt;br /&gt;8. Sayyidina Muhammad Annaqib,&lt;br /&gt;9. Sayyidina Sayyidina Isa Arrumi,&lt;br /&gt;10. Sayyidina Ahmad Al-Muhajir Ilallah.&lt;br /&gt;11. Sayyidina Ubaidillah,&lt;br /&gt;12. Sayyidina Alawi,&lt;br /&gt;13. Sayyidina Muhammad,&lt;br /&gt;14. Sayyidina Alawi Muhammad,&lt;br /&gt;15. Sayyidina ALI Choli’ Qosan,&lt;br /&gt;16. Sayyidina Muhammad Shohibu Mirbat,&lt;br /&gt;17. Sayyidina Alawi,&lt;br /&gt;18. Sayyidina Amir Abdul Malik,&lt;br /&gt;19. Sayyidina Abdulloh Khon,&lt;br /&gt;20. Sayyidina Ahmad Syah Jalal,&lt;br /&gt;21. Sayyidina Jamaludin Khusen,&lt;br /&gt;22. Sayyidina Ibrohim Asmuro,&lt;br /&gt;23. Sayyidina Ishak,&lt;br /&gt;24. Sayyidina Ainul Yaqin (Sunan Giri),&lt;br /&gt;25. Sayyidina Abdurrohman (Jaka Tingkir),&lt;br /&gt;26. Sayyidina Abdul Halim (P. Benawa),&lt;br /&gt;27. Sayyidina Abdurrohman (P. Samhud Bagda),&lt;br /&gt;28. Sayyidina Abdul Halim,&lt;br /&gt;29. Sayyidina Abdul Wahid,&lt;br /&gt;30. Sayyidina Abu Sarwan.&lt;br /&gt;31. Sayyidina KH. As’ari,&lt;br /&gt;32. Sayyidina KH. Hasyim As’ari&lt;br /&gt;33. Sayyidina KH. Abdul Wahid Hasyim&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;34. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an Allah memuliakan Rosulullah, Keluarga besarnya, termasuk Gus Dur, dan umatnya di belahan dunia manapun ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-7520257814917673455?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/7520257814917673455/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=7520257814917673455' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7520257814917673455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7520257814917673455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/gus-dur-keturunan-nabi-ke-34.html' title='Gus Dur, Keturunan Nabi ke-34 ?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/SCKv2BgDA1I/AAAAAAAAAMc/Npar9tf2IcY/s72-c/2007-08-07-gd-bp4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6445258314877423495</id><published>2008-05-07T13:37:00.004+07:00</published><updated>2008-05-14T00:58:39.196+07:00</updated><title type='text'>Komunitas Intelijen Indonesia (KII), Perlu kah ?</title><content type='html'>Pagi ini, jiwa ini tergerak kembali untuk sedikit berpetualang ide. Kali ini yang menjadi objek petualangan tersebut adalah komunitas intelijen di Indonesia. Hal yang menjadi faktor ketertarikan saya untuk mengangkat tulisan ini dipicu oleh gambar yang data di kamputer saya, dengan judul UNITED STATES INTELLIGENCE COMMUNITY. Saya pertama menangkap tulisan tersebut adalah komunitas intelijennya Amerika atau komunitasnya orang2 intel USA, termasuk FBI, ternyata salah, sebab "intelligence" disana kurang lebih berarti kecerdasan, inteligensi, bukan maksud makna kata yang pas pertama kali saya tangkap, yaitu intelijen, yang bermakna penyelidikan atau investigasi. Nah, dari ke-"teledor"-an makna tersebut, saya mencoba sedikit ber-"improvisasi" dengan kata "intelijen" yang saya tangkap tersebut. Bagaimana dengan Komunitas Intelijen Indonesia (KII)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang berbicara intelijen adalah sesuatu yang sensitif dan kontraproduktif. Namun pada dasarnya, hal terkecil apapun yang dibentuk dalam sebuah bingkai “Merah Putih”, selayaknya bisa dipahami sebagai bagian dari elemen bangsa dalam menjaga harkat martabat bangsa. Trauma terhadap kiprah intelijen memang tidak bisa dipungkiri. Rekam jejak intelijen di Indonesia dalam kurun puluhan tahun di bawah bayang2 penguasa Orde Baru yang represif, tidak berkeadilan dan tidak berkemanusiaan menyebabkan kepercayaan masyarakat Indonesia sangat rendah, bahkan sebagian lagi melihatnya malah membahayakan iklim demokrasi bangsa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui, bahwa Intelijen, sebagaimana yang diketahui mempunyai 3 (tiga) fungsi, yaitu penyelidikan, pengamanan dan penggalangan (LIDPAMGAL). Ketiga unsur tentu dilakukan secara paralel dan berkesinambungan. Dalam pandangan pribadi, objek atau sasaran dari kegiatan ini tentu saja segala sesuatu yang bisa membahayakan kelangsungan bangsa (baik langsung maupun tidak langsung), seperti tindak terorisme, tindak kejahatan korupsi dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus bagaimana dengan intelijen di Indonesia? Sepengetahuan saya, Intelijen di Indonesia pasca reformasi ini terus berupaya untuk “menjadi lebih baik” lagi. Tertangkapnya para teroris, koruptor dan pelaku tindak kejahatan lainnya di Indonesia merupakan contoh dari hasil kinerja intelijen Indonesia. Namun sudah maksimalkah kinerja intelijen di Indonesia? Saya tidak tahu persis, karena saya tidak masuk di dalamnya secara langsung. Namun pada umumnya kinerja lembaga2 di Indonesia kurang maksimal. Ya, saya hanya bisa mengamati, sebagaimana saya mengamati dunia politik secara umum dan jagad PKB pada khususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, sedikit untuk diketahui bersama, Intelijen di sini bukan otomatis menunjuk Badan Intelijen Negara (BIN). Mengapa? Karena fungsi intelijen di Indonesia dilakukan oleh berbagai lembaga yang berwenang berdasarkan aturan yang ada. Terkait UU Intelijen, setahu saya masih berbentuk RUU dan masih ada di program legislasi nasional DPR RI. Saya juga kurang tahu apa saja isi nya, namun mudah2an tetap dalam tujuan yang mulia untuk “Sang Merah Putih”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, mungkin di titik itulah saya melihat ketidakoptimalan kinerja intelijen di Indonesia, karena belum mempunyai titik koordinasi yang sama. Misal, sekedar ilustrasi saja dan ini bisa salah karena posisi saya sebagai pengamat, negara akan melakukan kegiatan intelijen terhadap kasus “x” yang seharusnya melibatkan lembaga2 terkait. Ternyata dilapangan, lembaga A melakukan operasi tanpa melibatkan lembaga B yang juga berwenang melakukan operasi yang sama. Pertanggungjawabannya juga berbeda2, karena A  bertanggungjawab kepada pemimpin tertinggi A, B kepada pemimpin tertinggi B dan seterusnya. Jika dalam operasi “bersama” tersebut dilakukan oleh lembaga yang berbeda, tentu hasilnya bisa saja berbeda dan tidak ada kepercayaan bersama untuk menghasilkan keputusan tetap. Kecuali, sudah ada batasan2 tertentu pada kasus X hanya  dilakukan oleh lembaga X saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahsatu solusinya [mungkin] adalah membangun komunitas bersama intelijen di Indonesia, yang solid dan profesional. Ini tentu saja mengurangi kesalahpahaman dan memperkuat komunitas. Hal ini wajar juga, karena dalam kelompok masyarakat di Indonesia, sesuai dengan posisi, peran atau fungsi  yang ada, umumnya mereka dibentuk dalam sebuah komunitas. Baik dalam bentuk asosisasi,  ikatan, paguyuban, komunitas, jaringan atau pun lainnya, seperti contoh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Dengan terbentuknya komunitas, saya yakin nilai persaudaraan antar lembaga dan upaya yang dilakukan berbuah maksimal, serta menghindari dari paham “ego sektoral”. Kesemuanya tentu diharapkan bermuara pada satu tujuan yaitu membangun negeri untuk kesejahteraan dan keadilan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6445258314877423495?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6445258314877423495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6445258314877423495' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6445258314877423495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6445258314877423495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/indonesia-intelligence-community-iic.html' title='Komunitas Intelijen Indonesia (KII), Perlu kah ?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4354911715516085471</id><published>2008-05-06T15:30:00.000+07:00</published><updated>2008-05-06T15:49:55.847+07:00</updated><title type='text'>PKB [kini] di Mata Sahabat ....</title><content type='html'>Lagi2 tentang PKB. Ya, mohon dimaklumi "warna" tulisan lainnya belum terfikir dan hanya PKB yang sedang "membekukan" konsentrasi di pikiran politik saya. Entah sampai kapan pikiran ini ikut terbawa "arus" oleh gelombang ujian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan ini, saya hanya sekedar berbagi pendapat dari sahabat2 saya yang saya kenal, baik yang berada di dalam internal PKB maupun di luar PKB. Pendapat mereka saya kutip dari layanan pesan singkat (SMS), yang masuk ke dalam inbox saya atas pertanyaan yang saya kirimkan via SMS pula. Isi pertanyaan ke mereka tentulah sama "Bagaimana pandangan Anda terhadap kondisi PKB sekarang dan masa depan?"&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut tanggapan/jawabannya secara singkat dalam bentuk SMS :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Dari tokoh PB NU&lt;/span&gt;, turut mengawal kelahiran PKB tahun 1998, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Prihatin"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Dari rekan internal PKB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Rekan di DPP PKB, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Saya sangat prihatin. Dan saya tidak akan pernah meninggalkannya. Untuk itu, perlu dilakukan koreksi2 atas struktur PKB sesuai dengan posturnya yang ideal di masa depan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Rekan di PKB Cabang, anggota DPRD Tk II, Brebes&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Ikuti aja apa adanya, mengalir aja, tetapi tetap pro Gus Dur"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Dari rekan NU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Anggota KOMMIT, bekerja di Bank Indonesia, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Meski bukan orang PKB, saya optimis PKB akan tetap survive selama orang2nya punya konsisten dan komitmen yang kuat dalam perjuangan partai, tentunya juga diiringi dengan hati yang bersih"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Anggota KOMMIT, bekerja di Indosat, Jakarta &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Saya masih percaya pada sosok Gus Dur dan yakin PKB akan menjadi partai masa depan .. amiin"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Dari rekan non - NU/PKB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• PNS, bekerja di LPND, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Aneh aja. Kayanya keputusan yang terjadi dalam partai seperti keputusan yang tidak bulat, yang akhirnya jadi pecah kaya sekarang. Ke depan kalau masih begini kredibilitasnya bakal diragukan oleh rakyat"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Kader HMI, Alumni IAIN Walisanga, Semarang&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Konflik keluarga yang menjadi akar masalahnya. Ini seperti fenomena yang terjadi sekarang, semua putra/i mahkota dari kaisar2 yang pernah jadi pemimpin negeri, udah pada ancang2, siap2 ..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya begitu lah bagian dari pola pemaknaan dari sebagian masyarakat Indonesia atas fenomena PKB yang terjadi saat ini. Kita bisa sependapat dengan mereka, bisa juga tidak sependapat. Itulah demokrasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat share ini diharapkan bisa menjadi "tambahan" atau "perbandingan" atas pendapat kita dengan pertanyaan yang sama pula. Lebih dari itu, bisa menjadi hikmah yang kemudian menjadi bahan masukan atau pertimbangan ke depan menjadi lebih baik lagi, baik bagi partai pada khususnya, juga bagi bangsa Indonesia pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam carut marut yang sedemikian ini, saya terkadang hanya bisa melihat kembali SMS tanggapan dari elit di DPP tentang keluh kesah saya terhadap konflik yang terjadi saat ini. Kedua elit ini mempunya posisi yang sangat strategis di PKB. &lt;br /&gt;• Elit DPP pertama, berkata : &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Terimakasih atas keprihatinannya. Mohon doakan agar masalah segera selesai. InsyaAllah PKB akan ikut pemilu".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Elit DPP kedua,  berkata : &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"InsyaAllah cepat selesai"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an apa yang dicita2kan semuanya berjalan dengan baik .. amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih dan maaf kalau ada yang kurang berkenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan pendapat Anda, kawan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Pengembara Dunia Politik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4354911715516085471?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4354911715516085471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4354911715516085471' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4354911715516085471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4354911715516085471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/pkb-kini-di-mata-sahabat.html' title='PKB [kini] di Mata Sahabat ....'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8051995887673691598</id><published>2008-05-04T20:38:00.003+07:00</published><updated>2008-05-04T21:15:54.749+07:00</updated><title type='text'>“Keunikan” PKB Cak Imin</title><content type='html'>Setelah melihat, mendengar dan membaca pergolakan PKB yang tiada abis, saya kira sepatah dua patah kata perlu dituliskan. Mungkin ini bisa bentuknya keluh kesah, kejengkelan atau semangat yang perlu ditumbuhkan lagi dari diri ini sebagai "pemerhati" politik NU, wabilkhusus di jagad PKB. Semuanya bercampur aduk. Dan yang menjadi ketertarikan untuk dituliskan di sini adalah sisi keunikan PKB Cak Imin. Ini terlepas dari keputusan resmi nanti nya, siapa yang sah menyandang pimpinan PKB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa sisi keunikan PKB Cak Imin antara lain saat MLB di Ancol kemarin dihadiri oleh sebagian kyai sepuh NU yang notabene mereka itu sebelumnya melawan PKB (Gus Dur – Cak Imin) bahkan sudah mendeklarasikan partai baru bernama PKNU. Kyai sepuh yang dimaksud adalah KH Dimyati Rais (Kendal) dan K.H. Nurul Huda Djazuli (Ploso, Kediri). Apakah mereka berniat kembali ke PKB? Ataukah hanya sekedar memenuhi undangan Cak Imin saja untuk memberikan dukungan psikologis, seperti elit2 PBNU yang hadir juga di sana. Kita tidak tahu yang sebenarnya. Yang jelas, secara efek psikologis kehadiran mereka tentu saja memberi “kejutan” bagi para pecinta PKB di manapun, terlepas pendukung kubu ini itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Keunikan lain adalah cara penghormatan pro Cak Imin terhadap Gus Dur, yang berencana akan memasukkannya ke dalam struktur baru partai yaitu Dewan Mustasyar (meniru struktur NU). Yang jadi point, dewan baru ini tidak mempunyai kewenangan strategis atau mengikat, karena sifatnya hanya “ngemong” atau “menasehati”. Jadi kalau pun PKB Cak Imin yang menang (ini misalnya), Gus Dur yang dulu mereka benar2 jadikan “icon” dan “panutan” hanya menjadi “patung” di dalam partai. Usaha “mematungkan” Gus Dur ini semakin diperjelas dengan kehadiran pengganti Gus Dur di jabatan Ketua Dewan Syuro PKB Cak Imin yang baru, yaitu KH Azis Mansyur (Jombang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan lain tentu saja adalah pola pelanggaran terang2an PKB Cak Imin terhadap khittah NU dengan mengkombinasikan orang2 struktural NU ke dalam LPP PKB. Mungkin niat dan maksud positifnya adalah merekatkan hubungan NU-PKB. Namun, bukankah PB NU secara tegas dalam muktamar NU memisahkan kedudukan PKB dan NU? Bukankah masih ada cara yang lebih elegan untuk merekatkan kembali NU/PKB seperti langkah cerdas Gus Dur mengadakan MASURA di kampung2?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan lain tentu saja jika PKB Cak Imin dinyatakan menang. Mengapa, karena sepanjang sejarah pergolakan kepemimpinan di PKB, selalu dimenangkan oleh kubu Gus Dur. Tentu bukan karena ketokohan Gus Dur semata, tapi tentu saja dengan melihat pendekatan hukum dan realitas politik yang ada. Pada kasus Cak Imin, bisa dibilang Cak Imin berjuang sendiri. Pendukung nya dari DPP tentu ada, tapi tak seberapa karena masih kalah banyak dengan pengurus dewan tanfidz di belakang Gus Dur, temasuk Dewan Syuro DPP juga dibelakang Gus Dur. Fraksi PKB di DPR pun dibelakang Gus Dur, termasuk DKN Garda Bangsa dan PPKB. Dan yang lebih serius adalah kepengurusan PKB Cak Imin yang baru pun masih menjadi tanda tanya, karena susunan itu hasil MLB tanpa melibatkan Dewan Syuro DPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan2 lain tentu lah ada, termasuk di kubu Gus Dur. Ya itu lah PKB, dilahirkan dengan berbagai keunikan. Bukankah keunikan itu kadang datang secara alami dan menjadi daya tarik tersendiri? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, mari kita lihat babak baru pergolakan PKB di Depkumham dan KPU. Dan tentu dari relung hati yang paling dalam, bersatulah PKB ! Realisasikan semboyan mu dan tegakkan darma bakti mu untuk bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8051995887673691598?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8051995887673691598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8051995887673691598' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8051995887673691598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8051995887673691598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/05/keunikan-pkb-cak-imin.html' title='“Keunikan” PKB Cak Imin'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4856290390824945452</id><published>2008-04-14T14:04:00.000+07:00</published><updated>2008-04-14T14:24:41.306+07:00</updated><title type='text'>Mesin Kerja Parpol Tak Efektif?</title><content type='html'>Beberapa hari ini para pengamat politik dan masyarakat politik [pecinta dan pengguna hak politik] ikut terbawa keterkejutan dengan hasil Pilkada Jawa Barat, yang berlangsung hari Minggu kemarin, tanggal 13 April 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, beberapa hasil quick count yang cukup dipercaya di masyarakat melaporkan bahwa pasangan Ahmad Heryawan - Dede Yusuf (HADE) yang diusung oleh dua partai saja, PKS dan PAN mampu mengungguli 2 pasang peserta lainnya yang diusung partai besar di Jawa Barat [juga Indonesia]. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Meski dengan selisih suara yang tidak signifikan atau kurang lebih 4% dengan pemenang kedua (Agum Gumelar - Nu'man Abdul Hakim), namun keunggulan pasangan HADE ini bisa memberikan betapa cermin tidak efektifnya mesin kerja parpol lawan dari PKS dan PAN. Sebaliknya, PKS semakin dipercaya masyarakat sebagai partai dengan tingkat efektifitas mesin yang sangat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, tingkat loyalitas basis massa PKS begitu tinggi dan ditambah dengan PAN mungkin menjadi modal tersendiri. Selain itu, beberapa sumber merilis salahsatu sumber kemenangan pasangan HADE ada di titik Dede Yusuf yang sudah begitu populer di tengah2 masyarakat sebagai artis dan bintang Iklan Bodrex, mengalahkan popularitas Gubernur mereka sendiri, Dany Setiawan -yang diusung oleh dari Partai Golkar- serta mengalahkah popularitas Agum Gumelar yang namanya sudah tak asing lagi sebagai tokoh negeri atau mantan pejabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik memang susah diprediksi secara matematis. Bermain di politik harus siap dengan kondisi apapun yang mungkin bisa terjadi dalam waktu yang cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat untuk calon Gubernur yang terpilih. Yang jelas, saat tulisan ini di-publish belum ada laporan resmi dari KPUD terkait calon gubernur yang terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4856290390824945452?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4856290390824945452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4856290390824945452' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4856290390824945452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4856290390824945452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/04/mesin-kerja-parpol-tak-efektif.html' title='Mesin Kerja Parpol Tak Efektif?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6680511341265575226</id><published>2008-04-04T11:38:00.001+07:00</published><updated>2008-04-04T12:04:36.488+07:00</updated><title type='text'>Warna - Warni di Safari [2]</title><content type='html'>Sedikit oleh2 dari kegiatan hari ulang tahun persandian ke-62 di puncak - Bogor, pada hari Jum'at - Minggu, 28 - 30 Maret 2008 [Bagian II]&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_Wyq2TN26I/AAAAAAAAALs/d59MLEWDLLM/s1600-h/IMG_0048.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_Wyq2TN26I/AAAAAAAAALs/d59MLEWDLLM/s200/IMG_0048.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185246995187358626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_W0EWTN29I/AAAAAAAAAME/J6YO_I6yJB8/s1600-h/IMG_0047.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_W0EWTN29I/AAAAAAAAAME/J6YO_I6yJB8/s200/IMG_0047.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185248532785650642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WzCGTN27I/AAAAAAAAAL0/_YJGsraChxc/s1600-h/IMG_0044.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WzCGTN27I/AAAAAAAAAL0/_YJGsraChxc/s200/IMG_0044.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185247394619317170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WzpGTN28I/AAAAAAAAAL8/ZKnVWZ2ow_Y/s1600-h/IMG_0042.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WzpGTN28I/AAAAAAAAAL8/ZKnVWZ2ow_Y/s200/IMG_0042.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185248064634215362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6680511341265575226?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6680511341265575226/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6680511341265575226' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6680511341265575226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6680511341265575226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/04/warna-warni-di-safari-2.html' title='Warna - Warni di Safari [2]'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_Wyq2TN26I/AAAAAAAAALs/d59MLEWDLLM/s72-c/IMG_0048.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3881826047533819587</id><published>2008-04-04T10:45:00.003+07:00</published><updated>2008-04-04T12:02:56.725+07:00</updated><title type='text'>Warna - Warni di Safari [1]</title><content type='html'>Sedikit oleh2 dari kegiatan hari ulang tahun persandian ke-62 di puncak - Bogor, pada hari Jum'at - Minggu, 28 - 30 Maret 2008&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WlpWTN21I/AAAAAAAAALE/sv3cl20XbSg/s1600-h/IMG_0014.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WlpWTN21I/AAAAAAAAALE/sv3cl20XbSg/s200/IMG_0014.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185232675766393682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WnXmTN23I/AAAAAAAAALU/tGyRuj6zyPU/s1600-h/IMG_0027.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WnXmTN23I/AAAAAAAAALU/tGyRuj6zyPU/s200/IMG_0027.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185234569846971250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WnrmTN24I/AAAAAAAAALc/TCiPx_8RlIk/s1600-h/IMG_0028.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WnrmTN24I/AAAAAAAAALc/TCiPx_8RlIk/s200/IMG_0028.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185234913444354946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WoQWTN25I/AAAAAAAAALk/qWksvlK7WE4/s1600-h/IMG_0033.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WoQWTN25I/AAAAAAAAALk/qWksvlK7WE4/s200/IMG_0033.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185235544804547474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WnFWTN22I/AAAAAAAAALM/z87btOv71Ho/s1600-h/IMG_0021.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WnFWTN22I/AAAAAAAAALM/z87btOv71Ho/s200/IMG_0021.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185234256314358626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WlWGTN20I/AAAAAAAAAK8/OHmmVyNWrlo/s1600-h/IMG_0012.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WlWGTN20I/AAAAAAAAAK8/OHmmVyNWrlo/s200/IMG_0012.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185232345053911874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_Wk-2TN2zI/AAAAAAAAAK0/zqF_9ran1SQ/s1600-h/IMG_0009.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_Wk-2TN2zI/AAAAAAAAAK0/zqF_9ran1SQ/s200/IMG_0009.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185231945621953330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WksmTN2yI/AAAAAAAAAKs/0klGQjOKvhg/s1600-h/IMG_0024.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WksmTN2yI/AAAAAAAAAKs/0klGQjOKvhg/s200/IMG_0024.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185231632089340706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3881826047533819587?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3881826047533819587/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3881826047533819587' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3881826047533819587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3881826047533819587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/04/warna-warni-di-safari-1.html' title='Warna - Warni di Safari [1]'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WlpWTN21I/AAAAAAAAALE/sv3cl20XbSg/s72-c/IMG_0014.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3471029467778569369</id><published>2008-04-04T10:27:00.000+07:00</published><updated>2008-04-04T10:36:11.671+07:00</updated><title type='text'>Dirgahayu Persandian RI ke-62</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WhnmTN2xI/AAAAAAAAAKk/sVTz-cvdeNw/s1600-h/CABUL.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WhnmTN2xI/AAAAAAAAAKk/sVTz-cvdeNw/s320/CABUL.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185228247655111442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Hari ini&lt;br /&gt;4 April 2008&lt;br /&gt;Pertanda 62 tahun usia mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkobar ...&lt;br /&gt;Berbakti ...&lt;br /&gt;Mengabdi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ...&lt;br /&gt;Cabe-mu semakin merah dan pedas&lt;br /&gt;Bulu-mu semakin putih dan tajam&lt;br /&gt;Demi menjawab dinamika jaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan ...&lt;br /&gt;Genggam erat tali “Sanapati”&lt;br /&gt;Perteguh Kode Etik-mu&lt;br /&gt;Untuk keutuhan dan kejayaan NKRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viva&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Sthana Paroksharta Bhakti”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3471029467778569369?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3471029467778569369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3471029467778569369' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3471029467778569369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3471029467778569369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/04/dirgahayu-persandian-ri-ke-62.html' title='Dirgahayu Persandian RI ke-62'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_WhnmTN2xI/AAAAAAAAAKk/sVTz-cvdeNw/s72-c/CABUL.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-2112581571258536471</id><published>2008-04-03T01:47:00.001+07:00</published><updated>2008-04-03T02:15:17.890+07:00</updated><title type='text'>1000 kawan ....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_PWtWTN2wI/AAAAAAAAAKc/kewmiYz3dzY/s1600-h/friendster.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_PWtWTN2wI/AAAAAAAAAKc/kewmiYz3dzY/s320/friendster.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184723670602210050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2 april 2008&lt;br /&gt;Sobat friendster ku genap sudah&lt;br /&gt;berjumlah 1000 ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudah2an menjadi teman yang sebener2nya teman ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terimakasih, kawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://profiles.friendster.com/gusmaul"&gt;Lihat FS Maul&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-2112581571258536471?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/2112581571258536471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=2112581571258536471' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/2112581571258536471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/2112581571258536471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/04/1000-kawan.html' title='1000 kawan ....'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_PWtWTN2wI/AAAAAAAAAKc/kewmiYz3dzY/s72-c/friendster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8259425252498598331</id><published>2008-04-02T13:59:00.002+07:00</published><updated>2008-04-02T14:48:04.168+07:00</updated><title type='text'>Saya dan Fenomena PKB</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_M592TN2uI/AAAAAAAAAKM/9fzDY0oyd5Q/s1600-h/GD6.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_M592TN2uI/AAAAAAAAAKM/9fzDY0oyd5Q/s200/GD6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5184551330744490722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir2 ini saya sering ditanya oleh rekan2 se-kantor dan teman diskusi saya. Bahasan yang kini lebih sering ditanyakan adalah kasus Muhaimin Iskandar. Ya, kasus yang muncul paska-sidang pleno DPP PKB tanggal 26 Maret 2008, dimana mayoritas anggota sidang mengusulkan Muhaimin Iskandar untuk mundur dari jabatan Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB. Dalam bahasa pers atau media, usulan mundur itu diistilahkan dengan pemecatan. Pertanyaan turunannya, benarkah saya orang yang cukup pantas ditanya tentang “fenomena” di PKB tersebut? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum lebih jauh, hal pertama yang saya tekankan ke teman2 adalah posisi saya, yang bukan anggota dan hanya simpatisan saja. Saya bekerja sebagai pegawai negeri dengan tetap mengedepankan netralitas. Tidak pernah dalam proses pekerjaan atau pengabdian saya membawa nama partai tertentu. Pilihan partai adalah pilihan hati. Karakter pilihan adalah karakter jiwa. Tidak ada sedikit pun dalam “politisisasi” di dalam pekerjaan saya, karena tiap posisi dan peran tentu ada aturannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjawab Fenomena PKB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menjawab pertanyaan seputar fenomena PKB terbaru itu, tentu saja sebagai outsider dan pengetahuan terbatas saya serta menghindari dari persepsi2 miring yang dikhawatirkan salah, saya perlu menirukan cara jawab Rosul saat ditanya Malaikat Jibril tentang kapan hari kiamat tiba. Nabi waktu itu menjawab : “Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Biarlah jika tiruan jawaban tersebut tidak memuaskan dan efeknya mengurangi nilai kepercayaan pada diri saya. Ini tidak lain karena ingin menjaga diri dari informasi yang “kontraproduktif”, apalagi tidak ada data dukung atau informasi yang kuat tentang pokok permasalahan yang muncul. Selain itu, ini juga bagian dari khidmat saya untuk menjaga rasa hormat kepada “guru2” dan “senior2” NU di partai bintang sembilan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, kasus ini sangat disayangkan. Selain menambah deret panjang problematika PKB, juga dikhawatirkan mengurangi tingkat kepercayaan di grassroot, khususnya kalangan Nahdliyyin terhadap partai yang dilahirkan dari “rahim” PBNU, bahkan dipandang sebagai mata rantai politik perjuangan NU. Apalagi, pilkada di beberapa daerah sedang berlangsung dan perhelatan akbar pemilu 2009 di depan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, orang pun bertanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah ini fenomena titik awal kebangkitan PKB atau awal kehancuran PKB?&lt;br /&gt;Apakah ini fenomena titik awal kekuatan Gus Dur atau awal kehancuran Gus Dur?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an sefenomenal apapun masalah yang terjadi bisa terselesaikan dengan baik dan stabilitas di jagad NU dan politik bangsa tetap terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Allahu wa Gus Dur a’lam ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8259425252498598331?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8259425252498598331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8259425252498598331' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8259425252498598331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8259425252498598331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/04/saya-dan-fenomena-pkb.html' title='Saya dan Fenomena PKB'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R_M592TN2uI/AAAAAAAAAKM/9fzDY0oyd5Q/s72-c/GD6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-129546680737607154</id><published>2008-03-26T13:36:00.000+07:00</published><updated>2008-03-26T13:49:15.435+07:00</updated><title type='text'>Situs Politik di Tanah Air</title><content type='html'>Bagi Anda para pecinta politik, mudahan2 informasi website partai politik dan organisasi politik di bawah ini bisa bermanfaat untuk pengetahuan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan klik pada gambar untuk mendapatkan gambar yg lebih besar/jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-nwjmTN2sI/AAAAAAAAAJ8/nh2h4ic8A7U/s1600-h/website+partai.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-nwjmTN2sI/AAAAAAAAAJ8/nh2h4ic8A7U/s400/website+partai.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181937340633701058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjelajah diri dalam partai "virtual"&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-129546680737607154?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/129546680737607154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=129546680737607154' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/129546680737607154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/129546680737607154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/situs-politik-di-tanah-air.html' title='Situs Politik di Tanah Air'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-nwjmTN2sI/AAAAAAAAAJ8/nh2h4ic8A7U/s72-c/website+partai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8666440910841416844</id><published>2008-03-26T13:04:00.001+07:00</published><updated>2008-03-26T13:33:11.381+07:00</updated><title type='text'>Mengenal Kode Plat Kendaraan</title><content type='html'>Tak ada salahnya saya berbagi info tentang kode pada nomor kendaraan di tanah air dan nomor2 kendaraan perwakilan/kedutaan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut kode nomor kendaraan tersebut (untuk mendapatkan gambar yang lebih besar/jelas, silakan klik gambar nya) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-nqVGTN2rI/AAAAAAAAAJ0/gKmvv42ap4A/s1600-h/Kode+Plat+Nomor.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-nqVGTN2rI/AAAAAAAAAJ0/gKmvv42ap4A/s400/Kode+Plat+Nomor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181930494455831218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an bermanfaat ...&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8666440910841416844?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8666440910841416844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8666440910841416844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8666440910841416844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8666440910841416844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/mengenal-kode-plat-kendaraan.html' title='Mengenal Kode Plat Kendaraan'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-nqVGTN2rI/AAAAAAAAAJ0/gKmvv42ap4A/s72-c/Kode+Plat+Nomor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1235238875654061133</id><published>2008-03-26T12:02:00.002+07:00</published><updated>2008-03-26T12:21:46.130+07:00</updated><title type='text'>Pemenang Honda Writing Fever Competition</title><content type='html'>Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama menunggu hasil pengumuman tentang pemenang "Honda Writing Fever Competition", baik melalui koran dan internet, akhirnya jam 12.00 di hari Rabu, 26 Maret 2008 ini saya temukan melalui &lt;a href="http://terangkum.wordpress.com/2008/02/26/hondawriting-competition"&gt;blog&lt;/a&gt; . Alhamdulillah sudah terjawab rasa penasaran ku, meski saya tidak masuk dalam daftar pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saya ikut bangga, ada nama Zacky Choirul Umam, teman diskusi dan adek se-kota saya yang dari UI ikut menjadi pemenang ke-2 dalam perlombaan itu pada kategori umum (kategori sama seperti yang saya ikuti). Meskipun saya tidak baca tulisannya, saya yakin dengan kualitasnya. Maklum, tulisan dia biasa terpajang di koran2 nasional, baik Kompas, Media Indonesia dan lainnya. So, selamat ya Zack ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut daftar pemenang "Honda Writing Fever Competition" yang saya kutip dari sumber  &lt;a href="http://terangkum.wordpress.com/2008/02/26/hondawriting-competition"&gt;blog&lt;/a&gt; tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kategori Pelajar SMA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I Alfa Hidjrika Wisda Kusuma | SMA Taruna Nusantara, Magelang&lt;br /&gt;Juara II Dwi Widayat | SMA Negeri 1 Ponorogo, Jawa Timur&lt;br /&gt;Juara III Yogi Tri Prasetyo | SMA Negeri 1 Gresik, Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kategori Mahasiswa/i&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I Pradita Tria Wirawan | Universitas Gajah Mada, Yogyakarta&lt;br /&gt;Juara II Puspita Anggraini | Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya&lt;br /&gt;Juara III Joni Lis Efendi | Universitas Riau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kategori Umum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I Ristadi Widodo Kinartojo | Madiun, Jawa Timur&lt;br /&gt;Juara II Zacky Khairul Uman | Depok, Jawa Barat&lt;br /&gt;Juara III Nunung Prajarto, M.A., Ph.D | D.I. Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kategori Penulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Juara I Trufi Murdianti | Radar Tanggamus - Lampung&lt;br /&gt;Juara II Erwan Widyarto | Jawa Pos - Radar Jogja&lt;br /&gt;Juara III Helfizon Assyafei | Harian Pagi Riau Pos Group&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah Pemenang Setiap Kategori&lt;br /&gt;Juara I Honda Tiger* + Trophy + Serifikat&lt;br /&gt;Juara II Honda Supra X 125* + Trophy + Sertifikat&lt;br /&gt;Juara III Honda Fit X* + Trophy + Sertifikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Off the road&lt;br /&gt;Keputusan Dewan Juri bersifat mandiri, mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas, 22.03.08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1235238875654061133?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1235238875654061133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1235238875654061133' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1235238875654061133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1235238875654061133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/pemenang-honda-writing-fever.html' title='Pemenang Honda Writing Fever Competition'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-5674869611688384728</id><published>2008-03-24T14:37:00.000+07:00</published><updated>2008-03-24T15:21:40.570+07:00</updated><title type='text'>Engkau ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-dajGTN2pI/AAAAAAAAAJk/Lhh7hW6BuMs/s1600-h/nokayu1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-dajGTN2pI/AAAAAAAAAJk/Lhh7hW6BuMs/s320/nokayu1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181209455346178706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Engkau yang Ku Cinta ...&lt;br /&gt;Engkau yang Ku Damba ...&lt;br /&gt;Engkau yang Ku Sayang ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tlah ada keputusan akhir&lt;br /&gt;Bahwa perjalanan harus dilanjutkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kuatkan hati&lt;br /&gt;Hidup tak lepas dari aral&lt;br /&gt;Kuatkan komitmen dan keteguhan&lt;br /&gt;Raih masa depan gemilang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-5674869611688384728?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/5674869611688384728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=5674869611688384728' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5674869611688384728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5674869611688384728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/engkau.html' title='Engkau ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R-dajGTN2pI/AAAAAAAAAJk/Lhh7hW6BuMs/s72-c/nokayu1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-9059184330698782431</id><published>2008-03-18T09:13:00.001+07:00</published><updated>2008-03-18T09:39:27.417+07:00</updated><title type='text'>Saya "=" Fachri ?</title><content type='html'>Bagaimana fikiran Anda pertama kali menangkap judul tulisan saya di atas. Tak percaya? Tertarik? Atau sekedar melihat-lihat saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik, tanda sama dengan "=" di dalam tulisan tersebut tentu saja bukan menandakan "kesamaan" seutuhnya. Karena makhluk ciptaan-Nya di dunia ini tidak ada yang sama bukan? Apalagi saya hidup dalam "real life", sedangkan si Fachri yang saya maksud tokoh dalam film "Ayat2 Cinta" hidup dalam "abstract life".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, di bagian mana "sama dengan" itu berada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama2, mari kita "lihat" sekilas film ayat-ayat cinta yang diperani Fachri. Tak perlu seluruhnya, karena butuh waktu banyak untuk mengingatnya :). Mari sebentar kita melihatnya dari konteks percintaan dan pernikahannya. Dia hidup dalam kesederhaan dan dipenuhi oleh warna-warni asmara dari beberapa gadis yang menyukainya. Dia disuka, tapi dia juga tidak merasa. Ya itu lah Fachri. Ujungnya, dia menikahi 2 gadis cantik yang dicinta, terlepas dari lika-liku percintaannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan saya? Dicinta oleh beberapa gadis yang bersamaan waktu nya? Mungkin iya meski tidak se-"kondusif" Fachri (Maaf klo GR he2). Iya ini jujur, tetapi tentu saja beda posisi dan beda peran saja. Apalagi kondisinya, saya tau siapa yang mencintai saya, Fachri tidak. Tetapi ikhwal percintaan ini bukan yang menjadi fokus judul saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa fokus "=" itu?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Baik, biar tak berpanjanglebar dan terus menebak-nebak, saya fokuskan tanda "=" itu. Fokus itu adalah saya dan Fachri sepaham dalam hal lebih setuju "Monogami". Kesepahaman ini tentunya tanpa mengabaikan bahwa saya sendiri pun, bukan anti-poligami, melainkan melihat prioritas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, bukannya si Fachri "penganut" Poligami? Tidak, si Fachri sebenarnya berpaham "Monogami", namun karena sesuatu yang "mendesak", dengan kata lain "darurat", si Fachri akhirnya ber-poligami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi paham "Monogami" yang diperankan oleh Fachri bisa kita lihat film-nya [sekali lagi referensi saya adalah Film Ayat2 Cinta, bukan Novel karena maaf saya ngga membaca Novel-nya]. Kondisi2 yang mengarah si Fachri lebih setuju pada "Monogami" antara lain :&lt;br /&gt;• Saat beberapa gadis menyukainya dan kemudian ditawarkan oleh istri/pihak keluarga yang sudah dikenal Fachri dengan baik dan juga dihormati untuk minta dinikahi, si Fachri menolak. Bahkan untuk kasus Maria yang ditawarkan oleh istrinya sendiri, Aisyah, awalnya ditolak keras atau mentah2 karena dia sangat mencintai dan menyayangi istrinya, Aisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Saat diskusi dengan rekan studinya, si Fachri suka ber-curhat bahwa dia "bingung" dengan kondisi poligami-nya. Dia selalu mencari "keadilan" yang bagaimana dan seperti apa dalam ber-poligami. Dengan kata lain, dia sadar bahwa "keadilan" dalam poligami belum ditemukan dan sangat susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Alasan Fachri menikahi gadis kedua (Maria), menurut saya disebabkan oleh faktor darurat. Itu kesimpulan saya. Karena kasus yang terekam dalam memori otak saya waktu itu adalah yang mendorong si Aisyah, istri Fahri mendorong si Fachri menikahi Maria, karena Maria menjadi kunci utama dalam persaksian di persidangan Fachri pada kasus pemerkosaan Naura. Tanpa Maria di persidangan, tentu maksud si Film itu, si Fachri tak bisa bebas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, faktor "kasihan" Aisyah dan juga Fachri pada Maria yang sedang sakit dan sangat mencintai Fachri namun tak berhasil memiliki Fachri sehingga hidupnya terasa makin susah. Jadi bukan maksud dari awal si Fahri ingin berpoligami, namun terdesak oleh kondisi yang "beku" dan "meradang". Kalau alasan cinta, mungkin prosentase-nya sangat kecil, karena sedari awal si Fachri ingin menjaga hati nya untuk istrinya, satu-satunya. Bahkan, prosesi pernikahannya dengan istri kedua pun membuat kita semua cukup pilu atau sedih dan saya sendiri pun masih bertanya, apakah waktu prosesi nikah tersebut Maria sudah benar2 sadar dari sakitnya yang "akut"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sudah lah, film dan kehidupan tentu saja dalam kondisi yang berbeda. Yang jelas, apa yang ada dalam kehidupan kita wajib kita syukuri dan secara pribadi berusaha untuk menjaga komitmen "Monogami" tersebut [mudah2an diberikan umur panjang dan menikmati "Gami" itu, amin].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin Anda punya komentar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-9059184330698782431?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/9059184330698782431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=9059184330698782431' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/9059184330698782431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/9059184330698782431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/saya-fachri.html' title='Saya &quot;=&quot; Fachri ?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-999365338122354465</id><published>2008-03-18T09:08:00.000+07:00</published><updated>2008-03-18T09:14:06.269+07:00</updated><title type='text'>Astaghfirullaahal ‘Adziim ...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, ampunilah hamba-Mu yang lemah ini&lt;br /&gt;Terkadang sengaja atau tak disengaja ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan salah melihat&lt;br /&gt;Hati salah berniat&lt;br /&gt;Lisan salah berucap&lt;br /&gt;Akal salah berpikir&lt;br /&gt;Laku salah berbuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampuni hamba-Mu ini, Ya Allah ....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-999365338122354465?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/999365338122354465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=999365338122354465' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/999365338122354465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/999365338122354465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/astaghfirullaahal-adziim.html' title='&lt;div align=&quot;center&quot;&gt;Astaghfirullaahal ‘Adziim ...&lt;/div&gt;'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3427542602235792797</id><published>2008-03-18T08:57:00.000+07:00</published><updated>2008-03-18T09:04:59.578+07:00</updated><title type='text'>Lagi-lagi, GAGAL !</title><content type='html'>Banyak rencana dan ide dalam fikiran ini akhirnya terhempas begitu saja tertelan waktu. Ya, kali ini yang menjadi objek keterhempasan ini adalah keikutsertaan saya di ajang Lomba Karya Tulis 2008 tentang Persandian (lihat website http://lkt2008.lemsaneg.go.id). Bahkan tidak tanggung2, ada 2 outline yang saya kirimkan dan semuanya terhempas. Bagi pribadi, tentu berharap minimal ada 1 outline yang bisa ditulis dalam bentuk full paper. Ternyata tidak selesai juga !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis, kegagalan dalam mengikuti LKT2008 ini disebabkan oleh 3 kendala utama, yaitu keterbatasan waktu, kurangnya referensi ilmiah dan tidak fokus.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Keterbatasan Waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini alasan klasik, tapi memang ini lah kenyataannya. Dengan ruang waktu antara outline dan pembuatan fullpaper yang terhitung mingguan, ide dan cara sistematika dalam penulisan, serta pendalaman substansi belum bisa tergarap. Tapi bisa jadi, manajemen waktu saya yang amburadul. Mungkin sudah saatnya saya perlu “asisten hidup” yang ikut mengontrol waktu he2 :)&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Kurangnya Referensi Ilmiah&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Meski LKT 2008 ini tidak memberi embel-embel penulisan ilmiah secara eksplisit, tetapi penekanan di sana secara substansi tentu saja “mau tidak mau” harus berbau ilmiah. Nah, di sinilah referensi ilmiah yang saya cari tidak begitu kuat alias kurang PD. Sumber yang ada sementara dari Wikipedia, dan ini dalam pribadi pun ada pertanyaan, apakah Wikipedia merupakan sumber ilmiah? Karena semua orang tentu bisa menyunting dalam kandungan Wikipedia, bukan? Sebenernya ada referensi lain, berupa Kepka tentang SOTK Lemsaneg RI. Referensi klasik untuk penulisan internal Lemsaneg :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak Fokus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jujur, 1 minggu belakangan menjadi “masa pahit” bagi pribadi. Banyak kejadian yang tidak tahu asal muasal nya datang begitu saja dan seakan2 seperti bom yang meledak merobek dada. Saya terhempas, saya terkoyak, dan saya hancur. Rencana demi rencana menjadi bias dan hilang. Bisa jadi, karena kejadian2 di masa pahit tersebut yang menyebabkan ketidakfokusan saya untuk berpikir dan bekerja sebagaimana rencana awal. Faktor yang ketiga ini mungkin menjadi faktor utama dalam kegagalan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya ada faktor lain yang bersifat abstrak dalam diri yang sedikit banyak mengganggu fikiran untuk melanjutkan LKT 2008 tersebut. Faktor abstrak ini adalah ketidak-PD-an diri dalam ber-ekspresi, baik dalam hal mengkritisi secara konstruktif atau pun pengalaman keterlibatan diri secara langsung waktu dulu. Maksudnya, posisi penulis yang mulai minggu kemarin sudah berada pada “kandang” sendiri di Bogor , ko membicarakan “kandang” orang lain di Ragunan? Mungkin tidak masalah, tetapi jujur sedikit banyak lumayan menyita fikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar diketahui, berikut 2 outline yang saya kirimkan ke panitia :&lt;br /&gt;#1 : Membangun Unit Penelitian dan Pengembangan Persandian yang Berkualitas dalam Mendorong Terwujudnya Persandian yang Mandiri dan Profesional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebagai bagian dari lembaga strategis pertahanan keamanan nasional yang bergerak di bidang persandian, Lemsaneg RI diharapkan senantiasa melakukan pengembangan persandian secara menyeluruh. Hal ini tentunya untuk menyesuaikan tuntutan kebutuhan keamanan dan dinamika perkembangan jaman yang begitu pesat. Salahsatu unsur yang paling mendasar dari upaya pengembangan persandian tersebut adalah adanya suatu unit kerja yang memfokuskan diri pada penelitian dan pengembangan persandian (Litbang Sandi) yang berkualitas. Selama ini, unit Litbang ini diperankan oleh Deputi Bidang Pengkajian Persandian atau Deputi III dan belum berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu, perlu perumusan dan perancangan suatu Unit Litbang Sandi  yang berkualitas dalam mendorong terwujudnya persandian nasional yang mandiri dan profesional.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#2 : Mengapa Arus Sandi Stagnan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Persandian kini memasuki usia ke-62. Ini menandakan usia persandian cukup matang dalam mengiringi sejarah bangsa Indonesia. Namun, jika kita melihat sisi substansi dalam perkembangan ilmu kriptologi di Indonesia, termasuk Lemsaneg RI sebagai instansi yang bergerak di bidang persandian kurang berkembang sebagaimana mestinya. Tentu hal ini harus menjadi perhatian warga sandi di manapun berada sehingga bisa menjawab bagaimana arus sandi itu berkembang. Hal ini lah yang menjadi perhatian serius penulis dalam tulisan ini untuk membuka kran-kran yang selama ini terkunci bahkan terkesan dibiarkan tanpa sentuhan padahal berpotensi dalam mendorong terwujudnya persandian nasional yang kuat di tengah-tengah bangsa Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini pengalaman yang kesekian kali yang tidak terselesaikan. Oleh karena itu, saya mohon maaf beribu maaf kepada panitia, wa bil khusus Cak Eko Ariefianto yang jadi koordinator LKT 2008 ini dan mas Yudz sebagai perancang web. Maafin Maul, mudah2an di lain waktu bisa ikut berpartisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi ini, kita perlu menegaskan kembali :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kegagalan bukanlah suatu hal asing dalam diri manusia yang hidup&lt;br /&gt;Kegagalan bukanlah akhir dalam perjuangan&lt;br /&gt;Kegagalan bisa menjadikan cerminan melangkah ke depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi maaf dan terima kasih ...... Miss U Ragunan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3427542602235792797?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3427542602235792797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3427542602235792797' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3427542602235792797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3427542602235792797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/lagi-lagi-gagal.html' title='Lagi-lagi, GAGAL !'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-5878153326032683829</id><published>2008-03-12T13:27:00.000+07:00</published><updated>2008-03-12T13:45:14.747+07:00</updated><title type='text'>Menegarkan Hati dengan Shalawat ...</title><content type='html'>Kala hati terkoyak ...&lt;br /&gt;Kala pendirian tak berteguh ...&lt;br /&gt;Kala cinta merobek dada ...&lt;br /&gt;Dan spirit kehidupan harus terus berkobar ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari dekatkan hati&lt;br /&gt;Bershalawat atas Nabi&lt;br /&gt;Bak Anjuran Ilahi Rabbi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Innallaaha Wa Malaaikatahu Yusholluuna 'Alannabiy Yaa Ayyuhalladziina Aamanu Sholluu 'Alahi Wassallimu Tasliimaa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat Nariyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Allahumma shalli shalatan kamilatan wa sallim salaman tamman 'ala sayyidina Muhammadin. Tanhallu bihil-'uqodu wa tanfariju bihil-kurobu wa tuqdha bihil-hawaiju wa tunalu bihir-raghaibu wa husnul-khawatimi wa yustasqal-ghamamu bi wajhihil-karimi wa 'ala alihi wa shahbihi fi kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'lumin lak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Besar Muhammad SAW, yang dengan berkahnya terurailah segala ikatan, terlepaslah segala macam kesusahan, tertunaikan segala kebutuhan, tercapai segala keinginan dan akhir hayat yang baik, serta tercurahlah air hujan (rahmat), dengan berkah pribadinya yang mulia. Dan semoga segenap kesejahteraan dan keselamatan itu terlimpah pula kepada para keluarga dan sahabatnya, dalam setiap kedipan mata dan hembusan napas, sebanyak bilangan yang ada dalam pengetahuan-Mu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------&lt;br /&gt;Shalawat ini disebut Shalawat Tafrijiyah, tetapi para ulama Maghribi (istilah untuk menyebut daerah Afrika Utara, seperti Aljazair, Maroko, dan sekitarnya) menyebutnya dengan nama yang lebih populer, Shalawat Nariyah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-5878153326032683829?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/5878153326032683829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=5878153326032683829' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5878153326032683829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5878153326032683829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/menegarkan-hati-dengan-shalawat.html' title='Menegarkan Hati dengan Shalawat ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8401496099746470757</id><published>2008-03-08T13:37:00.001+07:00</published><updated>2008-03-08T13:58:00.651+07:00</updated><title type='text'>Kado Terberat di Hari Ultah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R9I3Uxls6FI/AAAAAAAAAJY/fNlHYF6_Vrc/s1600-h/ledakan.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R9I3Uxls6FI/AAAAAAAAAJY/fNlHYF6_Vrc/s320/ledakan.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5175259751850502226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;26 tahun&lt;br /&gt;ya, itulah usiaku kini&lt;br /&gt;tepatnya tanggal 8 maret 08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih dari seperempat abad ku lalui&lt;br /&gt;dalam sebuah perjuangan hidup&lt;br /&gt;bersama rekan dan semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;met ultah pun mewarnai inbox hp ku&lt;br /&gt;dari orang2 yang penuh kekasihsayangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makasih sobat, makasih kawan&lt;br /&gt;syukur-ku pada-Mu, ya Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi semuanya seakan gelap&lt;br /&gt;tapi semuanya seakan hancur&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;bukan karena saya tidak bisa merayakan ultah&lt;br /&gt;karena itu memang bukan kebiasaan saya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan pula karena tiada kado yang spesial&lt;br /&gt;karena itu juga bukan esensi ber-ultah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan pula karena saya berhijrah area kerja&lt;br /&gt;karena itu panggilan tugas bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melainkan satu ...&lt;br /&gt;ada "sesuatu" yang telah sekarat dan hampir terkubur ....&lt;br /&gt;dan itu datang nya seperti suara yang sangat keras .. &lt;br /&gt;DUMMM!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya hampir tak percaya&lt;br /&gt;Semuanya hampir membisu atas ledakan nya&lt;br /&gt;Karena terjadi di saat semuanya ingin berbahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada-Mu kami berserah dan kepada-Mu kami memohon pertolongan&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah pojokan Warnet Brebes, 08 Maret 2008&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8401496099746470757?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8401496099746470757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8401496099746470757' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8401496099746470757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8401496099746470757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/03/kado-terberat-di-hari-ultah.html' title='Kado Terberat di Hari Ultah'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R9I3Uxls6FI/AAAAAAAAAJY/fNlHYF6_Vrc/s72-c/ledakan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4033868922316131227</id><published>2008-02-26T11:57:00.000+07:00</published><updated>2008-02-26T12:06:07.028+07:00</updated><title type='text'>Honda Writing Fever Competition</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OdX0aoEsI/AAAAAAAAAJQ/5GdqgZWo1Ic/s1600-h/Honda.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OdX0aoEsI/AAAAAAAAAJQ/5GdqgZWo1Ic/s320/Honda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171149829684335298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi yang menarik diri dalam menjaga semangat ...&lt;br /&gt;Karya tulis tak boleh berhenti ...&lt;br /&gt;Akhirnya ...&lt;br /&gt;Diri ini pun turut partisipasi ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon doanya untuk sebuah kemenangan !!!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4033868922316131227?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.hondawriting.com' title='Honda Writing Fever Competition'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4033868922316131227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4033868922316131227' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4033868922316131227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4033868922316131227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/02/honda-writing-fever-competition.html' title='Honda Writing Fever Competition'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OdX0aoEsI/AAAAAAAAAJQ/5GdqgZWo1Ic/s72-c/Honda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8459521027162610376</id><published>2008-02-26T10:50:00.002+07:00</published><updated>2008-02-26T11:30:09.279+07:00</updated><title type='text'>Report from Daan Mogot</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OQjUaoEpI/AAAAAAAAAI4/TLlgUOfoX3M/s1600-h/24spandu.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OQjUaoEpI/AAAAAAAAAI4/TLlgUOfoX3M/s320/24spandu.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171135733601669778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat untuk posting tentang laporan dari Daan Mogot sewaktu membuat SIM C baru kali ini kesampaian. Baik lah, tulisan ini merupakan bagian dari sharing saya yang diharapkan bisa menambah wawasan, khususnya bagi Anda yang akan membuat SIM C baru dengan mekanisme yang sebenarnya alias tanpa calo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan berikut semata2 atas pengalaman pribadi pada tanggal 16 Pebruari 2008 kemarin saat membuat SIM C baru untuk motor. Konon, saat ini polri lagi ada program “bersih2”, entah sampai kapan. Yang jelas, saya sangat mendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lokasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tempat pembuatan SIM C wilayah Jakarta sampai saat ini terpusat di Satpas Polda Metro Jaya Jl. Daan Mogot, Jakarta Barat. Bagi anda yang terbiasa dengan naik angkutan umum, perjalanan busway bisa dicoba, meski rada muter2 dikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin s.d. Sabtu. Khusus Sabtu, pelayanan SIM hanya setengah hari&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Persiapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dokumen yang dibawa adalah KTP asli dan poto kopinya (buat antisipasi untuk kopiannya ya minimal 5 lah, kemarin sih sampe diminta 4 aja). Untuk biaya, minimal bawa 110 ribu (klo saya kemarin cuma abis 100 ribu, rinciannya untuk biaya formulir 10 ribu, asuransi 15 ribu, permohonan SIM 75 ribu). Nah klo yang ujian manual, harus ada biaya tambahan untuk beli pensil 2B (komputer). Syukur2 alat tulis bisa disiapin dari rumah deh biar lebih irit. Klo yq mau pakai calo, setahu saya sih bisa di atas 300 ribu-an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ujian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 substansi ujian yaitu Kesehatan, Teori dan Praktek.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ujian Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Klo ujian kesehatan kita disuruh baca angka2 di depan kita dengan sebelah mata, mata sebelah ditutup pakai tangan. Jarak objek dengan mata relatif dekat (2-3 meteran).&lt;br /&gt;Batasan kelulusan ya kita bisa baca angka2 yang ditunjukkan.  Dan karena jaraknya cukup dekat antara 2-3 meteran, ya bisa lah terlihat .. so di sini lulus. Malah prosentase lulusnya hampir 100%, kecuali yang bener2 rabun kali atau buta dan itu pun klo polisi nya teliti.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Ujian Teori&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk soal ujian teori seputar rambu lalu lintas dan studi kasus. Kebanyakan adalah model kasus di persimpangan jalan. &lt;br /&gt;Batasan kelulusan teori : minimal 60% dari 30 soal atau minimal 18 soal jawaban kita benar. klo ujian teori menggunakan komputer, kita diminta mengerjakan seluruh soal dengan alokasi waktu 15 menit, jadi kasarnya 1 soal setengah menit dan pas diakhir ujian langsung muncul otomatis hasil ujian teori kita, jumlah benar dan salahnya, lulus tidaknya. sedangkan yg manual pakai pensil, mesti sabar lah nunggu hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OQ0kaoEqI/AAAAAAAAAJA/X5Szk98IjAU/s1600-h/24simmot.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OQ0kaoEqI/AAAAAAAAAJA/X5Szk98IjAU/s320/24simmot.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5171136029954413218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ujian Praktek&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Klo ujian praktek, ada 3 materi (berurutan) : track lurus, angka 8 dan zigzag. Sebagian gagal di track lurus karena lebar lintasan yang sangat sempit dan di zigzag karena harus menyeimbangkan depan dan belakang motor dan jarak antar zig-zag juga mepet.   &lt;br /&gt;Batasan kelulusan praktek :&lt;br /&gt;- paling banyak 2 buah penanda (kaleng/kayu) jatuh. Di track lurus, kanan kiri ada 5 pasang (10 buah), di putaran 8 ada 9 buah dan di track zig-zag kayanya ada 8-an juga. jadi sekitar ada 25 buah penanda di ujian praktek.&lt;br /&gt;- kaki tidak menyentuh/jatuh ke tanah&lt;br /&gt;- mentaati aturannya donk .. suruh lurus ya lurus, suruh zigzag ya zigzag  .. ga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prosedur Pembuatan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;-berdasarkan pengalaman-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;- Anda dateng ke Satpas di jalan Daan Mogot, klo perlu pagi2 biar ngga kesiangan/kesorean untuk ujian dan macem2nya .. maklum jg, orang yang ngantri buannyak banget. Pengalaman kemarin, saya dateng ke Satpas sekitar tengah 10 pagi sampai menerima SIM C jam setangah 2-an atau sekitar 4 jam an lamanya.&lt;br /&gt;- Ambil formulir sambil nyerahin KTP asli dan kopiannya. Terus keluarin uang 10 ribu buat beli formulir. kalo bisa bawa uang pas, biar bisa cepat karena suasana sangat rame berjejal manusia :(&lt;br /&gt;- Terus masuk ruang tes kesehatan .. disini lulus deh, insyaAllah (lihat point sebelumnya)&lt;br /&gt;- Terus baru urus berkas2 administrasi ke gedung terpisah (pertama ke loket premi asuransi jiwa bayar 15 ribu terus masuk ke loket permohonan pembuatan sim C bayar 75 ribu).  Nah di sini usahakan uang nya juga pas juga biar lebih cepat. Untuk premi asuransi, jangan lupa mintakan juga kartunya. Kemarin saya lupa ngga minta kartu premi asuransi jiwanya, padahal dah bayar 15 ribu :(. Asuransi ini buat jaga2 aja lah, namanya juga manusia.&lt;br /&gt;- Abis itu, kita ambil nomor antrian untuk ikut ujian Teori. Di sini lumayan lama bangetsss :(&lt;br /&gt;- Udah gitu masuk deh ujian teori (bisa pilih manual atau komputer). saya lebih suka pakai komputer, lebih jelas hasil nya (lihat point sebelumnya). Waktu kemarin saya lulus, benar 20 soal dari 30 soal.&lt;br /&gt;- Tunggu deh hasil resmi kelulusannya dari loket 5 ... meski yang pakai komputer udah langsung kelihatan lulus tidaknya, tapi terima berkasnya lama juga seperti yang ujian manual.&lt;br /&gt;- Nah di sini klo yg ga lulus karena jumlah benar soal kurang dari 18 soal, maka ybs di suruh balik alias pulank langsung dan diminta 2 minggu depannya lagi ikut ujian teori lagi.&lt;br /&gt;- Klo dinyatakan lulus, terus ke ujian praktikum mengendari motor. Sampel motor nya kebetulan Honda Supra. Di sini juga saya lulus, sesuai ambang batas, ada 2 penanda yg jatuh, padahal pengennya sempurna he2 ... (lihat point sebelumnya)&lt;br /&gt;- Klo yang ngga lulus, mesti ikut ujian praktek ulang 2 minggu depannya lagi, tanpa perlu ujian teori. Nah klo yg lulus, tunggu deh di loket 9 [klo ga salah] untuk terima berkas2 nya lagi dan diarahkan menuju loket poto dan data diri di SIM C, seperti verifikasi nama dll, juga tanda tangan&lt;br /&gt;- Terakhir, nunggu di loket 10 untuk menerima SIM C&lt;br /&gt;- Jadi deh ... dan Anda layak mengendarai motor !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Mencoba !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8459521027162610376?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8459521027162610376/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8459521027162610376' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8459521027162610376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8459521027162610376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/02/report-from-daan-mogot.html' title='Report from Daan Mogot'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R8OQjUaoEpI/AAAAAAAAAI4/TLlgUOfoX3M/s72-c/24spandu.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3015176793268531585</id><published>2008-02-13T07:48:00.000+07:00</published><updated>2008-02-13T08:03:46.967+07:00</updated><title type='text'>Saatnya Berhijrah ...</title><content type='html'>Kala studi ada masa kenaikan dan kelulusan&lt;br /&gt;Maka bekerja pun ada masa pergeseran dan pergantian&lt;br /&gt;Entah itu “Tour of Duty”, tapi bisa jadi “Call of Duty”&lt;br /&gt;Entah itu “yang terpilih”, tapi bisa jadi “yang terbuang”&lt;br /&gt;Semuanya mungkin, dan hanya elit yang tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap diri diberikan kemampuan atas pekerjaan&lt;br /&gt;Mudah, susah, senang, dan lainnya adalah warna pekerjaan&lt;br /&gt;Amanat tlah diusahakan diselesaikan&lt;br /&gt;Namun kadang waktu berbicara lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mu, kawan2 se-perjuangan&lt;br /&gt;Terima kasih atas untaian semangat dan kerjasamanya&lt;br /&gt;Tak lupa, pinta maaf dari dalam lubuk hati&lt;br /&gt;Atas sikap, tutur kata yang kurang berkenan&lt;br /&gt;Juga amanat yang [mungkin] tak terselesaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke depan ...&lt;br /&gt;Yakinlah ada jalan&lt;br /&gt;Yakinlah ada perubahan&lt;br /&gt;Dan yakinlah ada kemajuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam spirit di setiap lini kehidupan !!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3015176793268531585?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3015176793268531585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3015176793268531585' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3015176793268531585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3015176793268531585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/02/saatnya-berhijrah.html' title='Saatnya Berhijrah ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1588930361965858291</id><published>2008-02-06T14:24:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T14:47:41.296+07:00</updated><title type='text'>Kolumnis Muda : Perjuangan dan Harapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R6lk19daUAI/AAAAAAAAAIo/jiqCVkWyMxI/s1600-h/Pena.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R6lk19daUAI/AAAAAAAAAIo/jiqCVkWyMxI/s200/Pena.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163769325950750722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dunia penulisan kiranya kian tertanam di dalam jiwa ini.  Tentunya, bukan sekedar menyalurkan ide, gagasan atau informasi lainnya, melainkan diharapkan juga bermanfaat kepada orang lain atau masyarakat pada umumnya. Pengenalan terhadap dunia ini sebenarnya mulai akrab sejak SMU saat pembuatan karya siswa sebagai prasyarat kelulusan SMU. Kini, dunia itu terus coba saya geluti dan kecenderungan tulisan berkutat di seputar bidang sosial politik. Maklum, sejak kelulusan dari perguruan tinggi, hasrat dan jiwa ini banyak memperhatikan area sosial politik bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pribadi, kegiatan penulisan yang selama ini digeluti diharapkan bisa turut membangun masyarakat Indonesia yang berwawasan dan beradab, meski ada kemungkinan tidak terlepas dari unsur subjektitifitas dari penulis sendiri. Harapan dari kegiatan penulisan tersebut adalah menjadi kolumnis muda, yang senantiasa mengisi kolom-kolom di media massa, baik lokal maupun nasional. Sudah pasti, perjuangan ke arah pencapaian harapan tersebut tidak lah mudah dan terus dilakukan sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lika-liku Perjuangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan penulisan yang lebih serius di awali dengan pembuatan blog pribadi di http://gus-maul.blogspot.com sebagai media pembelajaran tulisan pribadi. Di sana lah beberapa artikel pribadi dipajang dan disebar, tentu bercampur baur dengan tulisan lainnya yang ringan. Tulisan yang digarap pun beraneka ragam, baik politik, keagamaan maupun Teknologi Informasi (TI). Hal utama yang menjadi kendala dalam penulisan artikel ilmiah adalah kurangnya referensi atau pustaka untuk memperkuat argumentasi tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha penyebarluasan tulisan akhirnya dicoba untuk masuk ke dalam media massa, baik koran maupun elektronik. Dari beberapa artikel yang dikirimkan, alhamdulillah berhasil ditayangkan di media elektronik atau website partai politik. Bahkan, terhitung ada 2 (dua) buah tulisan saya yang masuk dalam rubrik kolom di website tersebut. Meski tanpa biaya pengganti apapun kepada penulis, secara pribadi sudah cukup bangga tulisan saya bisa masuk dalam rubrik kolom jajaran tokoh politik. Sedangkan untuk koran, perjuangan untuk menembusnya belum berhasil hingga kini. Tulisan lainnya, cuma terpampang dalam blog dan mailinglist atau forum virtual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lomba penulisan pun saya ikuti untuk ikut mengembangkan bakat, selain untuk menambah pendapatan. Dan salahsatu dari beberapa lomba tersebut, alhamdulillah tulisan saya diputuskan lolos seleksi dan nantinya akan dikompilasikan dalam sebuah buku. Sayang, sampai detik ini tidak ada kabar tentang proyek pembuatan buku tersebut. Hadiah yang dijanjikan pun sampai saat ini tidak pernah sampai ke tangan. Sungguh hal ini menjadi kenangan pahit dalam sebuah perjuangan penulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinamika penulisan akhirnya muncul tanda-tanda kebangkitan. Hal ini mulai terlihat setelah artikel politik saya diadopsi dan disesuaikan oleh seorang professor dalam tulisan politiknya dan masuk dalam kompilasi tulisan sebuah buku politik yang kini sudah didistribusikan di toko-toko buku kenamaan. Meski bukan tulisan saya pribadi secara utuh, namun tetap menjadi kebanggaan pribadi jika tulisan dari seorang penulis yang masih berjuang ini diadopsi dalam tulisan seorang professor, bahkan dibukukan dan nama saya pun tertera disana, meski sekedar footnote sebagai referensi tulisan professor tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pencapaian Harapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tak bisa dipungkiri, pencapaian harapan menjadi kolumnis muda bukanlah sesuatu yang mudah, bahkan sangat susah. Tulisan yang masuk dalam ruang kolom media massa tentu saja mempertimbangkan aspek kualitas tulisan dan personalitas penulis. Data dan referensi yang lengkap, kuat dan ilmiah menjadi bagian yang sangat penting pada kualitas tulisan. Unsur personalitas pun tidak kecil pengaruhnya di media massa. Tidak jarang, personalitas bisa jadi diprioritaskan daripada kualitas demi kepentingan bisnis dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu, proses perjuangan ke arah pencapaian harapan pribadi harus lah tetap berlangsung. Komitmen pribadi untuk membangun masyarakat melalui tulisan pun harus kuat. Ini yang menjadi modal pribadi bagi proses perjuangan tersebut. Tentu saja, modal niat dan semangat tersebut dibarengi dengan usaha peningkatan ilmu dan wawasan penulis dengan mengikuti dinamika yang ada. Mungkin, harapan itu belum terlihat, namun proses perjuangan dalam pencapaian tersebut bisa jadi menjadi nilai tersendiri dalam upaya penyaluran ide dan informasi yang bermanfaat bagi sesama. Selama jiwa dan pikiran ini hidup, maka selama itu pula pencapaian harapan terus diperjuangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Fainna Ma’al ‘Usri Yusro”, firman Allah Swt dalam QS. Alam Nasyrah ayat 5, semoga bisa menjadi pemicu semangat kita dalam perjuangan di manapun, bahwasanya “sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”, sebagaimana pepatah dari pejuang wanita kita, Raden Ajeng Kartini yang berbunyi “Habis Gelap, Terbitlah Terang”. Oleh karena itu, semangat perjuangan harus senantiasa kita pupuk dalam upaya pencapaian sebuah harapan, termasuk dalam perjuangan di bidang penulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tulisan ini merupakan bagian dari curhat sekaligus harapan. Tulisan ini diikutkan dalam lomba penulisan "Menulis Itu Mudah"&lt;/span&gt; di www.menulismudah.com.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1588930361965858291?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1588930361965858291/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1588930361965858291' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1588930361965858291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1588930361965858291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/02/kolumnis-muda-perjuangan-dan-harapan.html' title='Kolumnis Muda : Perjuangan dan Harapan'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R6lk19daUAI/AAAAAAAAAIo/jiqCVkWyMxI/s72-c/Pena.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-5471612623489996052</id><published>2008-01-02T19:14:00.000+07:00</published><updated>2008-01-02T19:32:47.638+07:00</updated><title type='text'>Semoga tidak seperti Depok ...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;dedicated to Brebes's People&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3uBg4mJOII/AAAAAAAAAIg/wPWVA_wAoKI/s1600-h/brebes.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3uBg4mJOII/AAAAAAAAAIg/wPWVA_wAoKI/s320/brebes.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150853000776464514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan2 Brebes yang saya banggakan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang kita ketahui, pada pemilihan Bupati pada tanggal 4 Nopember 2007, pasangan H. Indra Kusuma dan H. Agung Widyantoro, SH, MSi terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Brebes yang baru untuk periode 2007-2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan pun akhirnya digelar pada tanggal 4 Desember 2007 kemarin, oleh Gubernur Jawa Tengah, Ali Mufiz MPA atas nama Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, yang notabene adalah Mantan Gubernur Jawa Tengah. Terlepas dari lika-liku dan proses panjang sebelum pelantikan, sebagai bagian dari anak negeri Brebes yang peduli, tentu kita juga turut mengucapkan selamat atas pelantikan bupati Brebes tersebut. Namun, kita juga harus peduli dengan kondisi di balik lika-liku tersebut dan arah Brebes ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ada lika-liku sebelum pelantikan itu?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Pertama2, sosok Indra Kusuma sebagai Bupati Incumbent alias masih menduduki posisi Bupati yang lama memang sudah terkenal dengan objek unjuk rasa masyarakat Brebes, baik terkait dengan kasus BLT, pembangunan, korupsi dan lain-lain. Kini, dalam pemilihan Bupati Brebes yang baru, kasus yang lebih mengemuka di lapangan adalah dugaan ijasah palsu Indra Kusuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan ini terus menguat di masyarakat dan sudah diadukan ke polisi dan pengadilan. Kata akhir atas kontroversialnya ijasah sang bupati tersebut belum selesai. Namun, sang Bupati terus maju untuk masuk dalam bursa Bupati Brebes yang baru dan lolos dalam seleksi KPU. Indra bersama Agung yang di-backup PDIP dan Partai Golkar sebagai mesin politik yang besar di Brebes berhasil memenangkan pemilihan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa dan pemuda pun menggugat ... tidak jarang, unjuk rasa teru bergulir di tanah Brebes ini sejak terpilihnya Indra sampai pelantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tidak hanya itu, bagian dari komponen wakil rakyat di DPRD pun sebagian tidak terima dengan pelantikan tersebut karena merasa menyalahi prosedur. Dalam sumber lain disebutkan bahwa surat usulan pelantikan dari DPRD ke Menteri Dalam Negeri tidak ditandatangai oleh Ketua DPRD Brebes. Surat tersebut hanya ditandatangani oleh salah satu Wakil Ketua DPRD Brebes, Sumadi, dan dilakukan tanpa melalui sidang paripurna anggota DPRD. &lt;a href="http://kompas.com/ver1/Nusantara/0712/04/203715.htm" target="_blank"&gt;[Lihat link berikut]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak hanya segelintir orang saja yang ada di dewan menolak pelantikan itu, namun sudah menjurus pada fraksi, seperti PKB, PPP, PAN dan PKS, bahkan ada juga anggota dari PDIP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat fenomena ini sungguh sangat disayangkan ... Brebes, kota yang diidam2kan menjadi kota kemajuan bersama dalam aspek ekonomi, pendidikan dan lainnya, masih terus tersandung dengan polemik ijasah palsu, unjuk rasa dan ketidakadilan. Bahkan, sang pemimpin pun belum punya tempat di hati masyakaratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harapkan semua kasus tersebut segera dituntaskan oleh para pihak yang berwenang dan menjadi pelajaran bagi kita semuanya. Apapun hasilnya, kita harus siap menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas fenomena ini, saya berharap kasus Brebes tidak akan seperti Depok ... mungkin mayoritas anggota fraksi di DPRD ada di tangan Bupati, namun kekuatan oposisi juga begitu kuat. Jika tidak bisa menyeimbangkan, kebekuan lah yang ada. Kebijakan2 pun sangat sulit diimpelementasikan, apalagi kalau kebijakan "liar" tanpa melihat kesejahteraan rakyat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brebes, bangun lah untuk sebuah kemajuan ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;A. Maulana Ahmad al-Brebesy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------&lt;br /&gt;Artikel ini di-publish juga di &lt;a href="http://kombes.blogspot.com/2007/12/semoga-tidak-seperti-depok.html" target="_blank"&gt;KOMBES Online&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-5471612623489996052?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://kombes.blogspot.com/2007/12/semoga-tidak-seperti-depok.html' title='Semoga tidak seperti Depok ...'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/5471612623489996052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=5471612623489996052' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5471612623489996052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5471612623489996052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2008/01/semoga-tidak-seperti-depok.html' title='Semoga tidak seperti Depok ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3uBg4mJOII/AAAAAAAAAIg/wPWVA_wAoKI/s72-c/brebes.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-477121141069089110</id><published>2007-12-31T16:53:00.000+07:00</published><updated>2007-12-31T17:56:17.359+07:00</updated><title type='text'>Moment Terlewatkan ...</title><content type='html'>Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tlah lama blog kesayangan ini terlewatkan dari moment, kejadian, atau sesuatu yang menurut saya perlu dan penting untuk direkam dalam bentuk tulisan. Tentu saja, objek tulisan yang saya anggap penting tersebut adalah sedikit banyak mempengaruhi perjalanan hidup pribadi ini. Beberapa objek tulisan kali ini adalah jadi panitia seminar penelusuran sejarah persandian nasional di yogyakarta, mengisi liburan “lebaran haji” dan ujian sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3jDO4mJOHI/AAAAAAAAAIY/Ug8UUFgJJTw/s1600-h/P1011462.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3jDO4mJOHI/AAAAAAAAAIY/Ug8UUFgJJTw/s200/P1011462.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150080834376120434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagian pertama adalah tentang keikutsertaan saya di seminar penelusuran sejarah persandian nasional di Yogyakarta, pada tanggal 29 Nopember 2007 kemarin di Novotel Yogyakarta. Sebagai personel panitia inti, saya cukup bangga bisa ikut membantu tim untuk menghadirkan 3 orang narasumber yang bisa hadir semuanya secara langsung, yaitu Bpk. Kol. Purn. Drs. Santosa (Bapak Pelaku Sejarah Persandian), Bapak Prof. Dr. Suhartono (Sejarawan UGM) dan Ibu Dra. Intan Mardiyana Napitupulu, M.Hum (Direktur Museum, Depbudpar). Maklum, mereka yang menjadi narasumber adalah orang2 yang supersibuk dan super-mobile. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Seminar ini merupakan bagian dari rangkaian usaha Tim Museum Sandi Lemsaneg RI untuk mendapatkan informasi yang selengkap-lengkapnya tentang sejarah persandian RI dan permuseuman, yang nantinya bisa menjadi bekal alias bahan dalam pembangunan museum sandi di Yogyakarta. Alhamdulillah, acara berlangsung dengan lancar, meskipun tidak terlepas dari kekurangan yang ada. Thanks for all team yang sudah banyak membantu demi kesuksesan acara ini.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3jCgYmJOGI/AAAAAAAAAIQ/PPpt-Le9N1Q/s1600-h/P1011395.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3jCgYmJOGI/AAAAAAAAAIQ/PPpt-Le9N1Q/s200/P1011395.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150080035512203362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagian kedua dari isi tulisan ini adalah tentang liburan pas lebaran haji kemarin di tanah kelahiran tercinta [Brebes] dari tanggal 20 – 26 Desember 2007. Syukur alhamdulillah, liburan haji 1428-H kali ini cukup panjang atau sekitar 1 minggu dan hari demi hari terisi dengan penuh kesenangan. Bagaimana tidak senang, “wong” liburan kali ini bisa menjangkau orang2 terdekat saya, dari orang tua, kakak adik, tetangga2, mbah kakung dan keluarga besarnya, yayang tercinta [yang lagi libur juga dari kuliah di Semarang], ortu yayang [calon mertua, insyaAllah], teman2 dekat dan lainnya. Menariknya, beberapa temen [cewe] yang mau dan lagi married itu adalah temen yang dulunya deket di hati, ya singgah lah, meski sebentar  ... dan tentu saja, moment terpenting dari semua itu adalah bersama yayang tercinta ... i love u, nok ayu :) [jadi kangen lagi he2].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bagian terakhir dari tulisan ini adalah pengalaman ujian sertifikasi ahli pengadaan barang/jasa pemerintah yang diselenggarakan oleh Bappenas pada tanggal 28 Desember 2007 kemarin. Ujian ini merupakan event pertama bagi saya, meski sebelumnya udah dibekali semacam training gitu deh. Nah, untuk informasi sekedarnya, khususnya untuk anda pegawai negeri yang ingin terlibat dalam “proyek”, soal ujian sertifikasi ini tentu saja berpijak pada Keppres 80-2003 [termasuk perubahannya] yang pada umumnya dibagi menjadi 2 bentuk soal, yaitu Benar Salah (B/S) untuk soal 1-25 dan Pilihan Ganda (a/b/c/d) untuk soal 26-90. Dengan waktu yang relatif singkat (120 menit) dan jumlah soal yang cukup banyak (90 soal), maka klo dibuat rata2 ya untuk 1 soal, waktu pengerjaannya 1 menit 20 detik. Nah, yang menjadi masalah adalah soal biasanya berupa studi kasus dan tidak sekedar teori belaka sehingga perlu pencernaan dan pemahaman yang matang. Mudah2an semuanya bisa lulus, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian beberapa moment yang menurut saya perlu saya rekam di sini dan menjadi bagian dari history perjalanan saya untuk ke depan nantinya ... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Super SUKSES !&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-477121141069089110?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/477121141069089110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=477121141069089110' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/477121141069089110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/477121141069089110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/12/moment-terlewatkan.html' title='Moment Terlewatkan ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/R3jDO4mJOHI/AAAAAAAAAIY/Ug8UUFgJJTw/s72-c/P1011462.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8725066888578417151</id><published>2007-11-14T19:20:00.000+07:00</published><updated>2007-11-16T20:59:13.031+07:00</updated><title type='text'>Bukan Sembarang Thread</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rzrs4zNLU3I/AAAAAAAAAHo/r9TUKrGBYG0/s1600-h/The_Power_of_GusDur.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rzrs4zNLU3I/AAAAAAAAAHo/r9TUKrGBYG0/s400/The_Power_of_GusDur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132675185904407410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Salam ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ingin ikut share atau diskusi bareng rekan2 "politik" di &lt;a href="http://detikforum.com"&gt;detikforum.com&lt;/a&gt; sekaligus untuk ikut menimba ilmu dari seorang Gus Dur karena kebetulan lagi pengen nyantri "virtual" ama beliau, khususnya di ranah politik. Akhirnya, saya mencoba untuk membuat thread berjudul &lt;a href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=4060"&gt;"The Power of Gus Dur"&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut sedikit argumen sebagai penghantar thread tersebut yang saya tulis di postingan pertama :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Salam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat detik everywhere ... judul di atas sekedar menggambarkan sosok seorang Gus Dur (GD) yang masih mempunyai kekuatan yg luar biasa di negeri ini .. kehadirannya yang ingin nyalon jadi presiden lagi pun menjadi sorotan tajam publik detik ini. Banyk yg memakinya, tapi banyak pula yang menyukainya. Mungkin klo di-rank, tanggapan paling banyak ya salahsatunya tentang Gus Dur ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiprahnya segudang, ngga cuman lokal, nasional bahkan internasional. Nama nya ngga cuman terukir di sejarah NU, nasional bahkan karya2 intelektualnya menjadi komparasi karya ilmiah. konon intelektualitasnya di atas capres 2004, ngga tau deh dibanding ama habibie, cuman habibie ya tau nya teknologi aja. yang muda, yg tua, yg anak2 masih pada demen nih Gus Dur ... kadang bisa ngomong politik, sejarah, fiqh, budaya, bola dll .. intelektualistas nya perpaduan gaya pesantren, timur dengan modern -barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan lain memang dlm produktifitas karyanya yg wuih, bejibun dah buku2 ttg beliau,.. terus banyak banget penulis "hidup" jg dari beliau .. karena mbahas gus dur dll .... muncul 1 buku aja karya GD, udah di bedah dimana, di salin ke beberapa bahasa asing .. salut dah gus ama Engkau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malah, waktu kecil katanya udah khatam baca tulisan2 pikiran barat kaya marxisme dll ... pakai bahasa asing lagi .. busyett .. mana ada yg sekarang, wong yg kuliahan aja kdg males buat baca2. memang fisik yang menjadi kelemahan, tp justru tidk menjadi penghalang untuk turut membangun sebuah peradaban bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda yg fanatik, sekedar suka bahkan yang anti-gus Dur silakan nanggepin tentang kekuatan gus dur .. asal dalam tataran yang masih sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga tetap sehat gus ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- Salam kebangkitan ---&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dalam perkembangannya, thread ini menjadi thread yang sangat banyak dikunjungi dan sangat banyak juga tanggapan di detikforum.com ... [Sekarang, prestasi tersebut dipegang ama thread lain karena judulnya lebih kontroversial dan heboh]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, jumlah frekuensi view dan reply yang sangat banyak pada thread ini bagian dari pertanda begitu power nya seorang Gus Dur ... Menjadi kebanggaan tersendiri bagi pribadi untuk menuangkan ide yang bisa direspon dengan baik, meski tak sedikit celaan itu ternyata datang juga ke saya sebagai pembuat thread ini, bahkan istilah "pengkultusan", "pendewaan" dll yang tidak pada tempatnya juga datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara rekan2 yang kontra pun sampai mengusulkan thread ini ditutup dengan alasan yang menurut saya tidak berdasar, dan tentu saja saya perlu berargumen kembali tentang thread ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, saya begitu simpati dengan rekan2 yang sudah meluangkan waktunya untuk bertuker wawasan, termasuk mas mans, mas tulus, mba thea, mas Lutfi Manar dan rekan semuanya yg lain ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, saya mohon maaf lahir batin jika thread di atas mengguncang pikiran dan hati rekan2 semuanya yang ikut nimbrung di thread tersebut karena sebaik dan sesopan apapun pada tanggapan, kritik dan saran dari kita, pasti ada juga kadar negatif  di dalamnya, entah riya, sombong atau yg lain pasti lah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetep akur dan mari berpikir positif untuk ke depan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8725066888578417151?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://forum.detik.com/showthread.php?t=4060' title='Bukan Sembarang Thread'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8725066888578417151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8725066888578417151' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8725066888578417151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8725066888578417151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/11/bukan-sembarang-thread.html' title='Bukan Sembarang Thread'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rzrs4zNLU3I/AAAAAAAAAHo/r9TUKrGBYG0/s72-c/The_Power_of_GusDur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4029100215695137642</id><published>2007-10-25T17:25:00.000+07:00</published><updated>2007-10-25T18:21:35.491+07:00</updated><title type='text'>KOMMIT-Online, Karya Teranyar ku ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RyB3Bn8KRgI/AAAAAAAAAHY/B2YZR3xK_PA/s1600-h/Untitled-4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RyB3Bn8KRgI/AAAAAAAAAHY/B2YZR3xK_PA/s400/Untitled-4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125227245732513282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, bagian dari niat untuk membangun KOMMIT melalui web sedikit demi sedikit bisa diraih. Domain yang diambil akhirnya dot net karena org dan or.id statusnya not available alias sudah dipakai ama orang lain. So, jadilah &lt;a href="http://www.kommit.net" target="_blank"&gt;www.kommit.net&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan web ini cukup singkat, cukup memakan waktu seminggu karena kebetulan software2 pembangun web sudah ada semua, termasuk data2 yang dibutuhkan, maklum saya di bagian sekretariat KOMMIT :).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Software yang saya gunakan adalah Macromedia Dreamweaver versi 8 (tidak jauh lah dengan versi MX 2004), dan sana-sini tentunya masih dalam penyempurnaan dan pengembangan, apalagi bahasa pemrograman yang digunakan dalam web ini adalah PHP, bukan ASP yang selama ini saya pelajari, so mesti belajar lagi dari awal karena untuk database-nya otomatis menggunakan MySQL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Anda yang jago PHP, tentunya share ilmu Anda sangat berarti :) .. InsyaAllah amal Anda bisa jadi bekal akhirat nanti, amin :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk KOMMIT-ers, mohon saran dan masukan biar lebih bagus lagi ... segera kunjungi &lt;a href="http://www.kommit.net" target="_blank"&gt;www.kommit.net&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses !!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4029100215695137642?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kommit.net' title='KOMMIT-Online, Karya Teranyar ku ...'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4029100215695137642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4029100215695137642' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4029100215695137642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4029100215695137642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/10/kommit-online-karya-teranyar-ku.html' title='KOMMIT-Online, Karya Teranyar ku ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RyB3Bn8KRgI/AAAAAAAAAHY/B2YZR3xK_PA/s72-c/Untitled-4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-3651759051334031134</id><published>2007-10-21T18:39:00.000+07:00</published><updated>2007-10-21T19:49:41.337+07:00</updated><title type='text'>10 Ucapan Lebaran Terbaik</title><content type='html'>Assalamu'alaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mumpung" masih dalam suasana lebaran, saya sampaikan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1428 H", Minal Aidzin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ucapan terimakasih saya untuk rekan2 yang telah mengirimkan ucapan selamat lebaran kepada saya sekitar 60-an ucapan, saya pilih 10 ucapan terbaik versi saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun pertimbangan dalam ucapan terbaik ini hanya berdasarkan naluri pribadi dalam memandang dan memaknai kata2 yang tersurat dalam ucapan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut 10 ucapan lebaran terbaik versi gus maul (tidak berdasarkan peringkat) :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Pengirim : Yuli (teman TK/SD/SMP/SMU, sekarang perawat di RS Jakarta)&lt;br /&gt;   "Karena ikhlas, hati jadi bersih&lt;br /&gt;    karena iman, hati jadi kuat&lt;br /&gt;    karena akhlak, hati jadi indah&lt;br /&gt;    karena maaf, hati jadi kaya&lt;br /&gt;    Ku telungkupkan kedua telapak tangan dan&lt;br /&gt;    ku ucapkan taqobbalallahu minna waminkum&lt;br /&gt;    mohon maaf lahir dan batin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengirim : Lutfi (sobat NU di Yogyakarta)&lt;br /&gt;   "1 senyum sanggup sejukan jiwa&lt;br /&gt;    1 kata sanggup ubahkan rasa&lt;br /&gt;    1000 maaf ku pinta atas khilaf yang pernah ku buat&lt;br /&gt;    minal aidin wal faizin&lt;br /&gt;    maaf lahir bathin&lt;br /&gt;    teman ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengirim : Atin (ponakan dari suami bu lek, tinggal di bogor)&lt;br /&gt;   "Dalam kerendahan hati, ada ketinggian budi&lt;br /&gt;    dalam kemiskinan harta, ada kekayaan jiwa&lt;br /&gt;    dalam lautan khilaf, ada samudra maaf ...&lt;br /&gt;    Met idul fitri 1428 H&lt;br /&gt;    Mohon maaf lahir dan bathin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengirim : Lia (sobat Brebes, guru Mts di Brebes)&lt;br /&gt;   "Taqobbalallahu minna waminkum&lt;br /&gt;    Shiyamana wa shiyamakum&lt;br /&gt;    minal a'idin wal faizin (dalam format huruf arab)&lt;br /&gt;    Selamat hari raya idul fitri 1428 H&lt;br /&gt;    Mohon maaf lahir dan  batin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pengirim : Hasyim (teman ngobrol di kampung, Brebes)&lt;br /&gt;   "kagem sederek batur sedulur&lt;br /&gt;    kula sakeluargi ngaturaken&lt;br /&gt;    nyuwun agunging panganpunten "lahir lan batin"&lt;br /&gt;    ing bulan kang fitri&lt;br /&gt;    moga2 sadaya pinaringan bersih saking dosa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pengirim : Ashabul (kanca SMU, karyawati di Tangerang)&lt;br /&gt;   "Jika qalbu seputih salju, jangan biarkan ia keruh&lt;br /&gt;    jika renungan seindah bulan, maka hiasilah dengan iman&lt;br /&gt;    Sepuluh jari ku rapatkan&lt;br /&gt;    minal aidzin wal faizin&lt;br /&gt;    Maaf lahir batin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pengirim : Eva (sobat SMU, ex-kekasih :), tinggal di Brebes)&lt;br /&gt;   "Terbuai bayu melembutkan sukma,&lt;br /&gt;    menghantar hembusan gema takbir perkasa&lt;br /&gt;    seiring nilai fitri yang suci ...&lt;br /&gt;    Maafkan segala khilaf saya&lt;br /&gt;    Minal aidin wal faizin"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Pengirim : Heri Firdaus (Sobat PKB, sekarang Ketua Tanfidz DPC PKB Bogor)&lt;br /&gt;   "keluarga besar DPC PKB Bogor mengucapkan&lt;br /&gt;    selamat idul fitri 1428 H&lt;br /&gt;    mohon maaf lahir dan batin&lt;br /&gt;    bangkitlah bangsa ku - damailah negeri ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Pengirim : Wawan (sobat diklat, pegawai bea cukai di jakarta)&lt;br /&gt;   "Atun dhahar ketan, tambah kupat ngangge santen&lt;br /&gt;    sampun ngancik sasi ramadhan sedoyo tepat nyuwun ngapunten lahir lan bhatin&lt;br /&gt;    minal aidin wal faizin&lt;br /&gt;    mugi2 amal ibadah kito sekalian sami dipun tampi marang Gusti Allah .. Amin .."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Pengirim : Pipit (adek Brebes, sekarang kuliah di IPB Bogor)&lt;br /&gt;   "Berdaun kasih, berbunga sayang&lt;br /&gt;    beralas ikhlas, beratap doa&lt;br /&gt;    bersimbah khilah dan salah, merajut maaf di bulan nan fitrah&lt;br /&gt;    met lebaran mohon maaf lahir dan batin ya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, selain 10 ucapan lebaran terbaik di atas, ada ucapan spesial tentunya karena ucapan ini meski [mungkin] standar tapi datang dari seorang yang spesial yang lagi kuliah nan jauh di sana (Semarang) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mata kadang salah melihat&lt;br /&gt; mulut kadang salah mengucap&lt;br /&gt; hati kadang salah menduga&lt;br /&gt; telinga kadang salah mendengar&lt;br /&gt; mari kita sucikan hati&lt;br /&gt; mohon maaf lahir dan batin&lt;br /&gt; selamat hari raya idul fitri&lt;br /&gt; mas ku ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, saya sampaikan terimakasih tak terhingga buat rekan2 yang sudah mengirimkan ucapan lebarannya baik via sms maupun telepon kepada saya. Tentunya saya juga mohon maaf lahir batin atas khilaf dan salah saya, karena al-insanu makhalu al-khthoi wa nisyan, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an Allah mencatat amal perbuatan kita dan menjadikan kita hamba2-Nya yang kembali ke fitri. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-3651759051334031134?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/3651759051334031134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=3651759051334031134' title='23 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3651759051334031134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/3651759051334031134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/10/10-ucapan-lebaran-terbaik.html' title='10 Ucapan Lebaran Terbaik'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>23</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-854544384248075608</id><published>2007-09-13T15:38:00.000+07:00</published><updated>2007-09-13T16:30:39.740+07:00</updated><title type='text'>Coming Soon : Crypto Museum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukCer_yX6I/AAAAAAAAAHQ/ivuXKw6UFCs/s1600-h/museum+sandi.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukCer_yX6I/AAAAAAAAAHQ/ivuXKw6UFCs/s320/museum+sandi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109617978458136482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin benar, pengabdian kepada bangsa tak kan pernah padam. Tentu saja ini bagi insan yang benar2 kokoh dalam ideologis dan nasionalis. Pengabdian itu pun tidak mengenal ruang, waktu dan jarak. Terlebih jika dibarengi dengan niat yang tulus, sungguh menjadi spirit yang luar biasa untuk kemajuan bangsa di kelak nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukA2L_yX3I/AAAAAAAAAG4/iaRIgz2ISnE/s1600-h/Doki.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukA2L_yX3I/AAAAAAAAAG4/iaRIgz2ISnE/s200/Doki.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109616183161806706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Abstraksi di atas mudah2an selalu terpatri di jiwa ini, paling tidak pengabdian melalui jalur birokrat-ku. Mungkin dalam bagian itu, proyek pembangunan "Crypto Museum" atau Museum Sandi menjadi salahsatu hal yang ikut membawa dalam pengabdian itu bersama tim di "medan perjuangan", sudut Ragunan, Jaksel.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Lebih dari 1 tahun proses administrasi dan konsolidasi berjalan. Dukungan internal dan eksternal tentu lah ada, dengan tuntutan penyelesaian yang super, jiwa ini tentu butuh spirit yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukBDr_yX4I/AAAAAAAAAHA/BOJimO5rzrQ/s1600-h/suasana.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukBDr_yX4I/AAAAAAAAAHA/BOJimO5rzrQ/s200/suasana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109616415090040706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, selama 2 hari kemarin, bagian dari "PR" pembangunan museum sandi berupa seminar "Penelusuran Perjalanan Persandian Nasional" berlangsung dengan lancar meski saya akui, kurang maksimal. Hal ini tentu saja kurang dalam persiapan. Mudah2an akan menjadi lebih baik untuk ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar info, seminar berlangsung selama 2 hari, 5-6 September 2007 dengan narasumber dari Pelaku Persandian, Sejarawan, Direktur Museum (diwakili Kepala Museum Benteng DIY) dan Petinggi Persandian TNI. Seminar ini bertujuan untuk merangkai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Story Line &lt;/span&gt;yang sebenarnya tentang perjalanan Persandian, tak terkecuali menyangkut Bapak Persandian Indonesia, (alm.) dr Roebiono Kertopati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukBPr_yX5I/AAAAAAAAAHI/_DHHL9_ulZc/s1600-h/poto_bersama.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukBPr_yX5I/AAAAAAAAAHI/_DHHL9_ulZc/s200/poto_bersama.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5109616621248470930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda pecinta, pemerhati, atau pun masuk dalam jajaran persandian, mohon doa restu dari Anda semua ... InsyaAllah dengan doa dan dukungan Anda, The Crypto Museum alias Museum Sandi bisa segera dibangun dengan lancar yang terintegrasikan dengan Museum Perjuangan Brontokusuman, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti perkembangan berikutnya ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-854544384248075608?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/854544384248075608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=854544384248075608' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/854544384248075608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/854544384248075608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/09/coming-soon-crypto-museum.html' title='&lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;Coming Soon &lt;/span&gt;: Crypto Museum'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RukCer_yX6I/AAAAAAAAAHQ/ivuXKw6UFCs/s72-c/museum+sandi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-4172061217347577532</id><published>2007-09-11T12:50:00.000+07:00</published><updated>2007-09-11T15:24:06.124+07:00</updated><title type='text'>Merancang Blog "Step by Step"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuYyS7XfAjI/AAAAAAAAAFo/HJIDPr4Os-4/s1600-h/santri+melek+internet5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuYyS7XfAjI/AAAAAAAAAFo/HJIDPr4Os-4/s400/santri+melek+internet5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108826128053633586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tulisan di atas adalah judul presentasi saya di hadapan sejumlah santri Ponpes An-Nuur, Bekasi Utara, dalam rangka pelatihan IT "Santri Melek Internet", pada Sabtu, 8 September 2007 kemarin. Presentasi ini adalah bagian dari upaya rekan2 KOMMIT untuk membagi ilmu dan wawasan kepada generasi muda untuk mengenal teknologi IT, khususnya di kalangan pelajar/santri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuY0Q7XfAlI/AAAAAAAAAF4/IodCzpT01Q0/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuY0Q7XfAlI/AAAAAAAAAF4/IodCzpT01Q0/s200/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108828292717150802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangkaian pelatihan ini, diawali dengan pengenalan tentang internet, jaringan dan pembuatannya, tips berselancar di internet, pengenalan email dan pembuatannya, dan terakhir, jatah saya, pengenalan blog dan cara membangunnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuY1HbXfAmI/AAAAAAAAAGA/qf8H05SHX-0/s1600-h/2_2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuY1HbXfAmI/AAAAAAAAAGA/qf8H05SHX-0/s200/2_2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108829229020021346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, mereka cukup tertarik dan "rasa ingin tahu" tentang dunia internet begitu tinggi. Hanya saja, koneksi yang ada memang belum sesuai harapan karena keterbatasan tools dan sumberdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang tertarik dengan materi2 tersebut, bisa Anda download di sini :&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.geocities.com/amaz_axe27/0_Sejarah_internet.pdf"&gt;Pengenalan Internet&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.geocities.com/amaz_axe27/1_Memasang_Kabel_Jaringan.pdf"&gt;Jaringan dan Pemasangannya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.geocities.com/amaz_axe27/2_Belajar_Internet_dan_Membuat_Email.pdf"&gt;Tips Berselancar di Internet dan Pembuatan Email&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. Tips Membangun Blog "Step by Step" &lt;a href="http://www.geocities.com/amaz_axe27/3_1_Membangun_Blog.pdf"&gt;[Artikel 1]&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.geocities.com/amaz_axe27/3_2_Merancang_Blog_Step_by_Step.pdf"&gt;[Artikel II]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuY1N7XfAnI/AAAAAAAAAGI/_PeRIflmkBc/s1600-h/3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuY1N7XfAnI/AAAAAAAAAGI/_PeRIflmkBc/s200/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108829340689171058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teriring ucapan terimakasih kepada sang tuan rumah, Gus Wiwik atas kesediaan tempat "pusat komputer"-nya, rekan2 KOMMIT yang terus semangat dalam mengemban misi membangun umatnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bil-lillahi ta'ala&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah2an kegiatan ini memberikan nuansa positif untuk kemajuan generasi muda dan bisa menjadi lebih baik lagi untuk ke depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum wr wb,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-4172061217347577532?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/4172061217347577532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=4172061217347577532' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4172061217347577532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/4172061217347577532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/09/merancang-blog-step-by-step.html' title='Merancang Blog &quot;Step by Step&quot;'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuYyS7XfAjI/AAAAAAAAAFo/HJIDPr4Os-4/s72-c/santri+melek+internet5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1970255687084644139</id><published>2007-09-09T16:18:00.000+07:00</published><updated>2007-09-10T19:08:16.748+07:00</updated><title type='text'>Marhaban Yaa Ramadhan 1428 Hijriyyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuO8VbXfAiI/AAAAAAAAAFg/D06aoKdZPGU/s1600-h/marhaban.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuO8VbXfAiI/AAAAAAAAAFg/D06aoKdZPGU/s400/marhaban.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5108133478677807650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Awal Ramadhan 1428 H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengenai awal Ramadhan 1428 H, tentu saya lebih berpatokan pada keputusan pemerintah (c.q Departemen Agama) sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;waliyul amri&lt;/span&gt; di negeri Indonesia ini. Yang jelas, dari informasi sementara, InsyaAllah hari pertama Ramadhan 1428 H ini berbarengan di seluruh Indonesia. Mudah2an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dilansir di &lt;a href="http://www.nu.or.id"&gt;NU Online&lt;/a&gt;, meski penentuan awal puasa belum resmi diputuskan, kemungkinan besar 1 Ramadhan 1428 H sebagai hari pertama puasa Ramadhan akan jatuh pada hari Kamis, 13 September 2007. Sebagaimana yang di-amini oleh &lt;a href="http://www.persis.or.id"&gt;PP Persatuan Islam&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.muhammadiyah.or.id"&gt;PP Muhammadiyah &lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&amp;menu=news_view&amp;news_id=10009"&gt;Dalih oleh seorang tokoh NU di Jatim&lt;/a&gt;, "pada hari Selasa, 11 September 2007, posisi hilal sulit dirukyat, sehingga bulan Sya`ban akan diistikmalkan atau digenapkan menjadi 30 hari". &lt;a href="http://www.persis.or.id/site/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=71"&gt;Dalih PP Persis&lt;/a&gt;, "Ijtima' akhir Sya'ban 1428 H hari selasa 11 September 2007 pukul 19.45.37 WIB. Ketinggian hilal waktu maghrib di Banda Aceh -2051'0,4", di Jayapura -402'32"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.medanbisnisonline.com/rubrik.php?p=96315&amp;more=1"&gt;Dalih PP Muhammadiyah&lt;/a&gt; (c.q Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muham­madiyah), "ijtimak menjelang Ra­ma­dhan 1428 H terjadi pada hari Selasa Legi, 11 September 2007, pukul 19:46:02 WIB. Tinggi hilal pada saat terbenam matahari, di Yog­yakarta -02 09’ 06’’ (hilal belum wujud) dan di seluruh wilayah Indonesia pada saat matahari terbenam (sunset), hilal juga masih di bawah ufuk. Dengan demikian, 1 Ramadhan diputuskan jatuh pada hari 13 September 2007". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, kemungkinan awal Lebaran 1 Syawal 1428 dirayakan berbarengan pun sama, pada hari Sabtu, 13 Oktober 2007. Bahkan PP Persis sudah memutuskan tentang awal tersebut. Mudah2an keputusan PB NU dan PP Muhammadiyah pun sama. InsyaAllah ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriring permohonan maaf atas khilaf dan kesalahan saya kepada Anda semua ... baik lahir maupun bathin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamith Tharieq&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1970255687084644139?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1970255687084644139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1970255687084644139' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1970255687084644139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1970255687084644139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/09/marhaban-yaa-ramadhan-1428-hijriyyah.html' title='Marhaban Yaa Ramadhan 1428 Hijriyyah'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RuO8VbXfAiI/AAAAAAAAAFg/D06aoKdZPGU/s72-c/marhaban.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-5695356423671840737</id><published>2007-08-24T16:29:00.000+07:00</published><updated>2007-08-24T18:39:08.795+07:00</updated><title type='text'>Sajak Relung Jiwa</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;[Relung - I]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Relungan Jiwa untuk Sobat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin tak berdimensi linear, yang bergerak tak beraturan sana sini ...&lt;br /&gt;Awan pun membentang langit tak berujung dan tak satu rupa ...&lt;br /&gt;Mereka hanyalah sebuah abstraksi alam&lt;br /&gt;Mereka bergerak semaunya tanpa emosi&lt;br /&gt;Tidak lah sama dengan hati manusia&lt;br /&gt;Ikatannya melintasi alam jagat raya ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini ...&lt;br /&gt;Hati ini pun bertanya ..&lt;br /&gt;Apa kabar Engkau sekarang?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;-------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;[Relung-II]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Special untuk "Sang Perempuan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa Engkau ...&lt;br /&gt;Elok nan menawan ...&lt;br /&gt;Sarat kemuliaan dan kewibawaan ...&lt;br /&gt;Penuh kekuatan nan kelembutan ...&lt;br /&gt;Kedamaian dan kasih sayang ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan pilar-pilar mu itu, Kawan&lt;br /&gt;Bersama doa dan perjuangan&lt;br /&gt;Sangga keluarga, bangsa dan agama mu&lt;br /&gt;Menuju kebesaran dalam ridha-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-5695356423671840737?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/5695356423671840737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=5695356423671840737' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5695356423671840737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5695356423671840737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/08/sajak-relung-jiwa.html' title='Sajak Relung Jiwa'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-156807782159070878</id><published>2007-08-14T08:00:00.000+07:00</published><updated>2007-08-21T11:49:39.859+07:00</updated><title type='text'>Petualangan [lagi] di bumi Anyer</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEDhDnqhkI/AAAAAAAAAEg/brVrkA1oBWI/s1600-h/anyer.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEDhDnqhkI/AAAAAAAAAEg/brVrkA1oBWI/s200/anyer.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098360119602349634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anyer lagi, anyer lagi .. ya kata itu lah yang mungkin pas untuk menggantikan istilah subjek orang, yang terkenal 4-L nya, Lu Lagi Lu Lagi. Tentu saja, beda waktu, beda tujuan. Nah dibalik perjalanan ke Anyer-ku yang kesekian ini, adalah untuk merayakan dari sebuah acara perpisahan .. loh kok bisa?. Yup, acara ini merupakan bagian follow-up dari “perpecahan” [dibaca : perpindahan] anggota yang disebar ke berbagai bidang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEEnznqhmI/AAAAAAAAAEw/kIRNsR4Aq7Q/s1600-h/anyer2.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEEnznqhmI/AAAAAAAAAEw/kIRNsR4Aq7Q/s200/anyer2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098361335078094434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari service villa yang ditempati, [yang jelas nyaman siih :)], acara ini tetap berlangsung dengan “enjoy” dan “happy”, meski disayangkan beberapa personil “inti” berhalangan hadir. Acara ini “memakan” waktu Sabtu – Minggu kemarin, 11-12 Agustus 2007, yang sebenernya nih pas Sabtu itu, ada seremonial Isra’ Mi’raj :). Btw, InsyaAllah ngga lupa deh peristiwa besar kanjeng Nabi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Acara ini didominasi dengan “mencebur” ke pantai, maklum ngga ada acara special yang perlu dirayain bareng2, selain me-ngobrol ria sambil ber-gaple :) [khusus untuk cowok donk]. Nah, yang menarik dari acara ini tentunya kita bisa saling mengenal keluarga temen sendiri, apalagi mereka yang membawa buah hati. Tak jarang, justru mereka lah [bayi dan anak kecil] yang memecahkan suasana menjadi segar dan riang gembira [kaya lagunya Tasya hehe].&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RspqebXfAgI/AAAAAAAAAFQ/yLI9X9od-qA/s1600-h/gaple.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RspqebXfAgI/AAAAAAAAAFQ/yLI9X9od-qA/s200/gaple.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5101006598925386242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yang tak kalah hebatnya adalah acara makan. Acara ini cukup mendapat porsi perhatian yang besar dari “petualang” Anyer. Apalagi jika dilakukan setelah tidur + aktivitas berat di pantai, seperti renang dan naik Banana Boat*. Sedangkan aktifitas ringan, biasanya berupa “cuci mata” dan jalan2 menelusuri bibir cewek, ups maaf salah, maksudnya bibir pantai :).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEEQjnqhlI/AAAAAAAAAEo/AxPTzAGA9Hc/s1600-h/banana.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEEQjnqhlI/AAAAAAAAAEo/AxPTzAGA9Hc/s200/banana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098360935646135890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekedar share info, sekali naik Banana Boat per paketnya [5 orang] seharga Rp150 ribu,-. Nah klo kita bisa tawar tuh harga, bisa lah turun menjadi Rp100 ribu. Dalam sekali perjalanan tersebut, para penumpang yang sebelumnya dibekalin ama jaket pengaman [biar ngambang maksudnya] akan diberi “ganjaran” dijatuhkan sebanyak 2 kali, di tengah laut ama deket tepi pantai. Bagi Anda yang ingin mencoba, gimana sih rasanya kecebur di tengah laut, sarana Banana Boat ini mungkin bisa menjadi pilihan, meski terasa mahal dikit siih hehe :).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEFCznqhnI/AAAAAAAAAE4/qDm0ZW2FGdw/s1600-h/anyer3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEFCznqhnI/AAAAAAAAAE4/qDm0ZW2FGdw/s200/anyer3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098361798934562418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya itu lah sedikit “rekaman” dalam otak gue tentang “petualangan” di Anyer bersama rekan2 di kantor. Mudah2an bisa makin mempererat tali silaturahim dan menjadi alat penyegar untuk kehidupan di lingkungan yang “baru”, meski sebagian masih dalam wadah yang “lama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to semuanya .. Sukses selalu dan tetap “menatap ke depan” dengan warna baru …. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------&lt;br /&gt;*Suatu perahu yang terbuat dari plastik berbentuk pisang, yang terdiri dari 3 bagian. bagian tengah berbentuk pisang agak lancip, yang diapit oleh sisi kanan dan kirinya, dengan ukuran yang lebih kecil dari bagian tengah untuk keseimbangan. Perahu plastik ini biasanya ditarik dengan tali pada belakang SpeedBoat untuk dijadikan sarana transportasi hiburan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-156807782159070878?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/156807782159070878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=156807782159070878' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/156807782159070878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/156807782159070878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/08/petualangan-lagi-di-bumi-anyer.html' title='Petualangan [lagi] di bumi Anyer'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsEDhDnqhkI/AAAAAAAAAEg/brVrkA1oBWI/s72-c/anyer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-1667109019078128565</id><published>2007-08-14T07:52:00.000+07:00</published><updated>2007-08-14T16:07:40.364+07:00</updated><title type='text'>Perayaan “super sederhana” di HUT MASPI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsFu5jnqhpI/AAAAAAAAAFI/NSQgXuJ59z0/s1600-h/maspi2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsFu5jnqhpI/AAAAAAAAAFI/NSQgXuJ59z0/s320/maspi2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098478188253316754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 tahun sudah MASPI berdiri, tepatnya pada tanggal 10 Agustus 2007 kemarin, setelah pada tanggal yang sama di tahun 2006, MASPI dideklarasikan oleh Menteri Pertahanan RI bersama oleh komunitas pecinta sandi dan keamanan informasi di Balai Sidang Universitas Indonesia, Depok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bagian dari rasa syukur tersebut, beberapa personil MASPI merayakannya dengan “temu bareng + makan malam” di warung Geulis, Ragunan di sudut selatan Jakarta, tepat pada tanggal 10 Agustus 2007, selepas Maghrib. Acara ini dimulai dengan pemanjatan doa rasa syukur, yang dilanjutkan dengan makan malam. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Personil yang hadir di acara ulang tahun “super sederhana” ini adalah J. Maeran Soenarto (Ketua MASPI), Intan Rahayu (Wa. Sekretaris MASPI), Y.B. Soesilo, Retno AS, Pinuji, Christyanto (Bendahara) , Nunil P,  dan 3 orang anggota sekretariat, yaitu M. Syahral, Agus Maulana dan Imam Wiharmoko. Beberapa personil lain berhalangan hadir karena sesuatu hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah barang tentu, acara tersebut diwarnai diskusi ringan antar personil, yang tidak jauh dari materi sandi dan teknologi informasi. Sayang memang, canda tawa mereka tidak sempat terekam oleh reporter :). Yang jelas, kita pecinta sandi dan keamanan informasi terus berusaha untuk menjaga eksistensi komunitas MASPI ini ke depan, termasuk website MASPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, kita mesti akui bahwa profesionalitas di tubuh organisasi, termasuk MASPI, terkadang berbenturan dengan pekerjaan rutin sang anggota. Hal ini tentunya berpengaruh ada ketidakoptimalan dalam membangun organisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, peran serta para pecinta sandi dan keamanan informasi sangat diharapkan untuk bisa bekerjasama dalam membangun MASPI dan dunia “information security”, khususnya di Indonesia menjadi lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun, MASPI ! Kami selalu bersama mu … &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-1667109019078128565?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/1667109019078128565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=1667109019078128565' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1667109019078128565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/1667109019078128565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/08/perayaan-super-sederhana-di-hut-maspi.html' title='Perayaan “super sederhana” di HUT MASPI'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsFu5jnqhpI/AAAAAAAAAFI/NSQgXuJ59z0/s72-c/maspi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-166012643912986139</id><published>2007-08-09T14:26:00.000+07:00</published><updated>2007-08-14T15:38:49.181+07:00</updated><title type='text'>Kala sang Profesor melihatku ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrdojnqhcI/AAAAAAAAADg/HZRsMK_EV3M/s1600-h/HS.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrdojnqhcI/AAAAAAAAADg/HZRsMK_EV3M/s320/HS.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096629617149248962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Judul di atas bukanlah gambaran secara harfiah, bahwa sang Profesor melihat [fisik] saya. Namun substansinya pada tulisan, dan lebih spesifik lagi &lt;a href="http://www.dpp-pkb.org/partai.php?pkb=content&amp;op=viewarticle&amp;artid=232"&gt;tulisan ku tentang PKB&lt;/a&gt;, yang diadaptasikan ke dalam tulisan &lt;a href="http://republikdamai.blogspot.com/2007/06/biodata-prof-ris-hermawan-sulistyo-ma.html"&gt;Prof. DR. Hermawan Sulistyo&lt;/a&gt;. Sang peneliti LIPI yang sedang mencalonkan diri menjadi gubernur Jatim ini ternyata "merekam" beberapa larik tulisan saya untuk masuk dalam tulisan panjang beliau tentang &lt;a href="http://www.dpp-pkb.org"&gt;PKB&lt;/a&gt;, dalam rangka memperingati hari lahir PKB ke-9. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan sang Profesor ini digarap dalam sebuah buku berjudul "9 Tahun PKB, Kritik dan Harapan" bersama tulisan tokoh2 terpandang lainnya, baik elit politik, analis politik maupun tokoh2 yang sangat dekat dengan NU dan PKB, seperti &lt;a href="http://www.gusdur.net"&gt;Gus Dur&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/h/hasyim-muzadi/index.shtml"&gt;KH Hasyim Muzadi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/e/effendi-gazali/index.shtml"&gt;Effendi Ghozali PhD&lt;/a&gt;, Prof. Mahfud MD, Efendi Choiri dll. Sayang, tulisan dari budayawan &lt;a href="http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/e/emha-ainun-nadjib/index.shtml"&gt;Cak Nun&lt;/a&gt;, yang berjudul &lt;a href="http://muda-pkb.blogspot.com/2007/08/gus-muhammad-saw.html"&gt;"Gus Muhammad SAW"&lt;/a&gt; ngga masuk, padahal bagus banget untuk introspeksi dan analisa internal partai ke depan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsFp6TnqhoI/AAAAAAAAAFA/QaHwC1LCS00/s1600-h/bukupekabe.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RsFp6TnqhoI/AAAAAAAAAFA/QaHwC1LCS00/s200/bukupekabe.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5098472703580079746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Btw, saya sangat bersyukur, meski sedikit huruf dari tulisan saya yang "diadop + diadaptasi" dalam tulisan sang Profesor, cukup bagi saya untuk merasa senang dan terharu, terlebih ternyata yang diadaptasikan dari tulisan saya aslinya lebih dari 3 paragraf. Keharuan ini tidak lain, karena saya hanyalah seorang "anak bawang", anak yang baru beranjak dalam proses pergumulan ide dan politik secara umum, dan ternyata di-lihat dan di-dengar oleh sang profesor. Tetapi bisa juga istilah "anak bawang" itu selalu melekat ke saya, karena memang saya dilahirkan di kota yang terkenal bawang merahnya alias Brebes hehe :).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini bisa menjadi pemicu bagi impian saya dalam proses pergumulan ide [politik]. Impian2 bagi saya dalam rangka tulisan adalah menjadi kolumnis .. ya, pengisi kolom di koran2 yang beredar dan masuk dalam jajaran penulis muda. Maklum, sampai saat ini nama saya sekali pun belum tembus di "pasaran", kecuali di website PKB bagian kolom. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, harus saya akui karena data dukung tulisan saya dan posisi serta peran saya dalam ranah pergumulan politik dan sosial belum [tidak] kuat. Impian lainnya untuk periode yang panjang adalah nama "Agus Maulana al-Brebesy" ikut nimbrung dalam kolom nama2 di ...ups, maaf, saya ngga jadi tulis di sini, ngga enak :) [cukup saya yg tahu dan temen yg dekat di hati he2]. Ya, itulah mimpi. Hanya Allah yang tahu garis hidup anak manusia. Tapi boleh aja donk mimpi, karena terkadang kesuksesan orang berawal dari mimpi, dan yang penting terus berusaha dan berdoa :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, sukses selalu dan tetap semangat :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-166012643912986139?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/166012643912986139/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=166012643912986139' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/166012643912986139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/166012643912986139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/08/kala-sang-profesor-melihatku.html' title='Kala sang Profesor melihatku ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrdojnqhcI/AAAAAAAAADg/HZRsMK_EV3M/s72-c/HS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-7739412383369602784</id><published>2007-08-08T20:48:00.000+07:00</published><updated>2007-08-08T21:14:31.698+07:00</updated><title type='text'>Sehari bersama Nahdliyin IT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrnNeznqhbI/AAAAAAAAADY/H5DDzRR9u_Q/s1600-h/NU.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrnNeznqhbI/AAAAAAAAADY/H5DDzRR9u_Q/s400/NU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096330382482769330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Agustus 2007, mungkin bagi sebagian orang DKI standby di rumah untuk menyoblos cagub pilihannya. Namun tidak bagi saya, maklum baru proses perpindahan domisili, so belum berhak memilih di pilkada ini. Btw, terlepas dari siapa pemenang nya, hari pencoblosan ini saya gunakan untuk ikut lokakarya NU Online di Hotel Sofyan Betawi, Cikini, Jakarta. Dan tentunya, karena diselenggarakan pada hari pilkada, jam nya pun disesuaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang diprakarsai NU Online dan bekerja sama dengan Lajnah Ta’lif wan Nasyr NU tersebut merupakan upaya NU untuk memberdayakan potensi generasi2 NU di bidang IT dan sekaligus membangun organisasi NU ke luar, terkait gagasan2 moderatnya, sebagaimana amanat sang ketua umum PB NU, KH Hasyim Muzadi, yang hadir dalam acara tersebut. Ternyata, di hari yang sama pula, sang kyai tersebut merayakan hari ulang tahunnya ke-63. Mudah2an panjang umur dan terus membangun umat dan bangsa … amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Selain pak hasyim, yang hadir adalah ketua PB NU, H. Abd Azis MA, Kepala Laboratorium Cyber Crime Polri Kombes Pol Petrus Goloose, Redaktur Senior Harian Kompas Ninok Leksono dan tokoh2 lainnya serta para pecinta dan praktisi IT warga Nahdliyin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, sebenernya nih acara 2 hari, Rabu dan Kamis, tetapi karena saya mesti masuk kerja lagi pada hari Kamis-nya, so Rabu sore udah cabut buat persiapan dan tentunya rehat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin, silaturahim pecinta IT di kalangan NU ini tidak hanya temu kangen ama senior2 NU di sana, tetapi juga bisa bisa memberikan sumbangsih untuk NU,khususnya dalam bidang IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses selalu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahul Muwaffiq Ilaa Aqwamit Tharieq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Info selengkapnya, klik di : &lt;a href="http://www.nu.or.id/page.php?lang=id&amp;menu=news_view&amp;news_id=9917"&gt;DI SINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-7739412383369602784?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/7739412383369602784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=7739412383369602784' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7739412383369602784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/7739412383369602784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/08/sehari-bersama-nahdliyin-it.html' title='Sehari bersama Nahdliyin IT'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrnNeznqhbI/AAAAAAAAADY/H5DDzRR9u_Q/s72-c/NU.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-8212485573850459565</id><published>2007-08-06T10:33:00.000+07:00</published><updated>2007-08-09T20:55:11.669+07:00</updated><title type='text'>Liputan dari Seminar of Cryptography and Internet Security 2007 (SCIS – 2007)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrsejnqhdI/AAAAAAAAADo/FBL_0j_IgMs/s1600-h/IMG_1827.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrsejnqhdI/AAAAAAAAADo/FBL_0j_IgMs/s200/IMG_1827.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096645938024973778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara seminar kriptografi dan keamanan internet ini diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), yang didukung oleh &lt;a href="http://www.stsn-nci.ac.id"&gt;STSN&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.lemsaneg.go.id"&gt;Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) &lt;/a&gt;. Selain itu, turut sebagai sponsorship adalah INDOSAT M2, Gramedia Bookstore dan &lt;a href="http://www.ina-ciss.org"&gt;Masyarakat Sandi dan Keamanan Infomasi Indonesia atau MASPI &lt;/a&gt;. Acara yang berlangsung selama 2 hari ini, 4 - 5 Agustus 2007, berlokasi di Aula Dr. Roebiono Kertopati, Lembaga Sandi Negara, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Pada hari pertama, seminar ini dibuka oleh Ketua Panitia SCIS 2007, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Lembaga Sandi Negara, yang diwakili Bpk Ferdinand Imanuel selaku Deputi I Lemsaneg, kemudian sambutan terakhir dari Menteri Komunikasi dan Informatika, yang diwakili oleh DR. S. Supangkat, M.Eng. Acara ini dihadiri dari berbagai kalangan pecinta keamanan informasi, seperti akademisi, swasta dan pemerintah. Turut hadir dalam acara ini adalah Kepala Puskom DEPLU dan Ketua STSN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada acara hari pertama tersebut, seminar dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama diisi oleh Bpk. Renne Patiradjawane, salah seorang staf di harian KOMPAS, yang mempresentasikan tentang Security Awareness, termasuk materi di dalamnya seputar information assurance dan secure transaction. Sesi kedua diisi oleh mahasiswa STSN yang diwakili oleh Azis Kurniawan (Mahasiswa STSN Tingkat IV) tentang Ubiquitous Encryption, yang materinya meliputi Secure Internet Access via Mobile Phone, Secure Data Exchange via Mobile Phone dan SMS Encryption. Sesi terakhir diisi oleh pakar IT dari ITB, Budi Rahardjo tentang Zen of Crypto (and other issues).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrsyznqheI/AAAAAAAAADw/g7GyZqfZGM0/s1600-h/IMG_1825.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrsyznqheI/AAAAAAAAADw/g7GyZqfZGM0/s200/IMG_1825.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096646285917324770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana sebelumnya, di hari kedua acara juga dibagi menjadi 3 sesi. Sesi pertama diisi oleh Yan Adikusuma (Lemsaneg) yang mempresentasikan tentang Internet Concept, berupa Essential of Networking and The Internet dan Internet Technology. Sesi berikutnya diisi oleh komunitas Echo, yang bernama The Day, tentang Internet Hacking, yang meliputi Hacking Tutorial [step by step], Password Cracking dan Sites Defacing. Sedangkan sesi terakhir diisi oleh seorang ahli IT yang cukup popular di dalam komunitas TI, yaitu Jim Geovedi. Materi yang dipaparkan berupa Cryptography as a Solution of Internal Security, meliputi Modern Cryptography, Public Key Infrastructure [theory and application], Secure Real Time Communication and Internet Crypto Techniques.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga acara seminar ini bisa terus menggelora dan memberikan kontribusi positif untuk dunia teknologi informasi di Indonesia pada umumnya, khususnya terkait dengan keamanan informasi. [Ints/Maul]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------&lt;br /&gt;Ref : &lt;a href="http://www.ina-ciss.org"&gt;www.ina-ciss.org &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-8212485573850459565?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ina-ciss.org/berita_show.php?id=17' title='Liputan dari Seminar of Cryptography and Internet Security 2007 (SCIS – 2007)'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/8212485573850459565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=8212485573850459565' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8212485573850459565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/8212485573850459565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/08/liputan-dari-seminar-of-cryptography.html' title='Liputan dari Seminar of Cryptography and Internet Security 2007 (SCIS – 2007)'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrrsejnqhdI/AAAAAAAAADo/FBL_0j_IgMs/s72-c/IMG_1827.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-5094390719201312300</id><published>2007-07-31T19:29:00.000+07:00</published><updated>2007-07-31T19:51:04.597+07:00</updated><title type='text'>Lomba Kaos detikINET</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rq8rrznqhWI/AAAAAAAAACw/2PuzEURvMfo/s1600-h/depan_maul.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rq8rrznqhWI/AAAAAAAAACw/2PuzEURvMfo/s400/depan_maul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093337735170262370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sisi Depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Desain sederhana, indah dan memikat", itu sebenarnya urgensi yang ingin saya tampilkan. Mudah2an maksud di atas bisa ter-representasikan pada desain kaos sisi depan ini. Yang jelas, daerah membentang kaos merupakan penafsiran dari dunia teknologi yang berkembang semakin pesat. Logo dan tulisan di sebelah kiri dada sebagai identitas jiwa, sedangkan warna ungu menjadi corak khas detikinet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rq8rvznqhXI/AAAAAAAAAC4/pESEQNwa3uE/s1600-h/belakang_maul.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rq8rvznqhXI/AAAAAAAAAC4/pESEQNwa3uE/s400/belakang_maul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5093337803889739122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sisi Belakang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Slogan "Tiap detik, dunia teknologi berganti" merupakan realitas yang terjadi di dunia ini dan sangat tepat dilabelkan untuk detikinet sebagai media informasi IT Indonesia yang uptodate dan kekinian. Sebagai media informasi, tentu detikinet sekaligus juga sebagai solusi informasi dunia IT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-5094390719201312300?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/5094390719201312300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=5094390719201312300' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5094390719201312300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/5094390719201312300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/07/lomba-kaos-detikinet.html' title='Lomba Kaos detikINET'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rq8rrznqhWI/AAAAAAAAACw/2PuzEURvMfo/s72-c/depan_maul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-6158541416125515970</id><published>2007-07-31T18:38:00.000+07:00</published><updated>2007-08-09T21:05:24.211+07:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari Swiss</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rrse7DnqhiI/AAAAAAAAAEQ/nim2shaHSNc/s1600-h/11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rrse7DnqhiI/AAAAAAAAAEQ/nim2shaHSNc/s200/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096701403232634402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya salahsatu keinginan saya untuk menikmati keindahan dan kebesaran sang Maha Pencipta di negeri orang terkabul juga. Selama kurang lebih 10 hari [17-27 Juni 2007], saya beserta tim berjumlah 5 orang ke negeri coklat - Swiss, dalam rangka kepentingan dinas. Banyak pelajaran yang bisa saya "petik" dari negeri tersebut selain dari substansi dinas yang kami lakukan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrsezTnqhhI/AAAAAAAAAEI/i3PKn8JpZIw/s1600-h/2.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrsezTnqhhI/AAAAAAAAAEI/i3PKn8JpZIw/s200/2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096701270088648210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pelajaran penting tersebut adalah tentang gambaran sebuah negara yang bernama Switzerland tersebut, antara lain bahwa Swiss merupakan :&lt;br /&gt;1. Negeri berharta nan melimpah&lt;br /&gt;2. Negeri ber-SDM tinggi&lt;br /&gt;3. Negeri berdisiplin dan bekerja efektif&lt;br /&gt;4. Negeri berteknologi tinggi [transportasi, IT, dll]&lt;br /&gt;5. Negeri berwawasan lingkungan&lt;br /&gt;6. Negeri wisata yang indah dan memukau&lt;br /&gt;7. Negeri 4 bahasa [Inggris, Swiss, Prancis dan Jerman]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrsetznqhgI/AAAAAAAAAEA/ddPRFUWErrM/s1600-h/33.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrsetznqhgI/AAAAAAAAAEA/ddPRFUWErrM/s200/33.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096701175599367682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang sekali, saya belum punya waktu banyak untuk mengurai item tentang negeri swiss tersebut satu persatu ... termasuk tentang coklat nya yang khas  .. wow .... yang jelas, I like Suisse, but saya lebih cinta Indonesia [ya iya lah .. tanah air gito loh hehe]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrseVjnqhfI/AAAAAAAAAD4/yh54kKA3ido/s1600-h/4.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/RrseVjnqhfI/AAAAAAAAAD4/yh54kKA3ido/s200/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5096700758987539954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sisi penting lainnya, tentu saya menikmati perjalanan yang begitu indah tersebut, seperti saat makan siang bersama Ibu Dubes RI untuk Swiss. Tak lupa, saya sampaikan terimakasih untuk staff KBRI di Bern sana .. mudah2an selalu sehat walafiyat .. amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih untuk semuanya ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-6158541416125515970?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/6158541416125515970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=6158541416125515970' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6158541416125515970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/6158541416125515970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/07/pelajaran-dari-swiss.html' title='Pelajaran dari Swiss'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wsVsxAejY4s/Rrse7DnqhiI/AAAAAAAAAEQ/nim2shaHSNc/s72-c/11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116882678636193008</id><published>2007-01-15T09:04:00.000+07:00</published><updated>2007-08-08T21:20:06.991+07:00</updated><title type='text'>Expression of My Life</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Alhamdulillah ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya masih diberikan nafas kehidupan sampai sekarang dan mudah2an bisa mengisinya dengan baik sebagai amal ibadah di dunia dan akhirat nanti. Alhamdulillah pula, saya bisa menghadiri pernikahan sepupu saya di Bekasi tanggal 23 Desember 2006 kemarin –bahkan ngga disangka jadi saksi buat penganten pria-nya ...- dan tentunya saya juga sangat bersyukur bisa  ikut Moci Bareng FKMB di Bogor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Subhanallah ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Baru kali ini ku melihat langsung angka pembelanjaan seorang ibu mencapai 1,3 juta-an. Takjub dan heran dengan segitu banyaknya karena hanya untuk keperluan “kecil” menurut saya pribadi …. Maklum juga, saya belum pernah mengalami sendiri… mungkin saja buat dia biaya itu tidak sebanding dengan pendapatan keluarganya .. atau bisa jadi memang sudah lifestyle dia, kita tidak tahu persis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Masyaallah ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ko AdamAir bisa menghilang? Kemana dia? Apakah ada kemungkinan dia meledak di udara? Atau kah mengalami pendaratan yang gagal dan masuk ke dalam perairan terus tenggelam? Ya Allah bukakan tabir buat kami untuk menguak pesawat dan para penumpangnya …&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Astaghfirullah ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya mungkin sering mengingkari perintah-Mu untuk beribadah sholat tepat waktu kepada-Mu … Saya juga merasa sering tidak taat akan perintah dan larangan-Mu ya Allah.… Ampuni hamba-Mu yang lemah ini ya Allah .. Mudah2an ke depan bisa memperbaiki diri ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Laa Khaula Wa Laa Quwwata Illa Billah ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari-Nya&lt;br /&gt;--------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** ini tulisan lama jadi maaf ngga update dengan perkembangan terkini **&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116882678636193008?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116882678636193008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116882678636193008' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116882678636193008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116882678636193008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/01/expression-of-my-life_15.html' title='&lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;Expression of My Life&lt;/span&gt;'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116773421133277181</id><published>2007-01-02T17:29:00.000+07:00</published><updated>2007-08-08T21:21:16.350+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebuah Cerpen Remaja II, untuk sekarang dan masa depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan dunia remaja sungguh menjadi problematika serius. Berbagai penyimpangan perilaku dan moral remaja kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga banyak terjadi di daerah, bahkan di desa. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan bagi orangtua dan masyarakat umumnya dalam upaya membangun sebuah generasi yang kuat, tangguh dan berkualitas. Berbagai metode untuk menyelesaikan problematika yang terjadi ini memang belum menampakkan hasilnya, bahkan cenderung angka penyimpangan perilaku dan moral dari remaja semakin tinggi. Kondisi negatif inilah yang juga menghinggapi pikiran Makmun, seorang anak muda berusia 18 tahun dari kampungnya di Jawa Tengah yang ingin mencoba bergelut di Jakarta untuk mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara pendidikan, sekolah Makmun dimulai sejak TK hingga SMP, yang kemudian dilanjutkan dengan pendidikan di Pondok Pesantren (Ponpes). Di Ponpes, ia tergolong santri yang mandiri dan pintar, bahkan setengah dari seluruh juz Al-qur’an sudah ia hapal. Namun di tengah perjalanannya, karena terdesak faktor ekonomi dan lilitan hutang keluarga, terpaksa orangtuanya memintanya untuk berhenti dari ponpes dan merantau di Jakarta untuk mencari pekerjaan agar bisa membantu ekonomi keluarga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Makmun adalah anak pertama dari 3 (tiga) bersaudara, kedua adiknya yaitu Imam (9 tahun) dan Siti (14  tahun) masih duduk di bangku SD dan SMP. Rosyid, ayah Makmun hanya bekerja sebagai buruh tani di kampungnya dengan penghasilan yang minim sekali, sedangkan ibunya, Jannah, menjalani tugasnya seperti biasa sebagai ibu rumah tangga, baik untuk mengurus rumah warisan almarhum orangtuanya maupun mengurus anak-anaknya. Pernah sekilas orangtua Makmun berpikir untuk mencoba berdagang kecil-kecilan di rumah untuk menambah penghasilan keluarga, namun karena faktor modal maka rencana itu terpaksa diurungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas bekal uang dan informasi secukupnya, Makmun mencoba mencari lowongan pekerjaan di Jakarta. Tibalah dia pada sebuah Perusahaan Swasta yang sedang membuka lowongan pekerjaan, namun sayang sekali Makmun tidak bisa mendaftar karena terganjal dengan persyaratan tingkat pendidikan. Ternyata, dari sekian perusahaan yang ia datangi, tidak ada satu pun yang membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan setingkat SMP. Makmun nyaris frustasi dan ingin pulang ke desanya, maklum uang yang disiapkan disakunya untuk hidup di Jakarta hampir kering. Payahnya lagi, keluarga Makmun tidak memiliki sanak saudara seorang pun di Jakarta dan sekitarnya, sehingga sulit sekali untuk meminta bantuan kalau terjadi apa-apa di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat kondisi ini, Makmun mencoba bertahan hidup seadanya dengan mensiasati cara hidup. Untuk penginapan, ia terpaksa menggunakan kawasan luar masjid dengan alas koran seadanya. Sering juga dapat pelayanan yang baik di masjid tertentu untuk tidur di atas karpet luar masjid, tentunya ini juga seizin penjaga Masjid. Makmun tergolong pemuda yang senang ikut kegiatan-kegiatan di masjid, termasuk menjadi muadzin, hal ini yang mungkin sudah menjadi jiwa Makmun sejak menjadi santri meskipun kondisinya sedang dilanda masalah ekonomi.  Akhirnya suatu ketika Makmun ditawarin oleh Azis (20 tahun), salah satu warga setempat di sekitar masjid untuk memintanya menginap sementara di rumahnya, yang kebetulan juga masih kos dan belum menikah. Azis adalah seorang mahasiswa tingkat 2 di salah satu perguruan tinggi swasta Jakarta. Sebenarnya Makmun merasa tidak enak dengan tawaran tersebut karena khawatir mengganggu aktifitas dan lainnya, namun karena didesak oleh Azis untuk menemani di kosnya yang sepi, akhirnya  dia tidak sanggup juga untuk menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk makan sehari-hari, Makmun berusaha menggunakan sisa uang yang ada seefektif mungkin. Hampir tiap hari, untuk konsumsi makannya, dia membelanjakan uangnya dengan membeli mie 2 bungkus sehari. Terkadang ia juga ditawari untuk makan bersama oleh Azis, namun Makmun seringkali menolak. Makmun juga menyadari kalau konsumsi mie yang berkelanjutan kurang baik untuk kesehatan, namun Makmun juga mencoba memahami kondisinya tersebut. Secara usia, Makmun lebih muda 2 tahun daripada Azis, namun dari segi percakapan dan komunikasi, ternyata keduanya sangat intens dan tidak mengalami kesulitan. Hal inilah yang menjadi faktor keakraban mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi yang cukup diuntungkan ini, ternyata pelan-pelan batin Makmun mulai bergolak. Si Azis, yang selama ini dikenal baik olehnya ternyata adalah seorang anak kampus yang hidupnya sangat memprihatinkan. Suatu ketika di malam hari, Makmun mendapatkan Azis pulang dalam keadaan mabuk dengan botol bir yang masih dipegang di tangannya. Karena merasa sebagai tamu, Makmun sementara belum bisa berbuat banyak untuk mencoba merubah perilakunya. Kondisi Azis yang mabuk-mabukan tersebut ternyata berkelanjutan, parahnya lagi di suatu ketika saat sebagian besar warga sedang nyenyak tidur, teman Makmun tersebut pulang dalam keadaan mabuk sambil diantar oleh seorang perempuan sebaya, yang kemudian diduga perempuan itu adalah pacar Azis di kampusnya, yang bernama Lisa (20 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergolakan batin Makmun semakin menjadi setelah dia tahu keadaan yang sebenarnya pada diri Azis. Waktu itu, Makmun setelah pulang sholat Isya di masjid sekitar rumahnya, diajak Azis untuk jalan-jalan sekaligus makan malam di sebuah kafe. Namun setelah mereka sampai pada alamat kafe yang dituju, ternyata mereka sudah ditunggu oleh teman-teman Azis yang katanya hanya untuk bersenang-senang saja. Makmun yang tidak terbiasa dengan sikap bergaul teman-teman Azis mencoba mengerti dan mengenal lebih dekat mereka. Namun tidak disangka oleh Makmun, minuman yang dihidangkan oleh pelayan kafe berupa botol-botol bir dengan kadar alkohol yang tinggi, suatu kondisi yang sangat menakutkan bagi Makmun karena selain tidak dibenarkan oleh agamanya, minuman beralkohol tinggi itu juga berdampak negatif bagi kesehatan Azis dan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktunya acara minum bir dimulai, Makmun terus mencoba menghindar dari tawaran minum tersebut. Dia juga mencoba menghindari rasa tersinggung Azis di depan teman-temannya atas sikapnya tersebut. Namun sikap Makmun yang dianggap aneh oleh teman-teman Azis ini tidak diterima oleh Ryan, salah satu teman Azis. Ryan beranggapan bahwa si Makmun tidak menghargai mereka dan terkesan sok alim. Teman-teman Azis yang lain pun ikut terpengaruh dengan Ryan. Sambil minum minuman haram tersebut, mereka terus mendesak Makmun untuk ikut bergabung dan minum botol bir tersebut. Azis yang merasa bersalah karena membawa Makmun tidak pada tempatnya akhirnya meminta mereka untuk mengizinkan Makmun pulang ke rumah kosnya. Akhirnya dengan kondisi yang tidak tersadarkan diri karena sudah menghabiskan beberapa botol yang ada, mereka mengizinkan Makmun pulang ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tiap langkah perjalanan pulang, Makmun mencoba berpikir untuk mencari solusi bagi kehidupan pribadi dan juga mereka, khususnya Azis yang sudah membantunya selama dia mencari pekerjaan di Jakarta. Dia juga hampir tidak pernah melewatkan waktu-waktu mustajab untuk bermohon kepada Sang Khalik agar mengabulkan doanya. Siang berganti malam, malam berganti siang. Makmun terus berusaha dan berdoa dalam menngiringi perjuangannya mendapatkan pekerjaan. Azis pun sibuk dengan kegiatan kuliahnya, namun sayang sekali, kebiasaannya meminum bir bersama teman-temannya tidak juga sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dengan kesungguhan niat dan perjuangan yang keras, doa Makmun terkabul. Dia diterima di salah satu instansi pemerintah sebagai Cleaning Service (CS). Meski berada pada posisi bawah tersebut, tetapi Makmun tetap merasa bersyukur karena tidak mudah untuk lolos seleksi CPNS, apalagi di kantor pusat. Dia pun memahami tingkat pendidikannya yang SMP tersebut. Di tengah suasana kondusif ini, ternyata setelah lama diajak Makmun untuk memahami hukum dan dampak minuman alkohol bagi kesehatan, Azis pun sadar. Meski belum pulih secara penuh dari kecanduan alkohol, namun Makmun terus berusaha membantu menjaganya terhindar dari barang haram tersebut. Terlebih, godaan dari teman-teman kampusnya masih sering datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan proses pemulihan Azis tersebut, Makmun akhirnya mempunyai penghasilan sendiri dan sedikit demi sedikit bisa menabung. Dengan penuh ketulusan dan apresiasi ke Azis, Makmun akhirnya meminta izin untuk menyewa kos sendiri. Jiwa mandiri Makmun pun terasah kembali di rumah kosnya sendiri dan dengan bekal pekerjaan tersebut, Makmun mampu menyisihkan sebagian dari penghasilannya untuk dikirim ke orangtua. Setelah melewati proses panjang, akhirnya Makmun bisa membantu ekonomi keluarga di kampung, termasuk untuk pembiayaan sekolah adik-adiknya. Seiring dengan itu pula, Azis pun terbebas dari candu minuman keras dan membawanya pada mahasiswa yang cukup disegani karena kepintarannya di kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;********************end*******************&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116773421133277181?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116773421133277181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116773421133277181' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116773421133277181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116773421133277181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/01/menjadi-diri-sendiri.html' title='Menjadi Diri Sendiri'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116773366601283595</id><published>2007-01-02T17:19:00.000+07:00</published><updated>2007-01-02T17:46:10.446+07:00</updated><title type='text'>Berprestasi di Tengah Badai</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebuah Cerpen Remaja I, untuk sekarang dan masa depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sudah menjadi kewajiban bagi seorang anak untuk berbakti kepada kedua orangtuanya. Tidak terkecuali pada diri Ahsan, seorang anak laki-laki yang berumur 13 tahun dan sedang menimba ilmu di salah satu SMP dekat desanya.  Di tengah kesibukannya menuntut ilmu di SMP, hampir setiap hari dia tidak pernah absen untuk membantu kedua orangtuanya. Dari membeli sarapan pagi (bungkusan), memberi makan ayam, mencari bekatul untuk makanan ayam sampai ikut memperbaiki gerobak ayahnya merupakan kegiatan harian Ahsan yang hampir tidak pernah ditinggalkan. Dari segi pelajaran, dia tergolong anak yang cukup pintar dan bisa segera menyesuaikan diri dengan teman-temannya di sekolah, bahkan bisa menunjukkan prestasinya di sekolah. Prestasi belajar Ahsan memang sudah terlihat sejak ia masuk Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) di desanya, sehingga tak jarang ia ditunjuk menjadi wakil sekolah dalam mengikuti perlombaan-perlombaan tertentu. Tak pelak, kedua orangtuanya sangat bangga dan begitu berharap Ahsan bisa menjadi orang yang sukses dan ke depannya bisa ikut membantu ekonomi keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ekonomi, keluarga Ahsan tergolong pas-pasan. Achmad, ayah kandungnya bekerja sebagai pamong desa mempunyai penghasilan yang tidak pasti karena tergantung kesadaran penduduk dalam mengapresiasikan jerih payah pamong desanya, sedangkan Rochmi, ibu kandungnya bekerja sebagai pedagang baju keliling secara kredit di kampungnya dengan jalan kaki. Dengan penghasilan dari pekerjaan tersebut, kedua orangtuanya sangat bersyukur bisa membawa anak-anaknya untuk menuntut ilmu di sekolah. Ahsan adalah anak keempat dari 5 (lima) bersaudara. Kakak tertuanya, Mustofa (20 tahun) sedang menuntut ilmu di pondok pesantren di Jawa Tengah, kemudian kakak keduanya, Maemunah (17 tahun) sedang duduk di bangku Madrasah Aliyah, setingkat SMU di kabupaten, sedangkan kakak terakhir dari Ahsan, Hakim (15 tahun), masih menuntut ilmu di SMP yang sama dengan Ahsan di bangku kelas 3 (tiga). Terakhir adalah adiknya yang masih balita berusia 2 (dua) tahun atau selisih umurnya 11 (sebelas) tahun dengan Ahsan. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah potret kehidupan, perjuangan keluarga Ahsan sungguh begitu berat. Di tengah berbagai ujian dan musibah, keluarga Ahsan sangat tabah dalam menjalaninya. Sebenarnya ujian hidup keluarga Ahsan mulai muncul sejak orangtuanya baru membangun keluarga dengan menghidupi anak-anaknya yang masih kecil-kecil dari penghasilan mengayuh becak dan berdagang seadanya. Namun ujian berat dalam keluarga Ahsan datang kembali pada saat Ahsan baru menginjak kelas 6 (enam) SD, saat ibunya sedang dalam keadaan mengandung adik Ahsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, ayah dan kakak pertama Ahsan mengalami kecelakaan bermotor secara serius. Keduanya mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang dengan naik sepeda motor dan keduanya terpelanting di ruas jalan Pantura setelah sebuah bus menyerempetnya. Sungguh mengenaskan, ayahnya tidak tersadarkan diri dan ternyata di salah satu kakinya mengalami patah tulang serius serta rahangnya mengalami ketidaknormalan. Sedangkan kakak pertamanya, mengalami patah tulang di lengan tangan kirinya dan juga di salah satu kakinya. Musibah ini menguras harta keluarga Ahsan dan konsekuensinya berpengaruh juga terhadap pembiayaan pendidikan anak-anaknya. Namun, dengan segala ketabahan dan perjuangan yang keras, keluarga Ahsan bisa bertahan dan anak-anaknya masih bisa melanjutkan sekolah seiring dengan pengobatan rutin bagi kesembuhan ayah dan kakak pertama Ahsan. Hal inilah yang menjadi kenangan tersendiri bagi Ahsan dalam usia 12 tahun sebelum dia masuk SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 3 (tahun) Ahsan menuntut ilmu di SMP dengan prestasi belajar yang cukup bagus, kemudian Ahsan melanjutkan studinya ke SMA, dekat desanya juga. Di sini pengembangan kualitas pribadi Ahsan mulai berjalan. Selain aktif di kepramukaan sekolah sebagai Bantara, Ahsan juga berprestasi secara akademik dengan baik. Prestasi belajar Ahsan memang tidak pernah sirna, meskipun secara ekonomi keluarganya pas-pasan. Prestasinya di sekolah dan keaktifannya di kepramukaan membuatnya menjadi salah satu siswa yang dikenal dan cukup disegani oleh teman-temannya, baik di sekolah maupun di rumah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas prestasinya tersebut, pada saat menjelang berakhirnya masa studi di SMA, dia dicalonkan menjadi salah satu siswa penerima BMU atau Beasiswa Mengikuti UMPTN, yang sekarang SPMB, dan juga menjadi salah satu siswa seleksi PMDK (Penelusuran Minat, Bakat dan Kemampuan) pada salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sayang sekali, karena faktor ekonomi yang menjerat keluarganya, atas dasar keputusan orangtua, Ahsan menggugurkan harapannya menjadi mahasiswa di PTN melalui PMDK. Hal inilah yang membuat sedih Ahsan dan pihak sekolah sendiri karena sedikit banyak mempengaruhi hubungan kerjasama antara pihak sekolah dan pemberi beasiswa PMDK. Namun, karena selain Ahsan masih banyak siswa lain yang diterima melalui PMDK di PTN tersebut, maka kekhawatiran itu tidak berkepanjangan. Akhirnya, dengan bekal nilai NEM yang baik dan prestasi lainnya, Ahsan berusaha mewujudkan harapannya dengan mendaftarkan diri di Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK), dengan alasan sedikit biaya dan biasanya diasramakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas kesungguhan niat dan perjuangan yang keras dalam melewati seleksi yang ketat, akhirnya harapannya terwujud. Ia diterima sebagai mahasiswa salah satu PTK di Jakarta. Dengan bekal ilmu dan proses pengembangan pribadi di kampusnya, dia pun bisa melewati lika-liku pendidikan kedinasan dan berhasil menyelesaikannya sesuai waktu yang ditentukan. Selama pendidikan, komunikasi Ahsan dengan keluarga memang tidak seintens seperti yang dulu, namun dia selalu berusaha mengefektifkan waktu kapan pun untuk bisa komunikasi. Acara wisuda Ahsan pun akhirnya bisa dinikmati bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan. Dengan kelulusan ini, Ahsan selanjutnya diterima menjadi pegawai salah satu instansi pemerintah. Dalam usia yang baru 23 tahun ini, Ahsan termasuk salah satu remaja yang bisa dibilang cukup sukses dalam menjalani hidup, karena telah diangkat sepenuhnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi pemerintahan. Kini, Ahsan pun terus berusaha membantu ekonomi keluarga sekuat mungkin untuk menopang kebutuhan hidup orangtua, juga membantu pembiayaan pendidikan adik tercintanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********end*************&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116773366601283595?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116773366601283595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116773366601283595' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116773366601283595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116773366601283595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/01/berprestasi-di-tengah-badai.html' title='Berprestasi di Tengah Badai'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116773237206315956</id><published>2007-01-02T16:47:00.000+07:00</published><updated>2007-01-02T17:17:57.030+07:00</updated><title type='text'>Dilematisme Nama KOMMIT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/1600/43303/LOGO.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/200/813594/LOGO.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Untuk kalangan intern&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMMIT bagi sebagian muda Nahdliyyin mungkin menjadi sesuatu yang sudah tidak asing lagi, atau minimal pernah didengar, meski masih dalam lingkup terbatas. Jadi jelas, sesuai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;background&lt;/span&gt;-nya, mainstream anak-anak KOMMIT berhaluan Islam Ahlus Sunah Wal Jama’ah, yang InsyaAllah tetap memegang ajaran Alqur’an – Al hadist untuk berjalan mengarungi kehidupan fana ini. Inilah KOMMIT, Komunitas Muda untuk Indonesia Bangkit yang diharapkan senantiasa bisa menjaga eksistensi ke-aswaja-an NU dalam beragama. Klik KOMMIT online di &lt;a href="http://www.kommit.org"&gt;http://www.kommit.org&lt;/a&gt;. -kini situs lagi off-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, nama KOMMIT bagi sebagian muda kristiani juga sudah menjadi aktivitas sendiri. Tugasnya adalah pembinaan muda kristiani dan menyebarkan injil, juga mengadakan kebaktian. Inilah KOMMIT, Kommitmen Orang Muda Menyatakan Injil Tuhan. Klik artikelnya di sini &lt;a href="http://seiman.or.id/bulletin/bulletin.asp?id=24"&gt;http://seiman.or.id/bulletin/bulletin.asp?id=24&lt;/a&gt;.  - link ini ternyata sudah ngga aktif-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menengok sekilas tugas antara KOMMIT pertama dan KOMMIT kedua maka keduanya ada kemiripan yaitu seputar pembinaan dan pengajian. Perbedaan utama adalah garis keyakinan dan tujuan. Kedua organisasi ini sama-sama hidup dan bergerak dalam kehidupan yang heterogen di tengah-tengah bangsa Indonesia, maka perlu ada kejelian dan kehati-hatian bagi setiap anggota organisasi untuk melangkah. Hal ini untuk menghindari dari kesalahpahaman identitas organisasi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, sangat dilematis kembarnya nama KOMMIT.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116773237206315956?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116773237206315956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116773237206315956' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116773237206315956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116773237206315956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/01/dilematisme-nama-kommit.html' title='Dilematisme Nama KOMMIT'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116772937840772024</id><published>2007-01-02T16:03:00.000+07:00</published><updated>2007-01-02T16:19:02.010+07:00</updated><title type='text'>Rumah Susun Sederhana Solusi Jitu Problem Kependudukan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/1600/678899/rusun%20tzu%20chi1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/320/420738/rusun%20tzu%20chi1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Masalah kependudukan mungkin sudah menjadi problematika harian bagi Pemda DKI Jakarta, tak terkecuali problem perumahan penduduk di ibukota. Berangkat dari tidak seimbangnya antara angka kependudukan yang meningkat tajam dan lahan untuk tempat tinggal, serta semaraknya perumahan rakyat yang tidak layak tinggal, maka proyek pembangunan Rumah Susun (Rusun) oleh Pemda DKI merupakan langkah yang tepat. Langkah sejenis berupa peremajaan beberapa Rusun yang selama ini terbengkalai juga sangat penting agar proses penaatan rumah rakyat berjalan semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wacana tentang pembangunan Rusun memang sudah lama, mengingat angka penduduk yang tinggi dan terbatasnya areal/lahan untuk perumahan rakyat di daerah Jakarta ini. Hal ini lah yang menjadikan salahsatu proyek yang harus segera dilakukan. Namun faktor keterdesakan akan kebutuhan Rusun tersebut jangan sampai mengabaikan faktor-faktor penting lainnya, seperti kestabilan struktur tanah, dan fasilitas rumah yang cukup selayaknya sebuah tempat tinggal.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Hal penting lainnya adalah siapa sasaran penghuni untuk Rusun tersebut?. Menurut saya, berawal dari adanya perumahan yang kurang layak tinggal serta kekumuhan yang merajalela di sekitar wilayah Jakarta, maka baiknya proyek pembangunan ini diprioritaskan untuk rakyat dengan ekonomi kecil. Oleh karena itu, biaya sewa serta fasilitas yang dipenuhi pun mungkin dibuat sesederhana mungkin. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan suatu Rusun dibangun untuk kalangan menengah ke atas, tentunya juga diimbangi dengan fasilitas-fasilitas yang representatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan tentang kriteria pengguna Rusun, saya kira perlu disederhanakan agar proses registrasi dan penggunaan Rusun bisa seefektif mungkin dan bisa segera diwujudkan. Sebagaimana kriteria yang pernah saya baca untuk pengguna Rusun adalah masyarakat yang terkena pembebasan tanah untuk Rusun, berpenghasilan rendah dan belum punya rumah sendiri, memiliki KTP DKI dan Kartu Keluarga, sanggup membayar sewa, dan menaati ketetapan jumlah penghuni. Saya melihat persyaratan untuk harus memiliki KTP DKI dan memiliki Kartu Keluarga itu perlu ditiadakan. Hal ini mengingat seorang pekerja atau karyawan yang ada di instansi/perusahaan Jakarta, belum tentu  berdomisi di Jakarta pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, siapapun yang akan menghuni di Rusun tersebut harus memiliki identitas yang jelas. Sedangkan harus memiliki KTP Jakarta adalah suatu keharusan di kemudian hari setelah menghuni Rusun tersebut. Termasuk tentang status nikah, apakah menjadi suatu keharusan harus menikah dulu bagi yang ingin menghuni? Karena saya pikir, siapapun berhak untuk tinggal di suatu Rusun meskipun statusnya tidak menikah. Ini berbeda dengan skala prioritas. Kalau prioritas, mungkin masih bisa diterima karena prioritas bukanlah persyaratan awal yang harus dipenuhi untuk menjadi penghuni Rusun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu diperhatikan adalah terjangkaunya harga sewa Rumah Susun tersebut. Untuk sasaran masyarakat dengan penghasilan yang rendah, maka angka nominal untuk sewa Rusun diharapkan tidak lebih dari angka 500 ribu per bulan. Sebagian dari mereka bahkan melihat angka nominal tersebut sudah cukup tinggi. Hal ini tentunya terkait dengan keseimbangan antara daya beli konsumen/masyarakat dan pendapatannya. Masyarakat sudah barang tentu akan memperhitungkan segala sesuatunya dalam rangka menjaga roda hidup terus berjalan. Di sisi lain, meskipun dengan angka nominal tersebut, diharapkan fasilitas-fasilitas yang ada dalam sebuah Rusun cukup memadai, seperti KCK dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana pihak pemerintah, dalam hal ini Pemda DKI Jakarta bisa melaksanakan proyek pembangunan ini tanpa merugikan pihak manapun juga. Dengan kata lain, semua prosedurnya telah diikuti dengan baik dan penuh tanggung jawab. Saya yakin, jika program pembangunan rumah susun dibangun dengan dasar dan prosedur yang sebenarnya maka hal ini bisa menjadi salah satu solusi dalam problem kependudukan masa kini, khususnya di Ibukota Negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------&lt;br /&gt;Sebenarnya objek tulisan ini bukan "ladang-ku", tapi karena permintaan temen jadi ya boleh lah, sekali2 nulis tentang kependudukan he2 ..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116772937840772024?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116772937840772024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116772937840772024' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116772937840772024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116772937840772024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2007/01/rumah-susun-sederhana-solusi-jitu.html' title='&lt;span style=&quot;font-weight:bold;&quot;&gt;Rumah Susun Sederhana &lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;font-style:italic;&quot;&gt;Solusi Jitu Problem Kependudukan&lt;/span&gt;&lt;/br&gt;'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116658793482190583</id><published>2006-12-20T11:01:00.000+07:00</published><updated>2006-12-20T11:12:15.356+07:00</updated><title type='text'>PKB, Tamatkah Riwayatmu?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/1600/370012/tes4.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/400/573022/tes4.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai partai yang lahir dari rahim PB NU, idealnya PKB bisa menyatukan potensi dan sumber daya manusia NU dalam suatu wadah politik tunggal yang baik. Namun realitasnya, hal ini tidak mudah dilakukan meskipun secara historis NU sedari awal turut berkiprah dan berpengalaman panjang dalam jagad perpolitikan bangsa, khususnya setelah menjelma sebagai partai politik sendiri, yaitu Partai NU (1952 - 1973). Sejarah bangsa pun mencatat, Partai NU waktu itu cukup solid dan begitu disegani oleh partai-partai lainnya karena kekuatannya yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, PKB yang dianggap sebagai penjelmaan partai warga NU masih di dera berbagai masalah. Salah satu masalah terkini adalah terjadinya perpecahan di kalangan kyai. Hal ini tentunya menjadi problem serius bagi perkembangan PKB ke depan, karena posisi kyai sangat strategis dan bisa dikatakan sebagai salah satu ”pemegang saham” terbesar di partai ini. Parahnya, perpecahan tersebut berujung pada pembentukan partai baru di kalangan warga NU. Bahkan dalam suatu sumber berita (Rakyat Merdeka Online, 23/11 2006), K.H. Ma’ruf Amin (Rais Syuriyah PB NU), salah seorang kyai NU yang cukup berpengaruh dan dulu turut serta dalam pembentukan PKB pada tahun 1998 berpendapat bahwa riwayat PKB kini sudah tamat. Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PKB dan Dinamika Konflik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sejak kelahirannya pada tanggal 23 Juli 1998, PKB dinilai belum mampu secara maksimal untuk menjadi ”rumah politik” yang nyaman bagi warga NU. Indikasi ini bisa terlihat dari realitas internal partai yang selalu terjadi konflik sampai pada fase pertentangan yang akut, yaitu terjadinya perpecahan. Setelah Matori Abdul Djalil -mantan Ketua Umum PKB- dipecat dari kepengurusan dan membentuk Partai Kejayaan Demokrasi (PKD) bersama kader muda PKB, Abdul Khalik Ahmad, kini di penghujung akhir 2006, sejumlah kyai pendukung PKB pun mengambil sikap &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mufaraqah&lt;/span&gt; dari PKB dengan membentuk partai baru, yaitu Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), yang berasaskan Islam berhaluan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PKNU ini bisa dikatakan sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;reinkarnasi&lt;/span&gt; dari PKB versi Muktamar Surabaya pimpinan K.H. Abdurrahman Chudhori dan Drs. H. Choirul Anam. Ini dikarenakan PKNU lahir dari buah ekspresi akhir pendukung PKB Anam atas gagalnya pertarungan ”memperebutkan” kepemimpinan PKB yang sah melawan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Muhaimin Iskandar pasca dikeluarkannya Putusan Kasasi MA No. 02/K/Parpol/ 2006 tanggal 7 September 2006 dan Surat Menkumham No. M14-UM.06.08 Tahun 2006 tanggal 11 September 2006. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah kyai yang terlibat dalam pembentukan PKNU diantaranya K.H. Abdullah Faqih (Langitan, Tuban), K.H. Abdurrahman Chudlori (Tegalrejo, Magelang), K.H. Idris Marzuki (Lirboyo, Kediri), K.H. Nurul Huda Djazuli (Ploso, Kediri), K.H. Ma'ruf Amin (Jakarta), K.H. Warsun Munawwir (Krapyak, Yogyakarta), K.H. Muhaiminan Gunardo (Parakan, Temanggung), K.H. Dimyati Rois (Kendal) dan K.H. Sofyan Miftahul Arifin (Situbondo). Beberapa kyai di atas merupakan kyai khos NU yang selama ini dikenal sebagai bagian dari Forum Ulama Langitan, yang dulunya sering menjadi rujukan Gus Dur dalam mengambil berbagai keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada perkembangannya, K.H. Idris Marzuki menyatakan ketidaksetujuannya dengan nama PKNU karena dianggapnya nama tersebut tidak populis dan susah dicerna oleh umat di bawah. Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri itu lebih setuju jika nama dari partai yang baru dibentuk tersebut dengan nama Partai Bintang Sembilan. Istilah ”Bintang Sembilan” merupakan istilah yang sangat dikenal oleh kalangan NU karena kata ini merupakan identitas NU. Bahkan istilah tersebut sudah muncul pada awal pembentukan partai untuk warga NU pada tahun 1998 yang terjadi di Purwokerto, termasuk juga Partai Kebangkitan Umat (Perkanu) di Cirebon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi politik PKB yang kurang kondusif di atas tentu saja bisa membingungkan konstituen PKB di bawah, khususnya Nahdliyyin yang menjadi basis utamanya. Apalagi ditambah dengan adanya proses &lt;span style="font-style:italic;"&gt;recalling&lt;/span&gt; anggota FKB di DPR-RI dari kubu Anam yang selama ini bersebarangan, yaitu A.S. Hikam, Idham Cholied, Anas Yahya dan Saleh Abdul Malik. Proses &lt;span style="font-style:italic;"&gt;recall&lt;/span&gt; ini tentu saja menimbulkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;image&lt;/span&gt; negatif terhadap DPP karena terkesan berjiwa otoriter terhadap anggota yang berbeda pandangan meskipun DPP menilai bahwa hal itu sudah melalui prosedur administratif dan anggota yang di-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;recall&lt;/span&gt; tersebut tidak berkomitmen untuk membesarkan partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini, muncul wacana ”menengok rumah lama” atau kembali ke PPP dari tokoh muda PKB, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), yang juga mantan Sekjen PKB Anam. Gus Ipul memandang bahwa wacana ”menengok rumah lama” ini sebagai salah satu bentuk solusi untuk keluar dari konflik PKB. Wacana ini pun diikuti dengan langkah beliau mendekati tokoh-tokoh PPP, seperti HA Thoyfoer MC, tokoh PPP dari Jawa Tengah, dan KH Maimun Zubair, Ketua MPP DPP. Bahkan, acara halal bihalal yang diadakan oleh GP Ansor pun mengambil tajuk ”Semalam Menjadi PPP” dengan mengundang tokoh-tokoh PPP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Eksistensi PKB ke Depan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbagai permasalahan yang selama ini mendera PKB bisa jadi akan membawa dampak serius jika tidak diselesaikan dengan sungguh-sungguh dan diikuti dengan kerja nyata sampai ke jaringan PKB di bawah. Tentu saja, dampak serius dari kondisi di atas adalah kemungkinan merosotnya jumlah suara PKB pada pemilu 2009, seperti yang terjadi pada pemilu 2004, dimana PKB turun sekitar 2% suara dari pemilu 1999. Terlebih, kini sejumlah kyai basis pendukung PKB di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai lumbung suara PKB merapatkan barisan di tubuh PKNU. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kalau kita menengok pengalaman 2 (dua) kali pemilu pasca reformasi, keberadaan PKB tetap eksis dan tidak bisa disaingi oleh partai lainnya yang berbasis Nahdliyyin, bahkan secara keseluruhan dari total suara pemilu, PKB tetap berada di jajaran 3 (tiga) besar. Beberapa partai politik yang berbasis massa NU pasca reformasi dan ikut dalam pemilu antara lain PKU-nya K.H. Yusuf Hasyim, Partai PNUI-nya K.H. Syukron Ma’mun, Partai SUNI-nya Abu Hasan, PPP dan PBR. Sebagian dari partai-partai tersebut kini terancam bubar, karena hasil perolehan suaranya pada pemilu lalu tidak memenuhi ambang batas suara (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;electoral treshold&lt;/span&gt;) yang ditentukan oleh KPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penulis, hal yang menjadi daya tarik Nahdliyyin untuk tetap memilih PKB, selain kelahirannya direstui dan difasilitasi oleh PB NU serta dideklarasikan oleh tokoh-tokoh NU terkemuka (K.H. Ilyas Ruhiyat, K.H. Muchith Muzadi, K.H. Munasir Ali, K.H. Abdurrahman Wahid dan K.H. Mustofa Bisri) adalah juga karena adanya ”putra emas” NU dalam tubuh PKB yaitu Gus Dur sendiri, yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro PKB. Gus Dur dinilai oleh sebagian warga NU bukan sekedar tokoh NU semata dengan segudang ilmu dan pengalaman, namun juga ”magnet” dengan daya tarik yang sangat kuat. Bisa jadi, hal ini tidak hanya karena sosok beliau dari kalangan ”darah biru” NU, tetapi juga efek dari lamanya kepemimpinan Gus Dur yang panjang selama 3 (tiga) periode di tubuh organisasi keagamaan terbesar di tanah air itu (1984 - 1999). Bahkan tak bisa dipungkiri, kiprah sebagian politisi NU di negeri ini, khususnya pasca reformasi, tidak terlepas dari peran seorang Gus Dur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan lainnya, PKB sudah memiliki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;image&lt;/span&gt; yang begitu kuat pada masyarakat NU sebagai partainya ”wong NU”, khususnya masyarakat pedesaan. Hal ini sesuai dengan pernyataan salah seorang pengamat politik, Laode Ida bahwa dukungan massa arus bawah terhadap PKB itu sudah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;seatle&lt;/span&gt; sebagai partai politik yang besar. Sedangkan pengaruh dari kyai-kyai yang berada di belakang PKNU, Wakil Ketua DPD ini berpendapat, bahwa pengaruh mereka terhadap keberlangsungan (akhir) PKB ada ketika para tokoh (kyai) di tingkat lokal solid satu sama lain. Kalau tidak solid, maka massa akan kembali ke partai yang dipimpin Gus Dur (PKB). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara infrastruktur, PKB juga tidak hanya memiliki jaringan yang kuat di tanah air, tetapi juga ada di luar negeri, seperti di Mesir, Malaysia dan lainnya. Apalagi, jatidiri PKB yang bersifat nasionalis relijius berdasarkan Pancasila, memungkinkan PKB bisa menjaring massa lebih besar lagi, termasuk dari unsur non-NU dan non-Islam. Hal ini berbeda dengan partai-partai berbasis Nahdliyyin lainnya yang berasaskan Islam dan terkesan sektarian. Dengan demikian, kiranya beralasan bahwa tidak ada istilah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;end of life&lt;/span&gt; (tamat riwayat) pada PKB, bahkan eksistensinya tetap diperhitungkan dalam ranah perpolitikan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ragunan, 15 Desember 2006&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116658793482190583?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116658793482190583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116658793482190583' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116658793482190583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116658793482190583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2006/12/pkb-tamatkah-riwayatmu.html' title='PKB, Tamatkah Riwayatmu?'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116598730530404845</id><published>2006-12-13T12:15:00.000+07:00</published><updated>2006-12-13T13:39:55.326+07:00</updated><title type='text'>3-in-1 Updates</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/1600/315203/ilmu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/4255/1561/320/752466/ilmu.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama blog ini &lt;em&gt;vacuum&lt;/em&gt; karena ada berbagai kegiatan yang menyita waktu,  maka kembali saya coba torehkan &lt;em&gt;abstract letters &lt;/em&gt;yang berjudul &lt;em&gt;“3-in-1 Updates”&lt;/em&gt;. Judul ini hanya menggambarkan suatu 3 abstraksi singkat ke dalam 1 tulisan seputar kegiatan saya selama ini. Tiga abstraksi yang saya angkat tersebut berdasarkan pada 3 (tiga) lokasi kegiatan, yaitu Bandung (ITB), Yogyakarta (Malioboro) dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bandung&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seminggu sudah - 5 hari++ - saya berlatih dan bergelut di Bandung, tepatnya di CAD Room, Gedung PAU, Institut Teknologi Bandung (ITB). Selama itu, saya bersama tim disuguhkan bagaimana merancang dan mengaplikasikan suatu rangkaian digital pada FPGA. Bahasa pemrograman hardware yang digeluti pada training ini adalah VHDL. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang untuk meng-coding bahasa mesin dengan VHDL bagi saya seorang pemula, apalagi targetnya bukan sekedar &lt;em&gt;coding&lt;/em&gt;, melainkan ada tambahan menu khusus, yaitu kriptografi. Belum lagi kalau melihat sisi lainnya, yaitu interkoneksi di dalam hardware dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut gambaran singkat tentang FPGA dan VHDL :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“FPGA atau Field Programmable Gate Array merupakan Integrated Circuit (IC) yang fleksibel dan dapat dipakai secara berulang dengan cara mengkonfigurasi rangkaian oleh seorang programmer. Secara umum,  blok-blok pembangun pada FPGA terdiri atas 3 (tiga) blok : programmable logic blocks, programmable interconect, programmable I/O blocks. Programmable logic blocks merupakan tahapan bagaimana mengimplementasikan combinatorial dan sequential logic. Programmable interconect menggambarkan wire untuk menghubungkan input dan output ke blok-blok logic. Programmable I/O blocks merupakan blok-blok logic khusus pada bagian peripheral devais untuk koneksi eksternal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VHDL atau Very High Speed Integrated Circuit Hardware Description Language merupakan bahasa pemrograman untuk pemodelan hardware. VHDL ini berbeda dengan bahasa program lainnya dalam hal tugas yang dieksekusi, karena dalam VHDL ada 2 (dua) jenis pernyataan dasar, yaitu sequential dan concurrent. Sedangkan metodologinya ada 3 (tiga) yaitu abstraction, modularity dan hierarchy. Dalam perancangan IC, ada 4 (empat) tingkatan abstraksi yaitu behaviour, RTL, logic dan layout. Behaviour menggambarkan tentang fungsi dari suatu sistem yang dimodelkan dengan proses2, RTL (Register Transfer Level) merupakan tahapan yang terdiri dari proses kombinasional murni dan proses dengan clock. Logic level berisi daftar gate-gate yang digunakan dalam design beserta interkoneksinya. Sedangkan layout merupakan tampilan dari desain yang kita lakukan. Modularity dan hierarchy merupakan bentuk pembagian dalam beberapa desain, membatasi kompleksitas, mengaktifkan teamwork dan studi implementasi alternatif.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur sekali bisa bersua dan berdiskusi dengan para akademisi di sini, tentunya karena kualitas ilmu mereka, sehingga sedikit banyak bisa membuka cakrawala bagi tim, khususnya saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yogyakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Awalnya berangkat ke Yogya penuh dengan keletihan, kecapean dan ketidaknyamanan. Maklum, pasca training di ITB yang penuh dengan dunia &lt;em&gt;coding&lt;/em&gt; yang bikin &lt;em&gt;mumet&lt;/em&gt;, saya mesti langsung &lt;em&gt;go&lt;/em&gt; ke Yogya menyusul tim lainnya yang sudah ada di sana. Apalagi, pengalaman naik kereta antar daerah (Bandung-Yogya) baru pertama kalinya buat saya karena terbiasa naik bus AKAP kalau pulang kampung atau refreshing ke suatu tempat. Alhamdulillah, ada teman saya, Jay (dulunya se-SMP, alumni ITB), yang turut membantu “kepulangan” saya dari pemesanan tiket sampai pengantaran ke stasiun. &lt;em&gt;Thanks very much Jay ….. –maaf juga ya Jay udah ngrepotin kamu. Oh ya, ku suka kampus mu, dingin dan mengasyikkan :) -&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Yogya ini, saya melancong selama 2 (dua) hari dengan tujuan mencari data, entah survey lokasi, wawancara dan lainnya. Data yang saya maksud berkaitan dengan tugas kantor di Jakarta. Alhamdulillah, meski dengan waktu yang relatif singkat, kami bisa bisa menikmati pencarian data itu, apalagi markas penginapan kami di jalan Malioboro, yang penuh “hiruk pikuk” warga Yogya 24 jam non-stop. Setelah data itu dirasa cukup, terbanglah saya bersama tim kembali ke markas besar di Jakarta dengan Garuda 211.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nah, setelah “balik kandang”, biasanya saya dihadapkan pada keseharian saya, namun yang ini ternyata ada plus-nya. Saya mesti pasang kaki untuk bisa jalan ke sana ke sini, maklum untuk konsolidasi tim di kantor tidak enak kalau cuma via telepon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, tugas-tugas ke depan “membayang” terus dihadapan, seperti bayangan wajah seseorang &lt;em&gt;nun&lt;/em&gt; jauh disana. Tentu saja bukan hanya tugas kantor, juga aktifitas “pergerakan” lainnya di luar, seperti di &lt;a href="http://fkmb-brebes.blogspot.com"&gt;FKMB&lt;/a&gt; dll. Mudah-mudahan tugas2 itu segera diselesaikan sesuai time scheduling yang sudah ditentukan. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 13 Desember 2006&lt;br /&gt;al-Brebesy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116598730530404845?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116598730530404845/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116598730530404845' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116598730530404845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116598730530404845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2006/12/3-in-1-updates.html' title='&lt;em&gt;3-in-1 Updates&lt;/em&gt;'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116358693178705505</id><published>2006-11-15T17:30:00.000+07:00</published><updated>2006-11-15T17:40:47.203+07:00</updated><title type='text'>Mimpi &amp; Gus Dur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4255/1561/1600/2864221633.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4255/1561/400/2864221633.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gus Dur sering tertidur ketika seminar, bahkan ketika sidang MPR dalam kapasitasnya sebagai Presiden RI, tetapi tidurnya tidak sama dengan tidur kita. Sejarah orang besar juga akrab dengan tidur yang produktip. Imam Syafei menurut suatu riwayat ia baru bisa merumuskan berbagai pemikiran fiqhnya secara sistematis, setelah terlebih dahulu tidur. Tidur bagi orang besar (besar kapasitas spiritualnya) merupakaan saat menata memori hingga informasi yang ada di dalamnya tersusun rapi sesuai dengan struktur kebenaran logis atau fralsafi. Para ulama biasanya sebelum tidur terlebih dahulu berwudlu, salat tahajud dan menyambung pemancar spiritualnya ke nurilahiyah. Tidurnya orang yang duduk mendengarkan khutbah Jum`ah malah menurut fiqh tidak membatalkan wudlunya. Tidurnya orang puasa jga berpahala.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Konon sewaktu Gus Dur menjadi Presiden, banyak sekali pembisik yang datang. Semua bisikan didengar, tetapi kemudian ia tidur dan setelah tidur lahirlah keputusan presiden yang mengejutkan semua pembisiknya. Kebanyakan Presiden yang dijatuhkan akhirnya benar-benar jatuh. Bung Karno tidak berani keluar rumah setelah tidak jadi Presiden. Pak Harto juga tidak lagi leluasa berkomunikasi dengan dunia luar setelah lengser. Habibi butuh waktu beberapa tahun ngungsi ke Jerman sebelum meluncurkan buku memorinya yang menghebohkan. Megawati bahkan hingga kini tidak berani hadir di istana pada hari upacara proklamasi kemerdekaan RI, juga belum siap ketemu SBY yang pernah menjadi bawahannya. Hanya Gus Dur, meski sudah strook dua kali, tetapi tetap saja percaya diri ketemu dengan siapa saja. Ia temui Pak harto, Megawati, Amin rais dan SBY, Akbar Tanjung tanpa beban, tanpa repot-repot. Di rumahnya bilangan Ciganjur, para bekas presiden dan presiden, juga bekas musuh-musuhnya, pada dating menghadiri akad nikah puterinya. Ke Israel, ia juga tak problem kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada diri Gus Dur itu terkumpul beberapa pemancar yang bisa dihubungkan dengan satelit spiritual; intelektual, sufistik dan mistik. Dari orang seperti Gus Dur susah dibedakan mana yang gagasan, obsessi dan mimpi karena ketiganya sering muncul bareng dan dan urutannya sering tidak konsistren. Gus Dur dikenal sangat konsisten dalam ketidak konsistenannya. Sekarang orang baru menyadari sesungguhnya Gus Dur tidak melakukan kesalahan yang mengharuskannya dilengserkan. Juga banyak gagasannya yang aneh-aneh, tapi sepuluh-duapuluh tahun kemudian baru terasa relevan. Pada tahun&lt;br /&gt;1983an,di depan diskusi CSIS , dikala NU belum dihitung, ia mengatakan bahwa nanti akan terjadi semua presiden akan mencari wakilnya dari NU. Semua orang tertawa karena menganggapnya lawakan, tetapi pada tahun 2004, lawakannya menjadi kenyataan. SBY, Megawati, Wiranto,dan Agum Gumelar, semuanya capres, mereka memang memilih orang NU menjadi cawapresnya, yaitu Yusup Kalla, Hasyim Muzadi, Solahuddin Wahid, dan Hamzah Haz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin itu ada yang datang tepat waktu, ada yang kedaluwarsa, dan ada yang datang terlalu cepat. Gus Dur termasuk pemimpin yang terlalu cepat datang mendahului zamannya, oleh karena itu banyak gagasannya tidak bisa difahami orang sekarang. Dalam perspektip pewayangan, Gus Dur itu memiliki karakteristik kepribadian Semar (guru), Petruk (pelawak) dan Togog (tokoh ngawur) sekaligus. Hal yang begitu serius disampaikan sebagai lawakan, terkadang dibalik ngomong ngawurnya, ada juga benarnya. Maknanya Gus Dur tak pernah salah, yang salah adalah yang mendengarkan tanpa menseleksi mana kata katanya sebagai Guru bangsa (Semar), mana yang sekedar lawakan (Petruk) dan mana yang sekedar ngawur-ngawuran (Togog). Bingung kan ? Wallohu a`lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dikutip dan seijin dari rekan "agussyafii" via blognya di : http://mubarok- institute.blogspot.com ... maklum saya pribadi lagi ngga "mood" buat nulis-nulis ... mungkin untuk tulisan berikutnya .. mudah2an&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116358693178705505?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116358693178705505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116358693178705505' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116358693178705505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116358693178705505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2006/11/mimpi-gus-dur.html' title='Mimpi &amp; Gus Dur'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116296745024006241</id><published>2006-11-08T13:26:00.000+07:00</published><updated>2006-11-08T13:30:50.856+07:00</updated><title type='text'>Kontroversi Lebaran Hari Senen</title><content type='html'>Oleh KH. Maimun Zubair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini, banyak perbedaan dan kesimpangsiuran pendapat yang dapat menimbulkan kebencian, permusuhan, dan perselisihan umat dan para pemimpinnya mengenai urusan agama yang tidak terjadi pada masa pendahulu kita, masa di mana perbedaan adalah rahmat sebagaimana yang dimaksudkan oleh Hadis Nabi, “Perbedaan umatku adalah rahmat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa pendahulu kita, umat juga berbeda. Masing-masing dari mereka berpegang pada hasil ijtihadnya tanpa harus melecehkan sesama ahli ijtihad atas dasar mujtahid tidak bertaklid kepada mujtahid lain. Para sahabat Rasulullah juga berbeda dalam memahami instruksi Rasulullah, “seseorang tidak boleh shalat kecuali di kampong Bani Quraidzah.” Sebagian dari sahabat mengerjakan shalat di jalan sebelum sampai di kampong Bani Quraidzah. Mereka berpendapat, “Rasulullah hanya menginginkan gerak dan jalan cepat. Tidak boleh mengeluarkan shalat dari waktunya.” Sebagian lagi mengambil lahirnya Hadis, karena itu mereka tidak mengerjakan shalat sehingga sampai di Bani Quraidzah. Rasul membenarkan apa yang dilakukan oleh masing-masing dari mereka sesuai dengan ijtihadnya. Dan inilah yang dijadikan pegangan oleh kaum muslimin sejak masa keemasan dan masa ahli ijtihad sampai masanya ahli taklid. Para muqallid pun berbeda atas dasar pengambilan mereka dari para imamnya tanpa ada cacian dan celaan di antara mereka. Hal demikian tentu tidak aneh karena tujuan mereka hanyalah mencarai ridha Allah swt. Tujuan mereka adalah satu. Hati mereka pun juga satu. Pada hakikatnya,  tidak ada perselisihan di antara mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Para mujtahid berbeda mengenai waktu shalat dan keutamaannya. Demikian juga mereka berbeda di sebagaian haiat shalat sehingga di masjid-masjid besar, seperti Masjid al-Haram, Masjid an-Nabawi, dan Masjid al-Aqsha, dibangun empat mihrab untuk imam demi kemaslahatan para jama’ah sesuai dengan mazhabnya masing-masing. Tidak ada perselisihan dan permusuhan di antara mereka. Perbedaan di antara mereka didasarkan atas sikap berpegang teguh kepada tali agama Allah,{Berpeganglah kamu semua kepada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai} (Ali ‘Imran: 103), bukan karena mengikuti hawa nafsu, dorongan syetan, dan perilaku kesewenang-wenangan.  Dalam konteks inilah  perbedaan yang terjadi di antara  para pendahulu kita generasi yang shalih. Jika di antara mereka mencul perbedaan mengenai suatu persoalan, maka perbedaan itu menjadi sebab bagi kemaslahatan umat, bagaikan pohon yang kembangnya mempesona, daunnya hijau, dan yang  menghasilkan buah-buahan yang indah. Dan akar pohon itu pun kuat menancap di bumi {Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya menjulang ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya) (Ibrahim: 24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, yang kita alami berbeda sekali dengan apa yang dialami oleh para pendahulu kita. Kita berbeda pendapat dan terpecah menjadi beberapa kelompok karena mengikuti hawa nafsu. Setiap kelompok mengklaim berpijak di atas kebenaran. Semuanya menyerukan kepada umat agar mengikutinya, dan pada saat yang sama mencela kelompok lain sebagai kelompok yang salah dan sesat menyesatkan. Setiap orang bangga dengan pendapatnya sendiri dengan tidak meneladani kepada para pendahulunya dari kalangan ulama, mujtahid, dan muqallid. Boleh jadi mereka mengambil pendapat orang-orang yang bodoh untuk membatalkan, mencela, dan melecehkan  pendapat lawannya agar kelompoknya tampil dominan. Dan mereka pun membanggakannya dengan penuh kesombongan. {Tiap-tiap golongan bangga dengan apa yang ada golongan mereka} (ar-Rum: 32). Mereka mengira bahwa perbuatannya seperti itu tidak ada konsekuensinya, {Tidak ada satu jiwa pun melainkan ada penjaganya} (at-tariq: 4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa sekarang ini adalah masa kemajuan dan perkembangan sarana informasi, masa di mana hubungan di antara berbagai penjuru dunia berlangsung melalui informasi dengan menggunakan peralatan modern yang canggih. Dunia menjadi kecil, bagian timur dunia pun dapat bertemu dengan bagian barat. Fenomena seperti in dengan sendirinya mempengaruhi kaum cendekia sehingga berpaling dari sikap istiqamah yang senantiasa dijalani oleh para as-salafu ash-shalih. {Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya dan memakai pula perhiasaannya, dan pemilik-pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya} (Yunus: 24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini, umat Islam Indonesia berbeda pendapat mengenai hari raya idul fitri 1427 H sebagaimana yang pernah terjadi berulangkali pada tahun-tahun sebelumnya. Sebagian dari mereka  melaksanakan ‘id pada hari Senen, dan sebagian lagi  pada hari Selasa. Sebagian Ormas menetapkan ‘id jatuh pada hari Senen; dengan demikian puasanya adalah 29 hari karena berpedoman pada anggapan mereka yang salah bahwa hilal telah wujud pada malam Senen atas dasar ketentuan hisab mereka, meskipun melihat hilal tidak mungkin dilakukan. Sebagian kelompok juga berlebaran pada hari Senen karena berangapan bahwa pada malam Senen hilal dapat dilihat. Mereka pun menyebarkan ikhbar ke beberapa daerah dan propinsi dengan menggunakan peralatan modern. Mereka juga menjelaskan—menurut anggapan mereka—kebenaran hujjah yang mereka gunakan dan menyerukan kepada umat agar mengikuti mereka dalam menentukan hari ’idul fitri. Lebih dari itu, mereka merasa benar walaupun ru’yah-nya tidak diterima oleh Departemen Agama. Meskipun demikian, mayoritas kaum muslimin menyempurnakan puasanya genap 30 hari dan melaksanakan ‘id pada hari Selasa karena mengikuti keputusan Departemen Agama yang menolak kesaksian orang yang mengaku telah melihat hilal dan karena berpegang pada ketentuan hisab qat’i yang sudah disepakati oleh para ahlinya perihal tidak adanya kemungkinan ru’yah pada malam Senen.  Dengan kejadian seperti  ini, timbullah kegaduhan di antara kaum muslimin yang dipicu oleh suara-suara takbir yang menggunakan pengeras suara di masjid-masjid dan di jalan-jalan karena mengikuti dorongan hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan hal-hal di atas, saya ingin memaparkan penjelasan-penjelasan para imam kita mengenai persoalan tersebut agar dapat menjadi pegangan bagi diri saya sendiri dan bagi kita semua. Hal ini karena tulisan harus dipertanggungjawabkan; ia adalah perbuatan orang mukallaf, dan karena itu harus ada penilaian dari kita terhadap hukum-hukum syara’. Hukum adalah khitab Allah yang terkait dengan perbuatan orang-orang mukallaf.  Oleh karena itu, janganlah engkau mengira bisa bebas berbuat apa saja. Tidak ada sesuatu yang bisa lepas dari tangung jawab.  Demikian halnya dengan ikhbar (pemberitaan). Tidak ada penulis yang tidak diuji dan diminta pertangungjawabannya atas apa yang ditulis oleh tangannya. Oleh karena itu, janganlah emgkau menulis sesuatu dengan telapak tanganmu selain apa yang bisa membuatmu senang melihatnya pada hari kiyamat. Tulisan berikut saya bagi menjadi beberapa  fasal sesuai dengan maksud penjelasan-penjelasan ulama yang ada. Kepada Allah saya bersandar, dan kepada-Nya saya memohon taufiq.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kesalahan Melaksanakan Hari Raya  pada Hari Senen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa orang yang berbuka pada hari Senen, baik berpegang kepada kesimpulan hisab dengan wujudnya hilal pada malam Senen atau kepada pengakuan sejumlah orang yang melihat hilal, tidaklah mempunyai dalil yang kuat, bahkan tidak mempunyai hujjah syar’iyyah yang bisa dijadikan pegangan. Mereka salah dan tersesat karena tidak merujuk pada pendapat para imam dan as-salaf ash-shalih yang senantiasa berpegang teguh pada Alquran dan Sunnah; dalam hal ini kesalahan mereka bisa dilihat dari beberapa hal berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, sikap mereka yang menentang terhadap waliyyu al-amri; dalam hal ini adalah Departemen Agama  dengan  keputusannya yang menyatakan bahwa 1 Syawal jatuh pada hari Selasa atas dasar penyempurnaan Ramadhan menjadi 30 hari. Keputusan ini didasarkan atas tiadanya ru’yah yang dapat dipertanggungjawabkan secara syar’i pada malam Senen dan tiadanya kemungkinan ru’yah pada malam tersebut atas dasar hisab yang qat’i. Sebagaimana dimaklumi, menetapkan awal bulan merupakan hak qadhi (hakim) atau menteri agama. Oleh karena itu, tidak ada hak bagi seseorang atau lembaga untuk menetapkan awal bulan, meskipun mereka melakukannya atas nama ikhbar, dan seseorang tidak boleh menentang ketentuan tersebut karena dapat menimbulkan fitnah dan perpecahan di antara kaum muslimin dalam urusan agama.  Ketentuan ini didasarkan atas beberapa ayat Alquran, Hadis, dan pendapat ulama dulu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri  di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan rasul-Nya, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya} (an-Nisak: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirnya mengenai ayat tersebut, al-Qurtubi mengatakan: “Jika pada ayat-ayat sebelumnya sasarannya adalah penguasa, dan Allah memulai dengan mereka, kemudian Allah memerintahkan kepada mereka untuk melaksanakan  amanat dan memutuskan hukum di antara manusia dengan adil, maka  pada ayat ini  yang dijadikan sasaran adalah rakyat dengan rincian sebagai berikut: pertama, Allah memerintahkan kepada umat manusia untuk taat kepada Allah; dalam hal ini dengan  menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya; kedua, Allah memerintahkan kepada umat manusia untuk taat kepada Rasul-Nya berkenaan dengan perintah dan larangannya; dan ketiga, perintah untuk taat kepada para pemimpin menurut pendapat para sahabat besar, seperti Abu Hurairah, Ibnu ‘Abbas, dan lain-lainnya.  Sahal bin Abdullah at-Tastari mengatakan: taatlah kamu kepada penguasa dalam tujuh hal:  mata uang yang sah,  takaran, timbangan, hukum, haji, shalat jum’at, dua hari raya, dan jihad” (Tafsir al-Qurtubi, Juz V, hlm. 249). Di sini, yang dimaksud dengan ulu al-amri adalah para imam, sultan (penguasa), hakim, dan setiap orang yang mempunyai kekuasaan syar’i, bukan kekuasaan tiranik. Adapun pengertian yang dimaksud adalah taat kepada mereka (ulu al-amri) dalam segenap perintah dan larangannya sepanjang tidak maksiat kepada Allah (Fath al-Qadir, Juz I, hlm. 726). Beliau pun mengatakan: “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menghormati penguasa dan ulama. Jika mereka menghormati keduanya, maka Allah akan memperbaiki urusan dunia dan akhiratnya. Dan jika mereka melecehkan keduanya, maka Allah akan merusak urusan dunia dan akhiratnya” (Tafsir al-Qurtubi, Juz V, hlm. 249). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat banyak dalil-dalil yang shahih yang mencapai tingkat mutawatir dan yang secara pasti berasal dari Rasulullah saw. dengan kepastian yang tidak dapat diragukan lagi bagi orang yang berpegang teguh kepada Sunnah yang suci mengenai kewajiban taat kepada para imam, penguasa, dan pemimpin, sampai-sampai di beberapa radaksi Hadis yang shahih terdapat pernyataan: taatlah kamu kepada penguasa meskipun ia adalah budak negro yang rambut kepalanya gimbal. Kewajiban taat kepada mereka itu sepanjang mereka melaksanakan shalat dan tidak tampak pada mereka kekufuran yang nyata, dan sepanjang mereka tidak memerintahkan maksiat kepada Allah. Jelasnya, meskipun mereka sangat lalim dan melakukan jenis kelaliman yang sangat berat, namun kelalimannya tersebut tidak sampai menyebabkan kekukuran yang nyata, maka ketaatan kepada mereka tetap merupakan suatu kewajiban sepanjang perintahnya bukan suatu maksiat kepada Alah. Termasuk dari perintah ulu al-amri yang harus ditaati adalah perintah melaksanakan berbagai pekerjaan dan memasuki pos-pos keagamaan yang tidak termasuk maksiat kepada Allah, seperti jihad, membela hak-hak rakyat, memutuskan hukum terhadap pihak-pihak yang bertikai, menegakkan ketentuan-ketentuan hukum terhadap siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara garis besar, ketaatan kepada ulu al-amri adalah suatu kewajiban bagi setiap orang yang berada dalam wilayah kekuasaannya sepanjang bukan maksiat kepada Allah. Oleh karena itu, interaksi atau sejenisnya dengan ulu al-amri berkenaaan dengan hal-hal seperti di atas memang merupakan suatu keharusan. Maka   ketatan kepada mereka dengan ketentutan-ketentuan yang sudah saya paparkan tidak dapat dihindari. Hal ini karena kuatnya dalil-dalil yang menjelaskan perintah tersebut. Dalam Alquran dinyatakan, {Taatilah Allah, dan taatilah Rasul dan ulil amri di antara kamu}. Selain itu, juga ada dalil yang menyatakan, “mereka (ulu al-amri) menerima ketaatan yang menjadi haknya, meskipun mereka sendiri tidak melaksanakan kewajiban untuk rakyat sebagimana dijelaskan dalam beberapa Hadis Nabi, “Beri mereka (ulu al-amri) apa yang menjadi haknya dan mintalah kepada Allah apa yang menjadi hakmu.” Bahkan, terdapat perintah untuk taat kepada penguasa dan Nabi saw. pun menekankan hal tersebut sampai-sampai beliau menyatakan, “Meskipun ia mengambil hakmu dan memukul punggungmu.” (Tafsir al-Qurtubi Juz II, hlm. 765).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun firman Allah {Jika kamu berlainan pendapat mengenai sesuatu,  maka kembalikan ia kepada Allah dan Rasul-Nya}, Imam Mujahid dan beberapa ulama salaf mengatakan: yakni kembali kepada Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya; dan hal ini adalah perintah Allah bahwa segala sesuatu mengenai sendi-sendi agama dan cabang-cabangnya yang diperselisihkan oleh manusia harus dikembalikan kepada Alquran dan Sunnah Rasulullah, sebagaimana firman Allah {Apa saja  yang kamu perselisihkan, maka keputusannya terserah kepada Allah}(asy-Syura: 10)  Apa yang diputuskan oleh Alquran dan Sunnah, dan kebenarannya diperkuat oleh keduanya, maka ia adalah benar. Menyimpang dari itu hanyalah kesesatan. Oleh karena itu, selanjutnya Allah berfirman {Jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir}. Artinya, kembalikan perselisihan dan ketidaktahuan kepada Kitab Allah Sunnah rasul-Nya; berhukumlah kamu dengan keduanya atas apa yang terjadi di antara kamu {Jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir}. Dengan ayat ini Allah menunjukkan bahwa siapa saja yang tidak berhukum dalam hal-hal yang menjadi bahan perselisihan dengan Alquran dan Sunnah dan tidak merujuk kepada keduanya, maka berarti ia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir (Tafsir al-Qurtubi Juz I, hlm. 687).    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qurtubi juga mengatakan: Ali bin Muslim at-Tusi menceritakan kepadaku, ia mengatakan: Ibnu Abi Fadik menceritakan kepadaku, ia mengatakan: Abdullah bin Muhammad bin Urwah menceritakan kepadaku berdasarkan riwayat dari Hisyam bin Urwah dari Abu Shaleh as-Saman dari Abu Hurairah: bahwasanya Nabi saw. besabda: akan memimpin kamu sesudahku beberapa penguasa; orang yang baik akan memimpin kamu dengan kebaikannnya dan orang yang durjana dengan kedurjanaannya. Maka, dengarkan dan taatilah mereka di mana saja berada selama sesuai dengan kebenaran. Shalatlah kamu di belakang mereka. Jika mereka berbuat kebaikan, maka [kebaikan] adalah bagimu dan bagi mereka. Dan jika mereka berbuat keburukan, maka [kebaikan] adalah tetap bagimu, sementara [keburukan] tersebut  atas mereka (Tafsir al-Qurtubi Juz III, hlm. 149).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks-teks yang saya kutip di atas mengajarkan kepada kita bahwa secara syar’i tidak ada sisi yang shahih bagi mereka (pendudukung 1 Syawal jatuh pada hari  Senen) karena menetang terhadap keputusan Departemen Agama mengenai penetapan awal bulan Syawal, meskipun mereka mengklaim dan beragumentasi sedemikian rupa. Bahkan, sikap mereka itu dapat menimbulkan fitnah di antara sesama umat Islam dan dapat menjerumuskannya dalam suasana saling curiga. Dalam hal ini   Departeman Agama sudah benar dan tepat ketika menolak kesaksian satu atau dua orang lebih yang mengaku telah melihat hilal pada malam Senen karena Departemen Agama telah berpegang kepada hujjah syar’iyyah yang dapat dipertanggungjawabkan. Di samping itu, Departemen Agama juga telah bermusyawarah dengan lembaga hisab dan ru’yah mengenai penentuan 1 Syawal dan mereka pun telah sepakat bahwa hilal tidak mungkin dapat dilihat pada malam Senen. Sejatinya, syarat sesuatu yang dapat dilihat adalah adanya kemungkinan melihatnya secara akal, adat, dan syara’, sebagaimana yang akan saya jelaskan berdasarkan keterangan para imam. Berkaitan dengan ini, jika saja orang yang melaksanakan ‘id pada hari Senen itu merujuk kepada Alquran, Sunnah Rasulullah, dan pendapat para ulama, niscaya mereka tidak akan berani menentang. Akan tetapi, arogansi dan dorongan hawa nafsu, atau bahkan ketidaktahuan mereka mengenai fikih Islam, telah mempengaruhi mereka sehingga mereka berani menentang.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, mereka bertentangan dengan ketentuan hisab yang qat’i mengenai tiadanya kemungkinan melihat hilal pada malam Senen. Dalam menetapkan awal bulan, yang dijadikan pedoman hanyalah dengan jalan melihat hilal, baik menurut ahli falak dan orang-orang yang membenarkannya atau para ahli lainnya, sebagaimana yang dikuti oleh mayoritas kaum muslimin. Menurut ahli falak, yang dikehendaki dengan istilah “melihat hilal” hanyalah kamampuan melihat hilal atas dasar ketingian hilal di atas ufuq, sebagaimana yang sudah maklum bagi mereka. Ahli falak mengatakan bahwa hilal di atas ufuq memungkinkan untuk dilihat jika ketingiannya lebih dari satu derajat. Dalam konteks ini, hilal pada malam Senen berada di bawah satu derajat atau kurang; dengan demikian jelaslah bahwa orang yang melaksanakan ‘id pada hari Senen—karena berpedoman bahwa wujud hilal pada malam tersebut, sekalipun tidak memungkinkan untuk dilihat, cukup untuk dijadikan sebagai dasar menetapkan bulan Syawal—sungguh jauh dari kebenaran dan bertentangan dengan Sunnah; hal ini karena syari’at mengaitkan hukum puasa dan lebaran dengan ru’yah atau kemungkinan ru’yah, bukan dengan wujud hilal belaka, seperti yang mereka pakai. Rasulullah saw. mengatakan: “Janganlah kamu berpuasa sampai kamu melihat hilal, dan janganlah kamu berbuka sampai kamu melihatnya.”  Jika kenyataannya seperti ini, maka kesaksian seseorang yang mengaku telah melihat hilal pada malam Senen tersebut harus ditolak. Selain itu, argumentasi mereka  dalam melaksanakan ‘id pada hari Senen  yang didasarkan atas ru’yah seperti itu dengan sendirinya adalah batal dan tidak bersandar kepada dalil-dalil yang dapat dipertanggungjawabkan. Bahkan, jika qadhi (hakim) menetapkan hukum dengan kesaksian seperti itu, maka ketetapan hukumnya tersebut juga batal. Apa yang telah saya uraikan tersebut juga didukung oleh penjelasan ulama yang membuktikan bahwa sebenarnya mereka dalam urusan agama tidak merujuk kepada pendapat ulama dulu dan imam-imam ahli ijtihad. Berikut ini adalah beberapa penjelasan ulama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Hasyiyah ‘ala Syarh al-Mahali, Juz II, hlm. 63 Qalyubi menuturkan:    “Termasuk hal-hal yang menimbulkan status dzan (dugaan) adalah hisabnya ahli perbintangan untuk dirinya sendiri dan untuk orang-orang yang membenarkannya. Bahkan, al-‘allamah al-‘Abbadi mengatakan: jika hisab qat’i (yang meyakinkan) menunjukkan ketidakmungkinan melihat hilal, maka pengakuan dari orang yang adil harus ditolak.  Ini sangat jelas, pada keadaan itu dilarang berpuasa. Menentang  ketentuan tersebut jelas merupakan kesombongan dan pembangkangan (Qalyubi, Hasyiyah ‘ala Syarh al-Mahali, Juz II, hlm. 63).    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Mauhibah dzi al-Fadhl, Syekh at-Tirmasi menjelaskan: “[Perkataan Mu’allif: di depan qadhi dengan lafal syahadah] Artinya, jika ada orang adil menyaksikan dengan lafal syahadah di depan qadhi, maka hal itu cukup sebagai dasar tetapnya kewajiban berpuasa. Sebab, orang adil tersebut menggunakan cara syahadah, bukan cara riwayah. Kedudukan ketentuan seperti itu, sebagaimana yang disampaikan oleh as-Subki, adalah jika hisab menunjukkan kemungkinan ru’yah. Sebaliknya, jika hisab menunjukkan ketidakmungkinan ru’yah; dalam hal ini diperoleh melalui muqaddimmah-muqaddimah yang qat’i, maka kesaksian orang adil tersebut tidak diterima karena mustahilnya ru’yah. Dia mengatakan: menurut saya, ini termasuk kemustahilan status qat’i (pasti) meningkat dari status dzan (dugaan); dalam kasus seperti ini keputusan hukum qadhi pun menjadi batal. Dalam kitab al-I’ab, Muallif mengarahkan dan menolak orang yang mengecam pendapatnya bahwa muqaddimah-muqaddimah hisab puncaknya adalah dzan, karenanya tidak menimbulkan kemustahilan, bahwa pendapatnya tersebut jika ahli hisab sepakat atas kemustahilannya dan bahwa muqaddimah-muqaddimah hisab kedudukannya adalah qat’i. Jika hal itu terjadi, maka kesaksian atas ru’yah tidak dapat diterima karena syarat sesuatu yang disaksikan adalah kemungkinannya untuk dilihat secara akal, adat, dan syara’. Puncak kesaksian adalah dzan, sementara dzan itu tidak dapat mengalahkan kepastian.”   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam I’anah at-Talibin JUz 2, hlm. 243 dijelaskan: [far’un]: jika ada satu atau dua orang bersaksi melihat hilal, sementara hisab menunjukkan ketidakmungkinan ru’yah, as-Subki mengatakan, “kesaksian seperti itu tidak diterima karena kedudukan hisab adalah qat’i, sementara kedudukan kesaksian adalah dzan, dan dzan itu tidak dapat mengalahkan qat’i.” Dalam kitab at-Tuhfah, pengarang memberikan rincian: yang dijadikan pegangan bahwasa, jika para ahli hisab sepakat bahwa muqaddimah-muqaddimah-nya adalah qat’i, dan orang-orang yang memberitakannya mencapai jumlah tawatur, maka kesaksian ditolak. Sebaliknya, jika tidak ada kesepakatan, maka kesaksian tidak ditolak.                    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Fatawa as-Subki, Juz I, hlm. 219-220, as-Subki juga menjelaskan bahwa hisab yang qat’i jika menafikan kemungkinan melihat dengan mata (imkan ar-ru’yah al-bashariyah), maka wajib bagi qadhi untuk menolak kesaksian para saksi. As-Subki juga menuturkan bahwa tugas qadhi adalah memperhatikan kesaksian saksi di depannya mengenai persoalan apa saja. Jika ia melihat secara jelas dan nyata akan kebohongannya, maka ia harus menolak kesaksian tersebut dengan tegas. As-Subki menegaskan: bukti syaratnya adalah apa yang disaksikan memungkinkan menurut indera, akal, dan syara’. Jika petunjuk hisab secara pasti menentukan ketidakmungkinan, maka menurut syara’ mustahil kesaksian dapat  diterima karena kemustahilan sesuatu yang disaksikan. Sebab, syara’ tidak datang membawa kemustahilan. Adapun kesaksian para saksi sangat mungkin didasarkan atas dugaan, kesalahan, dan kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qadhi Iyadh mengatakan: “pendapat as-Subki seperti ini tidak bertentangan dengan pendapat ahli fikih yang menyatakan bahwa tidak boleh berpegang pada hisab karena mereka mengatakan hal tersebut dalam kasus yang sebaliknya, yaitu jika hisab menunjukkan kemungkinan ru’yah” (Hasyiyah al-Uddah ‘ala Syarh Ihkam al-Ahkam, Juz III, hlm. 328).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bertentangan dengan kewajiban berupaya menyatukan kaum muslimin dalam urusan agama di luar masalah yang meniscayakan perbedaan. Sebab, kesatuan kaum muslimin dalam berpuasa, berbuka, dan syi’ar-syiar kaum muslimin lainnya  adalah suatu tuntutan. Jika kita tidak sampai kepada kesatuan secara global di berbagai kawasan Islam di penjuru dunia, maka setidak-tidaknya kita harus mendorong tumbuhnya kesatuan secara parsial dan spesifik sesama kaum muslimin di dalam satu kawasan. Oleh karena itu, kita tidak bisa menerima penduduk muslim dalam satu negeri atau satu kota terpecah-pecah; sebagian kelompok berpuasa pada suatu hari karena mereka menganggap sudah masuk bulan Ramadhan, sementara kelompok  yang lain tidak berpuasa karena berkeyakinan masih bulan Sya’ban. Demikian halnya pada akhir Ramadhan; sekelompok orang berpuasa, sementara kelompok yang lain berlebaran. Kondisi seperti ini jelas tidak dapat diterima, terlebih Departemen Agama Replubik Indonesia telah memutuskan bahwa 1 Syawal jatuh pada hari Selasa karena tidak adanya ru’yah yang dapat dipertanggungjawabkan dan karena tidak adanya kemungkinan ru’yah atas dasar hisab qat’i). Sikap mereka yang bertentangan dengan keputusan Departemen Agama dan penyimpangan mereka dari apa yang diikuti oleh mayoritas kaum muslimin jelas dapat mengobarkan api fitnah sesama kaum muslimin dan perpecahan serta permusuhan di antara mereka. Dan ini adalah situasi yang tercela menurut syara’. Allah berfirman:{Barangsiapa menentang Rasul sesudah menjadi jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang beriman, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburukburuknya tempat kembali}(an-Nisak: 115)        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sikap mereka pasti menyenangkan hati para musuh dan memudahkan mereka dalam mewujudkan cita-citanya menghancurkan kesatuan kaum muslimin dalam berbagai urusannya, baik yang sifatnya duniawi maupun ukhrawi. Hal ini sebagaimana yang dikatakankan oleh Dr. Sa’id Ramadhan al-Buwaiti dalam kitab al-Jihad fi al-Islam dengan mengutip pendapat Bernad Lois yang mengatakan, “westernisasi di kawasan Arab dapat menyebabkan perpecahan di kawasan tersebut. Perpecahan secara politik seperti ini dengan sendirinya akan diikuti oleh perpecahan secara sosial dan kultural. Kenyataannya, menundukkan kawasan tertentu kepada Barat tidak mungkin terlaksana kecuali melalui pemecahan kawasan itu sendiri. Jika diberikan kepada seorang politikus mana pun di dunia ini satu masalah yang menjadi bahan pertanyaan orang perihal upaya menundukkan kawasan Arab kepada Barat, niscaya ia hanya memilih jalan yang secara pasti ditempuh oleh Barat, yakni memecah-belah kawasan Arab dengan fitnah yang merajalela, mencerai-beraikannya secara sosial dan kultural, mengobarkan permusuhan dan perbedaan, dan memperluas wilayah perbedaan serta menonjolkannya secara berlebih-lebihan. Tidak diragukan lagi, siapa saja yang melakukan upaya seperti ini niscaya merasa sedih jika melihat suasana damai di antara berbagai kelompok dan merasa bahagia jika melihat meletusnya peperangan di antara sesama. Barangkali orang yang  menjauhkan peran Barat dalam menyulut peperangan adalah satu di antara dua kemungkinan: penipu atau orang yang tertipu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekomendasi Hasil Seminar tentang Hilal dan Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 21-23 Rajab 1409 H/27-29 Maret 1989 M, di Kuwait  diadakan seminar tentang hilal, waktu, dan teknik-teknik astronomi yang diprakarsai oleh Lembaga Ilmiah Kuwait dan Lembaga Pengenbangan Ilmu Pengetahuan Kuwait.  Seminar tersebut diikuti oleh sejumlah peserta dari kalangan ahli fikih dan  ahli falak  dari negara-negara Arab, antara lain Yordan, Emirat Arab, Aljazair, Saudi Arabia, Sudan, Oman, Palestina, Qatar, Kuwait, Mesir, Maroko, dan Yaman. Selain itu, seminar juga dihadiri oleh sejumlah delegasi dari Lembaga Kajian Fikih Islam, Jeddah; Lembaga Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu pengetahuan, Persatuan Lembaga-lembaga Ilmu Arab.  Seminar mengeluarkan rekomendasi ilmiah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jika melihat hilal berhasil dilakukan di satu negeri, maka wajib bagi kaum   muslimin untuk mengikutinya tanpa mempertimbangkan perbedaan matla’. Hal ini didasarkan atas khitab umum yang berisikan perintah berpuasa dan berbuka.&lt;br /&gt;                 &lt;br /&gt;2. Menggunakan hisab yang valid pada kondisi negatif, (yakni kepastian ketidakmungkinan ru’yah). Hisab astronomi dapat dijadikan sebagai pegangan jika didasarkan atas penelitian yang cermat, di samping juga  didasarkan atas kaidah-kaidah astronomi yang qat’i dan dikeluarkan oleh ahli falak yang dapat dipercaya sehingga jauh dari kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, jika beberapa saksi bersaksi melihat hilal pada kondisi di mana secara astronomi ru’yah sulit dilakukan, maka kesaksiannya harus ditolak karena bertentangan dengan kondisi riel dan karena adanya unsur keraguan di dalam kesaksiannya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa kondisi yang mustahil dilakukan ru’yah:&lt;br /&gt;A. Jika para saksi bersaksi melihat hilal sebelum waktu ru’yah  yang ditentukan oleh hisab astronomi, yaitu wujudnya hilal di ufuq sesudah terbenamnya matahari, maka penyaksian melihat hilal sebelum tercapainya kebersamaan, atau jika penyaksian sezaman dengan kebersamaan, baik kebersamaannya itu secara kasat mata, seperti adanya gerhana, atau tidak menurut ketentuan hisab astronomi yang valid, maka penyaksian seperti itu tidak dapat diterima. Kemustahilan ru’yah dalam kondisi seperti ini ditegaskan oleh para ahli hukum Islam, seperti Ibnu Taimyah, al-Qarafi, Ibnu al-Qayyim, dan Ibnu Rusyd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Jika para saksi bersaksi melihat hilal sesudah terbenamnya matahari pada       hari di mana keesokan harinya rembulan terlihat sebelum matahari bersinar,       maka kesaksian melihat hilal seperti itu juga tidak diterima.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melihat hilal adalah dasar dalam menetapkan bulan, sementara hisab astronomi digunakan untuk membantu ru’yah dalam menetapkan tanggal; dalam hal ini dengan jalan menentukan kondisi ru’yah terkait dengan hari, jam, arah, dan kondisi hilal. Dengan demikian, hisab astronomi  tidak cukup dijadikan dasar dalam menetapkan bulan, namun harus dengan kesaksian yang dapat dipertangungjawabkan dalam melihat hilal. Jika hisab menunjukkan adanya kumungkinan ru’yah dan tidak adanya kendala-kendala astronomik, namun hilal tetap tidak terlihat, maka hitungan bulan harus disempurnakan menjadi 30 hari. &lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;Penjelasan Tahun Hijriyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa tahun hijriyah adalah tahun yang permulaaannya dimulai sejak hijrahnya Nabi Muhammad saw. dari Mekkah menuju Madinah.  Bulan-bulan tahun hijriyah di dasarkan atas perhitungan rembulan (qamariyah); dimulai dari awal bulan Muharram dan berakhir pada bulan Dzulhijjah.  Yang demikian inilah yang disebut dengan tahun hijriyah di mana ketika Nabi saw. sampai di Quba’ pada permulaan bintang libra (burj al-mizan); yakni bertepatan dengan  awal musin dingin. Selanjutnya, Nabi saw. tinggal beberapa hari di Quba’ untuk membangun masjid, yaitu masjid yang untuk pertama kalinya dibangun oleh Nabi saw. pada permulaan hari yang diisyaratkan oleh Alquran, {Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa (masjid Quba’), sejak hari pertama adalah lebih patut kamu  mengerjakan shalat di dalamnya} (at-Tubah: 108). Perhitungan ini didasarkan atas keberangkatan Nabi saw meninggalkan Mekkah untuk hijrah pada pertengahan akhir bulan September dan sampai di Madinah pada awal bulan Oktober. Dari sini kita mengetahui bahwa Nabi saw. memulai revolosi sosialnya yang dahsyat dan jihadnya yang agung pada awal bulan Oktober dan terus berjihad sampai memperoleh kemenangan yang luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khatimah&lt;br /&gt;Penjelasan Awal Tahun dan Bulan Hijriyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mengetahui awal tahun hijriyah atas dasar hisab istilahi yang  tidak meyakinkan untuk mengetahui posisi rembulan sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran, {Dan Kami telah tetapkan bagi bulan manzilah-manzilahnya, sehingga kembalilah ia sebagai bentuk tandan yang tua), maka untuk mengetahui tahun yang Anda inginkan, kurangilah bilangannya sebanyak delapan-delapan sehingga  tersisa 8 atau kurang. Setelah itu bilangan sisanya Anda bandingkan dengan nomor-nomor hija’iyah: ba’, wawu,  dal, alif, ha’, jim, dan dal  secara berurutan.  Jika sisa satu, maka dinamakan tahun ba’iyah, yakni tahun yang dimulai pada hari Senen. Jika sisa dua, maka dinamakan tahun wawiyah, yakni tahun yang dimulai pada hari hari Jum’at, dan seterusnya. Jika sisa delapan, maka dinamakan tahun daliyah; berarti awal tahun adalah hari Rabu. Sebagai contoh, tahun 1427 H, Anda kurangi delapan-delapan., maka bilangan sisanya adalah 3, dengan demikian dinamakan tahun jimiyah, artinya awal tahun adalah hari Jum’at karena berada pada urutan hari keenam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah mengetahui awal tahun hijriyah, jika Anda ingin mengetahui awal bulan-bulan hijriyah,  maka ketahuilah huruf-huruf hija’iyah sebagai berikut: ﺃ, ح, ﺪ, ﻮ, ﺰ, ﺃ, ﺐ, ﺝ. Bulan Muharram dengan alif, Safar dengan jim, Rabi’ul Awal dengan dal, dan seterusnya. Safar adalah yang ketiga dari hari-hari dalam setahun; Rabi’ul Awal yang keempat, Rabi’us Sani yang keenam, dan seterusnya. Contohnya adalah tahun 1418; awal bulan Safar adalah hari Ahad, Rabi’ul Awal adalah hari Senen, dan Rab’us Sani adalah hari Rabu. Dalam Hadis atau Atsar yang dinyatakan sebagai maudhu’, sebagaimana komentar az-Zarqani atas kitab al-Baiquniyah halaman 44, dan  seringkali terbukti sesuai dengan kenyataan, ada keterangan yang menyatakan: “Hari kurbanmu adalah hari hari puasamu; hari rayamu adalah hari tahunmu yang baru. Artinya, hari raya idul adha bertepatan dengan hari permulaan puasa Ramadhan dan  hari raya idul fitri bertepatan dengan hari permulaan tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian manusia memisahkan diri dari masyarakat dan memilih uzlah karena mengikuti hisab khumasi, dalam arti awal puasa Ramadhan adalah hari kelima dari hitungan permulaan hari pada bulan Ramadhan tahun sebelumnya. Sebagai contoh, awal puasa tahun ini adalah hari Rabu, maka awal puasa tahun depan adalah hari Ahad, sedangkan awal puasa pada tahun berikutnya adalah hari Kamis. Demikian seterusnya. Hisab istilahi, sebagaimana telah saya jelaskan, tidak qat’i dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara syar’i, meskipun biasa digunakan dan  sesuai dengan tahun-tahun hijriyah dalam hal jumlah hari dalam setahun. Akan tetapi, dibandingkan dengan hisab qat’i, perhitungan awal bulan hisab istilahi seringkali mundur satu atau dua hari. Oleh karena itu, yang dijadikan patokan menurut syara’ dalam setiap bulan adalah melihat hilal, terlebih awal bulan Ramadhan karena penekanan syara’ atas perintah puasa sampai-sampai kesaksian satu orang yang adil  diterima. Dan ini jelas berbeda dengan bulan-bulan lain, seperti bulan Syawal, di mana kesaksian yang dapat diterima hanyalah kesaksian dua atau lebih orang yang adil. Hisab qat’i juga masuk dalam beberapa persoalan ijtihadiyah. Selain itu, seringkali penganut hisab qat’i seringkali berbeda pendapat dalam menetapkan awal bulan, sebagaimana yang terjadi pada awal bulan Syawal tahun 1418 H.  Boleh jadi,  hisab istilahi sesuai dengan hisab qat’i, seperti yang terjadi pada tahu 1419 H. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah apa yang saya terima dari beberapa guru kami, antara lain ayah saya, Kyai Zubair bin Dahlan, dan kakek saya, Kyai Ahmad bin Syau’aib. Kakek saya, Kyai Ahmad bin Syau’aib mengatakan kepada saya, “ berpuasalah kamu dan berbukalah atas dasar keputusan dan ketetapan hakim sepanjang keputusan dan ketetapannya itu sesuai dengan  tuntunan syara’, yakni sesuai dengan kaidah-kaidah syara’.  Jika tidak sesuai, maka kamu harus merahasiakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpesan kepada diri saya sendiri dan kepada teman-teman saya untuk  bertaqwa dan istiqamah dalam kesunyian dan keramaian. Saya minta dari mereka tambahan doa, semoga Allah menguimpulkan saya dan mereka dalam limpahan rahmat dan ridha-Nya, amin. Allah-lah Yang Maha mengetahui akan kebenaran dan  Kepada-Nya semua hal kembali. Rahmat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya. Alhamdulillah rabbi al-‘alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh M. Adib (LTN-NU) dari Risalah  fi Mauqifina haula as-Shaum wa al-Isthar ‘Am 1427 H yang ditulis oleh KH. Maimun Zubair, Sarang, pada hari Rabu 2 Syawal 1427 H/ 25 Oktober 2006.&lt;br /&gt;---------------------------------&lt;br /&gt;Dikutip dari NU Online : Selasa, 7 Nopember 2006 7:17 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116296745024006241?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116296745024006241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116296745024006241' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116296745024006241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116296745024006241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2006/11/kontroversi-lebaran-hari-senen.html' title='Kontroversi Lebaran Hari Senen'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116114489279538563</id><published>2006-10-18T11:14:00.000+07:00</published><updated>2006-10-18T11:36:08.213+07:00</updated><title type='text'>Sang Kandidat ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/4255/1561/1600/logo_new.0.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4255/1561/320/logo_new.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat saya searching tentang blog terbaik atau blog dengan frekuensi pengunjung terbanyak, saya sangat tertarik dengan salahsatu temuan berupa daftar situs terbaik versi webterbaikdotcom. Di situs ini, setiap orang boleh mengusulkan web tertentu untuk menjadi kandidat web terbaik. Tentunya dari "web terbaik" memiliki kriteria tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau Anda melihat daftar kandidat web terbaik untuk periode berikutnya, maka di sana sebenarnya ada 3 situs yang saya usulkan menjadi kandidat web terbaik. Mana sajakah 3 web tersebut ?? Anda bisa melihat #1 &lt;a href="http://www.nu.or.id"&gt;NU Online&lt;/a&gt; untuk versi organisasi, #26 &lt;a href="http://www.gusdur.net"&gt;Gus Dur Online &lt;/a&gt; untuk versi tokoh dan #27 &lt;a href="http://gus-maul.blogspot.com"&gt;blog saya sendiri &lt;/a&gt;untuk versi blog [sebagai ajang belajar].&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;Untuk NU Online dan Gus Dur Online, mungkin saya sedikit bisa "ber-kata2" dalam berargumen karena memang di sana sangat kaya akan khasanah keilmuan dan memiliki fitur lengkap, bahkan untuk NU Online menggunakan 3 bahasa komunikasi (Indonesia, Inggris dan Arab), oleh karenanya NU Online pernah berapa kali dinobatkan sebagai situs terbaik versi organisasi dari komputerAktif [cmiiw]. Untuk web terbaik versi tokoh, saya lihat belum ada list-nya tentang siapa tokoh yang situsnya menjadi situs terbaik. Oleh karenanya, saya coba usulkan situs sang guru bangsa, juga pemikir Islam yang penuh fenomenal itu untuk menjadi kandidatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan argumen untuk blog saya, sebenarnya tidak lain untuk lebih pada belajar untuk komparasi dengan kriteria yang ada, kemudian terus belajar dan belajar untuk menjadi web terbaik versi blog. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah 100 pendaftar terakhir (campur: baik yang telah lolos maupun belum) sebagai kandidat web terbaik dari total kandidat sebanyak 1.112, pada tanggal 18 Oktober 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. 18 Oct 2006 › www.nu.or.id Δ Organisasi&lt;br /&gt;   2. 17 Oct 2006 › www.sederet.com Δ pendidikan&lt;br /&gt;   3. 16 Oct 2006 › www.samarinda-irc.com Δ Hiburan&lt;br /&gt;   4. 15 Oct 2006 › www.syndrome-clan.com Δ Group Musik - Band&lt;br /&gt;   5. 14 Oct 2006 › www.rumahzakat.org Δ Organisasi&lt;br /&gt;   6. 14 Oct 2006 › www.duniacyber.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;   7. 14 Oct 2006 › www.sri-hartanto.co.nr Δ pendidikan&lt;br /&gt;   8. 13 Oct 2006 › www.mutiarefill.com Δ Lain - lain&lt;br /&gt;   9. 12 Oct 2006 › samarinda-irc.com Δ Hiburan&lt;br /&gt;  10. 12 Oct 2006 › www.paramount-cellular.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  11. 12 Oct 2006 › www.tempatshopping.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  12. 10 Oct 2006 › rxsatriya@yahoo.co.id Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  13. 10 Oct 2006 › palawaunpad.org/blog Δ Blog&lt;br /&gt;  14. 10 Oct 2006 › www.tonie_tansmd.com Δ Perusahaan&lt;br /&gt;  15. 10 Oct 2006 › www.tonie_tansmd,com Δ Perusahaan&lt;br /&gt;  16. 10 Oct 2006 › www.pssi-football.com Δ Olahraga&lt;br /&gt;  17. 9 Oct 2006  › www.hitmansystem.com Δ Perkumpulan hobi&lt;br /&gt;  18. 9 Oct 2006  › www.florakutahotel.com Δ Vacancy&lt;br /&gt;  19. 9 Oct 2006  › sumbawanews.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  20. 8 Oct 2006  › www.borehbali.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  21. 7 Oct 2006  › www.harpindojaya.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  22. 7 Oct 2006  › www.kni.or.id Δ Organisasi&lt;br /&gt;  23. 6 Oct 2006  › www.sman5pekanbaru.com Δ pendidikan&lt;br /&gt;  24. 6 Oct 2006  › www.bluedeejay.co.nr Δ Hiburan&lt;br /&gt;  25. 5 Oct 2006  › www.bogor.web.id Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  26. 4 Oct 2006  › gusdur.net Δ Tokoh&lt;br /&gt;  27. 4 Oct 2006  › gus-maul.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  28. 3 Oct 2006  › www.kpk.go.id Δ Pemerintah&lt;br /&gt;  29. 28 Sep 2006 › www.pks-kab-bekasi.org Δ Organisasi&lt;br /&gt;  30. 27 Sep 2006 › www.eventjogja.com Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  31. 27 Sep 2006 › www.hidayatullah.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  32. 26 Sep 2006 › diwae.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  33. 26 Sep 2006 › www.smun3-ptk.sch.id Δ Sekolah&lt;br /&gt;  34. 25 Sep 2006 › enesis.org Δ Organisasi&lt;br /&gt;  35. 25 Sep 2006 › cokyday.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  36. 24 Sep 2006 › www.siutao.com Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  37. 23 Sep 2006 › astaqauliyah.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  38. 22 Sep 2006 › www.theoneserv.biz Δ Fasilitas Internet&lt;br /&gt;  39. 20 Sep 2006 › www.miftahstudio.com Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  40. 20 Sep 2006 › www.yahoo.com Δ Hiburan&lt;br /&gt;  41. 20 Sep 2006 › www.miperwanida.com Δ Sekolah&lt;br /&gt;  42. 19 Sep 2006 › www.wilujeng.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  43. 18 Sep 2006 › www.reza.or.id Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  44. 18 Sep 2006 › www.jayapangus-hindu.blogspot.com Δ Perkumpulan hobi&lt;br /&gt;  45. 17 Sep 2006 › bkd.tarakankota.go.id Δ Pemerintah&lt;br /&gt;  46. 17 Sep 2006 › www,kaskus.us Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  47. 17 Sep 2006 › 1001-ringtone.com Δ Hiburan&lt;br /&gt;  48. 16 Sep 2006 › www.howling-elf.tk Δ Organisasi&lt;br /&gt;  49. 16 Sep 2006 › www.mediamuslim.info Δ pendidikan&lt;br /&gt;  50. 16 Sep 2006 › www.smkjateng.or.id Δ pendidikan&lt;br /&gt;  51. 16 Sep 2006 › www.madiun.go.id Δ Pemerintah&lt;br /&gt;  52. 15 Sep 2006 › www.my-alazka.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  53. 14 Sep 2006 › www.jogjahacking.cjb.net Δ Perkumpulan hobi&lt;br /&gt;  54. 14 Sep 2006 › www.akuntanpublik.org Δ Organisasi&lt;br /&gt;  55. 14 Sep 2006 › indowebsolutions.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  56. 13 Sep 2006 › www.warungnotebook.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  57. 13 Sep 2006 › al-ilmu.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  58. 12 Sep 2006 › nature-trekker-indonesia.com Δ Perkumpulan hobi&lt;br /&gt;  59. 11 Sep 2006 › smun3-ptk.sch.id Δ pendidikan&lt;br /&gt;  60. 9 Sep 2006  › www.pasarmalang.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  61. 9 Sep 2006  › www.yogya-indonesia.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  62. 9 Sep 2006  › kotasolo.net Δ Fasilitas Internet&lt;br /&gt;  63. 9 Sep 2006  › www.desperado.or.id Δ Flash&lt;br /&gt;  64. 8 Sep 2006  › www.toplirik.com Δ Hiburan&lt;br /&gt;  65. 7 Sep 2006  › www.bpi-kampar.go.id Δ Pemerintah&lt;br /&gt;  66. 7 Sep 2006  › www.klikmagazine.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  67. 6 Sep 2006  › www.invest-asia.info Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  68. 4 Sep 2006  › www.wiryakastawan.info Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  69. 4 Sep 2006  › kaskus.us Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  70. 2 Sep 2006  › www.agendamuslim.tk Δ Lain - lain&lt;br /&gt;  71. 2 Sep 2006  › www.desakota.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  72. 2 Sep 2006  › www.dompetdhuafa.or.id Δ Organisasi&lt;br /&gt;  73. 2 Sep 2006  › www.menaragames.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  74. 2 Sep 2006  › coreplay.org Δ Organisasi&lt;br /&gt;  75. 2 Sep 2006  › www.cariartis.com Δ Hiburan&lt;br /&gt;  76. 1 Sep 2006  › arga21.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  77. 31 Aug 2006 › www.pamerankomputer.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  78. 30 Aug 2006 › www.nenania.com Δ Perusahaan&lt;br /&gt;  79. 30 Aug 2006 › www.brigade-spd.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  80. 30 Aug 2006 › www.tukertukeran.com Δ Fasilitas Internet&lt;br /&gt;  81. 30 Aug 2006 › www.mint.web.id Δ Perusahaan&lt;br /&gt;  82. 30 Aug 2006 › www.bisnisinvest.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  83. 30 Aug 2006 › www.clubmentor.com Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  84. 28 Aug 2006 › www.burgerku.blogspot.com Δ Blog&lt;br /&gt;  85. 28 Aug 2006 › www.e-smartschool.com Δ pendidikan&lt;br /&gt;  86. 27 Aug 2006 › banten.biz/olstore Δ Ecommerce&lt;br /&gt;  87. 26 Aug 2006 › www.malang.ac.id/ Δ Sekolah&lt;br /&gt;  88. 25 Aug 2006 › www.dimalang.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  89. 23 Aug 2006 › www.anggara.wordpress.com Δ Blog&lt;br /&gt;  90. 22 Aug 2006 › rakyataceh.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  91. 22 Aug 2006 › www.plotter-indonesia Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  92. 22 Aug 2006 › www.dirvisionmedia.com Δ Jasa - Produk&lt;br /&gt;  93. 20 Aug 2006 › kmtf.ft.ugm.ac.id Δ pendidikan&lt;br /&gt;  94. 16 Aug 2006 › www.pidra-indonesia.org Δ Organisasi&lt;br /&gt;  95. 16 Aug 2006 › www.m4rt3n.com Δ Fasilitas Internet&lt;br /&gt;  96. 15 Aug 2006 › www.beritajatim.com Δ Portal - Koran Online&lt;br /&gt;  97. 15 Aug 2006 › www.tarakankota.go.id Δ Pemerintah&lt;br /&gt;  98. 15 Aug 2006 › www.bksda-jatim2.org Δ Pemerintah&lt;br /&gt;  99. 14 Aug 2006 › bungasepasang.blogspot.com Δ Olahraga&lt;br /&gt; 100. 14 Aug 2006 › e-learning.untan.net/hearning/ Δ pendidikan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/16451816-116114489279538563?l=gus-maul.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gus-maul.blogspot.com/feeds/116114489279538563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=16451816&amp;postID=116114489279538563' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116114489279538563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/16451816/posts/default/116114489279538563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gus-maul.blogspot.com/2006/10/sang-kandidat.html' title='Sang Kandidat ...'/><author><name>Gus Maul</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14626249296331396575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://www.geocities.com/amaz_axe27/Maul.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-16451816.post-116106420323159032</id><published>2006-10-17T12:49:00.000+07:00</published><updated>2006-10-17T12:50:03.463+07:00</updated><title type='text'>Kuatkan Kami Ya Robb ...</title><content type='html'>Ramadhan yang mulia penuh rahmat dan maghfiroh, kini sudah memasuki hari-hari akhir dan siap menyongsong hari kemenangan nan Fitri pada 1 Syawal 1427 H nanti. Setiap mukmin tentu merasakan kehangatan bulan suci ini dan terus berbenah diri dalam rangka fastabiqul khoirot serta mencari ridho-Nya, ten
